Pengertian Operating Cash Flow dan Strategi Menerapkannya dengan Baik

oleh | Nov 13, 2023

source envato.

Pengertian Operating Cash Flow dan Strategi Menerapkannya dengan Baik

Operasional suatu perusahaan seringkali diukur dengan metrik finansial yang penting, yaitu arus kas operasional atau operating cash flow. Arus Kas Operasional menjadi salah satu aspek kritis dalam mengukur kesehatan finansial dan kinerja suatu perusahaan.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari bersama tentang apa yang dimaksud dengan arus kas operasional, mengapa hal ini begitu penting, dan bagaimana pengelolaan yang bijak atas komponen ini dapat membantu perusahaan mencapai kesuksesan jangka panjang.

Dalam dunia bisnis yang terus berubah, pemahaman yang kuat tentang arus kas operasional menjadi semakin penting bagi para pemimpin perusahaan dan para pemangku kepentingan lainnya.

Apa itu Operating Cash Flow?

Apa itu Operating Cash Flow?

ilustrasi operating cash flow. source envato

Laman resmi Investopedia menjelaskan bahwa arus kas operasional atau operating cash flow adalah salah satu metrik finansial yang digunakan untuk mengukur jumlah uang yang masuk atau keluar dari suatu perusahaan sebagai hasil dari operasi bisnis inti atau aktivitas operasional selama periode waktu tertentu, seperti aliran kas dari pendapatan, biaya, beban, dan investasi yang terkait langsung dengan operasi sehari-hari perusahaan.

Dalam konteks perusahaan, operating cash flow adalah indikator yang sangat penting karena memberikan gambaran tentang kemampuan perusahaan untuk menghasilkan arus kas dari kegiatan bisnis intinya.

Jumlah yang positif menunjukkan bahwa perusahaan mampu menghasilkan arus kas dari operasi dan dapat menggunakannya untuk membiayai pengeluaran operasional, investasi, dan lainnya.

Di sisi lain, jika operating cash flow negatif, ini dapat mengindikasikan bahwa perusahaan mungkin mengalami kesulitan dalam menghasilkan arus kas dari operasi dan mungkin harus mencari sumber dana eksternal atau mengubah strategi bisnisnya.

Operating cash flow biasanya dihitung dengan mengurangkan biaya operasional (seperti gaji karyawan, biaya pemasaran, dan biaya operasional lainnya) dari pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas bisnis inti.

Operating cash flow juga dapat mencakup elemen-elemen seperti penjualan piutang dan pembayaran hutang. Analisis operating cash flow penting dalam pengambilan keputusan investasi, penilaian kesehatan finansial perusahaan, dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Baca juga: Pengertian Whistle Blowing System dan Tantangan dalam Menerapkannya

Manfaat Menerapkan Operating Cash Flow

Manfaat Menerapkan Operating Cash Flow

ilustrasi operating cash flow. source envato

Menerapkan konsep operating cash flow dalam analisis dan pengelolaan keuangan perusahaan memiliki sejumlah manfaat yang sangat penting. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari penerapan operating cash flow:

1. Penilaian Kesehatan Keuangan

Arus Kas Operasional memberikan gambaran yang jelas tentang seberapa baik perusahaan menghasilkan arus kas dari operasi bisnis intinya, sehingga akan sangat membantu dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan secara keseluruhan.

2. Prediksi Kebutuhan Modal Kerja

Dengan memantau operating cash flow, perusahaan dapat merencanakan kebutuhan modal kerja dengan lebih baik. Hal ini akan membantu perusahaan dalam mengantisipasi dan mengelola kekurangan kas yang mungkin akan terjadi, sehingga perusahaan dapat menjaga kelancaran operasionalnya.

3. Evaluasi Kinerja Operasional

Perusahaan dapat menggunakan operating cash flow untuk mengukur kinerja operasionalnya. Jika operating cash flow meningkat dari waktu ke waktu, ini bisa menjadi indikasi positif bahwa bisnis berjalan dengan baik.

4. Penilaian Kemampuan Membayar Utang

Penggunaan operating cash flow dalam analisis membantu menilai kemampuan perusahaan untuk membayar utang yang jatuh tempo, sehingga akan memberikan informasi penting bagi para pemangku kepentingan, seperti kreditur dan investor.

5. Pengambilan Keputusan Investasi

Operating cash flow juga digunakan dalam proses pengambilan keputusan investasi. Investor dan manajemen perusahaan dapat memeriksa sejauh mana investasi akan berkontribusi terhadap meningkatnya arus kas operasional.

6. Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Dengan memahami pola operating cash flow, perusahaan dapat merencanakan strategi keuangan jangka panjang, termasuk perencanaan pengeluaran modal, akuisisi, pengurangan utang, dan lainnya.

7. Kendali Biaya dan Efisiensi Operasional

Menganalisis operating cash flow juga membantu perusahaan dalam mengidentifikasi area-area di mana biaya dapat dikendalikan dan operasi dapat ditingkatkan untuk meningkatkan arus kas.

8. Transparansi Keuangan

Menerapkan konsep operating cash flow meningkatkan transparansi keuangan perusahaan, yang dapat membangun kepercayaan para pemangku kepentingan dan investor.

Dengan memahami dan menggunakan operating cash flow, perusahaan dapat mengelola keuangan mereka secara lebih efektif, membuat keputusan strategis yang lebih baik, dan memastikan kelangsungan operasional yang lebih baik dalam jangka panjang. Itu juga dapat membantu dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan bisnis.

