Arus Kas Metode Langsung: Pengertian Komponen, dan Perbedaanya dengan Metode Tidak Langsung

Dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha maka tentu saja selain berbicara mengenai kualitas penyajian produk, kegiatan operasional bisnis atau keuntungan saja. Di dalam bisnis juga berisi mengenai perihal pengembangan usaha dan juga pengelolaan keuangan melalaui proses akuntansi yang sesuai standar, dan dapat dilihat melalui arus kas perusahaan. 

Namun tahukah para pebisnis mengenai metode apa saja yang bisa digunakan untuk membantu untuk perhitungan keuangan bisnis? Terdapat dua metode penghitungan arus kas, yaitu metode langsun dan tidak langsung. Banyak usaha di indonesia yang menggunakan penghitungan asrus kas metode langsung.

Penggunaan arus kas metode langsung bagi bisnis kecil dapat dijadikan salah satu alat untuk menganalisa kegiatan keuangan dalam periode waktu kerja tertentu. Dalam penyusunan data arus kas itu sendiri biasanya terdapat data-data konkrit mengenai aktivitas keuangan dari suatu  usaha, perusahaan atau lembaga. 

Namun sebenarnya bagaimana pengertian arus kas metodenya? Bagaimana komponen yang harus diperhatikan dan apa perbedaanya dengan metode lain? Simak uraian berikut!

Pengertian dari Berbagai Metode Arus Kas yang Wajib Diketahui

Laporan arus kas berisi bagian untuk tiga set kegiatan: operasi, investasi dan pembiayaan.

Hanya bagian operasi yang berisi metode arus kas langsung dan tidak langsung. Dengan membandingkan bagian operasi dengan laporan laba rugi, Anda dapat mengidentifikasi perbedaan waktu antara pengumpulan pendapatan dan kas.

Perbandingan juga mengungkapkan perbedaan waktu antara pengeluaran dan pembayaran tunai. Perbedaan besar mungkin mengindikasikan bahwa perusahaan sangat agresif dalam mengakui pendapatan, atau bahwa perusahaan menghabiskan banyak kas untuk membeli atau memelihara aset, suatu fakta yang tidak terlihat dari laporan laba rugi.

arus kas metode langsung

sumber: akseleran.co.id

Arus Kas Metode Langsung

Saat menggunakan metode langsung, Anda mendaftar arus kas di bagian operasi dari laporan arus kas. Arus kas akibat operasi timbul dari pengumpulan piutang pelanggan dan uang yang  dibayarkan kepada pemasok, karyawan, dan lainnya.

Bagian ini juga melaporkan kas yang dibayarkan untuk pajak penghasilan dan bunga. Masalah dalam menggunakan menggunakan metode langsung adalah bahwa perusahaan mungkin tidak menyimpan informasi dalam bentuk yang diperlukan. Misalnya, perusahaan yang menggunakan akuntansi akrual bersama-sama penjualan tunai dan kredit – mereka harus membuat ketentuan khusus untuk melacak penjualan tunai secara terpisah.

arus kas metode tidak langsung

sumber: akseleran.co.id

Arus Kas Metode Tidak langsung

Dalam metode tidak langsung, Anda menyesuaikan pendapatan bersih untuk mengubahnya dari basis akrual menjadi berbasis kas.

Ini mengharuskan Anda untuk menambah kembali pengeluaran non tunai seperti depresiasi, amortisasi, provisi kerugian untuk piutang dagang, dan segala kerugian atas penjualan aset tetap.

Anda juga menyesuaikan laba bersih untuk perubahan antara saldo awal dan akhir dalam aset lancar – tidak termasuk uang tunai – dan kewajiban lancar untuk periode tersebut. Akun-akun ini termasuk piutang, persediaan, persediaan, aset dibayar di muka, kewajiban hutang, dan pendapatan yang ditangguhkan.

Download eBook Panduan dan Template Pembukuan Sederhana dengan Excel untuk Bisnis Kecil

Arus Kas Langsung vs Tidak Langsung Perbedaan Utama

  • Salah satu perbedaan utama metode langsung vs metode tidak langsung adalah jenis transaksi yang digunakan untuk menghasilkan laporan arus kas. Metode tidak langsung menggunakan laba bersih sebagai basis dan mengubah pendapatan menjadi arus kas melalui penggunaan penyesuaian. Metode langsung hanya memperhitungkan transaksi tunai dan menghasilkan arus kas dari operasi.
  • Metode tidak langsung memastikan untuk mengkonversi laba bersih dalam hal arus kas secara otomatis. Metode langsung , di sisi lain, mencatat transaksi tunai secara terpisah dan kemudian menghasilkan laporan arus kas.
  • Metode tidak langsung membutuhkan persiapan karena penyesuaian yang dilakukan membutuhkan waktu. Waktu persiapan untuk metode langsung tidak banyak karena hanya menggunakan transaksi tunai.
  • Keakuratan metode tidak langsung sedikit kurang karena menggunakan penyesuaian. Metode langsung relatif lebih akurat karena penyesuaian tidak digunakan di sini.

Baca juga: Standar Akuntansi Keuangan: Pengertian dan Jenis Standar Akuntansi di Indonesia 

Berbagai Komponen Penyusun Metode Arus Kas Langsung

Lantas setelah mengetahui pengertian kedua arus metode diatas juga perbedaan diantara keduanya paling mendasar. Maka berikut ini akan disajikan uraian mengenai apa saja komponen penyusunan dari arus kas metode langsung itu!

1. Memiliki Sumber Jelas

Untuk komponen dasar dari arus kas metode langsung memang didalam penyusunan dan pembuatan laporannya didasarkan pada sumber yang jelas. Dimana biasanya sumber data yang didapatkan untuk metode ini sendiri merujuk pada data buku kas bank dan buku kas kecil. 

