Bagasse Box: Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Harganya

Para pengusaha kuliner kini banyak yang menggunakan bagasse box untuk wadah makanan yang mereka jual. Penggunaan wadah makanan ramah lingkungan ini ternyata lebih baik dan lebih sehat.

Sebagai pebisnis, kita sebaiknya bukan hanya mencari keuntungan saja, tetapi kita juga harus lebih peduli dengan lingkungan kita.

Penggunaan bahan plastik untuk kemasan makanan yang marak saat ini ternyata memberikan dampak yang berbahaya untuk lingkungan dan kesehatan kita.

Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) dan INAPLAS (Asosiasi Industri Plastik Indonesia), mengungkapkan bahwa sampah plastik di Indonesia sangat banyak jumlahnya, mencapai 64 juta ton/tahun (2019).

Sampah plastik yang paling banyak ditemukan adalah jenis styrofoam. Dari saat proses produksinya saja, jenis bahan ini sudah menghasilkan limbah yang besar. Menurut US- EPA, Styrofoam dianggap sebagai salah satu penghasil limbah berbahaya.

Apa Itu Bagasse Box?

Secara harfiah, bagasse merupakan kata dalam Bahasa Inggris yang artinya ampas tebu. Menurut Wikipedia, bagasse merupakan bahan serat bubur kering yang berasal dari sisa-sisa sorgum dan batang tebu yang telah dihancurkan.

Setelah itu, sarinya akan diambil dan digunakan untuk berbagai kebutuhan penting seperti bahan bakar, produksi panas, listrik, energi dan pembuatan pulp hingga bahan bangunan.

Bagasse menjadi bahan alternatif pembuat wadah makanan selain styrofoam, yang disebut bagasse box. Wadah ini lebih ramah lingkungan dan bisa disebut dengan biofoam, karena terbuat dari bahan organik.

Dalam pengolahannya, bagasse atau ampas tebu ini akan menjadi sumber selulosa, yang kemudian dicampur dengan minyak sayur ketika proses pembuatan. Setelah itu, proses pembuatannya akan dicetak dengan mesin.

Wadah makan yang terbuat dari bagasse menjadi bagasse box akan menjadi suatu langkah baru untuk tujuan pelestarian alam. Pasalnya, wadah makanan berbahan sintetis seperti styrofoam sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan kita.

Baca juga: Inkubator Bisnis: Pengertian, Keuntungan, dan Tips Daftar Inkubator Bisnis di Indonesia

Fungsi Bagasse

Umumnya, bagasse box memang banyak digunakan sebagai bahan untuk wadah makanan ramah lingkungan. Namun, ternyata fungsinya bukan hanya itu. Adapun fungsi bagasse lainnya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai Bahan Bakar

Bagasse ternyata bisa juga digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Biasanya, pengolahanya sendiri akan dilakukan di area penggilingan tebu. Namun, bahan bakar alternatif ini sepertinya belum populer di Indonesia.

  • Sebagai Bahan Pupuk Organik

Pupuk yang banyak digunakan saat ini ternyata memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan sekitar kita. Hal tersebut juga ikut mempengaruhi hasil panen para petani. Bagasse dapat digunakan menjadi bahan dasar alternatif dalam pembuatan pupuk organik.

  • Bahan Pembuat Tisu

Anda memerlukan tisu yang ramah lingkungan? bagasse yang dijadikan bahan dasar untuk membuat tisu merupakan kabar yang baik bagi para pecinta lingkungan.

Hal ini bisa mengurangi penebangan pohon secara liar, yang digunakan untuk bahan kertas tisu. Tissu dari bagasse akan lebih menjaga kelestarian alam.

  • Sebagai Wadah Makanan

Di kalangan pebisnis kuliner, Bagasse box kini menjadi alternatif wadah makanan yang memiliki bentuk mirip styrofoam, namun lebih ramah lingkungan. Selain itu, bagasse box juga dibuat dalam beberapa ukuran yang bisa disesuaikan.

Manfaat Bagasse Box

Setelah mengetahui apa itu Bagasse dan beberapa fungsinya yang sebagai bagasse box untuk makanan, ampas tebu ini juga memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kita, diantaranya:

  • Memiliki Nilai Tambah untuk Kesehatan

Ada banyak kritikan yang ditujukan pada wadah makanan berbahan plastik atau styrofoam, yaitu risiko kesehatan yang bisa dialami karena penggunaan bahan ini dalam jangka panjang.

