KOPDAR Makassar: Semangat Baru UMKM Menuju Digitalisasi Keuangan Bisnis

16 Jul 2025 | Ditulis oleh: Ibnu Ismail
KOPDAR Makassar

Makassar, 25 Juni 2025 – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai Republik Kopi Makassar pada Rabu pagi itu. Lebih dari 20 pelaku usaha dari berbagai sektor berkumpul dalam acara KOPDAR bertajuk “Ngobrol Santai, Keuangan Bisnis Makin Rapi”.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman bagi para pelaku UMKM Makassar yang ingin naik kelas melalui pengelolaan keuangan bisnis yang lebih modern dan efisien.

Sejak awal acara, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka tidak hanya hadir sebagai pendengar, tetapi juga aktif berdiskusi, saling berbagi pengalaman, serta tantangan yang dihadapi dalam mengelola keuangan bisnis.

Mulai dari pencatatan manual yang kerap menimbulkan human error, kesulitan membuat laporan keuangan yang akurat, hingga tantangan dalam memantau arus kas secara real-time, semua dibahas secara terbuka dan solutif.

“Saya sering merasa kewalahan saat harus mencatat transaksi satu per satu, apalagi kalau harus rekap bulanan. Kadang ada saja yang terlewat atau salah input,” ungkap salah satu peserta, menggambarkan keresahan umum pelaku usaha.

Diskusi ini menjadi sangat relevan, mengingat banyak UMKM yang masih mengandalkan cara-cara konvensional dalam pencatatan keuangan. Melalui forum ini, peserta didorong untuk mulai berani bertransformasi dan mengadopsi solusi digital demi pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan terukur.

Menambah nilai acara, Eric Stevanus selaku Assistant Director Harapan Brands hadir sebagai guest speaker. Dengan pengalamannya yang panjang di dunia bisnis dan pengelolaan keuangan, Eric membagikan insight penting tentang pentingnya digitalisasi sistem keuangan, serta bagaimana teknologi seperti Accurate Online dapat menjadi game changer bagi UMKM.

Eric menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak agar bisnis dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.

Ia juga berbagi cerita nyata bagaimana Harapan Brands berhasil meningkatkan efisiensi dan akurasi laporan keuangan setelah beralih ke sistem digital.

“Dengan Accurate, kami bisa memantau keuangan bisnis secara real-time, mengurangi risiko human error, dan mengambil keputusan lebih cepat berdasarkan data yang akurat,” jelas Eric.

Peserta tampak terinspirasi dan banyak yang mengajukan pertanyaan seputar implementasi digitalisasi keuangan di bisnis mereka masing-masing. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, mengalir, dan penuh semangat kolaborasi.

Acara ini semakin spesial karena diselenggarakan di Republik Kopi Makassar, sebuah kedai kopi lokal yang telah lebih dulu mengadopsi Accurate Online dalam operasional bisnisnya. Pemilik Republik Kopi turut berbagi pengalaman nyata, mulai dari proses adaptasi awal hingga manfaat konkret yang dirasakan setelah menggunakan Accurate Online.

Menurut pemilik Republik Kopi, penggunaan Accurate Online  telah membawa perubahan yang signifikan dalam mengelola keuangan bisnis mereka. Proses pencatatan transaksi menjadi lebih mudah, laporan keuangan bisa diakses kapan saja, dan seluruh operasional bisnis terasa lebih terkontrol.

“Dulu, saya harus duduk berjam-jam hanya untuk membuat laporan keuangan bulanan. Sekarang, semua bisa dilakukan dalam hitungan menit. Saya jadi lebih fokus mengembangkan bisnis, bukan hanya mengurus administrasi,” ujar pemilik Republik Kopi.

Kisah sukses ini menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi bukan hanya untuk perusahaan besar, tapi juga sangat relevan dan bermanfaat bagi UMKM lokal.

KOPDAR “Ngobrol Santai, Keuangan Bisnis Makin Rapi” bukan sekadar acara diskusi, melainkan momentum penting bagi pelaku usaha di Makassar untuk membangun komunitas yang saling mendukung dan bertumbuh bersama.

Melalui kolaborasi antara Accurate Indonesia, Republik Kopi, dan para pelaku usaha, terciptalah ekosistem yang mendorong UMKM untuk lebih terbuka pada inovasi dan digitalisasi.

Acara ini juga membuka ruang konsultasi bagi peserta yang ingin mengetahui lebih dalam tentang fitur-fitur Accurate Online, Accurate Pos, maupun Bliss dan cara implementasinya dalam bisnis mereka. Tim Accurate Indonesia di sana siap memberikan pendampingan, mulai dari proses instalasi hingga tips optimalisasi penggunaan aplikasi sesuai kebutuhan masing-masing usaha.

Salah satu pesan utama yang ditekankan dalam acara ini adalah pentingnya mengubah mindset dari sekadar bertahan menjadi berkembang. Digitalisasi keuangan bisnis bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar UMKM mampu bersaing di era modern.

Dengan solusi yang dihadirkan Accurate Indonesia melalui produknya, pelaku usaha tidak hanya akan mendapatkan kemudahan dalam mencatat dan membuat laporan keuangan, tetapi juga mendapatkan akses data secara real-time yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan strategis.

Hal ini akan membantu UMKM menghindari kesalahan fatal akibat pencatatan manual, sekaligus membuka peluang untuk ekspansi bisnis yang lebih luas.

KOPDAR Makassar menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi, edukasi, dan digitalisasi mampu menjadi motor penggerak utama bagi kemajuan UMKM. Lebih dari 20 pelaku usaha yang hadir pulang dengan bekal pengetahuan baru, inspirasi, dan motivasi untuk segera bertransformasi.

Accurate Indonesia, bersama komunitas pelaku usaha Makassar dan Republik Kopi, berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM dalam perjalanan digitalisasi keuangan bisnis.

Dengan ekosistem yang saling mendukung, diharapkan semakin banyak UMKM yang siap naik kelas, menjadi lebih efisien, akurat, dan siap menghadapi tantangan bisnis masa depan.

Digitalisasi keuangan bisnis bukan lagi sekadar wacana, tetapi aksi nyata yang membawa manfaat konkret untuk pertumbuhan dan keberlanjutan usaha. Bersama Accurate Indonesia, UMKM Makassar siap melangkah lebih jauh menuju masa depan yang lebih cerah.

endyear promo 2 sidebanner

Download E-Book Peluang Bisnis Potensial 2025

Inilah 3 Peluang Bisnis yang Diprediksi Bersinar di 2025.

Ibnu Ismail
Berawal dari hobi berkembang hingga profesi, tak sekedar fokus menulis di bidang ekonomi dan keuangan, saat ini Saya juga menggeluti SEO dan SEM secara lebih mendalam.

Artikel Terkait