Intuisi Adalah: Ini Dampaknya dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Intuisi adalah salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada. Ketiga kombinasi ini faktanya memang mampu menghasilkan keputusan yang lebih menguntungkan.

Lalu, bagaimana cara memanfaatkan intuisi untuk mengambil keputusan bisnis? Simak penjelasannya di bawah ini.

Atribut Substitusi

Seorang ahli intuisi bernama Daniel Kahneman, Ph. D, mengatakan bahwa ada dua sistem berpikir, yaitu sistem berpikir cepat dan sistem berpikir lambat yang dipengaruhi oleh berbagai data.

Umumnya, rata-rata dari kita lebih memilih untuk menggunakan data ketimbang menggunakan intuisi. Daniel berpendapat bahwa intuisi adalah pengetahuan kita terkait jawaban yang benar dan berbagai sesuatu tanpa melakukan berbagai analisa lebih lanjut.

Intuisi seringkali diremehkan dan tidak dijadikan sebagai metode dalam mengambil keputusan yang paling utama. Padahal, seringkali intuisi memberikan jawaban yang tepat bila diterapkan dengan lingkungan yang teratur, stabil, dan mudah untuk diprediksi.

Intuisi bisa digunakan sebelum memutuskan penting atau tidaknya menggunakan data sebelum membuat suatu keputusan, terutama saat melihat tren dan juga segmentasi yang berasal dari berbagai kelas.

Terdapat suatu fenomena yang dijelaskan oleh Daniel Kahneman, Ph.D dan rekannya Shane Frederick sebagai atribut substitusi atau Attribute Substitution.

Mereka menganggap bila suatu pertanyaan sulit tidak didapatkan jawaban secara cepat, maka sistem pertama akan mendapatkan pertanyaan yang berkaitan dengan jawabannya. Dalam proses ini, sistem pertama akan berkaitan dengan intuisi.

Fenomena ini menjadi anugerah sekaligus kutukan bagi pemiliknya. Atribut solusi membuat Anda bisa lebih cepat dalam menyimpulkan dan memutuskan dengan berdasarkan informasi yang sudah ada.

Anda bisa melakukan heuristik atau analisis untuk membuat penilaian sebelum pengambilan keputusan yang harus terus ditingkatkan dalam setiap waktunya.

Bila kita mundur pada zaman pra sejarah, maka bisa dilihat bagaimana penilaian kilat yang ditunjukkan oleh nenek moyang kita terkait bahaya, kesempatan, dan juga langkah yang bisa diambil agar bisa menangani skenario yang bisa mempengaruhi biologi dan juga budaya.

Baca juga: Bisnis Jasa Terlaris untuk Tahun Ini dan Masa Depan Untuk Anda

Biologi, Budaya dan Statistik

Manusia didorong oleh budaya dan biologi untuk menggunakan hasil penyelidikan dibandingkan dengan bukti yang statistik. Berdasarkan teori evolusi yang ada, mereka yang menang adalah mereka yang mampu bergerak lebih cepat dan memberikan yang terbaik.

Tapi terlepas dari teori evolusi tersebut, dengan berkembangnya teknologi, hal tersebut bisa dilakukan lebih baik melalui penyelidikan atas beberapa kasus yang bisa dilakukan secara konsisten.

Sangat sulit sekali untuk mengidentifikasi kondisi dan situasi dimana Anda bisa menggunakan intuisi atau tidak, terutama dalam suatu organisasi.

Baca juga: Consumer Goods: Ini Pengertian dan Daftarnya

Lalu, Kapan kita bisa menggunakan Intuisi untuk Mengambil Keputusan?

Untuk bisa mengetahui kapan waktu terbaik untuk menggunakan intuisi, Anda bisa menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:

  • Apakah saya bekerja di dalam lingkungan yang teratur dan mudah untuk diprediksi?
  • Apakah semua input yang masuk bisa diketahui dan bisa diprediksi?
  • Apakah berbagai faktor yang mempengaruhi situasi tersebut bisa diketahui dan bisa diprediksi?
  • Apakah lingkungan saat ini masih sama seperti dulu?
  • Apakah lingkungan tersebut akan tetap sama dalam kurun waktu yang lama?

Bila Anda menjawab ya pada setiap pertanyaan di atas, maka lingkungan tempat Anda bekerja saat ini bisa disebut stabil dan terprediksi. Jadi, Anda bisa menggunakan intuisi dalam memutuskan berbagai sesuatunya.

Bila Anda menjawab tidak pada pertanyaan di atas, maka lingkungan Anda dinilai tidak kondusif untuk menggunakan intuisi dan kami sarankan untuk bisa tetap menggunakan analisis statistik.

Gunakanlah cara terbaik yang Anda punya dan terapkanlah untuk evaluasi sistematik yang menggunakan aturan mudah dan cobalah untuk tetap percaya pada hasilnya nanti.

Nantinya, Anda akan mendapatkan pola yang terbentuk melalui kedua daftar di atas. Standar dan dasar bisnis dalam hal teknis bisa diprediksi karena mereka mempunyai input dan output yang bisa digunakan. Anda bisa mulai menggunakan intuisi Anda dalam memutuskan berbagai hal yang berkaitan dengan aspek tersebut.

Di lain hal, memperbarui standar yang sudah ada dan menerapkannya pada model bisnis atau industri baru, mengubah fitur ataupun atribut dari standar tersebut serta melakukan berbagai hal yang berbeda dan baru akan sangat memerlukan data.