Dengan menggantinya menjadi bagasse box, yang terbuat dari bahan alami serat tebu, malah akan meningkatkan risiko kesehatan. Menurut penelitian, risiko kesehatan pencernaan menunjukan hasil yang positif pada penggunaan bagasse box seperti ini.

  • Penggunaanya Praktis

Bagasse box memang dirancang mirip dengan styrofoam, sehingga dapat mengemas berbagai bentuk makanan dengan rapi dan aman.

Selain praktis, menggunakan bagasse box dalam jangka waktu yang cukup lama dan sering, malah akan memberikan dampak yang positif bagi lingkungan, dan dapat menambah nilai jual produk.

  • Cocok dengan Target Pasar Para Pecinta Lingkungan

Bisnis industri kini sering disorot karena dianggap sebagai penyumbang limbah industri terbesar. Sebagai pebisnis, tidak ada salahnya untuk memulai program ramah lingkungan, dengan membuat target pasar bagi para pecinta lingkungan.

Ada beberapa komunitas pecinta lingkungan di Indonesia yang bisa menjadi target pasar dari produk Anda. Memulai dengan menggunakan bagasse box sebagai wadah makanan yang ramah lingkungan bisa menjadi daya tarik Anda untuk mereka para pecinta lingkungan di Indonesia.

Harga Bagasse Box

Ampas tebu yang digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat bagasse box, merupakan potensi baru pengganti bahayanya penggunaan styrofoam. Ampas tebu ini juga tidak cepat habis, karena keberadaanya di alam sangat berlimpah, sehingga bisa didapatkan dengan mudah (renewable).

Istilah “harga menentukan kualitas” sepertinya cocok disematkan untuk bagasse box. Mengingat fungsi dan manfaat bagasse box untuk lingkungan dan kesehatan, seharusnya tidak masalah jika bagasse box memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan bahan styrofoam.

Harga boleh berbeda, tapi kita harus melihat apa efek jangka panjang yang akan dihasilkan nanti. Sebagai pengusaha, sudah saatnya kita bekerja sama untuk menjadikan bumi kita ini berkurang dari sampah-sampah plastik yang sulit diuraikan.

Harga yang ditetapkan untuk 1 pcs bagasse box di pasaran, sekitar Rp 2.800 (ukuran square 13cm). Sementara harga Styrofoam yang berbahaya bagi lingkungan itu, sekitar Rp 500/pcs di pasaran.

Jika target pasar Anda memang orang-orang yang cinta dengan lingkungan, biaya operasional untuk membeli bagasse box tidak akan menjadi masalah, mengingat dampak positifnya untuk masa depan nanti.

Baca juga: Ingin Menghemat Biaya Bisnis? Perhatikan 11 Hal ini

Kesimpulan

Bisnis kuliner ternyata bukan hanya untuk melakukan promosi produk yang maksimal demi mengejar keuntungan. Bisnis kuliner atau makanan juga harus dibarengi dengan kontribusi kecintaan kita kepada lingkungan.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti wadah makanan plastik yang biasa kita gunakan, dengan wadah bagasse box yang lebih ramah lingkungan.

Terbuat dari ampas tebu dengan serat selulosa yang alami, bahan ini bukan hanya ramah lingkungan tetapi juga aman bagi kesehatan kita.

Harga bagasse box memang setara dengan kualitasnya. Hal ini mungkin akan menambah biaya operasional bisnis Anda, namun akan memberikan keuntungan dengan perspektif yang berbeda dari target pasar bagasse box.

Biaya operasional tentunya penting untuk dicatat, karena dengan begitu bagasse box bisa menentukan berapa jumlah keuntungan yang akan didapatkan dari kegiatan bisnis.

Mencatat biaya-biaya dan pembukuan kini tidak harus secara manual, karena sudah ada software akuntansi bisnis yang memudahkan.

Accurate Online merupakan software akuntansi dan bisnis yang akan membantu bisnis Anda agar memiliki catatan biaya operasional, pembukuan, neraca laba rugi yang diolah dengan cepat, tepat dan akurat.

Lebih dari 300 ribuan bisnis di Indonesia sudah mencoba software Accurate online. Tinggal Anda saja yang belum mencoba. Coba Accurate online sekarang dan dapatkan gratis pemakaian selama 30 hari. Tunggu apa lagi!