Arus Kas Metode Langsung: Pengertian, Komponen, dan Perbedaanya

oleh | Feb 13, 2024

source envato.

Arus Kas Metode Langsung: Pengertian, Komponen, dan Perbedaanya

Dalam menjalankan sebuah bisnis tentu saja selain berbicara mengenai kualitas penyajian produk, kegiatan operasional bisnis atau keuntungan saja.

Di dalam bisnis juga berisi mengenai perihal pengembangan usaha dan juga pengelolaan keuangan melalui proses akuntansi yang dapat dilihat melalui arus kas perusahaan. 

Namun tahukah para pebisnis mengenai metode apa saja yang bisa digunakan untuk membantu untuk perhitungan keuangan bisnis?

Terdapat dua metode perhitungan, yaitu metode langsung dan tidak langsung. Banyak usaha di indonesia yang menggunakan penghitungan asus kas metode langsung.

Penggunaan arus kas metode langsung bagi bisnis kecil dapat dijadikan salah satu alat untuk menganalisa kegiatan keuangan dalam periode waktu kerja tertentu.

Dalam penyusunan data arus kas itu sendiri biasanya terdapat data-data konkrit mengenai aktivitas keuangan dari suatu  usaha, perusahaan atau lembaga. 

Namun sebenarnya bagaimana pengertian arus kas metodenya? Bagaimana komponen yang harus diperhatikan dan apa perbedaanya dengan metode lain? Simak uraian berikut!

Pengertian Jenis-jenis Metode Arus Kas yang Wajib Diketahui

Laporan Arus Kas berisi bagian untuk tiga set kegiatan: operasi, investasi dan pembiayaan. Hanya bagian operasi yang berisi metode arus kas langsung dan tidak langsung.

Dengan membandingkan bagian operasi dengan laporan laba rugi, Anda dapat mengidentifikasi perbedaan waktu antara pengumpulan pendapatan dan kas.

Perbandingan juga mengungkapkan perbedaan waktu antara pengeluaran dan pembayaran tunai.

Perbedaan besar mungkin mengindikasikan bahwa perusahaan sangat agresif dalam mengakui pendapatan, atau bahwa perusahaan menghabiskan banyak kas untuk membeli atau memelihara aset, suatu fakta yang tidak terlihat dari laporan laba rugi.

Arus Kas Metode Langsung

contoh arus kas 2

sumber akseleran.co.id

Saat menggunakan metode langsung atau direct method, Anda mendaftar arus kas di bagian operasi dari laporan arus kas.

Arus kas akibat operasi timbul dari pengumpulan piutang pelanggan dan uang yang  dibayarkan kepada pemasok, karyawan, dan lainnya.

Bagian ini juga melaporkan kas yang dibayarkan untuk pajak penghasilan dan bunga.

Masalah dalam menggunakan menggunakan metode langsung adalah bahwa perusahaan mungkin tidak menyimpan informasi dalam bentuk yang diperlukan.

Misalnya, perusahaan yang menggunakan akuntansi akrual bersama-sama penjualan tunai dan kredit.

Mereka harus membuat ketentuan khusus untuk melacak penjualan tunai secara terpisah.

Arus Kas Metode Tidak langsung

Dalam metode tidak langsung, Anda menyesuaikan pendapatan bersih untuk mengubahnya dari basis akrual menjadi berbasis kas.

Ini mengharuskan Anda untuk menambah kembali pengeluaran non tunai seperti:

  • depresiasi,
  • amortisasi,
  • provisi kerugian untuk piutang dagang, dan
  • segala kerugian atas penjualan aset tetap.

Anda juga menyesuaikan laba bersih untuk perubahan antara saldo awal dan akhir dalam aset lancar, tidak termasuk uang tunai dan kewajiban lancar untuk periode tersebut.

Akun-akun ini termasuk piutang, persediaan, persediaan, aset dibayar di muka, kewajiban hutang, dan pendapatan yang ditangguhkan.

 

Perbedaan Utama Arus Kas Langsung vs Tidak Langsung

Berikut adalah beberapa perbedaan antar metode pembuatan arus kas yang perlu anda ketahui, guna dapat memilih yang sesuai dengan jenis bisnis Anda.

1. Jenis transaksi yang digunakan untuk menghasilkan laporan arus kas.

Metode tidak langsung menggunakan laba bersih sebagai basis dan mengubah pendapatan menjadi arus kas melalui penggunaan penyesuaian.

