Cara Menaikan Omset Penjualan Pada Bisnis Secara Efektif

Omset dalam suatu bisnis berkaitan erat dengan keberhasilan bisnis itu sendiri. Artinya, bisnis yang sukses adalah bisnis yang berhasil mendapatkan omset penjualan yang tinggi. Sebagai pebisnis, tentunya Anda ingin bisnis Anda sukses. Untuk itu, Anda harus mengetahui cara menaikan omset penjualan agar bisnis Anda bisa meningkat secara pesat

Sebagai seorang pebisnis, Anda pasti sering mendapatkan pertanyaan tentang omset yang bisnis Anda dapatkan. Pada dasarnya, omset itu sendiri adalah total pendapatan yang berasal dari hasil penjualan barang dalam kurun waktu tertentu. Periode tersebut bisa dalam bentuk harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Dengan adanya omset dan profit, Anda bisa mengetahui proses penjualan yang terjadi di dalam bisnis.

Nah, dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan cara menaikan omset penjualan dalam bisnis secara tepat dan efektif.

Cara Menaikan Omset Penjualan

1. Memanfaatkan Media Digital

Terdapat banyak sekali cara menaikkan omset penjualan yang bisa Anda terapkan, salah satunya adalah dengan menggunakan media digital. Metode pemasaran dengan menggunakan media digital ini umumnya dikenal dengan digital marketing.

Dengan menggunakan media digital, seperti website dan media sosial, maka Anda bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, bahkan pelanggan yang ada di luar negeri. Sehingga, Anda bisa menarik pelanggan baru yang lebih banyak dan bisa meningkatkan transaksi penjualan.

2. Memperkuat Branding Produk

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Nielsen, ada fakta yang menunjukkan bahwa sekitar 60% pengguna lebih menyukai pembeli produk dari barang yang sudah mereka kenal dan mereka ketahui.

Tentunya hal ini membuat para pebisnis bisa meningkatkan branding untuk produk mereka. Kenapa? Karena tanpa kehadiran branding yang kuat, maka persaingan Anda nantinya akan menjadi lebih sulit.

Akan beda halnya bila produk dan brand Anda sudah banyak dikenal oleh masyarakat, bahkan sampai menjadi top of mind brand yang bisa mereka ingat dengan baik, maka akan lebih mudah bagi Anda keluar dari persaingan harga.

3. Menerapkan SEO dan SEM

Data terpercaya menunjukkan bahwa sebanyak 98% pembeli lebih memilih website yang berada di dalam halaman pertama mesin pencarian. Untuk itu, salah satu cara yang bisa Anda terapkan adalah dengan meningkatkan traffic ataupun kunjungan ke website bisnis Anda.

Seiring dengan terus meningkatkan traffic di dalam website, mereka yang mengunjungi website Anda bisa saja beralih menjadi pelanggan atau pembeli baru. Bila sudah demikian, maka Anda pun bisa meningkatkan penjualan melalui website Anda.

Anda bisa menerapkan SEO atau Search Engine Optimization dan SEM atau Search Engine Marketing pada bisnis Anda, sehingga bisnis Anda mempunyai kemungkinan besar untuk tampil di halaman pertama pada mesin pencarian Google.

4. Strategi Diskon

Cara menaikkan omset penjualan selanjutnya adalah dengan strategi diskon. Strategi diskon adalah salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif untuk diterapkan di dalam bisnis Anda. Karena, akan lebih banyak orang yang menyukai dan lebih tertarik untuk melihat barang yang sedang mendapatkan potongan harga atau diskon daripada barang dengan harga yang normal.

Dalam hal ini, Anda bisa memberikan diskon atau potongan harga agar bisa menarik pelanggan baru dalam melakukan transaksi. Hal ini akan membantu Anda dalam meningkatkan penjualan dan juga omset penjualan secara lebih efektif.

Baca juga: Nama Toko Hoki yang Bisa Anda jadikan Inspirasi dalam Memulai Bisnis

5. Paket Bundling

Memberikan paket bundling adalah salah satu strategi pemasaran yang bisa Anda terapkan dengan cara menjual dua barang atau lebih di dalam satu paket dengan harga yang lebih murah. Strategi ini dilakukan agar bisa menarik perhatian para pelanggan, sehingga mereka pun akan lebih tertarik untuk membeli produk dari Anda.

Cara menaikan omset penjualan seperti ini dilakukan untuk menekan biaya promosi dan juga memberikan nilai tambah yang lebih besar pada konsumen. Selain bisa menaikan omset penjualan secara efektif, dengan strategi ini Anda juga bisa lebih mempercepat perputaran produk Anda, sehingga tidak ada produk yang terlalu lama tersimpan di dalam gudang.

6. Penawaran Eksklusif Untuk Pelanggan Lama

Walaupun mendapatkan pelanggan baru memang penting, namun Anda tetap harus mengingat pelanggan lama yang sudah setia menggunakan produk Anda.

Saat Anda melakukan promosi untuk para pelanggan lama, umumnya biaya yang Anda harus keluarkan tidak akan sebanyak saat Anda melakukan promosi untuk menarik pelanggan baru. Untuk itu, Anda bisa memberikan penawaran eksklusif untuk para pelanggan lama.

