Pengertian Sistem Akuntansi Persediaan dan Rekomendasinya

oleh | Feb 21, 2024

source envato.

Pengertian Sistem Akuntansi Persediaan dan Rekomendasinya

Dalam era bisnis yang terus berkembang pesat, manajemen persediaan menjadi salah satu aspek krusial dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan. Seiring dengan itu, sistem akuntansi persediaan menjadi fondasi utama bagi perusahaan yang ingin memastikan ketersediaan barang atau produk dengan efisien dan akurat.

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai sistem akuntansi persediaan, merinci peranannya dalam membantu perusahaan mengelola dan mengoptimalkan inventaris mereka.

Sistem akuntansi persediaan bukan hanya sekadar alat pencatatan transaksi, tetapi juga menjadi jantung pengambilan keputusan strategis.

Keberhasilan suatu perusahaan dalam mengelola persediaan tidak hanya tercermin dari efisiensi operasional, tetapi juga dari kemampuannya untuk memahami dinamika pasar dan merespons perubahan dengan cepat.

Dengan demikian, artikel ini akan mengulas konsep dasar sistem akuntansi persediaan, pentingnya implementasi yang tepat, dan dampaknya terhadap kinerja keseluruhan perusahaan.

Dari pemahaman mendalam terhadap sistem ini, diharapkan pembaca dapat memperoleh wawasan yang berharga untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan dalam mengelola persediaan mereka.

Mari kita telaah bersama bagaimana sistem akuntansi persediaan dapat menjadi kunci sukses dalam menghadapi tantangan bisnis di era modern ini.

Pengertian Sistem Akuntansi Persediaan

Pengertian Sistem Akuntansi Persediaan

ilustrasi sistem akuntansi persediaan. source envato

Dilansir dari laman Investopedia, sistem akuntansi persediaan merujuk pada serangkaian prosedur dan metode akuntansi yang dirancang untuk mencatat, mengendalikan, dan melaporkan informasi terkait persediaan barang atau produk yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk memberikan informasi yang akurat dan relevan mengenai tingkat persediaan, nilai, pergerakan, dan pengelolaannya.

Beberapa unsur kunci dalam sistem akuntansi persediaan melibatkan pencatatan transaksi persediaan, penilaian persediaan, dan pelaporan secara periodik.

Dengan menggunakan metode akuntansi persediaan yang sesuai, perusahaan dapat mengoptimalkan pengelolaan persediaan mereka, mengurangi risiko kehilangan atau kelebihan stok, serta meningkatkan efisiensi operasional.

Penerapan sistem akuntansi persediaan yang efektif membantu perusahaan untuk menghindari kekurangan atau kelebihan persediaan, mengoptimalkan investasi dalam stok, dan meningkatkan akurasi pelaporan keuangan. Dengan demikian, sistem ini menjadi salah satu elemen kunci dalam manajemen bisnis yang sukses.

Baca juga: Cara Melakukan Evaluasi Laporan Keuangan dan Tahapannya

Cara Kerja Sistem Akuntansi Persediaan

Cara Kerja Sistem Akuntansi Persediaan

ilustrasi sistem akuntansi persediaan. source envato

Cara kerja sistem akuntansi persediaan melibatkan beberapa tahap utama yang dirancang untuk mencatat, mengendalikan, dan melaporkan informasi terkait persediaan barang atau produk dalam suatu perusahaan. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam cara kerja sistem akuntansi persediaan:

1. Pencatatan Transaksi Persediaan

  • Pembelian: Sistem mencatat setiap transaksi pembelian persediaan, mencakup informasi seperti jumlah barang, harga per unit, pemasok, dan tanggal transaksi.
  • Penjualan: Transaksi penjualan persediaan juga dicatat, termasuk informasi seperti jumlah barang yang dijual, harga jual per unit, pelanggan, dan tanggal transaksi.
  • Pengembalian dan Penghapusan: Sistem mencatat pengembalian barang ke pemasok atau pelanggan, serta penghapusan persediaan yang rusak atau kedaluwarsa.

2. Penilaian Persediaan

Sistem menggunakan metode penilaian tertentu (FIFO, LIFO, rata-rata tertimbang, dll.) untuk menentukan nilai persediaan yang dimiliki oleh perusahaan. Metode ini mempengaruhi bagaimana biaya persediaan diatribusikan ke pendapatan atau biaya.

3. Pemantauan Tingkat Stok

Sistem secara terus-menerus memantau tingkat stok persediaan untuk memastikan bahwa persediaan berada dalam batas optimal. Ini melibatkan peringatan otomatis atau pemberitahuan saat stok mencapai tingkat minimum atau maksimum tertentu.

4. Penyesuaian Persediaan

Jika terjadi perbedaan antara jumlah fisik persediaan dan catatan sistem, penyesuaian dilakukan untuk mencerminkan perubahan aktual di dalam stok. Ini dapat melibatkan perhitungan kerugian, keuntungan, atau penyesuaian nilai persediaan.

