Infografis adalah Suatu Hal yang Dibutuhkan di Dalam Digital Marketing, Ini Penjelasannya!

Infografis adalah salah satu konten yang mampu menarik lebih banyak audiens. Hal tersebut dikarenakan konten berbentuk visual ini lebih ampuh dalam meningkatkan brand awareness dan juga mendatangkan trafik pengunjung.

Selain itu, infografis adalah media yang paling mudah dalam merangkum berbagai informasi penting menjadi lebih singkat dan juga padat. Hal ini tentunya mampu menarik para pembaca untuk membagikannya ke orang lain dan membuat konten infografis tersebut menjadi viral.

Namun, apakah membuat infografis itu mudah? Benar, membuat infografis itu sebenarnya mudah, dan tidak selamanya harus berpatokan pada bakat atau memiliki keahlian desain saja. karena, Anda juga bisa membuatnya dengan baik.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan menjelaskan lebih dalam tentang pengertian infografis, manfaat, jenis, hingga tips membuat infografis yang menarik. Untuk itu, baca artikel tentang infografis ini hingga selesai.

Pengertian Infografis Adalah

Dari sisi bahasa, infografis adalah suatu kata yang diambil dari bahasa Inggris, yang berarti Information Graphis. Artinya, infografis adalah cara menyampaikan informasi ataupun data yang kompleks pada orang lain dengan bentuk visual.

Jadi berdasarkan asal katanya tersebut, infografis adalah suatu cara dalam menyajikan data ataupun informasi dengan bentuk visual yang di dalamnya terdiri dari grafis, teks, tipografi, dan juga gambar ilustrasi yang lebih menarik agar lebih mudah untuk dipahami.

Kumpulan data yang ditampilkan secara monoton tentunya bisa membuat siapa saja merasa bosan. Kebosanan yang terdapat ketika melihat kumpulan data yang rumit sering membuat banyak orang tidak fokus dengan pesan yang ingin disampaikan pada data tersebut.

Sebaliknya, menyajikan data dan informasi dengan bentuk infografis bisa menjadi cara yang menarik, sehingga dari segi informasi, hal tersebut bisa lebih mudah untuk dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Dalam  proses pembuatan infografis, terdapat beberapa istilah khusus, seperti information design, data visualization, dan information architecture.

Biasanya, output ataupun hasil infografis adalah presentase gambar berbentuk visual yang lebih banyak daripada informasi teks. Tapi, beberapa infografis juga mempunyai isi teks yang banyak.

Baca juga: Digital Asset Management: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Manfaatnya

Jenis-Jenis Infografis

Terdapat tiga jenis infografis yang memiliki tujuannya tersendiri. Ketiga jenis infografis tersebut adalah sebagai berikut:

1. Infografis Statis

Infografis statis adalah infografis yang di dalamnya disajikan dengan bentuk visual statis tanpa memerlukan konsep audio maupun konsep animasi yang bisa bergerak-gerak. Infografis jenis ini adalah jenis infografis yang paling simple dan banyak digunakan untuk beragam keperluan.

Bahkan, sejumlah event internasional seperti pameran tentang energi dan migas yang dihelat di Korea Selatan juga menggunakan konsep infografis ini dalam menyajikan data secara lebih menarik.

Beberapa infografis terkait potensi Sumber Daya Alam di Indonesia yang pernah dibuat untuk pameran di Korea Selatan adalah infografis yang di dalamnya membahas tentang gas alam dan juga energi strategis yang ada di Indonesia.

2. Infografis Animasi

Infografis Animasi atau animated infographics, adalah jenis infografis yang banyak digunakan untuk media audio visual seperti TV atau Youtube.

Jenis infografis ini bisa disajikan dengan bentuk dua dimensi ataupun tiga dimensi agar bisa terlihat lebih kompleks. Melihat adanya data serta informasi yang disajikan dengan bentuk infografis animasi tentunya akan terasa lebih menyenangkan dan menarik seperti sedang menonton film.

Jenis infografis yang menggabungkan konsep audio visual ini terlihat lebih menarik karena menggabungkan unsur gambar bergerak dan latar belakang suatu yang mampu lebih menguatkan pesan yang ingin disampaikan oleh pembuatnya.

Walaupun memang terlihat lebih menarik, namun cara menyajikan data yang dibuat dalam bentuk infografis animasi ini memerlukan konsep yang matang dan mendalam, serta melibatkan banyak jumlah profesi.

Umumnya, mereka yang berada di balik pembuatan jenis infografis ini adalah mereka yang ahli dalam bidang animasi, penggarapan, ilustrator, seni musik, dll.

3. Infografis Interaktif

Infografis interaktif adalah infografis yang paling kompleks daripada kedua jenis infografis sebelumnya. Dalam jenis infografis ini, mereka yang menjadi sasaran penyajian informasi mampu melakukan berbagai interaksi atas infografis yang disajikan.

Namun, diperlukan kerja sama dari tim programmer atau animasi interaksi infografis di dalamnya bisa disajikan dengan baik. Salah satu contoh sederhana dari infografis interaktif adalah informasi terkait peran penting teknologi dalam perkembangan bisnis UMKM di Indonesia.

Jenis infografis ini akan membantu audiens untuk mau mengklik setiap kategori bisnis yang mampu memunculkan data tulisan yang lengkap dengan berbagai gambar animasi kompleks yang bisa bergerak.

Sehingga, setiap pengakses informasi bisa menemukan berbagai data secara lebih cepat dan efisien, sesuai dengan keperluan masing-masing

Manfaat Infografis

Infografis mampu memberikan banyak sekali manfaat yang tidak dimiliki dalam penyajian data yang dilakukan secara konvensional. Cara penyajian informasi yang menarik ini mampu memberikan manfaat untuk penyaji informasi dan juga audiens.

