Foto Produk: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Tips Foto Produk Terbaik

Saat ingin membeli sebuah produk, kebanyakan dari kita pasti sudah melakukan riset terlebih dahulu secara online. Lalu, kita pasti akan mengganti foto produk tersebut agar bisa memastikan apakah harus membeli barang tersebut ataukah tidak.

Nah, pastinya calon pelanggan Anda juga akan melakukan kegiatan yang sama. Dilansir dari laman Justuno, sebanyak 93% konsumen memang akan menjadikan tampilan visual sebagai faktor paling utama dalam mempengaruhi keputusan mereka dalam membeli suatu barang.

Oleh karena itu, mari kita mempelajari secara mendalam tentang manfaat dan juga jenis foto produk yang baik agar kita bisa menarik perhatian para calon pembeli.

Pengertian Foto Produk

Dikutip dari laman resmi Coconut Product Photography, product photography atau foto produk adalah suatu metode tentang bagaimana kita mengambil gambar dari sebuah produk. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjelaskan bentuk fisik dan juga fungsi dari produk itu sendiri. Selain itu, hal tersebut juga akan membuat produk terlihat menarik dan bisa laris terjual

Baca juga: Mengenal Growth Rate Dan Cara Menghitungnya Dalam Bisnis

Manfaat Foto Produk

Terdapat banyak sekali manfaat yang akan Anda rasakan dengan menampilkan foto produk yang jelas dan baik. Beberapa manfaatnya sebagai berikut:

1. Membangun Reputasi Bisnis

Foto produk adalah salah satu komponen yang sangat penting dari proses branding pada bisnis. Lewat foto produk, maka Anda bisa memberikan kesan bahwa brand Anda adalah brand yang kredibel, profesional, dan juga berbeda dari para pesaing.

Selain itu, foto produk juga mampu membangun identitas brand dan juga menciptakan hubungan baik dalam jangka waktu yang panjang dengan para konsumen Anda.

Kenapa? karena foto produk bisa menggambarkan nilai, personalitas, dan juga kualitas brand, yang hingga akhirnya mampu mempermudah setiap audiens dalam mengenali brand dan juga produk yang Anda tawarkan.

2. Meningkatkan Visibilitas Bisnis Anda

Berdasarkan seattlewebdesign, konten dalam bentuk visual memiliki peluang yang besar untuk dibagikan di channel sosial media audiens sampai 40%. Pun sama halnya dengan foto produk yang Anda upload.

Dengan foto  yang unik dan juga menawan, foto Anda akan menarik perhatian para pelanggan, dan bisa membuat mereka untuk membagikannya di media sosial secara rela.

3. Memikat Lebih Banyak Customers

Saat mencari suatu barang secara online, pelanggan tidak memiliki waktu yang banyak untuk melihat seluruh produk barang di hasil pencariannya. Foto yang menarik mampu meyakinkan para konsumen untuk melihat dan juga mempelajari produk Anda lebih jauh.

4. Kesempatan Memperoleh Conversion Rates yang Diinginkan 

Walaupun konsumen memang tidak bisa langsung melihat ataupun bersentuhan dengan produk fisik Anda, tapi foto produk yang menarik mampu memberikan gambaran terkait kualitas, fitur, dan juga manfaat dari produk tersebut.

Sehingga, mereka akan semakin yakin untuk memilih produk dari brand Anda.

Jenis-jenis Foto Produk

1. White Background Shots

White background shots adalah salah satu jenis foto produk yang sangat terkenal. Walaupun memang terlihat sangat sederhana, tapi jenis foto produk ini diklaim sangat efektif untuk menyoroti produk yang lebih bersih, rapi dan juga lebih elegan.

Agar lebih memahami jenis foto produk ini, maka Anda bisa melihat bagaimana para pemilik toko online di Amazon ataupun eBay dalam menerapkan jenis foto yang satu ini.

foto produk 1

2. Lifestyle Action Shots

Selain menampilkan foto yang menarik, lifestyle action shots akan membantu para calon pelanggan dalam memahami bagaimana cara produk digunakan dalam setiap kehidupan sehari-hari.

Biasanya, jenis foto ini akan ditampilkan di halaman landing page atau di channel media sosial, seperti instagram ataupun pinterest.

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan jika ingin menerapkan lifestyle action shots, yaitu:

  • Hero shot: Anda harus membantu setiap calon pelanggan untuk membayangkan diri mereka mengenakan produk yang Anda tawarkan. Salah satu contohnya adalah foto yang ada di laman website Eiger berikut ini: foto produk 2
  • Flat lay photography: Anda harus mampu menempatkan produk Anda di atas suatu meja atau permukaan datar lainnya, lalu menambahkan beberapa properti lainnya agar bisa terlihat lebih hidup, dan mengambil foto dari posisi atas. Contohnya adalah foto yang ada di dalam akun Instagram Indomie berikut ini.foto produk 3

3. Scale Shots

Bila Anda memang ingin menggambarkan ukuran produk yang Anda tawarkan, maka Anda bisa memilih jenis foto produk scale shots. Untuk bisa melakukannya, maka Anda bisa menggunakan objek lain sebagai bahan pembandingnya. Contohnya adalah foto produk dari Zanco tiny t1 berikut ini:

foto produk 4

Untuk bisa menjelaskan betapa kecilnya Zanco tiny t1, produk tersebut difoto bersebelahan dengan kunci dan juga koin.

