The Fed Adalah Bank Sentral AS yang Sangat Perkasa, Ini Penjelasannya!

Pada dasarnya, The Fed adalah akronim dari The Federal Reserve System, bank sentral Amerika Serikat. Bank sentral ini memiliki pengaruh yang tidak hanya untuk Amerika Serikat saja, namun juga untuk masyarakat dan berbagai negara di dunia.

Oleh karena itu, tidak heran jika bank sentral ini begitu amat perkasa dan kuat. Segala kebijakannya yang dibuat oleh bank sentral ini, baik itu buruk maupun baik, akan memengaruhi kondisi keuangan global. Lantas, kenapa hal itu bisa terjadi? Apa sebenarnya The Fed itu sendiri?

Nah pada artikel kali ini, mari kita bahas secara seksama dan lebih lengkap tentang pengertian, struktur, dan sistem yang bisa membuat bank sentral Amerika Serikat ini begitu sangat perkasa.

Pengertian The Fed Adalah

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang didalamnya terdiri dari tiga jenis entitas utama. Ketiga entitas tersebut adalah Dewan Gubernur, 12 bank sentral regional yang biasa disebut dengan Federal Reserve Banks, serta komite Pasar Terbuka Federal.

Selain itu, ada satu hal yang menarik terkait bank Amerika Serikat ini. walaupun bank sentral ini berada di Amerika Serikat, tapi kenyataannya lembaga keuangan ini bukanlah milik pemerintah. Salah satu dari entitas utama The Fed itu sendiri, yaitu 12 Bank Federal Reserve kenyataanya saham kepemilikannya dipegang oleh para bank swasta.

The Fed sendiri di bangun atas dasar kepanikan dan juga keresahan atas krisis keuangan yang dahulu pernah terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1907. Dari kondisi tersebut, dibentuklah enam orang kelompok yang menggelar suatu pertemuan dan juga diskusi secara rahasia di Jekyll Island Club tiga tahun setelahnya, yaitu pada tahun 1910.

Pada pertemuan tersebut, pembahasan yang dibicarakan adalah suatu rencana tentang perubahan sistem perbankan negara. Jelas saja hal tersebut dilakukan, karena krisis keuangan yang terjadi pada kala itu mampu memberikan dampak yang sangat negatif untuk kegiatan ekonomi kala itu.

Pada akhirnya, rencana pembahasan tersebut pun menjadi kenyataan dan dijadikan sebagai dasar sistem cadangan federal.

Tiga tahun setelah pertemuan rahasia yang diselenggarakan oleh enam orang tersebut dilakukan, tepatnya pada tanggal 23 Desember 1913 lalu, terbentuklah sistem Federal Reserve yang seluruh peraturan perundang-undangannya ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat kala itu, yakni Woodrow Wilson.

Sistem Federal Reserve yang kala itu hadir di tengah masyarakat AS datang dengan tanggung jawab utama yaitu demi mengatur suku bunga dan ketersediaan kredit perbankan, membuat kebijakan keuangan negara, mengawasi dan juga mengatur lembaga finansial negara, serta menyediakan layanan keuangan untuk lembaga penyimpanan Negara serta lembaga resmi asing lainnya yang berada di AS.

Baca juga : Agunan Adalah: Pengertian dan Jenis Agunan yang Bisa Dilakukan

Struktur Entitas Utama The Fed

Sebagai bank utama atau bank sentral yang menjaga pintu utama finansial Amerika, maka The Fed juga mengemban tugas lainnya yang sangat kompleks. Tapi hal tersebut bukanlah masalah utama, karena The Fed itu sendiri mempunyai tiga entitas utama untuk menopang sistemnya.

Ketiga entitas utama dari The Fed tersebut adalah sebagai berikut:

  • Dewan Gubernur

Dewan Gubernur adalah entitas ataupun kunci yang paling utama yang mengemban jabatan paling tinggi di dalam struktur sistem The Fed. Dewan Gubernur adalah suatu bentuk lembaga pemerintah pusat yang lebih bersifat independen.

Di dalam sistem pengelolaannya, Presiden Amerika yang sedang menjabat memiliki wewenang penuh untuk memilih tujuh anggota dewan, termasuk untuk jabatan ketua dan juga wakilnya, lalu hal tersebut akan dikonfirmasi oleh pejabat Senat Amerika Serikat.