5. Pelaporan

Sistem menghasilkan laporan persediaan yang memberikan informasi terperinci tentang status persediaan, nilai, perubahan dari waktu ke waktu, dan analisis terkait. Laporan ini dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil keputusan strategis.

6. Integrasi dengan Sistem Akuntansi Umum

Informasi dari sistem akuntansi persediaan secara terintegrasi dengan sistem akuntansi umum perusahaan. Ini memastikan konsistensi antara catatan persediaan dan catatan keuangan secara keseluruhan.

7. Audit dan Pemeriksaan

Sistem akuntansi persediaan dapat diuji dan diaudit secara berkala untuk memastikan keakuratan dan keandalan informasi. Ini dapat melibatkan pemeriksaan fisik persediaan serta pemeriksaan dokumen transaksi.

Dengan melakukan langkah-langkah ini secara teratur, sistem akuntansi persediaan membantu perusahaan untuk mengelola persediaan mereka dengan lebih efisien, mengoptimalkan biaya persediaan, dan memberikan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang tepat.

Baca juga: Pengertian Laporan Keuangan Koperasi dan Contoh Membuatnya

Rekomendasi Sistem Akuntansi Persediaan

Rekomendasi Sistem Akuntansi Persediaan

ilustrasi sistem akuntansi persediaan. source envato

Memilih sistem akuntansi persediaan yang tepat untuk bisnis Anda dapat memberikan manfaat besar dalam pengelolaan inventaris dan keuangan. Beberapa sistem yang dikenal efektif dalam mengelola persediaan adalah:

1. Odoo

Odoo adalah platform ERP (Enterprise Resource Planning) yang menyediakan modul akuntansi dan persediaan yang terintegrasi. Odoo dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dan menyediakan fitur pemantauan persediaan, penilaian persediaan, serta pelaporan yang komprehensif.

2. Zoho Inventory

Zoho Inventory adalah solusi perangkat lunak yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi Zoho lainnya. Dengan fitur pelacakan persediaan real-time, pemantauan tingkat stok, dan kemampuan untuk mengelola pesanan pembelian dan penjualan, Zoho Inventory cocok untuk bisnis kecil dan menengah.

3. QuickBooks Online

QuickBooks Online menyediakan modul persediaan yang memungkinkan bisnis untuk mengelola stok dengan efisien. Ini mencakup fitur-fitur seperti pelacakan persediaan, penilaian persediaan FIFO atau rata-rata tertimbang, dan pelaporan keuangan yang mudah dipahami.

4. SAP Business One

SAP Business One adalah solusi ERP yang dapat diimplementasikan untuk bisnis kecil dan menengah. Sistem ini mencakup modul persediaan yang kuat dengan fitur pemantauan persediaan real-time, manajemen pesanan pembelian, dan integrasi yang baik dengan modul akuntansi.

5. NetSuite

NetSuite adalah platform ERP yang menyediakan modul persediaan yang terintegrasi dengan modul keuangan dan manajemen. NetSuite memberikan pemantauan persediaan real-time, manajemen pesanan pembelian dan penjualan, serta pelaporan yang mendalam.

6. Xero

Xero adalah solusi akuntansi online yang juga mencakup fitur persediaan. Dengan Xero, Anda dapat melacak persediaan, memantau tingkat stok, dan mengelola pesanan pembelian dan penjualan. Integrasi yang baik dengan aplikasi lain membuatnya fleksibel untuk berbagai jenis bisnis.

7. TradeGecko

TradeGecko adalah solusi persediaan yang dirancang khusus untuk bisnis e-commerce. Dengan fitur pemantauan persediaan real-time, manajemen pesanan, dan integrasi dengan platform e-commerce, TradeGecko sangat cocok untuk bisnis yang menjual produk secara online.

8. Accurate Online

Software akuntansi dan bisnis super lengkap ini tidak hanya mampu membantu Anda dalam membuat lebih dari 200 jenis laporan keuangan saja, tapi juga akan membantu Anda dalam mengelola persediaan.

Aplikasi ini mampu membantu Anda dalam melakukan stock opname, mengelola lebih dari satu gudang, melakukan multi satuan, melakukan job costing, menyesuaikan persediaan dan harga pemasok, memberikan nomor seri dan masih banyak lagi.

Sehingga, Anda bisa lebih mudah dalam mengelola persediaan Anda agar bisa memberikan pelayanan yang baik kepelanggan. Pada akhirnya, Anda bisa meningkatkan keuntungan bisnis yang signifikan.

Jadi tunggu apa lagi? Coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga dengan klik tautan gambar di bawah ini.

akuntansibanner
sidebarPromo

Download Template Pembukuan Bisnis

Template pembukuan untuk bisnismu dengan format Excel.

Khaula Senastri
Seorang lulusan S1 ilmu akuntansi yang suka membagikan istilah, rumus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia akuntansi lewat tulisan.

Artikel Terkait