Saat pelanggan lama sudah merasa puas dengan produk yang Anda berikan, maka mereka akan merasa sudah mengenal bisnis Anda dan mempercayai produk Anda. Oleh karena itu, akan lebih mudah bagi Anda untuk meyakinkan setiap pelanggan lama dengan penawaran eksklusif yang Anda berikan.

Agar bisa melakukan strategi ini, Anda memerlukan database pelanggan. Anda juga harus yakin bahwa pelanggan yang Anda berikan penawaran ini sudah puas dengan pelayanan yang Anda sajikan.

7. Berikan Opsi Beragam Metode Penjualan

Di zaman yang penuh dengan perkembangan teknologi dan internet seperti saat ini, Anda harus bisa lebih beradaptasi dengan teknologi, salah satunya adalah dengan memberikan pilihan metode penjualan seperti di marketplace atau website.

Sehingga, pelanggan Anda bisa memilih tempat berbelanja secara muda. Saat Anda menghadirkan pilihan yang beragam, maka pelanggan Anda bisa berbelanja di mana saja dan kapan saja mereka mau tanpa harus terhalang oleh tempat dan waktu. Karena, semuanya bisa mereka lakukan secara online hanya dengan menggunakan smartphonenya saja.

Baca juga: Pengertian Marketing Below The Line, Above The Line, dan Through The Line

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Omset Penjualan Menurun?

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan saat omset penjualan sedang menurun adalah sebagai berikut:

1. Mengevaluasi Trend Pasar

Salah satu faktor terjadinya penurunan omset penjualan adalah tren pasar. Sederhananya, masyarakat sedang atau sudah tidak lagi memerlukan jasa atau barang yang ditawarkan dalam bisnis Anda.

Bila bisnis Anda memang sangat mengandalkan barang musiman, seperti pernak-pernik tahun baru atau acara spesial tertentu, maka hal ini tidak harus Anda khawatirkan, karena hal tersebut merupakan bagian alami dari bisnis musiman.

Namun bila bisnis Anda bukan tergolong bisnis musiman, ada kemungkinan terjadi pergerakan tren pasar yang membuat jasa atau barang yang Anda jual menjadi tidak laku lagi. Umumnya, hal ini dikarenakan barang subtitusi atau barang lainnya yang kurang lebih sifatnya sama seperti barang yang ditawarkan dalam bisnis Anda.

Bila sudah demikian, maka Anda harus bisa mengumpulkan data dan juga mengikuti tren pasar dengan cara mengubah atau membuat produk yang dibutuhkan pasar.

2. Melakukan Promosi

Salah satu faktor terjadinya penurunan penjualan adalah karena kompetitor atau pesaing bisnis. Kompetitor Anda bisa jadi lebih dikenal atau sedang melakukan kegiatan promosi yang besar agar bisa menarik pelanggan lebih banyak. Atau bisa saja masyarakat sudah mulai melupakan bisnis Anda perlahan-lahan.

Apapun faktor tersebut, Anda bisa melakukan kegiatan promosi tambahan agar bisa menarik pelanggan Anda kembali. Anda bisa memanfaatkan media sosial agar bisa menjangkau lebih banyak orang secara mudah untuk melakukan kegiatan promosi.

Bila Anda melakukan hal tersebut secara tepat, maka hal ini tidak hanya bisa mengembalikan omset penjualan Anda, tapi juga bisa meningkatkannya.

3. Meningkatkan Pelayanan

Harga dan kualitas produk tidak selamanya menjadi penyebab penurunan omset penjualan. Bisa saja pelayanan yang Anda berikan menyebabkan hal tersebut. Contohnya, bisa saja Anda mempunyai produk dengan kualitas baik dan harga yang lebih bersaing namun cara Anda dalam melayani pelanggan tidak cukup membuat mereka membeli produk Anda kembali.

Bila sudah terjadi demikian, maka sudah selayaknya Anda meningkatkan pelayanan bisnis Anda. Mulailah dengan cara mendengar masukan dan juga komplain dari para pelanggan Anda. Bila sudah, jadikanlah komplain dan masukan tersebut untuk meningkatkan pelayanan bisnis Anda.

Baca juga: Bisnis O2O Adalah: Kelebihan dan Cara Menerapkannya

Penutup

Demikianlah cara menaikan omset penjualan secara efektif yang bisa Anda terapkan dalam bisnis Anda. Agar bisa mendapatkan perhitungan yang pasti dari suatu omset penjualan, maka Anda bisa melihat laporan lengkapnya di dalam laporan keuangan dan catatan keuangan bisnis Anda.

Tapi, akan lebih mudah lagi bila Anda menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online. Kenapa? Karena Accurate Online akan mencatat keuangan bisnis Anda dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. Sehingga, Anda bisa mengalokasikan waktu dan tenaga Anda untuk pengembangan bisnis.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan fitur dan modul luar biasa yang akan meningkatkan efisiensi bisnis Anda, seperti fitur penjualan, pembelian, manufaktur, persediaan, perpajakan, dan masih banyak lagi.

Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis dengan cara klik banner di bawah ini.

ayunda tania

Seorang yang memiliki hobi penulisan dan jurnalistik dan sedang mendalami ilmu akuntansi dan bisnis agar bisa memberikan manfaat bagi para pebisnis di Indonesia.