Selain itu data dan sumber pembuatan laporan dalam metode langsung terdiri juga dari rekening koran dan juga struk check yang dimiliki. Sumber data yang digunakan sendiri harus bisa memberikan informasi mengenai seluruh data pengeluaran dan pemasukan dari keuangan perusahaan itu. 

Sehingga ketika akan membuat sebuah penyusunan laporannya akan menjadi jelas. Selain itu ketika ada kegiatan investasi lanjutan dan pembiayaan datanya tidak bisa juga mampu dipertanggung jawabkan.

Baca juga: Cara Membuat Laporan dan Pengelolaan Akuntansi Melalui Excel

2. Terdiri Dari Data Aktivitas Operasional

Untuk komponen lanjutan dari arus kas metode langsung sendiri terdiri atas aktivitas operasional jalannya perusahaan atau lembaga. Dimana didalamnya terdiri dari berbagai data pengeluaran, pemasukan, penjualan produk hingga operasional kerja. 

Semua data tersebut harus masuk dan harus ada pencatatannya untuk kemudian dimasukan dalam bagian penyusunan arus kas. Misalnya saja berisi bukti pengeluaran guna pembiayaan lokasi kerja atau kendaraan operasional atau data pembelian suatu produk pendukung kerja. 

Aktivitas operasional ini sendiri memang meliputi berbagai perubahan nilai aset dan keuangan akibat suatu kegiatan. Data operasional ini sendiri menjadi salah satu komponen data yang penting sekali untuk dihadirkan dalam pembuatan metode kas langsung.

Baca juga: Kasus Wirecard dan Cara Antisipasi Fraud dalam Laporan Keuangan

3. Memasukan Data Aktivitas Investasi

Selain memasukan aktivitas operasional maka komponen penting yang harus ada dalam metode langsung adalah aktivitas investasi. Dimana dalam data aktifitas ini sendiri berisi mengenai pengeluaran dana  atau pemasukan dana atas pembelian aset jangka panjang. 

Singkatnya, data komponen ini sendiri didapatkan dari penjualan aset untuk dimasukan dalam kas sebagai simpanan jangka panjang. Kemudian data aktivitas ini juga terdiri dari pengalihan ke aset lain yang berkaitan dengan perusahaan untuk periode pengembangan jangka panjang.

4. Memasukan Data Aktivitas Pendanaan

Kemudian komponen lainnya yang harus ada dalam arus kas langsung adalah adanya data aktivitas pendanaan yang jelas dalam perusahaan.

Umumnya komponen ini sendiri terdiri dari transaksi tunai yang mempengaruhi liabilitas jangka panjang dan juga ekuitas.  Dengan kata lain, komponen ini sendiri terdiri dari berbagai jenis pendanaan seperti pembelian saham, pengambilan pinjaman.

Kemudian berisi juga data aktivitas pembayaran dividen hingga data  utang piutang dengan jangka panjang. Dimana pada bagian ini sendiri perusahaan akan berkontribusi pada pendanaan jangka panjang. Meski bersifat jangka panjang namun dalam penyusunan kas dengan jenis ini memang aktivitas pendanaan ini harus masuk didalamnya.

Baca juga: Ingin Menjadi Akuntan Perpajakan? Perhatikan Hal Berikut Ini

5. Menyusun Arus Kas Hasil Data Seluruh Perusahaan

Ketika akan membuat sebuah laporan arus kas metode langsung maka di dalamnya harus jelas berisi seluruh hasil data kas perusahaan. Seperti aktivitas operasional, investasi, pendanaan dengan sumber jelas yang bisa dipertanggung jawabkan. Semua komponen diatas tidak bisa dihilangkan atau dipangkas jika menggunakan metode yang satu ini.

Baca juga: Persamaan Dasar Akuntansi : Definisi, Komponen, dan Contohnya

Kesimpulan

Metode tidak langsung menggunakan informasi yang tersedia dan sebagian besar perusahaan merasa lebih mudah untuk mempekerjakan.

Manajemen dan stakeholder mungkin khawatir jika perusahaan secara konsisten melaporkan laba bersih melebihi arus kas – mereka akan ingin mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan non-tunai dan menentukan apakah ini menutupi masalah serius dengan bisnis.

Jika Anda percaya bahwa “cash is king,” Anda akan melihat laporan arus kas untuk mengukur likuiditas perusahaan – kemampuan untuk membayar tagihan dan menghindari gagal bayar hutang.

Kekurangan kas dapat menyebabkan kebangkrutan, sedangkan kelebihan kas mungkin mengindikasikan kebutuhan untuk mengambil langkah-langkah seperti meningkatkan investasi, membayar utang, meningkatkan gaji eksekutif atau membagikan dividen.

Itulah uraian lengkap mengenai pengertian arus kas metode langsung, metode tidak langsung, perbedaan keduanya hingga komponen penyusunnya.

Kini bagi yang ingin membuat penyusunan kas dengan tahapan dan metode ini sudah tidak perlu khawatir dan bingung lagi bukan. Pastikan juga ketika membuat sebuah penyusunan data khas harus dilakukan dengan teliti dan transparan agar memudahkan pengecekan dan meminimalisir kecurangan!

Bagi Anda yang kesulitan dalam membuat laporan keuangan seperti laporan arus kas, neraca atau laba rugi, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online yang memiliki fitur pembuatan laporan keuangan terlengkap dengan cepat dan sesaui data keuangan bisnis Anda

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud buatan Indonesia yang memiliki fitur terlengkap dan sangat mudah digunakan, termasuk bagi pemilik bisnis yang tidak mempunyai pemahaman akuntansi secara mendalam.

Anda juga bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate 200 ribu perbulan