Pengetian Laporan Keuangan Harian dan Cara Menghitungnya

oleh | Jan 29, 2024

source envato.

Pengetian Laporan Keuangan Harian dan Cara Menghitungnya

Dalam era bisnis yang dinamis seperti saat ini, pemantauan dan analisis laporan keuangan harian menjadi suatu keharusan bagi perusahaan yang ingin tetap berdaya saing. Laporan keuangan harian bukan sekadar catatan transaksi, melainkan pintu masuk menuju wawasan mendalam mengenai kesehatan finansial perusahaan.

Dengan memahami dan menginterpretasi setiap angka dan tren yang tergambar dalam laporan keuangan harian, pengambilan keputusan strategis dapat dilakukan secara lebih tepat dan responsif.

Kata kunci “laporan keuangan harian” tidak hanya mencerminkan suatu kewajiban terkait administrasi bisnis, melainkan sebagai sumber daya berharga dalam menyusun strategi keuangan yang efisien.

Dalam tulisan ini, kita akan membahas pentingnya analisis laporan keuangan harian dalam mendukung pengambilan keputusan yang terinformasi dan berdaya saing. Mari eksplorasi bersama bagaimana pendekatan yang cermat terhadap laporan keuangan harian dapat menjadi kunci sukses bagi pertumbuhan dan stabilitas finansial perusahaan.

Pengertian Laporan Keuangan Harian

Pengertian Laporan Keuangan Harian

ilustrasi laporan keuangan harian. source envato

Laporan keuangan harian adalah dokumentasi yang merinci aktivitas keuangan suatu entitas bisnis setiap hari, seperti yang dijelaskan dalam laman Investopedia.

Laporan ini memberikan gambaran singkat tentang transaksi keuangan yang terjadi dalam suatu periode waktu 24 jam, memungkinkan pemangku kepentingan untuk memahami secara cepat dan akurat posisi keuangan perusahaan pada hari tersebut.

Laporan keuangan harian mencakup informasi seperti penerimaan dan pengeluaran kas, saldo bank, arus kas, serta transaksi keuangan khusus lainnya yang dapat mempengaruhi situasi finansial perusahaan secara langsung.

Tujuan utama dari pembuatan laporan keuangan harian adalah untuk memberikan pemahaman yang real-time tentang kesehatan keuangan perusahaan, sehingga manajemen dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat berdasarkan informasi terkini.

Dengan adanya laporan keuangan harian, perusahaan dapat memonitor likuiditas, mengidentifikasi tren atau pola yang mungkin memerlukan tindakan korektif, serta menjaga kontrol terhadap keuangan sehari-hari.

Secara keseluruhan, laporan keuangan harian menjadi alat yang sangat penting untuk mengelola dan mengoptimalkan kinerja keuangan perusahaan secara efektif.

Baca juga: Cara Membuat Laporan Keuangan Bulanan Secara Cepat dan Mudah

Cara Membuat Laporan Keuangan Harian

Cara Membuat Laporan Keuangan Harian

ilustrasi laporan keuangan harian. source envato

Membuat laporan keuangan harian memerlukan disiplin, ketelitian, dan pemahaman mendalam tentang transaksi keuangan yang terjadi setiap hari. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat laporan keuangan harian:

1. Identifikasi Komponen Utama

Tentukan komponen utama yang akan dicakup dalam laporan keuangan harian. Ini mungkin melibatkan penerimaan kas, pengeluaran kas, saldo bank, dan transaksi keuangan kritis lainnya yang relevan dengan operasi harian.

2. Rekam Transaksi

Catat semua transaksi keuangan yang terjadi selama hari tersebut. Ini termasuk penjualan, pembelian, biaya operasional, dan transaksi lainnya yang dapat memengaruhi keuangan perusahaan.

3. Klasifikasikan Transaksi

Kelompokkan transaksi ke dalam kategori yang sesuai, seperti pendapatan, biaya operasional, investasi, dan lainnya. Ini membantu dalam analisis dan memahami arus kas harian.

4. Hitung Saldo Kas

Perbarui saldo kas dengan memasukkan semua penerimaan dan pengeluaran kas. Pastikan saldo kas mencerminkan jumlah uang yang sebenarnya tersedia.

5. Buat Neraca Harian

Buat neraca harian dengan mencatat aset, kewajiban, dan ekuitas pada akhir hari. Ini memberikan gambaran lengkap tentang posisi keuangan perusahaan pada saat itu.

6. Analisis Arus Kas

Selain saldo kas, analisis arus kas harian juga penting. Tinjau arus kas masuk dan keluar untuk memahami dari mana dan ke mana uang perusahaan mengalir.

7. Gunakan Perangkat Lunak Keuangan

Manfaatkan perangkat lunak keuangan atau sistem akuntansi untuk mengotomatiskan proses pencatatan transaksi dan membuat laporan keuangan harian dengan lebih efisien.

8. Verifikasi dan Koreksi

Pastikan bahwa semua data yang dimasukkan ke dalam laporan keuangan harian akurat. Verifikasi dengan dokumen pendukung seperti faktur, kwitansi, dan catatan transaksi lainnya. Koreksi kesalahan jika ditemukan.