4. Detailed Shots

Sama seperti namanya, detailed atau close-up shots dilakukan agar bisa memberikan detail tekstur, fitur, atau bagian lain dari produk Anda. uniknya, foto close up ini bisa meningkatkan tingkat kepercayaan para pelanggan dan juga menekan return rates produk Anda.

Berikut ini adalah salah satu contoh foto detailed shots dari Nike.

7

5. Ghost Mannequin Photography

Jika Anda bergerak pada industri fashion dan memiliki anggaran yang terbatas untuk menyewa talent, maka Anda bisa menggunakan Ghost atau invisible mannequin photography.

Uniknya, ghost mannequin ini mampu memberikan efek 3 dimensi pada produk yang Anda tawarkan, sehingga setiap calon pembeli bisa melihat bentuk detailnya secara jelas. Lebih dari itu, foto ini juga mampu membuat gambar Anda terkesan lebih menarik dan profesional. Contohnya adalah produk dari Planet Sport Asia di bawah ini.

8

6. 360 Product Photography

Bila Anda ingin membuat suatu halaman produk yang lebih interaktif, maka Anda bisa menggunakan 360 product photography.

Jenis foto produk ini memang memerlukan usaha yang lebih besar daripada jenis produk sebelumnya. Selain memang memerlukan alat tambahan berbentuk turn table atau meja putar, Anda juga harus mengambil gambar produk sampai puluhan kali dari berbagai sisi produk, lalu Anda harus menggabungkan foto-foto tersebut menjadi satu.

Tapi hasilnya para calon pembeli bisa melihat bentuk dan juga fitur produk Anda dari berbagai sisi. Lebih hebatnya lagi, 360 product photography ini diklaim mampu meningkatkan angka penjualan dan juga mengurangi return rates produk.

Tips Melakukan Foto Produk

Setelah kita mengetahui bersama tentang pengertian, manfaat dan jenis-jenis foto produk, maka selanjutnya kita harus mengetahui tips melakukan foto produk.

Dilansir dari laman Hubspot, beberapa tips untuk melakukannya adalah sebagai berikut:

1. Jangan Ragu Untuk Menggunakan Smartphone

Tips pertama yang harus Anda pahami adalah jangan pernah sekalipun ragu untuk memanfaatkan smartphone Anda. Anda tidak perlu menggunakan kamera DSLR yang mahal bila belum memilikinya. Melakukan foto menggunakan smartphone saja hasilnya saat ini sudah bisa dibilang cukup bagus.

2. Gunakan Tripod

Agar hasil foto Anda lebih maksimal, maka Anda memerlukan alat bantuan tripod. Kenapa, karena bila menggunakan tangan, hasil setiap foto akan berbeda dan akan mengurangi tingkat keindahan dan konsistensi foto Anda.

3. Perhatikan pencahayaan

Sama seperti teknik fotografi pada umumnya, di dalam foto produk juga Anda harus memerhatikan tingkat pencahayaan. Pastikanlah agar objek yang Anda foto tidak terlalu gelap ataupun menghasilkan bayangan yang sangat kasar.

4. Perhatikan Komposisi

Hal lainnya yang harus Anda perhatikan adalah komposisinya. Komposisi yang baik di dalam suatu foto akan membuat produk jadi lebih menarik. Selain itu, produk Anda juga jadi lebih mempunyai nilai jual yang lebih karena Anda mampu memberikan kesan bahwa Anda foto tersebut dilakukan dengan serius.

5. Ambil Sebanyak-banyaknya

Tips terakhir adalah dengan mengambil foto sebanyak mungkin. Ingatlah bahwa gambar yang Anda ambil mungkin bisa kurang dari kata sempurna. Untuk itu, jangan ragu untuk mengambil foto sebanyak mungkin.

Hal tersebut dilakukan agar foto yang akan Anda tampilkan nanti adalah foto terbaik.

Baca juga: Cara Mudah Jual-Beli Barang Bekas dan Rekomendasi Tempat Terbaiknya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang foto produk. Jadi, foto produk adalah suatu metode tentang bagaimana kita mengambil gambar dari sebuah barang. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjelaskan bentuk fisik dan juga fungsi dari produk itu sendiri.

Ada banyak jenis foto produk yang bisa Anda pilih, seperti white background shots, lifestyle action shots, scale shots, detailed shots, ghost mannequin photography, dan 360 product photography.

Foto yang baik mampu memberikan keuntungan berupa meningkatnya reputasi bisnis, meningkatkan visibilitas bisnis Anda, memikat lebih banyak customers, dan mendapatkan kesempatan dalam memperoleh conversion rates yang diinginkan. Sehingga, laba yang bisa Anda raih pun akan meningkat.

Namun, jangan lupa untuk selalu mencatatnya di dalam laporan laba rugi. Laporan ini sangat berguna untuk Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan keputusan bisnis di masa depan.

Tapi, bila Anda tidak memiliki waktu atau kesulitan dalam membuat laporan laba rugi, maka gunakanlah software akuntansi dari Accurate Online.

Software akuntansi ini akan menyiapkan lebih dari 200 jenis laporan akuntansi secara otomatis, tepat, akurat, dan bisa Anda akses dimana saja dan kapan saja. Selain itu, fitur lengkap yang ada di dalamnya juga akan memudahkan Anda dalam mengelola bisnis.

Penasaran? Anda bisa mencoba Accurate Online terlebih dahulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.accurate berhenti membuang waktu