Mengenal Akuntabilitas Publik dan Berbagai Manfaatnya

Akuntabilitas akan selalu menyatu dengan kegiatan manajemen dan akuntansi. Baik itu pada dunia bisnis pribadi, perseroan, organisasi, sampai pemerintahan. Nah, akuntabilitas publik adalah salah satu akuntabilitas yang dibuat di ruang publik, baik itu untuk perusahaan atau pemerintah.

Lantas pengertian sebenarnya dari akuntabilitas publik? Apa saja manfaatnya? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang akuntabilitas publik di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Akuntabilitas Publik

Pada dasarnya, akuntabilitas publik adalah suatu kewajiban individu ataupun organisasi dalam menyajikan, mengungkapkan, melaporkan, dan mempertanggungjawabkan berbagai kegiatan dan aktivitas yang sudah dipercayakan pada entitas tersebut. Nah, salah satu komponen penting untuk dilaporkan dalam akuntabilitas ini adalah keuangan.

Untuk ruang lingkup perusahaan, akuntabilitas dibuat oleh pimpinan atau mereka yang memiliki kewenangan tertentu. Sedangkan untuk skala pemerintahan, akuntabilitas dibuat oleh eksekutif, baik itu di tingkat daerah ataupun negara.

Akuntabilitas publik ini dibuat dalam periode khusus. Informasi yang ada di dalamnya tersebut lalu bisa disebarluaskan pada mereka yang memberikan kepercayaan atau pada pihak yang terkena dampak dari diterapkannya kebijakan perusahaan.

Contohnya dalam ruang lingkup yang lebih kecil, ketua RT atau karang taruna ingin menyelenggarakan kegiatan 17 Agustus dengan memberikan hadiah yang mana sumbernya berasal dari iuran warga. Untuk itu, dalam akhir kegiatan, para panitia harus membuat laporan pertanggungjawaban panitia.

Di dalamnya harus tercantum pemasukan, pengeluaran, detail sumber alokasi dana, persiapan, sisa dana, sampai bagaimana proses berjalannya kegiatan tersebut.

Laporan akuntabilitas tersebut lalu akan ditampilkan pada papan informasi, sehingga semua warga yang ada di RT tersebut bisa mendapatkan informasi dan memantau transparansi penggunaan dana iurannya.

Sama seperti ruang lingkup organisasi atau negara, mereka yang diberikan kepercayaan, pada akhir masa jabatannya harus membuat laporan akuntabilitas agar bisa mempertanggungjawabkan apa saja yang sudah dilakukan pada berbagai pihak terkait.

Baca juga: Akuntabilitas Dalam Bisnis: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Fungsi Akuntabilitas Publik

Seorang ahli akuntan bernama Bowen menjelaskan bahwa akuntabilitas publik setidaknya mempunyai 3 fungsi utama, yakni:

1. Sebagai Alat Kontrol Berjalanya Demokrasi

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Indonesia adalah negara yang menganut sistem demokrasi. Dalam proses pelaksanaanya, semua rakyat diperbolehkan mencalonkan dirinya untuk menjadi pejabat eksekutif ataupun pejabat legislatif.

Selanjutnya, mereka akan dipilih oleh rakyat dan akan bekerja dengan cara menetapkan kebijakan sesuai dengan kepentingan rakyat. Namun, mereka harus bisa mempertanggungjawabkan semua kebijakannya pada rakyat.

Nah, asas demokrasi ini juga bisa kita temukan di banyak perusahaan ataupun organisasi. Pemimpin atau ketua akan mempertanggungjawabkan berbagai program kerjanya pada anggota.

Dalam hal ini, peran akuntabilitas publik sangat penting dan sangat prinsip. Kehadiran akuntabilitas akan menjadi media kontrol bagi pemegang kepercayaan. Setiap anggota atau masyarakat lalu bisa melakukan kontrol kepada pemimpinnya melalui akuntabilitas yang sudah dibuat.

Selain itu, kehadiran akuntabilitas juga bisa dijadikan sebagai indikator untuk menentukan keberhasilan kepemimpinan yang sudah dilakukan dalam periode waktu tertentu. Dewan pengawas atau berbagai pihak yang berkepentingan bisa melakukan evaluasi atas performa yang sudah dilakukan.

2. Meminimalisir Risiko Penyalahgunaan Wewenang atau Tindakan Korupsi

Robert Klitgaard menjelaskan bahwa kewenangan dan kekuasaan akan cenderung mengarah pada tindakan korupsi. Tindakan tersebut bukan hanya karena ada dorongan dalam dirinya sendiri untuk bisa memperoleh kekayaan secara instan. Tapi juga didukung dari adanya cacat sistem yang bisa dimanfaatkan olehnya.

Tindakan korupsi ini tidak hanya bisa terjadi di ruang lingkup pemerintahan saja, tapi juga terjadi dalam ruang lingkup bisnis atau organisasi.

Karena sulitnya mengendalikan diri untuk tidak melakukan korupsi, maka pencegahan yang realistis pun dilakukan dengan cara membuat sistem yang jelas, dan juga wajib membuat akuntabilitas untuk pihak yang memiliki wewenang.

Bila kita perhatikan secara seksama, sebagian besar terungkapnya kegiatan korupsi adalah setelah berhasilnya dilakukan audit keuangan. Dengan adanya laporan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan, maka pihak BPK bisa melakukan analisa dan kontrol terkait ada atau tidaknya tindakan korupsi.

Tanpa adanya akuntabilitas publik, mendeteksi kegiatan korupsi akan menjadi sangat sulit. Pihak yang memiliki wewenang bisa merasa bebas karena dirinya merasa tidak diawasi dan tidak harus melakukan pertanggungjawaban.

Kehadiran akuntabilitas publik ini tidak hanya bersifat represif, tapi juga preventif. Setiap pemilik wewenang akan berpikir ratusan kali bila ingin melakukan korupsi, karena dirinya harus membuat akuntabilitas publik yang transparan.

3. Meningkatkan Efisiensi Dan Efektifitas

Suatu proses yang dilakukan secara efisien akan memberikan banyak keuntungan untuk instansi, organisasi, atau perusahaan. Contohnya, semakin cepat proses yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk membuat 1000 unit produk, maka akan semakin banyak juga keuntungan yang bisa mereka dapatkan.

Suatu sistem yang efisien tidak bisa diciptakan secara instan, diperlukan proses yang bertahap dan evaluasi secara berkelanjutan. Inilah peran penting dari akuntabilitas publik.

Kehadiran akuntabilitas bisa dimanfaatkan oleh pemilik kepentingan untuk mengetahui bagian mana saja yang belum bergerak secara efisien, masalahnya, dan bagaimana fokus dalam memecahkan masalah yang harus dicari.

Tanpa mengetahui bagian yang belum efisien, maka pengembagan dan perbaikan sistem akan sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk dilakukan.

Seiring berjalannya waktu, pihak pemerintah pun terus berusaha untuk mengefisiensikan pelayanan pada masyarakat. Berbagai terobosan dan inovasi dilakukan oleh perusahaan agar bisa melayani masyarakat dengan waktu yang cepat.

Selain efisiensi, akuntabilitas pun bisa menciptakan efektivitas.

Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mampu memberikan performa yang baik pada para stakeholder nya. Nah, agar bisa meningkatkan performa tersebut, maka perusahaan harus melakukan berbagai proses secara efektif, sehingga bisa mencapai tujuan secara bersama-sama.

Selain itu, perusahaan juga harus mengetahui kebutuhan dari setiap stakeholdernya, sehingga akan bisa mengambil kebijakan yang mampu mencakup berbagai kepentingan.

Proses akuntabilitas publik sangat penting agar bisa memahami kedudukan dan kebutuhan dari stakeholder yang berhubungan dengan perusahaan.

Baca juga: Pengertian Akuntabilitas dalam Akuntansi, Tingkatan dan Dimensinya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang akuntabilitas publik dan manfaatnya. Setiap pemegang wewenang atau kepercayaan harus bisa mempertanggungjawabkan kewenangannya, sehingga akan bisa mendorong mereka untuk bisa lebih bijak dalam menjaga kepercayaan yang sudah diberikan.

Nah, untuk bisa membantu mereka dalam membuat akuntabilitas publik, maka dibutuhkan software akuntansi yang mampu membuat segala proses kegiatan akuntansi berjalan lebih cepat dan mudah. Salah satu rekomendasi software akuntansi yang terbaik saat ini adalah Accurate Online.

Aplikasi yang dibuat dengan basis cloud ini mampu menyajikan berbagai laporan keuangan dan laporan bisnis secara otomatis, cepat, akurat, dan bisa diakses kapan saja Anda perlukan.

Selain itu, bisnis Anda juga akan berjalan lebih efektif dan efisien, karena Accurate Online sudah dibekali dengan berbagai fitur yang canggih, seperti fitur persediaan, pembelian, perpajakan, manufaktur, dan masih banyak lagi.

Ayo, coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis!Tips dan Panduan Akuntansi Real Estate