Metode langsung hanya memperhitungkan transaksi tunai dan menghasilkan arus kas dari operasi.

2. Perbedaan Konversi Laba Bersih

Metode tidak langsung memastikan untuk mengkonversi laba bersih dalam hal arus kas secara otomatis.

Metode langsung , di sisi lain, mencatat transaksi tunai secara terpisah dan kemudian menghasilkan laporan arus kas.

3. Persiapan Waktu Pembuatan

Metode tidak langsung membutuhkan persiapan karena penyesuaian yang dilakukan membutuhkan waktu.

Waktu persiapan untuk metode langsung tidak banyak karena hanya menggunakan transaksi tunai.

4. Keakuratan Laporan

Keakuratan metode tidak langsung sedikit kurang karena menggunakan penyesuaian. Metode langsung relatif lebih akurat karena penyesuaian tidak digunakan di sini.

 

Rumus dan Komponen Penyusun Metode Arus Kas Langsung

Lantas setelah mengetahui pengertian kedua arus metode diatas juga perbedaan diantara keduanya paling mendasar.

Maka berikut ini akan disajikan uraian mengenai apa saja komponen penyusunan dari arus kas metode langsung itu!

1. Memiliki Sumber Jelas

Untuk komponen dasar dari arus kas metode langsung memang didalam penyusunan dan pembuatan laporannya didasarkan pada sumber yang jelas.

Dimana biasanya sumber data yang didapatkan untuk metode ini sendiri merujuk pada data buku kas bank dan buku kas kecil. 

Selain itu data dan sumber pembuatan laporan dalam metode langsung terdiri juga dari rekening koran dan juga struk check yang dimiliki.

Sumber data yang digunakan sendiri harus bisa memberikan informasi mengenai seluruh data pengeluaran dan pemasukan dari keuangan perusahaan itu. 

Sehingga ketika akan membuat sebuah penyusunan laporannya akan menjadi jelas.

Selain itu ketika ada kegiatan investasi lanjutan dan pembiayaan datanya tidak bisa juga mampu dipertanggung jawabkan.

2. Terdiri Dari Data Aktivitas Operasional

Untuk komponen lanjutan dari arus kas metode langsung sendiri terdiri atas aktivitas operasional jalannya perusahaan atau lembaga.

Dimana didalamnya terdiri dari berbagai data pengeluaran, pemasukan, penjualan produk hingga operasional kerja. 

Semua data tersebut harus masuk dan harus ada pencatatannya untuk kemudian dimasukan dalam bagian penyusunan arus kas.

Misalnya saja berisi bukti pengeluaran guna pembiayaan lokasi kerja atau kendaraan operasional atau data pembelian suatu produk pendukung kerja. 

Aktivitas operasional ini sendiri memang meliputi berbagai perubahan nilai aset dan keuangan akibat suatu kegiatan.

Data operasional ini sendiri menjadi salah satu komponen data yang penting sekali untuk dihadirkan dalam pembuatan metode kas langsung.

Rumus:

Arus Kas dari Aktivitas Operasional = Pendapatan Bersih + Penyesuaian untuk Penerimaan dan Pembayaran Kas Non-Kas

3. Memasukan Data Aktivitas Investasi

Selain memasukan aktivitas operasional maka komponen penting yang harus ada dalam metode langsung adalah aktivitas investasi.

Dimana dalam data aktivitas ini sendiri berisi mengenai pengeluaran dana  atau pemasukan dana atas pembelian aset jangka panjang. 

Singkatnya, data komponen ini sendiri didapatkan dari penjualan aset untuk dimasukan dalam kas sebagai simpanan jangka panjang.

Kemudian data aktivitas ini juga terdiri dari pengalihan ke aset lain yang berkaitan dengan perusahaan untuk periode pengembangan jangka panjang.

Rumus

Arus Kas dari Aktivitas Investasi = Penerimaan Kas dari Penjualan Aset Tetap – Pembayaran Kas untuk Aset Tetap dan Investasi Lainnya

4. Memasukan Data Aktivitas Pendanaan

Kemudian komponen lainnya yang harus ada dalam arus kas langsung adalah adanya data aktivitas pendanaan yang jelas dalam perusahaan.

Umumnya komponen ini sendiri terdiri dari transaksi tunai yang mempengaruhi liabilitas jangka panjang dan juga ekuitas. 

