Honorer Adalah: Ini Pengertian dan Bedanya Dengan PNS

Honorer adalah salah satu istilah yang berkaitan erat dengan pegawai pemerintahan. Dalam ruang lingkup pemerintahan, istilah ini memang merujuk pada status kepegawaian non-PNS.

Lalu, isu pegawai honorer ini kembali menjadi pusat perhatian pasca rencana pemerintah yang ingin mengalihkan pengangkatan guru melalui perekrutan PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Menurut Pasal 1 ayat (4) UU Nomor 5 Tahun 2014, PPPK adalah adalah warga negara Indonesia yang berhasil memenuhi syarat tertentu, yang diangkat dengan berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu agar bisa menjalankan tugas pemerintahan.

Lalu, apa itu tenaga honorer? Berapa gaji yang bisa mereka dapatkan? Bisakah mereka jadi PNS? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang honorer di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Tenaga Honorer

Secara umum, honorer adalah pegawai yang belum atau tidak diangkat sebagai pegawai tetap atau dalam setiap bulannya mendapatkan honorarium.

Menurut PP Nomor 48 Tahun 2005 yang terakhir kali diperbarui melalui PP Nomor 56 Tahun 2012, tenaga honorer adalah mereka yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian ataupun pejabat lainnya di dalam pemerintahan agar bisa melakukan tugas tertentu di dalam instansi pemerintahan.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa pegawai honorer dan PPPK itu berbeda. PPPK adalah salah satu aparatur sipil negara yang sah dan mempunyai tugas serta tanggung jawab agar bisa memberikan pelayanan publik dengan baik.

Baca juga: Notula Adalah Catatan Singkat Rapat, Sudah Tahu Cara Penulisannya?

Gaji Honorer

Di dalam ruang lingkup pemerintahan, pegawai honorer memiliki perjanjian kerja dan akan bekerja sesuai dengan surat keputusan dari pejabat tata usaha negara.

Nah, gaji honorer ini sama seperti pekerja swasta karena tidak termasuk ASN. Peraturan tersebut tidak dibuat dengan asal, karena sudah diatur di dalam UU Ketenagakerjaan Tahun 2003 yang mana saat ini sudah tertuang di dalam UU Cipta Kerja.

Meskipun begitu, saat ini masih ada guru honorer yang memperoleh gaji antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta perbulan. Bahkan, ada gaji honorer yang hanya Rp 300 ribu perbulan di beberapa daerah yang kekurangan dana.

Pihak yang memiliki wewenang untuk menentukan gaji mereka adalah instansi ataupun pejabat pembina yang merekrut karyawan tersebut dengan berdasarkan alokasi anggaran di dalam satuan kerja. Jadi bisa dibilang tidak ada aturan tertentu yang mengatur tentang gaji honorer yang bekerja di dalam instansi pemerintahan.

Baca Juga: Kerja Cerdas: Ini Pengertian dan Langkah Menerapkannya!

Tunjangan Pegawai Tidak Tetap

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, nominal gaji mereka tidak diatur dalam ketentuan tertentu. Aturan tersebut ditentukan oleh instansi ataupun pejabat pembina yang merekrut mereka. Upah akan diberikan dengan berdasarkan alokasi anggaran yang memang sudah ditentukan dalam satuan kerja yang menaunginya tersebut.

Salah satu perbedaan pegawai honorer, pegawai kontrak, dan juga PPPK ada pada tunjangannya. PPPK memperoleh hak yang sama seperti halnya PNS.

Selain itu, PPPK juga akan mendapatkan penghasilan lain, seperti honor, tunjangan, serta perjalanan dinas seperti yang sudah diatur berdasarkan standar biaya masukan. Seluruh hal tersebut sudah diatur oleh Kementerian Keuangan.

Di sisi lain, PNS bisa mendapatkan tunjangan, cuti, fasilitas, dana pensiun dan juga jaminan hari tua, perlindungan serta pengembangan kompetensinya.

Perekrutan tenaga honorer ini tidak diatur didalam undang-undang ASN, sehingga prosesnya seringkali tidak akuntabel. Bahkan, untuk instansi di pemerintah daerah, para pegawai honorer bisa direkrut tanpa izin dari pemerintah pusat dan bisa dilakukan secara massif.

Hal tersebut didasari dengan banyaknya instansi pemerintahan yang memerlukan tenaga tambahan agar bisa meningkatkan pelayanan publik.

Baca juga: Budaya Kerja, Ini Jenis dan Cara Membangunnya

Bisakah Honorer Menjadi ASN?

Untuk para tenaga honorer, terdapat kabar gembira, karena pihak pemerintah membuka seleksi untuk para calon ASN di tahun 2021 sebanyak 1.275.387 formasi.

Nah, seleksi CASN tersebut terdiri dari seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK, dan juga Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS.

PPPK dibuka untuk para karyawan pemerintahan tidak tetap yang sudah mempunyai pengalaman setidaknya tiga tahun dibidang yang sesuai dengan jabatan yang sudah dilamarnya.

Baca juga: Stres Kerja, Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang honorer. Jadi, harus Anda garis bawahi bahwa tenaga honorer sangat berbeda dengan pegawai PPPK, terlebih lagi pegawai PNS.

Namun, tenaga honorer masih memiliki peluang untuk diangkat menjadi pegawai ASN dengan mekanisme tertentu seperti yang sudah diatur oleh pihak pemerintah.

Peraturan tersebut sudah diatur berdasarkan kebijakan dan manajemen yang baik di bidang pemerintahan. Manajemen yang baik sangat diperlukan di berbagai instansi dan organisasi, baik itu instansi pemerintahan atau perusahaan swasta.

Salah satu manajemen yang harus diperhatikan adalah manajemen keuangan. Di dalam manajemen keuangan, Anda harus bisa mengatur dan mengelola keuangan dengan baik, serta menyajikan laporan keuangan yang tepat dan akurat.

Namun, sebagian besar perusahaan saat ini masih banyak yang menggunakan cara manual dalam mengelola keuangan dan membuat laporan keuangan, seperti hanya menggunakan buku atau aplikasi Ms. Excel saja.

Menggunakan cara manual seperti itu memiliki banyak sekali risiko, diantaranya adalah memerlukan waktu yang lama, human error, dan rentan terjadi kecurangan.

Untuk itu, gunakanlah software akuntansi dan bisnis yang sudah dipercaya oleh lebih dari 377 ribu pebisnis di Indonesia, yaitu Accurate Online.

Dengan Accurate Online, Anda akan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis secara otomatis, cepat dan akurat.

Berbagai fitur dan modul di dalamnya juga akan membuat bisnis Anda bergerak lebih efektif dan efisien. Sehingga bisnis Anda bisa tetap relevan dan Anda pun bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Penasaran dengan Accurate Online? klik banner di bawah ini untuk mencobanya selama 30 hari, gratis!