Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju

oleh | Feb 22, 2024

source envato.

Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju, Cocok Untuk Bisnis UMKM

Dalam kesempatan kali ini, kita akan memberikan contoh laporan keuangan sederhana toko baju dan juga cara mudah dalam membuatnya.

Sebelumnya pengertian dari laporan keuangan adalah catatan formal tentang aktivitas dan posisi keuangan suatu bisnis, orang, atau entitas lain. dikutip dari Wikipedia.

Cara ini akan menunjukkan pada Anda terkait berbagai langkah mudah dalam membuat laporan keuangan toko baju dan juga distro.

Cara ini sangatlah mudah dan praktis, bahkan bisa langsung Anda terapkan sendiri pada toko baju Anda.

Sehingga, toko baju Anda mempunyai laporan keuangan yang sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan.

Mari kita mulai mempelajari contoh laporan keuangan sederhana toko baju!

Proses Membuat Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju

Sebelumnya masuk lebih dalam, mari kita sedikit pelajari apa itu laporan keuangan sederhana?

Laporan keuangan sederhana atau bisa juga disebut untuk UMKM adalah dokumen yang merekam dan meringkas informasi keuangan perusahaan baru/kecil dalam periode tertentu.

Mirip dengan laporan keuangan perusahaan, laporan ini mencakup ringkasan tentang pendapatan, biaya, laba bersih, aset, kewajiban, dan arus kas.

Fungsi dan Tujuan dari pembuatan Laporan Keuangan untuk UMKM:

  • Memahami kinerja finansial bisnis mereka,
  • Mengevaluasi keberhasilan operasional, dan
  • Membuat keputusan yang tepat untuk pengelolaan keuangan dan pertumbuhan usaha mereka.

Untuk itu, mari kita pelajari dengan contoh yang yang akan kami jelaskan pada artikel ini, yaitu dengan kasus toko baju.

Contoh laporan keuangan sederhana toko baju ini terdiri dari

Berikut ini kami berikan tahap dalam membuat contoh laporan keuangan toko baju.

Baca juga:  Contoh Laporan Keuangan Sederhana dan Cara Mudah Membuatnya untuk UMKM

1. Menganalisis Transaksi dan Pencatatannya ke Jurnal

stage.accurate.id Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju1

ilustrasi Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju. source envato

Hal utama yang perlu dilakukan dalam membuat laporan keuangan adalah mencatat segala data transaksi yang terjadi dalam perusahaan baik itu pemasukan dan pengeluaran.

Proses dalam membuat contoh laporan keuangan sederhana toko baju kali ini akan kita gunakan contoh transaksi perusahaan yang dilakukan oleh toko baju “kids jaman now” yang terjadi pada bulan Maret tahun 2019.

Lalu, satu transaksi lagi yang terjadi pada tanggal 1 maret 2019, yang mana pebisnis toko baju tersebut menyetorkan uang tunai sebanyak 25 juta rupiah.

Dalam membuat contoh laporan keuangan sederhana toko baju ini, terdapat sembilan akun yang harus kita isi. Yakni:

  1. akun kas,
  2. akun persediaan,
  3. akun piutang dagang,
  4. akun utang dagang,
  5. akun modal,
  6. akun penjualan,
  7. akun harga pokok penjualan,
  8. akun diskon penjualan, dan
  9. akun biaya administrasi bank.

Jika setiap perangkatnya sudah siap, mari segera kita lakukan pencatatan jurnal berbagai transaksi yang terjadi pada toko baju tersebut.

