Creativepreneurship adalah Daya Cipta dalam Kewirausahaan, Apa Saja Contohnya?

oleh | Agu 15, 2022

source envato.

Creativepreneurship adalah Daya Cipta dalam Kewirausahaan, Apa Saja Contohnya?

Creativepreneurship adalah istilah yang merujuk pada kemampuan seseorang dalam menciptakan bidang usaha yang berlandaskan pada kreativitas. Istilah ini muncul di tengah perkembangan zaman yang menuntut semua orang, terutama pelaku usaha, untuk bisa beradaptasi dan berinovasi.

Mereka yang berada pada bidang ini, atau biasa disebut sebagai creativepreneur, mengandalkan ide dan gagasan-gagasan kreatifnya agar dapat mengembangkan bisnis dan mencapai apa yang menjadi targetnya. Kini, creativepreneur pun menjadi salah satu profesi yang banyak diminati, terutama oleh kalangan muda.

Untuk lebih memahaminya, artikel berikut ini akan memberikan beberapa contoh creativepreneurship dan kiat untuk menjadi seorang creativepreneur yang sukses. Namun sebelum itu, mari pahami lebih lanjut mengenai apa itu creativepreneurship.

Apa Itu Creativepreneurship?

Creativepreneurship adalah gabungan dari dua kata dan merupakan istilah turunan dari kewirausahaan. Creative artinya kreatif atau memiliki daya cipta, dan enterpreneurship artinya kewirausahaan. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa creativepreneurship adalah kemampuan dalam menciptakan kewirausahaan yang kreatif.

Creativepreneurship juga bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari cara menjadi seorang creativepreneur. Di mana creativepreneur merupakan profesi yang menggunakan kreativitas sebagai komponen utama dalam menciptakan sebuah produk atau layanan.

Kreativitas tersebut mencakup ide, gagasan, konsep, desain, dan hal lain terkait yang telah dipikirkan dengan matang. Tentunya, kreativitas ini tidak datang begitu saja, melainkan melewati proses panjang dan pembelajaran yang mendalam.

Pada intinya, dasar kerja dari creativepreneurship adalah kreativitas, yang mana berguna untuk menghasilkan ide-ide baru dalam menciptakan produk yang inovatif dan dapat bersaing di pasar.

Baca juga: Pengertian Entrepreneur dan Perbedaannya Dengan Pengusaha

Contoh Creativepreneurship

Creativepreneurship mencakup semua bidang usaha, baik itu konvensional maupun digital. Berikut ini beberapa contoh creativepreneurship yang paling populer di Indonesia.

1. Content Creator

Faktanya, ada banyak creativepreneur sukses yang terlahir lewat jalur content creator. Mereka didefinisikan sebagai seseorang yang dapat membuat konten, baik video maupun tulisan, yang edukatif atau menghibur sesuai keinginan audiens. Kini, content creator pun menjadi salah satu profesi yang sangat diminati oleh banyak anak muda Indonesia.

2. Mobile App

Aplikasi mobile adalah salah satu hasil dari creativepreneurship. Sebut saja beberapa merek seperti Gojek dan Grab yang merupakan inovasi besar, yang menawarkan kemudahan bagi masyarakat dalam hal transportasi hingga layanan pesan-antar makanan.

3. Online Shop

Para pelaku bisnis yang menjual produknya melalui media sosial atau e-commerce juga bisa dikatakan sebagai creativepreneur. Hal ini dikarenakan mereka perlu membuat iklan dan promosi yang kreatif guna menarik banyak pelanggan, belum lagi apabila mereka menawarkan produk yang unik dan berbeda dari pesaing.

Baca juga: Technopreneur: Pengertian, Contoh, Tujuan, dan Cara Menjadi Technopreneur

Cara Menjadi Creativepreneur yang Sukses

Creativerpreneurship adalah hal yang tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan hal yang lahir dari proses pembelajaran dan pelatihan yang panjang. Apabila Anda tertarik untuk menjadi seorang creativepreneur, Anda perlu memiliki hal-hal seperti di bawah ini yang bisa dipelajari dan diasah dari waktu ke waktu.

1. Berani Berimajinasi

Seorang creativepreneur harus memiliki keberanian untuk berimajinasi. Imajinasi berperan membantu diri dalam menciptakan hal-hal baru karena pada dasarnya setiap benda atau apapun bermula dari imajinasi.

Contoh nyata dari creativepreneur yang sukses dengan karakternya yang mampu menggunakan imajinasi adalah Walt Disney. Hingga kini, Walt Disney Company pun tetap berjaya meski tokoh tersebut telah lama meninggal dunia.

2. Asah Jiwa Kompetitif

Seorang creativepreneur juga harus berjiwa kompetitif dan tidak takut dengan kompetisi di lahan bisnis. Karena itu, Anda perlu mengasah jiwa kompetitif Anda agar dapat terus bersemangat dalam melakukan inovasi untuk memajukan bisnis.

3. Berani Ambil Resiko

Di dalam dunia usaha, akan selalu ada kemungkinkan di mana inovasi yang Anda buat tidak berhasil sesuai dengan ekspektasi. Anda sebagai seorang creativepreneur harus berani menghadapi berbagai resiko kegagalan tersebut.

Namun, berani mengambil resiko bukan berarti Anda bisa bertindak sesuai kehendak diri. Anda tetap harus membuat strategi yang dipikirkan secara matang.

4. Mau Menerima Kritik dan Saran

Dalam menjalankan sebuah bisnis, Anda juga akan menerima banyak kritik dan saran yang datang baik dari orang terdekat maupun pelanggan. Anda harus bisa memandang positif kritik dan saran tersebut sebagai bentuk masukan untuk memperbaiki bisnis.

5. Tidak Mudah Menyerah

Hal paling dasar dari creativepreneurship adalah kepemilikan sifat gigih dan tidak mudah menyerah. Pasalnya, merintis suatu usaha sangatlah menantang dan pastinya memiliki banyak hambatan. Namun, jika ingin sukses, Anda harus mampu bertahan untuk melawan semua hambatan tersebut.

Baca juga: Social Entrepreneurship: Pengertian Dan 11 Tips Sukses Menjadi Social Entrepreneurship

Kesimpulan

Creativerpreneurship adalah kemampuan menciptakan kewirausahaan dengan pendekatan kreatif. Siapa pun bisa menjadi creativepreneur selama mereka bisa menciptakan daan mempromosikan produk dengan cara yang kreatif, unik, dan menarik.

Tentunya, menjadi seorang creativepreneur tidaklah mudah. Dibutuhkan kerja keras, komitmen, dan usaha yang berkelanjutan agar bisa membangun bisnis yang sukses. Seorang creativepreneur pun harus mau belajar dari siapa pun dan tentang apa pun, termasuk mengenai pengelolaan keuangan yang berperan besar dalam proses mencapai tujuan finansial.

Pengelolaan dan pembuatan laporan keuangan memang terkesan rumit dan membingungkan. Namun, Anda sebenarnya bisa menggunakan aplikasi bisnis seperti Accurate Online yang akan mempermudah proses tersebut menjadi lebih cepat, akurat, dan otomatis.

Accurate Online menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis yang mudah untuk digunakan bagi pemula. Berbagai fitur di dalamnya juga dapat diakses secara fleksibel dan juga real-time.

Jika Anda tertarik untuk mencobanya, klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

bisnisukmbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Natalia
Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait