8 Jenis Strategi Pemasaran yang Harus Anda Coba di Tahun 2022

Setiap perusahaan tentu memerlukan berbagai jenis strategi pemasaran yang baik agar produk atau brandnya bisa dikenal oleh banyak orang. Kegiatan ini memerlukan strategi yang tepat, agar bisa menargetkan calon pelanggan yang memang benar-benar memerlukan produk.

Sektor bisnis yang beragam pun harus mengaplikasikan berbagai jenis strategi pemasaran yang berbeda-beda, karena segmentasi pasar yang mereka tuju pun tidak selamanya sama.

Strategi ini dilakukan agar bisa menarik perhatian para audiens. Bisnis bisa melakukannya dengan menginformasikan fitur, spesifikasi, dan manfaat produk. Walaupun strategi pemasaran di dalamnya cukup beragam, namun tujuannya tetap satu, yakni untuk mengajak setiap audiens untuk membelu produk ataupun layanan jasa mereka.

Menentukan strategi pemasaran yang baik ini termasuk di dalam kegaitan perencanaan yang penting dan harus dilakukan oleh perusahaan. umumnya, strategi pemasarand imulai dengan menentukan segmentasi atau target pasar.

Alasannya adalah target pasar yang berbeda membutuhkan pendekatan marketing yang berbeda-beda. Itulah alasan hadrinya berbagai jenis strategi pemasaran di dunia, terlepas dari adanya perubahan zaman.

Mengenal 8 Jenis Strategi Pemasaran

Tercatat ada delapan jenis strategi pemasaran yang bisa dilakukan oleh bisnis. Untuk memilih jenis strategi pemasaran yang tepat, maka bisnis hanya harus menyesuaikannya dengan tujuan perusahaan dan dengan segmentasi pasarnya.

Untuk itu, bisnis dan perusahaan harus memiliki tujuan yang pasti, sehingga brand dan produk bisa diinformasikan secara baik melalui strategi pemasaran yang akan dipilih.

Nah, berikut ini adalah delapan jenis strategi pemaran yang bisa Anda coba di dalam bisnis.

1. Paid Advertising

Iklan berbayar atau paid advertising sudah lama dilakukan dari abad ke 18. Bedanya, saman dulu para pebisnis melakukan periklanan di surat kabar secara berbayar. Tapi seiring dengan perkemabangan zaman, hadirlah televisi sejak tahun 1941 di AS.

Saat ini, iklan berbayar juga bisa dilakukan melaui internet dengan menggunakan skema PPC atau paid per click. Biayanya pun jauh lebih murah bila dibandingkan dengan metode tradisonal sebelumnya. Lebih dari itu, iklan berbayar di internet juga bisa menjangkau audiens secara lebih luas.

Baca juga: Kesalahan yang Banyak Dilakukan dalam Mengembangakan Bisnis UMKM

2 Cause-Related Marketing

Strategi pemasaran ini dilakukan agar bisa mempromosikan peursahaan, bukan produk ataupun bisnis. Tujuannya bukan hanya mengejar keuntungan saja, tapi juga untuk kegiatan amal dan mencapai tingkat kesejahteraan sosial. Seperti misalnya hasil penjualan produk yang sebagiannya didonasikan pada yayasan amal atau untuk membantu kejadian musibah alam.

Penerapannya di dalam bisins juga tidak memerlukan aksi sosial yang terlalu besar, yang penting bertujuan untuk aktivitas dan kegiatan amal. Contohnya, Anda bisa mempromosikan produk Anda, lalu menginformasukan bahwa beberapa persen hasil penjualan akan diamalkan pada yayasan yang berada di sekitar lokasi bisnis Anda.

Dengan cara ini, maka pelanggan akan tertarik untuk membeli produk Anda sekaligus beramal.

3. Relationship Marketing

Strategi pemasaran yang satu ini dilakukan dengan cara menciptakan dan mengembangkan relasi yang erat dengan para audiens. Cara ini menjadi strategi marketing yang penting tapi cukup sering dilakukan oleh pebinsis karena mereka terlalu sibuk dalam mengejar pelanggan baru.

Jenis strategi pemasaran yang satu ini mampu memerikan rasa puas pada para pelanggan dalam jangka panjang. Salah satu strategi penarapannya adalah dengan meningkatkan kualitas produk ataupun meningkatkan layanan customer service.

Anda juga bisa menerapkan beberapa pendekatan personal, seperti personalized ads, e-mail, dan lain sebagainya.

Baca juga: Perbedaan Pemasaran dan Penjualan yang Ada Dalam Dunia Bisnis

4. Undercover Marketing

Jenis strategi pemasaran yang satu ini terbilang susah-susah gampang untuk diterapkan. Pasalnya, Anda harus memasarkan produk barang atau jasa layanan pada para pelanggan tanpa menyadari bahwa mereka sedang menjadi target iklan. Walalupun begitu, strategi pemasaran ini sangat hemat dana ketika diterapkan.

Salah satu contoh yang paling umum diterapkan dalam strategi pemasaran inia dalah influencer ataupun endorsement. Ada pula beberapa karyawan perusahaana taupun bisnis yang diam-diam menuliskan review positif terkait produk mereka di beberapa situs, yang umumnya dikenal dengan social validation.

5. Word of Mouth

Walaupun jenis strategi ini sudah ada dari dulu, namun, word of mouth masih terus relevan untuk bisa digunakan sampai saat ini. Namun, media yang digunakan tetap berbeda, seperti media sosial. Keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada kesan orang lain pada produk yang sedang dipromosikan.

Jenis strategi pemasaran ini sangat ampuh dalam hal menjaring target pasar baru. Anda pun bisa melakukan strategi ini dengan catatan layanan jasa dan produk yang Anda tawarkan sesuai dengan ekspektasi pelanggan.

6. Internet Marketing

Sejak pandemi Covid-19 melanda, perusahaan ataupun bisnis yang menerapkans trategi internet marketing sudah mulai banyak digunakan. Banyaknya orang yang semakin menghabiskan waktunya di layar smartphone membuat para pebisnis untuk menerepakn strategi internet marketing.

Skema PPC yang disinggung dalam poin pertama pun termasuk di dalam strategi in. selain itu, Anda juga bisa menggunakan kekuatan sosial media untuk memasarkan produk ataupun bisnis Anda. terdapat dua pilihan pemasaran menggunakan media sosial, yaitu secara organik atau dengan memasang iklan berbayar.

7. Transactional Marketing

Biasanya, tim sales adalah tim yang sering sekali melakukan stratyegi pemasaran ini, karena di dalamnya hanya fokus pada transaksi penjualan dengan para pelanggan. Transactional marketing ini dilakukan agar bisa mencapai target ataupun volume penjualan sebanyak-banyaknya.

Jenis strategi ini bisa dilakukan dengan metode dasar pemasaran yang banyak dikenal dengan 4P, yakni product, price, placement, dan promotion. Namun, jenis strategi pemasaran ini lebih cocok untuk dilakukan dalam jangka waktu pendek karena menawarkan produk secara langsung kepada para pelanggan.

8. Diversity Marketing

Jenis strategi pemasaran yang terakjir adalah diversity marketing, yakni kegiatan memasarkan produk pada banyak orang dengan menggunakan latar belakang yang berbeda-beda. Praktik pemasaran di dalamnya pun berbedas-beda agar bisa menjangkau konsumen yang berada di daerah tertentu.

Jenis strategi ini lebih sering dilakukan oleh brand atau bisnis yang sudah mendunia, seperti McDonald, Nike, Adidas, Burger King, dan lain sebagainya.

Baca juga: Slogan Adalah Salah Satu Media Brand Awareness, Ini Cara Membuatnya!

Penutup

Jadi, jenis strategi pemasaran manakah yang akan Anda pilih di dalam bisnis Anda? jika Anda tertarik untuk menggunakan internet marketing, maka Anda harus mengintegrasikannya dengan seluruh lini operasional bisnis Anda agar bisa membantu perkembangan bisnis.

Untuk itu, Anda bisa menggunakan platform POS atau aplikasi kasir digital dari Accurate POS. Dengan menggunakan Accurate POS, maka setiap transaksi yang berlangsung di konter kasir akan berlangsung secara cepat.

Selain itu, setiap operasional bisnis pun akan berjalan lebih efektif karena Accurate POS akan membantu Anda dalam melakukan penjualan, pembelian, mengelola pelanggan dan karyawan, serta akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara instan.

Tunggu apa lagi? Segeralah coba dan gunakan Accurate POS sekarang juga melalui banner di bawah ini, Gratis!