Baca juga: Pengertian Laporan Keuangan Interim dan Cara Mudah Membuatnya

Strategi Menerapkan Operating Cash Flow yang Baik

Strategi Menerapkan Operating Cash Flow yang Baik

ilustrasi operating cash flow. source envato

Menerapkan strategi yang baik untuk mengelola dan meningkatkan operating cash flow (OCF) adalah kunci dalam menjaga keberlanjutan keuangan perusahaan. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu Anda dalam menerapkan OCF yang baik:

1. Pantau dengan Cermat

Pertama-tama, penting untuk terus memantau OCF secara rutin. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi perubahan tren yang mungkin memengaruhi kinerja keuangan.

2. Kendalikan Biaya Operasional

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan OCF adalah dengan mengendalikan biaya operasional. Lakukanlah peninjauan ulang pada semua biaya operasional dan cari cara untuk menguranginya tanpa mengorbankan kualitas atau produktivitas.

3. Optimalkan Manajemen Persediaan

Persediaan yang berlebihan dapat mengikis arus kas. Usahakan untuk menjaga tingkat persediaan yang optimal agar tidak ada dana yang terjebak dalam barang yang tidak terjual.

4. Pengelolaan Piutang

Berikanlah perhatian khusus pada pengelolaan piutang. Pastikan bahwa piutang dibayar tepat waktu, dan pertimbangkan untuk mengurangi risiko piutang yang macet.

5. Perencanaan Pajak yang Cermat

Pelajari bagaimana perencanaan pajak yang cerdik dapat memengaruhi OCF. Memahami aturan pajak dan mencari cara untuk mengoptimalkan kewajiban pajak dapat meningkatkan arus kas.

6 Evaluasi Investasi dan Proyek

Sebelum mengambil keputusan tentang investasi atau proyek baru, cobalah untuk melakukan analisis yang mendalam terkait bagaimana hal tersebut akan memengaruhi OCF. Pastikan bahwa investasi tersebut menghasilkan arus kas positif dalam jangka waktu yang sesuai.

7. Kebijakan Pengelolaan Utang

Aturlah kebijakan pengelolaan utang dengan bijak. Jangan biarkan tingkat utang terlalu tinggi sehingga membahayakan OCF.

8. Diversifikasi Sumber Pendapatan

Beragamkan sumber pendapatan perusahaan Anda. Jangan bergantung sepenuhnya pada satu klien atau segmen pasar. Diversifikasi pendapatan dapat membantu mengurangi risiko terhadap fluktuasi arus kas.

9. Pengelolaan Modal Kerja

Kelola modal kerja Anda dengan cermat. Optimalkan siklus modal kerja dengan menjaga keseimbangan yang baik antara piutang, persediaan, dan kewajiban.

10. Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Buatlah rencana keuangan jangka panjang yang memperhitungkan perkiraan OCF. Hal ini akan membantu Anda dalam melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan strategis yang bijak.

11. Kendalikan Pengeluaran Modal

Sebelum melakukan investasi dalam aset fisik atau proyek besar, pastikan untuk mempertimbangkan dampaknya terhadap OCF. Hindari pengeluaran modal yang berlebihan yang dapat membebani arus kas.

12. Transparansi dan Komunikasi

Jagalah transparansi dalam laporan keuangan dan komunikasikan secara efektif dengan pemangku kepentingan seperti pemegang saham, kreditur, dan pihak berkepentingan lainnya.

Strategi yang baik dalam mengelola operating cash flow melibatkan perencanaan, pengawasan, dan kebijakan yang bijak. Hal ini akan membantu perusahaan untuk menjaga kestabilan keuangan, menghindari masalah likuiditas, dan memungkinkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Baca juga: Apa itu MPOS? Ini Pengertian dan Manfaatnya untuk Bisnis!

Penutup

Jadi, perlu digaris bawahi bahwa OCF merupakan tulang punggung keberlanjutan keuangan suatu perusahaan. Pengelolaan OCF yang cerdas dapat membantu perusahaan untuk menghadapi tantangan finansial, berinvestasi dalam pertumbuhan, dan menjaga hubungan yang sehat dengan pemangku kepentingan.

Dengan memahami OCF dan mengikuti strategi yang relevan, perusahaan dapat melangkah menuju keberhasilan jangka panjang.

Kunci utama dalam menerapkan strategi ini adalah kedisiplinan, pengawasan yang cermat, dan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara arus kas positif dan keputusan strategis yang cerdas. Ingatlah bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan tantangan finansial yang unik, jadi strategi OCF perlu disesuaikan dengan situasi dan tujuan bisnis masing-masing.

Nah, untuk memaksimalkan strategi pengelolaan arus kas dengan baik, Anda bisa menggunakan aplikasi kasir digital dari Accurate POS.

Aplikasi kasir terlengkap buatan anak Indonesia ini akan membantu Anda dalam mengelola arus kas bisnis secara lebih mudah. Accurate POS akan mencatat seluruh transaksi bisnis dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang akan memudahkan Anda dalam membuat keputusan bisnis yang penting.

Lebih dari itu, Accurate POS juga akan memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan, mengelola karyawan, dan masih banyak lagi.

Dengan menggunakan Accurate POS, Anda bisa lebih fokus dan #lebihbaik dalam mengembangkan bisnis serta mencapai kesuksesan finansial.

Klik tautan gambar di bawah ini untuk mencoba Accurate POS selama 30 hari gratis.

aplikasikasirbanner
sidebarPromo
Ayunda
Seorang yang memiliki hobi penulisan dan jurnalistik dan sedang mendalami ilmu akuntansi dan bisnis agar bisa memberikan manfaat bagi para pebisnis di Indonesia.

Artikel Terkait