1. Jurnal kegiatan transaksi  pada tanggal 1 Maret, yaitu Setoran modal kas pemilik:

Kas                   Rp 25.000.000 ………….. (Debet)

Modal              Rp 25.000.000 …………………………(Kredit)

2. Jurnal berbagai transaksi sebelumnya yakni pembelian kredit di tanggal 3 Maret:

Persediaan     Rp 30.000.000 … (Debet)

Utang Usaha  Rp 30.000.000 ……………….(Kredit)

3. Jurnal transaksi penjualan tunai yang dilakukan pada tanggal 4 Maret:

Kas                   Rp 12.800.000  … (Debet)

Penjualan       Rp 12.800.000 …………………..(Kredit)

HPP                 Rp 7.600.000 … (Debet)

Persediaan     Rp 7.600.000 …………………..(Kredit)

4. Jurnal transaksi pada tanggal 5 Maret yakni Pembelian kredit:

Persediaan     Rp 19.465.000 … (Debet)

Utang Usaha  Rp 19.465.000 …………….. (Kredit)

5. Jurnal transaksi pada tanggal tanggal 6 Maret yakni retur pembelian:

Utang Usaha  Rp 3.500.000 … (Debet)

Persediaan     Rp 3.500.000 ……………. (Kredit)

6. Jurnal transaksi pada tanggal 11 Maret yakni Penjualan kredit:

Piutang Usaha  Rp 6.000.000 … (Debet)

Penjualan         Rp 6.000.000 …………………(Kredit)

HPP                   Rp 3.200.000 … (Debet)

Persediaan       Rp 3.200.000 ………………. (Kredit)

7. Jurnal transaksi tanggal pada tanggal 14 Maret yakni Pembayaran utang usaha:

Utang Usaha    Rp 26.500.000 … (Debet)

Kas                     Rp 26.500.000 ……………….(Kredit)

Kas                     Rp 5.000.000 … (Debet)

Penjualan          Rp 5.000.000 …………………..(Kredit)

HPP                    Rp 4.000.000 … (Debet)

Persediaan        Rp 4.000.000 …………………. (Kredit)

8. Jurnal transaksi yang dilakukan di tanggal 22 Maret yakni Pembayaran piutang usaha:

Kas                     Rp 4.800.000 … (Debet)

Piutang Usaha Rp 4.800.000 …………………… (Kredit)

HPP                   Rp 3.500.000 … (Debet)

Persediaan       Rp 3.500.000 ………………….. (Kredit)

9. Jurnal transaksi yang dilakukan pada tanggal 24 Maret, yaitu Penjualan kredit:

Piutang Usaha  Rp 8.000.000 … (Debet)

Penjualan          Rp8.000.000 … (Debet)

HPP                    Rp 4.500.000 … (Debet)

Persediaan         Rp 4.500.000 ………………..(Kredit)

10. Jurnal transaksi yang dilakukan pada tanggal 28 Maret, yaitu Pembayaran biaya administrasi:

Administrasi Bank     Rp 1.500.000 … (Debet)

Kas                            Rp 1.500.000 ……………….(Kredit)

11. Jurnal transaksi yang dilakukan tanggal 30 Maret, yaitu Retur dan diskon penjualan:

Diskon Penjualan               Rp 1.000.000 … (Debet)

Piutang Usaha                    Rp 1.000.000 ………………….. (Kredit)

Persediaan                           Rp 900.000 …(Debet)

Harga Pokok Penjualan    Rp 900.000 ……………………….. (Kredit)

 

2. Membuat Buku Besar

stage.accurate.id-Contoh-Laporan-Keuangan-Toko-Baju2

ilustrasi Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju. source envato

Jika seluruh transaksi kegiatan bisnis dalam contoh laporan keuangan sederhana toko baju sudah tercatat di jurnal umum dan jurnal khusus,

Maka selanjutnya kita harus memindahkan seluruh catatan transaksi tersebut ke dalam buku besar.

Caranya adalah dengan berdasarkan akun-akun tersebut. Untuk itu, kelompokkanlah setiap transaksi sesuai dengan akunnya.

Cobalah perhatikan contoh contoh laporan keuangan sederhana toko baju dibawah ini:

Untuk transaksi kas, masukkanlah pada akun kas, lalu jumlahkan di akhir periode akuntansi.

Lalu, berdasarkan catatan jurnal transaksi yang dilakukan oleh toko baju tersebut, maka kita selanjutnya akan membuat buku besar perusahaan dagang seperti contoh di bawah ini.

