Laporan Keuangan Bulanan: Pengertian dan Cara Membuatnya

oleh | Jan 25, 2024

source envato.

Laporan Keuangan Bulanan: Pengertian dan Cara Membuatnya

Dalam era bisnis yang dinamis dan penuh tantangan seperti sekarang ini, pemahaman mendalam terhadap kondisi keuangan perusahaan menjadi kunci utama bagi kelangsungan operasional dan pertumbuhan bisnis. Laporan keuangan bulanan adalah instrumen vital yang dapat memberikan pandangan menyeluruh terhadap kesehatan finansial perusahaan.

Artikel ini akan membahas secara rinci mengenai pentingnya dan strategi optimal dalam menyusun laporan keuangan bulanan, sebuah langkah kritis untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan perusahaan Anda.

Laporan keuangan bulanan bukan sekadar kewajiban akuntansi rutin; mereka merupakan alat yang dapat memberikan wawasan mendalam kepada pemangku kepentingan mengenai kinerja finansial perusahaan pada tingkat operasional yang lebih dekat.

Dengan menggali data dan informasi yang dihasilkan oleh laporan keuangan bulanan, pengambilan keputusan yang tepat dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, mengidentifikasi potensi risiko, dan merumuskan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam konteks ini, artikel ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana menyusun laporan keuangan bulanan secara efektif, menggali informasi yang paling relevan, dan menerapkannya sebagai bagian integral dari strategi manajemen keuangan.

Dengan memahami betul bagaimana menggunakan laporan keuangan bulanan sebagai alat pengambilan keputusan, Anda dapat memperkuat fondasi keuangan perusahaan Anda, meningkatkan daya saing, dan meraih keberlanjutan jangka panjang.

Bergabunglah dengan kami dalam perjalanan mendalam ini untuk menggali potensi laporan keuangan bulanan dan mengambil langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kontrol keuangan perusahaan Anda.

Pengertian Laporan Keuangan Bulanan

Pengertian Laporan Keuangan Bulanan

ilustrasi laporan keuangan bulanan. source envato

Berdasarkan laman LinkedIn, laporan keuangan bulanan adalah dokumen akuntansi yang disusun dan disajikan secara berkala, khususnya setiap bulan, untuk memberikan gambaran rinci mengenai keuangan suatu entitas bisnis.

Tujuan utama dari laporan keuangan bulanan adalah memberikan informasi yang akurat dan relevan kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal agar mereka dapat memahami kondisi keuangan perusahaan pada suatu periode waktu tertentu.

Laporan keuangan bulanan biasanya terdiri dari tiga laporan utama, yaitu:

  • Laporan Laba Rugi (Income Statement): Menyajikan informasi mengenai pendapatan, biaya, dan laba bersih atau rugi bersih yang dihasilkan oleh perusahaan selama periode bulan tersebut. Laporan laba rugi memberikan gambaran tentang kinerja operasional perusahaan selama periode waktu tertentu.
  • Neraca (Balance Sheet): Merupakan gambaran posisi keuangan perusahaan pada akhir periode bulan tersebut. Neraca mencakup aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik, memberikan pemahaman tentang struktur keuangan dan tingkat likuiditas perusahaan.
  • Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement): Menunjukkan aliran kas masuk dan keluar perusahaan selama periode bulan tersebut. Laporan arus kas membantu dalam memahami sumber-sumber dan penggunaan kas, serta aktivitas investasi dan pendanaan perusahaan.

Selain laporan-laporan utama tersebut, laporan keuangan bulanan juga dapat mencakup informasi tambahan seperti catatan atas laporan keuangan, analisis rasio keuangan, dan komentar manajemen.

Penyusunan laporan keuangan bulanan yang akurat dan terperinci memungkinkan manajemen untuk melakukan pemantauan yang efektif terhadap kinerja keuangan perusahaan, membuat keputusan strategis, serta menjawab perubahan-perubahan yang mungkin terjadi dalam lingkungan bisnis.