Posisi jabatan yang dimiliki oleh Dewan Gubernur sendiri sangatlah lama, yaitu 14 tahun. Tapi, jika masa jabatan mereka sudah habis, maka mereka sudah tidak bisa dipilih lagi. Sementara itu, ketua dan wakil ketua pada dewan gubernur itu sendiri memiliki masa jabatan yang cukup sebentar jika dibandingkan dengan dewan gubernur utama, yaitu 4 tahun saja.

Ketua dan wakil ketua dewan gubernur juga masih bisa dipilih lagi untuk menjabat pada posisi yang sama jika masa jabatannya sudah berakhir. Tugas utama yang harus dilakukan oleh Dewan Gubernur adalah mengontrol dan mengawasi Sistem Federal Reserve yang tengah berlangsung.

  • 12 Bank Federal Reserve

12 Bank Federal Reserve adalah seluruh bank cadangan milik Federal yang bergerak secara independen, namun mereka tetap berada di bawah pengawasan para Dewan Gubernur.

Entitas yang satu ini diberi nama sesuai dengan lokasi kantor pusatnya itu sendiri, yaitu Atlanta, Boston, Chicago, Cleveland, Dallas, Kota Kansas, New York, Philadelphia, Minneapolis, Richmond, San Francisco, dan St, Louis.

Dalam proses pengelolaannya, setiap 12 Bank Federal Reserve dibangun secara terpisah dan mempunyai dewan direksi nya sendiri yang terdiri dari sembilan anggota utama. Setiap bank tersebut akan melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan masalah administrasi.

Pekerjaan yang harus mereka lakukan adalah mengawasi dan memeriksa setiap bank Anggota, meminjamkan ke lembaga penyimpanan untuk memastikan likuiditas pada sistem finansial, memberikan layanan keuangan utama secara penuh, serta melakukan penelitian pada lembaga keuangan tertentu untuk memastikan dan menegakkan hukum.

Setiap pemimpin bank yang ada di dalamnya pun diminta untuk mampu memberikan hasil kerja yang nyata pada diskusi kebijakan moneter yang bertugas di Pasar Terbuka Federal.

  • Komite Pasar Terbuka Federal

Komite pasar terbuka federal adalah entitas yang paling utama dari The Fed dan menempati struktur yang paling rendah. mereka bertugas dalam membuat keputusan dan juga kebijakan yang sangat krusial terkait suku bunga dan juga kebijakan moneter lainnya.

keanggotaan di dalam entitas ini adalah kombinasi dari dua entitas yang ada sebelumnya, yaitu tujuh anggota dewan gubernur dan lima presiden bank cadangan.

Sistem yang Membuat The Fed perkasa

Walaupun entitas utamanya adalah berbagai bank milik swasta, tapi sistem The Fed ini mempunyai pengaruh yang sangat besar pada perekonomian negara, bukan hanya negara AS saja, tapi seluruh negara lainnya di dunia. Keperkasaan lembaga ini mampu mempengaruhi setiap kehidupan masyarakat secara global.

Tapi, apa saja yang membuat Bank Sentral ini mempunyai kekuatan yang sangat besar dan perkasa di mata dunia? Terdapat tiga faktor dasar yang membuat The Fed menjadi begitu perkasa, yaitu:

  • Mampu Menguasai Amerika Serikat

Sebagai kumpulan kartel perbankan, The Fed bisa berevolusi menjadi bank sentral Amerika Serikat yang merupakan salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Sebagai bank sentral negara, sudah pasti The Fed menjadi lembaga keuangan yang penting sebagai pemilik otoritas paling tinggi dalam hal menentukan kebijakan keuangan yang ada pada lembaga tersebut.

Walaupun sempat mengalami resesi ekonomi yang sangat luar biasa, tapi sampai saat ini Amerika masih menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat perkembangan ekonomi di seluruh dunia. Hal tersebut menjadi bukti bahwa Amerika Serikat adalah negara yang memiliki kekuatan ekonomi paling tinggi di seluruh dunia.

