Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan Secara Cepat dan Mudah

oleh | Jan 26, 2024

source envato.

Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan Secara Cepat dan Mudah

Dalam menjalankan suatu bisnis, pemahaman yang mendalam terhadap kondisi keuangan sangatlah krusial. Laporan keuangan bulanan menjadi instrumen penting dalam mengukur kesehatan finansial suatu perusahaan. Proses pembuatan laporan keuangan bukan hanya sebatas kewajiban, melainkan juga merupakan landasan strategis untuk pengambilan keputusan yang cerdas.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci cara membuat laporan keuangan bulanan, langkah demi langkah, dengan bahasa yang semi-formal untuk memastikan pemahaman yang optimal.

Pemahaman yang baik terhadap langkah-langkah ini tidak hanya akan meningkatkan kredibilitas bisnis Anda, tetapi juga akan memberikan wawasan yang lebih baik terhadap arus keuangan perusahaan Anda.

Mari kita telaah bersama-sama langkah-langkah praktis untuk menyusun laporan keuangan bulanan yang informatif dan akurat.

Apa itu Laporan Keuangan Bulanan?

Apa itu Laporan Keuangan Bulanan?

ilustrasi cara membuat laporan keuangan bulanan. source envato

Laporan keuangan bulanan adalah dokumen yang merinci informasi keuangan suatu entitas pada suatu periode bulanan, seperti yang dijelaskan dalam laman Fincent. Laporan ini mencakup berbagai aspek keuangan, termasuk pendapatan, biaya, laba bersih, aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik.

Tujuan utama dari laporan keuangan bulanan adalah memberikan gambaran yang akurat dan terperinci tentang kinerja keuangan perusahaan selama periode waktu tersebut.

Dalam laporan keuangan bulanan, informasi disajikan dalam bentuk tabel atau grafik agar mudah dipahami oleh pihak yang membacanya. Beberapa komponen utama yang umumnya terdapat dalam laporan keuangan bulanan meliputi:

  • Pendapatan: Total penerimaan atau penghasilan dari berbagai sumber selama periode bulanan.
  • Biaya dan Pengeluaran: Rincian biaya operasional dan pengeluaran lainnya yang dikeluarkan selama bulan tersebut.
  • Laba Bersih: Selisih antara pendapatan dan biaya, mencerminkan keuntungan atau kerugian bersih yang dihasilkan selama periode waktu tersebut.
  • Aset: Nilai total aset yang dimiliki perusahaan pada akhir bulan, termasuk kas, piutang, inventaris, dan aset lainnya.
  • Kewajiban: Jumlah total kewajiban atau hutang yang harus dibayar oleh perusahaan pada akhir bulan.
  • Ekuitas Pemilik: Bagian kepemilikan yang dimiliki oleh pemilik atau para pemegang saham dalam perusahaan.

Laporan keuangan bulanan memiliki peran penting dalam membantu manajemen, pemegang saham, dan pihak-pihak terkait untuk memahami dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan perusahaan.

Dengan menyajikan informasi secara berkala, perusahaan dapat memonitor kinerja keuangan mereka dan mengidentifikasi tren atau masalah potensial yang perlu diatasi.

Baca juga: Pengertian RoA dan Cara Menghitung RoA di Laporan Keuangan

Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan?

Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan?

ilustrasi cara membuat laporan keuangan bulanan. source envato

Membuat laporan keuangan bulanan melibatkan beberapa langkah kunci untuk memastikan informasi yang akurat dan bermanfaat. Berikut adalah panduan langkah demi langkah dalam pembuatan laporan keuangan bulanan:

1. Pilih Format Laporan

Tentukan format laporan keuangan yang akan digunakan. Format umum meliputi neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.

2. Identifikasi Sumber Pendapatan

Rincikan semua sumber pendapatan selama bulan tersebut. Ini bisa mencakup penjualan produk, jasa, atau pendapatan lainnya.

3. Catat Biaya Operasional

Rinci semua biaya operasional, termasuk biaya produksi, gaji karyawan, biaya sewa, listrik, dan biaya lainnya yang terkait dengan operasi bisnis.

4. Hitung Laba Bersih

Kurangkan total biaya dari total pendapatan untuk mendapatkan laba bersih atau kerugian bersih.

5. Analisis Arus Kas

Jika memungkinkan, susun laporan arus kas untuk melihat perubahan dalam kas selama periode tersebut. Identifikasi sumber dan penggunaan kas.

5. Susun Neraca

Susun neraca untuk menunjukkan aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik pada akhir bulan. Pastikan bahwa neraca seimbang, artinya total aset sama dengan total kewajiban dan ekuitas.

6. Lakukan Rekonsiliasi Bank

Jika perusahaan memiliki rekening bank, lakukan rekonsiliasi bank untuk memastikan bahwa catatan internal perusahaan sejalan dengan catatan bank.

7. Gunakan Software Akuntansi

Manfaatkan software akuntansi untuk mempermudah proses pembuatan laporan. Banyak software saat ini yang dapat menghasilkan laporan keuangan secara otomatis berdasarkan data yang dimasukkan.