  • Buku Besar – Akun Kas:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju4

 

  • Buku Besar – Akun Persediaan Barang Dagang:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju5

 

  • Buku Besar – Akun Piutang DagangContoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju6

 

  • Buku Besar – Akun Utang Dagang:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju7

 

  • Buku Besar – Akun Modal:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju8

 

  • Buku Besar – Akun Penjualan:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju9

 

  • Buku Besar – Akun Harga Pokok Penjualan:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju10

 

  • Buku Besar – Akun Diskon Penjualan:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju11

 

  • Buku Besar – Biaya Administrasi Bank:Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju12

Bagaimana? cukup mudah bukan untuk membuat laporan keuangan sederhana dan bermanfaat bagi bisnis.

Bagi Anda yang masih merasa kesulitan, mungkin Software Akuntansi dengan Fitur pembuatan laporan keuangan dengan otomatis dapat menjadi solusi.

Baca di sini:  Buat Laporan Keuangan Secara Otomatis dengan Software Akuntansi

Tujuan dari Pembuatan Laporan Keuangan Toko

Tujuan dari pembuatan laporan sederhana toko adalah:

1. Memonitor Kinerja Keuangan

Laporan sederhana toko membantu pemilik atau pengelola toko untuk memantau kinerja keuangan bisnis mereka dari waktu ke waktu.

Termasuk melacak pendapatan, biaya operasional, laba, dan arus kas.

2. Mengelola Persediaan

Laporan tersebut membantu dalam mengelola persediaan dengan melacak penjualan, pembelian, dan tingkat stok.

Informasi ini memungkinkan pemilik toko untuk membuat keputusan yang lebih baik terkait dengan manajemen persediaan.

3. Mengidentifikasi Tren Penjualan

Dengan melihat data penjualan dari laporan, pemilik toko dapat mengidentifikasi tren penjualan, mengetahui produk mana yang laris dan mana yang tidak, serta membuat strategi pemasaran yang lebih efektif.

4. Memfasilitasi Perencanaan Keuangan

Laporan sederhana toko membantu dalam perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.

Hal ini membantu pemilik toko untuk mengatur anggaran, menetapkan target keuangan, dan membuat proyeksi untuk pertumbuhan bisnis.

5. Memenuhi Kewajiban Pajak dan Hukum

Laporan keuangan sederhana juga diperlukan untuk memenuhi kewajiban perpajakan dan hukum yang berlaku bagi bisnis.

Dengan mempertahankan catatan yang akurat, pemilik toko dapat memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan dan hukum lainnya.

Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju “Kids Jaman Now”

stage.accurate.id Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju3

ilustrasi Contoh Laporan Keuangan Sederhana Toko Baju. source envato

Cara untuk membuat contoh laporan keuangan sederhana toko baju sangatlah mudah.

Caranya adalah dengan memindahkan berbagai data di neraca lajur bentuk 7 kolom pada format laporan keuangan.

Lantas, bagaimana bentuk laporan keuangan toko baju yang dihasilkan dari pemindahan data dari neraca lajur?

Berikut ini adalah bentuk laporan keuangannya.

1. Laporan Laba Rugi Toko Baju “Kids Jaman Now”

contoh laporan keuangan sederhana toko baju toko baju “Kids Jaman Now”

Laporan Laba Rugi

Untuk periode yang berakhir di tanggal 31 Maret 2019

Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju13

Berdasarkan laporan laba rugi di atas, maka bisa kita ketahui bahwa laba toko di bulan Maret tahun 2019 adalah senilai Rp 7.400.000.

2. Laporan Posisi Keuangan

contoh laporan keuangan sederhana toko baju toko baju “Kids Jaman Now”

Laporan Posisi Keuangan/Neraca

Per tanggal 31 Maret 2019

Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju14

Berdasarkan laporan posisi keuangan tersebut, bisa kita ketahui bahwa:

  • total aset toko per tanggal 31 Maret 2019 adalah senilai Rp 51.865.000,
  • utang usahanya adalah sebesar Rp 19.465.000, dan
  • jumlah seluruh modal dan juga utang usahanya adalah sebesar Rp 51.865.000.