Baca juga: Pengertian Laporan Keuangan Bisnis dan Cara Membuatnya

Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan

Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan

ilustrasi laporan keuangan bulanan. source envato

Membuat laporan keuangan bulanan memerlukan tahapan-tahapan tertentu agar hasilnya akurat dan relevan. Berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat Anda ikuti:

1. Kumpulkan Data Keuangan

Kumpulkan semua data transaksi keuangan perusahaan selama periode bulan tersebut. Pastikan Anda memiliki catatan yang lengkap dan akurat, termasuk bukti-bukti transaksi.

2. Identifikasi dan Klasifikasikan Transaksi

Identifikasi jenis-jenis transaksi keuangan, seperti pendapatan, biaya operasional, investasi, dan pendanaan. Klasifikasikan transaksi ke dalam kelompok-kelompok yang sesuai.

3. Rekonsiliasi Rekening

Lakukan rekonsiliasi rekening bank untuk memastikan bahwa catatan keuangan internal sesuai dengan catatan bank. Ini membantu menangkap adanya perbedaan dan kesalahan yang mungkin terjadi.

4. Persiapkan Laporan Laba Rugi (Income Statement)

Hitung total pendapatan dan kurangkan total biaya untuk menghasilkan laba bersih atau rugi bersih. Pastikan mencakup semua sumber pendapatan dan biaya yang relevan.

5. Persiapkan Neraca (Balance Sheet)

Identifikasi dan catat semua aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik pada akhir periode bulan tersebut. Pastikan neraca seimbang, yaitu total aset sama dengan total kewajiban dan ekuitas.

6. Persiapkan Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)

Analisis aliran kas masuk dan keluar selama periode bulan tersebut. Pahami sumber dan penggunaan kas, serta aktivitas investasi dan pendanaan.

7. Tambahkan Informasi Tambahan (Opsional)

Sertakan informasi tambahan seperti catatan atas laporan keuangan, analisis rasio keuangan, dan komentar manajemen yang menjelaskan tren dan perubahan yang terjadi.

8. Periksa Kesalahan dan Inconsistencies

Periksa laporan keuangan untuk memastikan konsistensi dan memeriksa apakah ada kesalahan. Revisi jika diperlukan.

9. Laporan Akhir dan Distribusi

Buat versi akhir laporan keuangan bulanan. Distribusikan laporan ini kepada pemangku kepentingan internal seperti manajemen dan tim keuangan.

10. Analisis dan Perbaikan

Analisis laporan keuangan untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang kinerja perusahaan. Jika ditemukan potensi perbaikan, tentukan langkah-langkah untuk perbaikan di bulan-bulan berikutnya.

Penting untuk mencatat bahwa pembuatan laporan keuangan bulanan memerlukan pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip akuntansi dan kebijakan keuangan perusahaan. Jika Anda tidak memiliki pengalaman dalam hal ini, bantuan seorang profesional akuntan atau konsultan keuangan mungkin diperlukan.

Baca juga: Siklus Akuntansi : Pengertian dan Penjelasan yang Lengkap

Penutup

Membuat laporan keuangan bulanan merupakan suatu proses yang melibatkan langkah-langkah sistematis untuk menyajikan informasi keuangan perusahaan secara terstruktur. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang akurat dan relevan tentang kinerja keuangan mereka selama periode bulan tertentu.

Dengan mengadopsi pendekatan yang sistematis dan memahami pentingnya laporan keuangan bulanan, perusahaan dapat menjaga keuangan mereka dengan lebih efektif dan membuat keputusan yang lebih informasional. Ini, pada gilirannya, berkontribusi pada keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Nah, untuk membantu Anda dalam membuat laporan keuangan, termasuk laporan keuangan bulanan, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi bisnis berbasis online ini akan membantu Anda dalam menyajikan laporan keuangan bulanan, dari mulai laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan lainnya. Laporan ini juga bisa Anda akses di mana saja dan kapan saja Anda perlukan.

Sehingga, Anda bisa membuat keputusan bisnis yang lebih tepat dan mengembangkan bisnis menjadi lebih sukses.

Jadi tunggu apa lagi? Coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

18 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Khaula Senastri

Artikel Terkait