9. Dokumentasikan Perubahan Penting

Catat semua perubahan signifikan dalam laporan keuangan harian, seperti transaksi besar, penyesuaian, atau perubahan kondisi keuangan yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.

10. Analisis dan Interpretasi

Terakhir, lakukan analisis terhadap laporan keuangan harian. Identifikasi tren, pola, atau isu-isu potensial yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Interpretasikan data untuk mendukung pengambilan keputusan yang informasional.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, perusahaan dapat menghasilkan laporan keuangan harian yang akurat dan bermanfaat untuk pengelolaan keuangan sehari-hari.

Baca juga: Pengertian Software Laporan Keuangan dan Rekomendasinya

Contoh Laporan Keuangan Harian

Contoh Laporan Keuangan Harian

ilustrasi laporan keuangan harian. source envato

Berikut adalah contoh sederhana laporan keuangan harian dalam mata uang Rupiah (IDR):

Laporan Keuangan Harian – [Tanggal]

  1. Saldo Awal Kas:
  • Saldo Awal: IDR 50,000,000
  1. Penerimaan Kas
  • Penjualan Produk A: IDR 20,000,000
  • Layanan Konsultasi: IDR 15,000,000
  • Total Penerimaan: IDR 35,000,000
  1. Pengeluaran Kas
  • Pembelian Bahan Baku: IDR 10,000,000
  • Gaji Karyawan: IDR 8,000,000
  • Pembayaran Listrik dan Air: IDR 2,000,000
  • Total Pengeluaran: IDR 20,000,000
  1. Saldo Akhir Kas
  • Saldo Akhir = (Saldo Awal + Penerimaan Kas) – Pengeluaran Kas
  • Saldo Akhir = (IDR 50,000,000 + IDR 35,000,000) – IDR 20,000,000
  • Saldo Akhir = IDR 65,000,000 – IDR 20,000,000
  • Saldo Akhir = IDR 45,000,000
  1. Neraca Harian
  • Aset: IDR 45,000,000
  • Kewajiban: IDR 0
  • Ekuitas: IDR 45,000,000
  1. Analisis Arus Kas
  • Arus Kas Bersih = Penerimaan Kas – Pengeluaran Kas
  • Arus Kas Bersih = IDR 35,000,000 – IDR 20,000,000
  • Arus Kas Bersih = IDR 15,000,000

Dalam contoh di atas, laporan keuangan harian mencakup saldo awal kas, penerimaan kas dari penjualan produk dan layanan, pengeluaran untuk pembelian bahan baku, gaji karyawan, dan pembayaran listrik serta air.

Selain itu, dilakukan perhitungan saldo akhir kas, neraca harian, dan analisis arus kas bersih untuk memberikan gambaran keseluruhan tentang keuangan perusahaan pada hari tersebut.

Baca juga: Siklus Akuntansi : Pengertian dan Penjelasan yang Lengkap

Kesimpulan

Dari contoh laporan keuangan harian di atas, dapat diambil beberapa kesimpulan penting bahwa laporan keuangan harian memberikan gambaran langsung tentang likuiditas perusahaan dengan menunjukkan saldo kas pada akhir hari. Pemantauan ini penting untuk memastikan ketersediaan dana yang cukup untuk memenuhi kewajiban dan kebutuhan operasional.

Selain itu, analisis arus kas bersih memberikan informasi tentang seberapa efektif perusahaan mengelola penerimaan dan pengeluaran kas. Pemahaman terhadap arus kas bersih sangat penting untuk merencanakan penggunaan dana secara optimal.

Transaksi harian seperti penjualan produk dan layanan, pembelian bahan baku, serta pembayaran gaji karyawan memiliki dampak langsung pada keuangan perusahaan. Pemantauan transaksi ini membantu mengidentifikasi aspek-aspek kritis dalam operasional perusahaan.

Neraca harian mencerminkan kesehatan keuangan perusahaan pada akhir hari. Dalam contoh tersebut, ekuitas sejalan dengan saldo kas, menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam kondisi positif pada hari tersebut.

Laporan keuangan harian memerlukan ketelitian dalam pencatatan transaksi dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip akuntansi. Kesalahan pencatatan dapat memengaruhi analisis dan keputusan yang diambil.

Dengan demikian, laporan keuangan harian bukan hanya sebagai alat pencatatan, tetapi juga sebagai instrumen analisis yang membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang cepat dan tepat untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan.

Namun, bila Anda kesulitan dalam membuat laporan keuangan atau tidak memiliki waktu untuk membuatnya, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi yang sudah dipercaya oleh ratusan ribu pengguna ini akan membantu Anda dalam membuat lebih dari 200 jenis laporan keuangan, mulai dari laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan modal, dan laporan lainnya.

Lebih dari itu, seluruh operasional bisnis Anda juga akan berjalan lebih efektif dan efisien karena berbagai fitur di dalamnya yang saling terintegrasi. Sehingga Anda akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.

Jadi tunggu apa lagi? Coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

19 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

akuntansibanner
Khaula Senastri

Artikel Terkait