Jumlah aset tersebut harus sama dengan jumlah total utang dan juga modal.

3. Laporan Perubahan Modal

contoh laporan keuangan sederhana toko baju toko baju “Kids Jaman Now”

Laporan Perubahan Modal

Untuk periode yang berakhir di tanggal 31 Maret 2019

Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju15

4. Laporan Arus Kas

contoh laporan keuangan sederhana toko baju toko baju “Kids Jaman Now”

Laporan Arus Kas

Untuk periode yang berakhir di tanggal 31 Maret 2019

Contoh Lapora keuangan sederhana Toko Baju16

Berdasarkan laporan arus kas toko baju di atas, maka bisa kita tarik kesimpulan bahwa jumlah total kas pada tanggal 31 Maret 2019 adalah sebesar Rp 19.600.00.

Jumlah tersebut harus sama dengan jumlah kas yang dilaporkan di dalam laporan posisi keuangan atau neraca.

Bila ternyata jumlahnya berbeda, itu artinya masih ada yang salah di dalam proses membuat laporan keuangan.

Nah, cara ini juga bisa Anda gunakan untuk membuat laporan keuangan pada toko sembako, toko elektronik, toko komputer, toko roti, toko retail, dll.

Baca juga: Laporan Keuangan: Pengertian, Contoh, dan Fungsinya Untuk Bisnis Anda

 

Kesimpulan

Jika Anda memang mengaku dan merasa sebagai seorang pebisnis, maka laporan keuangan adalah suatu kewajiban yang harus Anda buat dan Anda siapkan dalam mengelola bisnis dan usaha Anda.

Kecuali bila Anda memang belum merasa menjadi pengusaha atau masih setengah-setengah dalam menjalani usaha.

Semoga dengan membaca contoh laporan keuangan sederhana toko baju, Anda dapat memahami kemudahan dalam membuat laporan keuangan dan manfaatnya.

Untuk itulah pentingnya laporan keuangan, sesederhana apapun bentuk laporan keuangan tersebut.

Ada banyak sekali manfaat yang akan Anda peroleh dalam membuat laporan keuangan,

Seperti bisa mengetahui kinerja bisnis Anda, untung dan rugi bisnis Anda, mengetahui aliran kas usaha, mengetahui perkembangan usaha, dll.

Jadi, dengan membuat laporan keuangan, Anda akan mengetahui kinerja, performa, perkembangan, dan pertumbuhan bisnis Anda.

Tapi, bila Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk membuat laporan keuangan, maka gunakanlah Software Akuntansi dan bisnis Accurate Online.

Kenapa harus Accurate Online? Karena Accurate Online lebih dari sekedar software akuntansi dan sudah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia.

Accurate Online mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang cepat, akurat, dan mudah Anda dapatkan dimana saja dan kapan saja secara real time.

Selain itu, di dalamnya juga sudah disediakan berbagai fitur canggih yang akan membantu Anda dalam menjalankan kegiatan bisnis, seperti fitur persediaan, fitur, penjualan, fitur pembelian, fitur perpajakan, fitur perbankan, dll.

Lebih uniknya lagi, untuk bisa menikmati berbagai keunggulan dan fitur menarik dari Accurate Online, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya investasi sebesar 200 ribu rupiah perbulan saja. Harga ini tentunya tidak akan bisa Anda peroleh di software akuntansi lainnya.

Tidak percaya? Anda bisa buktikan sendiri dengan mencoba Accurate online terlebih dahulu selama 30 hari melalui tautan gambar di bawah ini.

akuntansibanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Download Template Pembukuan Bisnis

Template pembukuan untuk bisnismu dengan format Excel.

Khaula Senastri
Seorang lulusan S1 ilmu akuntansi yang suka membagikan istilah, rumus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia akuntansi lewat tulisan.

Artikel Terkait