Bila Anda menjawab iya pada daftar yang terprediksi, maka Anda bisa mulai menjalankan diskusi dan memikirkan berbagai ide serta berkolaborasi dengan solusi yang potensial atau tujuan Anda.

Bila Anda tidak yakin dengan keputusan Anda, maka asumsikanlah bahwa Anda dipengaruhi oleh berbagai sesuatu yang tidak bisa diprediksi dan hindarilah terlalu percaya diri.

Membuat penilaian terkait sukses ataupun tidaknya penerapan dalam suatu intuisi memang sangat sulit, namun bukanlah hal yang merepotkan. Diwaktu yang sempit, kesempatan akan menjadi tinggi dan sangat penting untuk segera melakukan berbagai sesuatu.

Penilaian bisa menjadi sangat sulit saat Anda melakukan berbagai analisis dalam mengambil keputusan. Ingatlah bahwa Anda tidak bisa mempercayai intuisi Anda secara penuh. Gunakanlah suatu daftar dan cobalah bertanya pada rekan Anda untuk bisa membuat keputusan yang akurat.

Baca juga: Contoh Usaha Ekstraktif yang Memaksimalkan Sumber Daya Alam

Bagaimana Cara Mengasah Intuisi?

Berdasarkan laman Taking Charge of your Health and Wellbeing, cara mengasah intuisi adalah sebagai berikut:

1. Mengasah dengan Intention

Selama ini, mungkin Anda tidak sadar bahwa Anda selalu menolak gagasan atau ide instan yang muncul. Bukan karena Anda tidak mempunyainya, namun Anda enggan untuk menggunakannya.

Sekarang, bila Anda ingin lebih mengasah ide atau gagasan tersebut, cobalah untuk lebih percaya dan menerima setiap intuisi yang ada. Mulai dari niatan untuk terus meningkatkan kemampuan dengan menggunakan intuisi.

Kemudian saat ide sudah muncul, berusahalah untuk mempunyai pola pikir yang positif. Berusahalah untuk percaya pada intuisi tersebut ketika ingin mengambil keputusan.

Satu hal yang harus Anda garis bawahi adalah bahwa intuisi adalah suatu proses alami. Untuk itu, mengenali gagasan atau ide ini mungkin awalnya masih sulit, tapi bila Anda sering menggunakannya, maka Anda akan semakin mengenali kemunculannya.

2. Mengasah dengan Attention

Intuisi adalah suatu ide ataupun gagasan yang mungkin Anda pernah hiraukan. Hal inilah yang membuat ide Anda seakan-akan terisolasi dalam pikiran Anda. Padahal bila bisa menyadari kehadirannya, Anda bisa menggunakannya ketika ingin mengambil keputusan bisnis.

Nah, beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyadari dan menggabungkan kehadiran intuisi adalah dengan menulis jurnal, mempelajarinya dari alam, dan mendiskusikannya dengan orang lain.

  • Menulis Jurnal Khusus

Setiap kali Anda merasakan kehadiran intuisi, baik itu dari sensasi, mimpi ataupun berbagai pikiran yang hadir secara instan, maka tulislah intuisi tersebut.

Bila Anda masih sulit untuk memulainya, cobalah untuk menulis berbagai hal yang Anda pelajari setiap hari. Kemudian, tanya pada diri Anda sendiri tentang ide atau gagasan yang Anda punya pada hari itu.

Tulislah berbagai jawaban yang muncul di pikiran Anda, walau terdengar tidak masuk akal. Bila sudah berhasil melakukannya selama satu bulan, coba baca kembali tulisan Anda dan masukan ke dalam jurnal khusus.

  • Mempelajari dari Alam

Metode lain untuk mengasah intuisi adalah dengan lebih memperhatikan sekitar, yakni belajar dari alam. Saat berada di alam, umumnya manusia akan lebih fokus dan lebih tenang. Efek ini serupa dengan ketika Anda melakukan meditasi.

  • Mendiskusikan dengan Orang Lain

Anda bisa mencari teman atau orang lain agar bisa membangun ide maupun gagasan yang instan. Carilah teman diskusi yang bisa membuat Anda nyaman ketika melakukan percakapan terkait gagasan instan dengan teman Anda.

Baca juga: NPP Perusahaan: Ini Pengertian dan Manfaatnya

Penutup

Bila Anda ingin mengambil keputusan bisnis secara cepat tanpa menggunakan intuisi, Anda bisa melakukannya dengan cara melihat laporan keuangan yang sudah Anda buat.

Namun bila Anda masih membuat laporan keuangan dengan cara yang manual, maka akan sangat rentan terjadi berbagai kesalahan. Selain itu, diperlukan waktu yang sangat lama untuk membuat dan juga merevisi kesalahan yang terjadi.

Untuk itu, beralihlah dari cara yang manual dengan menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. Aplikasi akuntansi berbasis cloud ini akan menyajikan laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan neraca, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangan lainnya secara cepat, otomatis, serta akurat. Anda juga bisa mengakses laporan keuangan tersebut kapan saja dan dimana saja Anda berada.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan fitur penjualan, pembelian, perpajakan, persediaan, manufaktur, dan fitur lainnya yang akan membuat bisnis Anda bergerak lebih efisien. Sehingga, Anda cukup fokus dalam mengembangkan ide saja.

Jadi, ayo coba gunakan Accurate Online sekarang juga dengan klik banner di bawah ini.