Dengan kata lain, komponen ini sendiri terdiri dari berbagai jenis pendanaan seperti pembelian saham, pengambilan pinjaman.

Kemudian berisi juga data aktivitas pembayaran dividen hingga data  utang piutang dengan jangka panjang.

Dimana pada bagian ini sendiri perusahaan akan berkontribusi pada pendanaan jangka panjang.

Meski bersifat jangka panjang namun dalam penyusunan kas dengan jenis ini memang aktivitas pendanaan ini harus masuk didalamnya.

Rumus

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan = Penerimaan Kas dari Penerbitan Saham atau Pinjaman – Pembayaran Kas untuk Pelunasan Utang atau Dividen

5. Menyusun Arus Kas Hasil Data Seluruh Perusahaan

Ketika akan membuat sebuah laporan arus kas metode langsung maka di dalamnya harus jelas berisi seluruh hasil data kas perusahaan.

Seperti aktivitas operasional, investasi, pendanaan dengan sumber jelas yang bisa dipertanggungjawabkan.

Semua komponen diatas tidak bisa dihilangkan atau dipangkas jika menggunakan metode yang satu ini.

Rumus

Perubahan Bersih dalam Kas dan Setara Kas = Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode – Kas dan Setara Kas pada Awal Periode

Setelah menghitung arus kas dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan, Anda dapat menentukan total perubahan bersih dalam kas dan setara kas untuk periode tersebut.

 

Kelebihan Menggunakan Arus Kas Metode Langsung

Perusahaan disarankan menggunakan metode arus kas langsung karena memiliki beberapa keuntungan dan manfaat, antara lain:

1. Transparansi yang Tinggi:

Metode arus kas langsung menyajikan detail langsung dari arus kas masuk dan keluar perusahaan.

Hal ini memberikan tingkat transparansi yang tinggi kepada pemangku kepentingan terkait kondisi keuangan perusahaan.

2. Informasi yang Lebih Jelas

Melihat detail transaksi kas secara langsung, manajemen dan investor dapat memahami lebih jelas sumber dan penggunaan kas perusahaan.

3. Analisis yang Lebih Mendalam

Laporan arus kas metode langsung memungkinkan analisis yang lebih mendalam tentang arus kas perusahaan.

Hal ini membantu manajemen dalam memahami pola arus kas, mengidentifikasi tren, dan membuat keputusan keuangan yang lebih tepat.

4. Prediksi Arus Kas yang Lebih Baik

Informasi yang disajikan dalam laporan arus kas metode langsung dapat memberikan wawasan yang berharga untuk merencanakan arus kas di masa depan.

Analisis tren dan pola arus kas dapat membantu perusahaan dalam merencanakan kebutuhan kas yang akan datang dan mengelola likuiditasnya dengan lebih efektif.

5. Standar Pelaporan Internasional

Beberapa standar pelaporan keuangan, seperti IFRS (International Financial Reporting Standards), mendorong penggunaan metode arus kas langsung sebagai preferensi utama.

Meskipun demikian, penggunaan metode arus kas langsung juga dapat memerlukan lebih banyak sumber daya dan perhatian terhadap sistem pencatatan keuangan yang cermat.

Perusahaan perlu memastikan bahwa proses pencatatan dan pelaporan mereka cukup kuat untuk mendukung penggunaan metode arus kas langsung.

 

Kesimpulan

Itulah uraian lengkap mengenai pengertian arus kas metode langsung, metode tidak langsung, perbedaan keduanya hingga komponen penyusunnya.

Kini bagi yang ingin membuat penyusunan kas dengan tahapan dan metode ini sudah tidak perlu khawatir dan bingung lagi bukan.

Pastikan juga ketika membuat sebuah penyusunan data khas harus dilakukan dengan teliti dan transparan agar memudahkan pengecekan dan meminimalisir kecurangan!

Bagi Anda yang kesulitan dalam membuat laporan keuangan seperti laporan arus kas, neraca atau laba rugi.

Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online yang memiliki fitur pembuatan laporan keuangan terlengkap dengan cepat dan sesaui data keuangan bisnis Anda

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud buatan Indonesia yang memiliki fitur terlengkap dan sangat mudah digunakan, termasuk bagi pemilik bisnis yang tidak mempunyai pemahaman akuntansi secara mendalam.

Anda juga bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

4 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Khaula Senastri

Artikel Terkait