8. Periksa Konsistensi dengan Bulan Sebelumnya

Bandingkan data laporan keuangan bulan ini dengan bulan sebelumnya untuk mengidentifikasi tren atau perubahan signifikan.

9. Analisis dan Interpretasi

Setelah laporan selesai, lakukan analisis untuk memahami kinerja keuangan. Identifikasi area yang perlu diperbaiki atau dioptimalkan.

10. Sertakan Catatan Penjelasan

Jika diperlukan, sertakan catatan penjelasan untuk menguraikan aspek-aspek tertentu dari laporan keuangan.

11. Bagikan dan Diskusikan

Bagikan laporan keuangan kepada pihak yang berkepentingan dan selenggarakan pertemuan atau diskusi untuk membahas hasil dan strategi ke depan.

Ingatlah bahwa keakuratan dan ketelitian sangat penting dalam pembuatan laporan keuangan bulanan. Selalu pertimbangkan untuk melibatkan seorang profesional akuntan jika diperlukan, terutama jika bisnis Anda berkembang dan kompleksitas keuangan meningkat.

Baca juga: Pengertian Software Laporan Keuangan dan Rekomendasinya

Contoh Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan

Contoh Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan

ilustrasi cara membuat laporan keuangan bulanan. source envato

Mari kita contohkan cara membuat laporan keuangan bulanan untuk sebuah bisnis kecil dengan menggunakan mata uang Rupiah. Dalam contoh ini, kita akan fokus pada format yang umum digunakan, yaitu laporan laba rugi dan neraca.

Laporan Laba Rugi (Pendapatan dan Biaya)

1. Pendapatan

  • Penjualan Produk A: Rp 50.000.000
  • Penjualan Jasa B: Rp 20.000.000
  • Total Pendapatan: Rp 70.000.000

2. Biaya Operasional

  • Biaya Bahan Baku: Rp 15.000.000
  • Gaji Karyawan: Rp 25.000.000
  • Biaya Sewa Tempat Usaha: Rp 5.000.000
  • Listrik dan Utilitas: Rp 2.000.000
  • Total Biaya Operasional: Rp 47.000.000

3. Laba Bersih

  • Laba Bersih (Pendapatan – Biaya Operasional): Rp 23.000.000
  • Neraca (Aset, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik)

4. Aset

  • Kas dan Setara Kas: Rp 10.000.000
  • Piutang Usaha: Rp 8.000.000
  • Inventaris dan Peralatan: Rp 30.000.000
  • Total Aset: Rp 48.000.000

5. Kewajiban

  • Hutang Usaha: Rp 5.000.000
  • Hutang Gaji: Rp 3.000.000
  • Total Kewajiban: Rp 8.000.000

6. Ekuitas Pemilik

  • Modal Pemilik (Awal): Rp 20.000.000
  • Laba Bersih Bulan Ini: Rp 23.000.000
  • Total Ekuitas Pemilik: Rp 43.000.000

Langkah-Langkah Penting

  • Pendapatan: Catat semua sumber pendapatan dari penjualan produk atau jasa.
  • Biaya Operasional: Rincikan biaya operasional seperti bahan baku, gaji, dan biaya lainnya.
  • Laba Bersih: Hitung laba bersih dengan mengurangkan total biaya dari total pendapatan.
  • Aset: Susun aset seperti kas, piutang, dan inventaris.
  • Kewajiban: Catat hutang usaha, hutang gaji, atau kewajiban lainnya.
  • Ekuitas Pemilik: Hitung modal pemilik awal, tambahkan laba bersih, dan hasilnya adalah total ekuitas pemilik.

Pastikan bahwa semua angka yang dicatat mencerminkan transaksi yang sebenarnya dan bahwa laporan keuangan seimbang. Disiplin dan konsistensi dalam pencatatan sangat penting untuk menjaga keakuratan laporan keuangan. Selain itu, gunakan perangkat lunak akuntansi jika memungkinkan untuk mempermudah proses pelaporan.

Baca juga: Siklus Akuntansi : Pengertian dan Penjelasan yang Lengkap

Penutup

Dalam pembuatan laporan keuangan bulanan, langkah-langkah yang sistematis dan akurat sangat penting untuk memberikan gambaran yang jelas tentang kesehatan finansial perusahaan.

Dengan menjalankan langkah-langkah yang sudah kami jelaskan di atas secara konsisten, perusahaan Anda dapat memanfaatkan laporan keuangan bulanan sebagai alat penting dalam pengambilan keputusan, pengelolaan keuangan, dan komunikasi dengan pihak terkait.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam membuat laporan keuangan, Anda bisa memercayakannya pada software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi yang telah berhasil membantu ratusan ribu pengguna ini akan membantu Anda dalam membuat lebih dari 200 jenis laporan keuangan, dari mulai laporan laba rugi, laporan arus kas, hingga laporan neraca.

Accurate Online juga akan membantu Anda dalam membuat operasional bisnis bergerak lebih efektif dan efisien, karena Accurate Online dilengkapi dengan berbagai fitur yang saling terintegrasi. Contohnya seperti memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan, melaporkan pajak, dan lain sebagainya.

Bahkan, Anda bisa mencoba lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

18 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Khaula Senastri

Artikel Terkait