  • Dolar AS Menjadi Mata Uang Global

Dolar yang menjadi mata uang Amerika Serikat turut serta melahirkan kekuatan dan keperkasaan dari The Fed. Mata uang ini menjadi mata uang yang diterima secara global di seluruh negara. Oleh karena itu, seluruh transaksi perdagangan internasional dilakukan dengan menggunakan mata uang dolar AS.

Untuk itu, hampir semua negara menjadikan dolar AS sebagai cadangan devisa utamanya. Hal tersebut menjadi bukti bahwa dolar AS mempunyai peranan yang sangat penting dalam ekonomi dunia, yang memiliki kekuatan lebih besar daripada mata uang negara lainnya.

  • Kebijakan dan Keputusan The Fed Mampu Mempengaruhi Pasar

Sebagai bank sentral atau bank utama Amerika, maka The Fed menjadi panutan untuk berbagai bank sentral lainnya. Untuk itu, kebijakan dan juga keputusan yang diambil oleh The Fed akan menjadi patokan atau landasan utama untuk bank sentral negara lainnya dalam hal membuat kebijakan moneter.

Oleh karena itu, seluruh alasan kebijakan dan keputusan dari The Fed mampu memengaruhi pasar domestik dan juga pasar internasional.

Salah satu contohnya adalah kebijakan The Fed dalam hal meningkatkan suku bunga. Kebijakan yang diambilnya ini akan secara otomatis mampu mengundang banyak investor dari berbagai negara di dunia untuk menyimpan dananya di Amerika Serikat.

Walaupun hal tersebut terlihat sangat sederhana, namun kebijakan tersebut mampu memberikan dampak yang besar untuk perekonomian dunia, khususnya dalam hal yang berhubungan dengan kegiatan transaksi perdagangan internasional. Kondisi ini semakin membuktikan kekuatan The Fed yang mampu memberikan pengaruh pada pasar dunia.

Kekuatan yang mampu membuat The Fed perkasa pun tidak lepas dari sistem yang sudah diterapkannya.

Karena selain memiliki wewenang dalam menentukan kebijakan moneter, The Fed juga memiliki wewenang untuk menjalankan sistem keuangan berbasis utang, melakukan monopoli pencetakan uang berbasis utang, serta kewenangan dalam mencetak uang dan utang berada di bawah kendali pihak swasta, bukan pemerintah negara.

Wewenang penuh yang dimiliki oleh The Fed dalam hal menentukan kebijakan dan keputusan dalam hal moneter mulai dari suku bunga, mencetak uang, memberikan utang, sampai mengendalikan peredaran mata uang. Oleh karena itu, lembaga ini memiliki kekuatan yang sangat tinggi dalam mengendalikan ekonomi di Amerika Serikat.

Baca juga: E Money Adalah: Pengertian, Jenis, Kelebihan dan kekurangannya

Penutup

Jadi, bisa kita simpulkan bahwa The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang didalamnya terdiri dari tiga jenis entitas utama. Ketiga entitas tersebut adalah Dewan Gubernur, 12 bank sentral regional yang biasa disebut dengan Federal Reserve Banks, serta komite Pasar Terbuka Federal.

Beberapa hal utama yang mampu membuat The Fed menjadi kian perkasa adalah mereka mampu menguasai amerika serikat, menjadikan dolar as sebagai mata uang global, dan membuat kebijakan serta keputusan The Fed yang mampu mempengaruhi pasar.

Jika Anda adalah pemilik usaha atau pebisnis yang melakukan perdagangan internasional, maka Anda tentu sering menggunakan dollar AS sebagai acuan dalam menentukan harga barang atau jasa. Untuk itu, Anda harus bisa mengelola keuangan secara tepat dan rapi agar setiap konversi dollar AS ke Rupiah bisa Anda tulis dalam laporan keuangan dengan baik.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam melakukan hal tersebut, maka Anda bisa menggunakan aplikasi akuntansi dari Accurate Online. Aplikasi ini juga sudah dilengkapi dengan tampilan dashboard yang nyaman dan mudah digunakan, bahkan oleh mereka yang tidak memiliki latar belakang akuntansi sekalipun.

Selain itu, Accurate Online juga menyediakan fitur lain yang mampu membantu bisnis online ataupun bisnis offline Anda, seperti fitur persediaan, fitur perbankan, fitur, perpajakan, dll.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

Accurate-

 

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia