Deep Web Adalah Kumpulan Situs Web Berbahaya, Benarkah?

Deep web adalah suatu misteri yang tidak banyak orang berani mengunjunginya karena sering dianggap berbahaya. Walaupun sering dicap ilegal dan risiko data breaching di dalamnya sangat besar, namun sebenarnya deep web masih memiliki fungsi positif.

Tidak semua kegiatan yang ada di dalamnya dilakukan oleh para penjahat, kriminal dan juga cyber attacker. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap tentang deep web khusus untuk Anda.

Apa Itu Deep Web?

Berdasarkan laman Kaspersky, deep web adalah himpunan situs website yang tidak bisa diakses secara langsung dengan search engine pada umumnya, seperti Bing atau Google.

Search engine tersebut umumnya hanya menjelajahi internet dengan mengunjungi tautan yang ada pada suatu halaman web,m lalu mencari tautan yang ada pada halaman selanjutnya dengan konten yang sama.

Alasan search engine tidak bisa menemukan data deep web jika dicari oleh pengguna adalah karena tidak adanya index tautan yang ada pada berbagai situs web di dalamnya.

Deep web berada di bawah permukaan internet pada umumnya dan diperkirakan memberikan sumbangsih sekitar 90% dari semua situs web yang ada di dunia. Anggaplah dunia internet saat ini seperti layaknya gunung es. Permukaan yang selama ini kita lihat adalah puncak gunung es yang berada di atas air.

Sedangkan deep web adalah bagian gunung es yang tidak bisa terlihat di permukaan air oleh siapapun, sehingga para pengguna tidak bisa secara langsung melihatnya.

Kenyataannya, cakupan deep web sangatlah besar, sehingga sangat tidak mungkin bagi semua orang untuk menemukan dengan tepat terkait banyaknya halaman ataupun situs web yang masih aktif dalam suatu waktu tertentu.

Baca juga: Ddos Adalah Serangan yang Mengganggu Website Bisnis, Ini Cara Mengatasinya!

Apa Bedanya Deep Web dan Dark Web

Walaupun banyak pengguna yang beranggapan bahwa deep web dan dark web itu sama saja, tapi sebenarnya anggapan tersebut salah. Sebagian besar website yang ada di dalam deep web dianggap lebih legal dan aman.

Beberapa bagian yang tersebar di dalam deep web mencakup database atau sekumpulan file milik publik dan juga data pribadi yang tidak terkoneksi ke area lain dari web, dan hanya berguna untuk dicari di dalam database tersebut serta intranet.

Intranet adalah jaringan internal perusahaan, fasilitas pendidikan dan pemerintah yang bisa digunakan untuk mengkomunikasikan dan juga memantau kepentingan pribadi mereka.

Sedangkan dark web lebih cenderung ke arah sistem yang dibuat untuk melindungi privasi dan terkadang masih bisa diakses untuk kebutuhan eksploitasi berbagai barang ilegal.

Sehingga keduanya relatif berbeda dan tidak bisa untuk disamakan, walaupun dari sisi penamaan agak sedikit menyentuh.

Fakta Tentang Deep Web

Internet adalah infrastruktur terkini yang sangat berguna untuk mengekspresikan jati diri dan menjadi simbol kebebasan bagi setiap orang. Untuk itu, jangan heran bila ada berbagai informasi diluar pemikiran yang tidak lazim untuk dikonsumsi oleh orang pada umumnya.

Selain memang terkenal karena banyak digunakan sebagai sarang cyber crime, deep web juga memiliki banyak sejarang karena ukurannya yang diklaim mencapai 7,5 petabyte, atau bila dihitung secara matematis memiliki ukuran sampai 20 kali lipat dari kapasitas server Google, Facebook ataupun Microsoft.

Perlu diketahui juga bahwa sejatinya akses dunia internet yang bisa digunakan pada saat ini jumlahnya tidak lebih 5% saja dari seluruh kapasitas server yang tersedia. Sementara itu, sisa server milik perusahaan besar seperti Facebook, Microsoft atau Google lah yang selama ini berada di balik deep web yang membentuk himpunan website deep web.

Apa yang Tersimpan di Dalam Deep Web?

Deep web adalah suatu tempat yang mana beberapa data terproteksi tidak akan bisa ditemukan oleh pengguna awam. Beberapa data tersebut dirasa sangat aman untuk disimpan dalam deep web untuk bisa mencegah terjadinya penyalahgunaan dan juga akses tanpa adanya otorisasi.

Lantas, seperti apa bentuk konten yang banyak ditemukan dalam deep web? Dilansir dari Britannica, berikut ini adalah berbagai jenis-jenisnya:

  • Konten yang ada di dalam akun email pribadi pengguna
  • Konten akun media sosial pribadi milik pengguna
  • Konten akun perbankan online milik pengguna
  • Data yang disimpan oleh perusahaan dalam database pribadi milik mereka
  • Konten yang terkandung di dalam database ilmiah dan juga akademis
  • Jejak rekam medis yang dimiliki oleh instansi kesehatan
  • Dokumen legal dan juga berbagai data milik lembaga pemerintah

Selain tujuh jenis konten di atas, biasanya di dalam deep web juga terdapat informasi yang kemungkinan tidak pantas untuk ditampilkan dalam penelusuran website pada umumnya. Hal tersebut seperti rekening pengguna yang bisa disalahgunakan oleh hacker atau oleh penjahat yang lainnya.

Bila seseorang ingin melihat berbagai konten tersebut, maka mereka harus masuk ke salah satu akun dengan cara memberikan kata sandi, sama, ataupun jenis otentikasi lain.

Proses ini adalah suatu hal yang baik, sehingga kegiatan kriminal seperti penipuan dan juga penyalahgunaan data serta identitas bisa diminimalisir.

Cara Mengakses Deep Web

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, deep web adalah kumpulan situs dan juga data yang tidak bisa diakses oleh pengguna saat menggunakan search engine konvensional. Untuk itu, bila ingin mengaksesnya, maka laman resmi  Norton, mengatakan Anda harus menggunakan Tor Browser.

Setelah berhasil menginstal Tor Browser untuk suatu device, maka search engine tersebut bisa bertindak sebagai browser biasa. Pengguna hanya perlu mengetik URL dan browser pun akan mencari halaman yang sudah diketik tersebut.

Tapi, menemukan suatu materi yang ada pada deep web itu lebih sulit daripada menggunakan mesin pencari pada umumnya seperti Google. Deep web tidak memiliki indeks ataupun sistem peringkat yang bisa membantu browser dalam menemukan apa yang dibutuhkan oleh para pengguna secara cepat.

Dampak dan Bahaya Mengakses Deep Web

1. Ancaman Virus

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa internet adalah media yang sangat efektif untuk menyebarkan virus komputer. Virus memang bisa dikemas dalam berbagai bentuk, sehingga bisa menyebar lewat jaringan internet.

Nah, hal yang sama pun terjadi di Deep Web, namun levelnya lebih parah lagi. Bisa dikatakan juga bahwa deep web seperti sarang virus, yang mana saat Anda tidak melakukan proteksi khusus, maka berbagai virus tersebut akan menyerang Anda secara cepat.

Berbagai virus yang terdapat pada deep web umumnya lebih hebat dan juga lebih berat. Itu artinya, virus tersebut sungguh parah dan sulit untuk dibasmi, serta mampu memberikan dampak yang besar. Bila Anda tidak siap dengan risiko ini, maka urungkanlah niat Anda untuk menjelajahi deep web.

2. Informasi Pribadi Bisa Terbongkar

Risiko ini hampir sama dengan ancaman virus. Ketika Anda sedang mengakses konten yang terdapat di deep web, maka Anda juga harus siap menghadapi berbagai risiko lain, yakni terbongkarnya informasi pribadi Anda oleh para hacker.

Parahnya lagi, para hacker pun bisa mengetahui posisi Anda saat itu. Untuk itu, banyak yang memberikan saran untuk menggunakan VPN saat mengakses deep web. Hal ini dilakukan agar informasi pribadi tidak mudah terbongkar.

3. Risiko Sakit Mental

Kebanyakan dari mereka yang mengunjungi deep web bukan untuk mencapai tujuan tertentu, namun lebih condong untuk memuaskan rasa penasarannya saja. Nah, disinilah titik kesalahan fatalnya.

Untuk mereka yang baru pertama kali mengunjungi deep web, hal tersebut bisa menjadi pengalaman paling buruknya. Karena, isi di dalamnya sangat ekstrim, mulai dari kegiatan pembunuhan yang dilakukan secara live, prostitusi, hingga berbagai penyiksaan.

Gambar ataupun video tersebut tentu tidak layak ditonton, dan akan sangat mungkin membuat seseorang mengalami gangguan jiwa.

4. Terjebak Cyber Crime

Cyber crime adalah dampak yang paling besar untuk siapa saja yang mengakses sampai mengelola berbagai situs deep web ataupun dark web.

Siapa saja yang memasuki sisi gelap dari internet ini, maka mereka harus siap untuk menerima berbagai bahaya dan juga konsekuensinya, bila tidak memiliki keamanan yang baik saat menjelajah ke sisi yang lebih gelap dari internet via deep web atau dark web.

Terdapat banyak sekali bahaya terkait dark web dan juga deep web, seperti kegiatan transaksi narkoba dan berbagai obat terlarang secara online, hingga penjualan manusia.

Baca juga: Malware Adalah Software yang Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya!

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang deep web, jadi deep web adalah himpunan situs website yang tidak bisa diakses secara langsung dengan search engine pada umumnya, seperti Bing atau Google.

Bila Anda ataupun bisnis Anda tidak memiliki proteksi yang cukup untuk mengakses deep web, lebih baik untuk memendam rasa ingin tahu dalam menjelajahinya.

Hal penting lainnya yang harus Anda perhatikan dalam berbisnis adalah dengan mencatat laporan keuangan secara akurat tanpa ada sedikitpun kesalahan. Kenapa? karena laporan keuangan ini sangat berguna untuk mengetahui kondisi keuangan Anda saat ini dan sebagai bahan referensi dalam membuat keputusan bisnis.

Agar lebih mudah dalam membuat laporan keuangan, maka gunakanlah software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Accurate Online mampu menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, akurat dan tepat. Aplikasi ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang mampu mempermudah Anda dalam mengelola bisnis.

Accurate Online sangat cocok untuk digunakan oleh berbagai jenis skala bisnis, mulai dari bisnis kecil menengah, hingga besar sekalipun. Bahkan, Accurate Online sudah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu pebisnis di Indonesia dan meraih 6 kali TOP Brand Award berturut-turut dari tahun 2016 hingga tahun 2021.

Tertarik? Silahkan coba Accurate Online secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.