Nah, beberapa manfaat dari infografis adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan Brand Awareness

Manfaat pertama dari infografis adalah mampu meningkatkan brand awareness. Infografis yang dibuat secara profesional tentunya mampu meningkatkan kesadaran audiens akan suatu merek atau produk. Seperti misalnya menyisipkan logo brand pada suatu infografis, sehingga para audiens bisa lebih mengenal dan mengingat suatu brand.

2. Membantu SEO

Infografis yang bermanfaat dan membantu banyak orang umumnya akan lebih disukai. Sehingga, mereka tentu akan bersedia untuk menggunakan situs tersebut dan juga memberikan link pada sumber infografis. Tentunya hal ini akan berdampak besar pada upaya SEO.

3. Mudah Dibagikan

Manfaat selanjutnya dari infografis adalah bisa dengan mudah dibagikan oleh para pengguna internet ke media sosial ataupun blognya. Dalam kasus tertentu, bahkan infografis bisa menjadi viral dan mampu memberikan trafik langsung pada website pembuat infografis tersebut.

4. Meningkatkan Minat Baca

Gambar visual yang menarik akan membuat siapa saja menjadi lebih tertarik untuk membaca informasi yang disajikan. Untuk itu, infografis yang dibuat secara profesional akan menumbuhkan minat membaca para audiens.

5. Sebagai Sarana Media Promosi

Biasanya, para pengguna internet lebih menyukai suatu konten yang sederhana dan to do point. Untuk itu, penjelasan informasi promosi akan lebih efektif jika dibuat dengan bentuk infografis yang menarik.

Tips Membuat Infografis yang Menarik

Membuat suatu infografis sebenarnya tidak sesulit apa yang Anda bayangkan, namun tidak juga bisa dianggap mudah. Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar bisa membuat infografis yang menarik dan lebih tepat sasaran.

Berdasarkan penjelasan tentang infografis sebelumnya, beberapa tips dalam membuat infografis adalah sebagai berikut.

1. Menentukan Audiens

Tips pertama dalam membuat infografis adalah menentukan audiens. Terlebih dahulu, Anda harus mengetahui target pembaca Anda. Hal ini sangat penting, karena bila Anda salah menetapkan target audiens, maka data yang ingin Anda sampaikan bisa tidak dimengerti atau bahkan menjadi salah pengertian.

2. Menyajikan Data Secara Sederhana

Pada dasarnya, penggunaan infografis dibuat untuk mempermudah audiens untuk lebih memahami topik utama yang ingin disampaikan. Untuk itu, suatu infografis ada baiknya dibuat secara lebih sederhana dalam menyampaikan data. Tapi, harus tetap memiliki isi yang jelas.

3. Tetap Pada Jalurnya

Walaupun berbagai data dan juga informasi yang tersaji dalam bentuk infografis dibuat secara lebih sederhana, namun Anda tetap harus memastikan informasi di dalamnya tetap sesuai dengan apa yang seharusnya Anda sampaikan.

Anda juga bisa menambahkan berbagai informasi lainnya di dalam infografis tersebut.

4. Gunakan Tools

Tips terakhir dalam membuat infografis adalah dengan menggunakan tools. Saat ini, sudah banyak berbagai tools yang bisa Anda gunakan untuk membuat infografis yang menarik. Setiap tools ini tentunya mempunyai berbagai kelebihan dan juga kekurangannya tersendiri. Untuk itu, pilihlah tools yang memang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca juga: Google Shopping Fitur dari Google Untuk Dongkrak Penjualan Bisnis, Ini Strateginya!

Kesimpulan

Sejak dari dulu, pikiran manusia sudah dibiasakan dengan penyajian informasi dengan bentuk visual. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya peninggalan berupa lukisan yang dibuat sebagai sarana dalam melakukan komunikasi.

Saat ini, sebagian besar dari kita juga tentunya lebih menyukai penyajian data dan informasi dengan bentuk visual, yakni dalam bentuk infografis.

Infografis adalah sekumpulan bagan, gambar citra, dan teks minim yang mampu memberikan gambaran umum agar lebih mudah untuk memahami suatu topik tertentu.

Kunci terpenting dalam membuat infografis adalah konsep visual yang digabungkan dengan ilustrasi yang menarik dan juga kredibilitas validasi data yang tersaji di dalamnya.

Bahkan, infografis juga mampu meningkatkan brand awareness perusahaan Anda. Untuk itu, sebelum membuat infografis, cobalah tentukan terlebih dahulu audiens Anda, lalu buatlah data secara sederhana dan tetap pada jalurnya. Bila perlu, gunakanlah tools yang mampu membuat infografis terlihat lebih menarik.

Jika Anda bisa membuat infografis yang menarik, bukan tidak mungkin brand awareness Anda menjadi lebih meningkat dan bisa mendatangkan keuntungan yang besar bagi bisnis Anda.

Namun, Anda harus tetap mencatat keuntungan tersebut di dalam laporan keuangan perusahaan agar Anda bisa membuat keputusan yang baik untuk bisnis Anda di masa depan.

Saat ini, Anda sudah tidak perlu lagi mencatat laporan keuangan secara manual, karena membuat laporan keuangan secara manual hanya akan mempersulit Anda. Accurate Online hadir sebagai software akuntansi dan bisnis yang mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, mudah, dan tepat.

Selain itu, seluruh proses pengelolaan bisnis pun akan lebih sederhana, karena Anda bisa menikmati fitur penjualan, pembelian, persediaan, perpajakkan dan berbagai fitur berguna lainnya yang ada pada Accurate Online.

Anda bisa mencoba seluruh keunggulan dan fitur menarik dari Accurate Online terlebih dahulu dengan klik tautan gambar di bawah ini.