Incoterms Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya dalam Kegiatan Ekspor-Impor

Sebagian besar dari anda yang berbisnis di bidang impor ekspor barang pasti sudah akrab dengan istilah incoterms. Incoterms sendiri sebenarnya adalah istilah yang sangat umum digunakan dalam perdagangan di dunia internasional.

Sebelum anda menjadi seorang pebisnis yang anda, pastinya anda harus menguasai bisnis yang anda jalankan secara komprehensif. Hal paling mendasar yang harus anda ketahui adalah mulai dari bagaimana anda mengurus suatu izin usaha hingga memahami berbagai istilah yang melekat di dalam dokumen usaha tersebut.

Selain itu, setiap eksportir dan importir juga harus mengetahui berbagai istilah incoterms agar lebih mudah dalam melakukan kegiatan bisnis. Berikut ini adalah penjelasan tentang incoterms yang telah kita rangkum secara lengkap untuk anda.

Incoterms Adalah

Diambil dari asal katanya, incoterms adalah singkatan dari kata international commercial terms. Jadi, jika diartikan dari asal katanya, maka arti kata incoterms adalah sebagai berikut:

  • International : internasional atau antar negara.
  • Commercial : bentuk perdagangan atau yang berkaitan dengan perdagangan.
  • Terms : kata jamak dari term yang artinya istilah-istilah

Jadi, secara harfiah, incoterms adalah berbagai istilah yang diciptakan untuk bisa menyamakan pengertian yang terjalin antara pihak penjual dan pihak pembeli di dalam perdagangan internasional. Tujuan utamanya adalah agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik dan perdagangan internasional pun bisa dilakukan secara lancar.

Incoterms sendiri mencakup berbagai hal yang erat kaitannya dengan jual beli internasional, mulai dari pertanggungjawaban atas setiap kegiatan ekspor dan impor, pengiriman barang, serta penanggungan biaya, dll.

Selain itu, penggunaan biaya ini juga erat kaitannya dengan pencatatan akuntansi perusahaan. Untuk itu, pemahaman terhadap istilah incoterms juga harus dimengerti oleh para akuntan yang bekerja di perusahaan ekspor dan impor barang.

Baca juga: Budidaya Adalah: Pengertian, Manfaat, Tujuan, Jenis, Dan Contohnya

Tujuan Dibuatnya Incoterms Adalah

Incoterms sendiri dibuat agar bisa meminimalisir berbagai bentuk kesalahpahaman yang kerap terjadi antara pihak penjual dan pembeli. Hal tersebut dikarenakan perdagangan internasional akan melibatkan berbagai pihak penjual dan pembeli yang berasal dari berbagai negara dengan bahasa yang berbeda-beda.

Jadi, secara umum tujuan incoterms adalah:

  1. Untuk bisa mengatur hak dan kewajiban yang sudah selayaknya ditanggung oleh pihak eksportir dan importir yang melakukan transaksi perdagangan internasional
  2. Guna memberikan pilihan ketentuan pengiriman untuk pihak importir dan eksportir.
  3. Guna mengurangi kesalahan interpretasi ataupun kesalahpahaman tanggung jawab yang terjadi antara pihak eksportir dan juga pihak importir.

Selain itu, istilah yang termuat dalam incoterms juga akan berdampak pada pembukuan bisnis. Dengan menggunakan istilah yang ada pada incoterms, maka laporan pun akan menjadi lebih mudah dibaca dan juga dipahami.

Apa Saja Incoterms yang Digunakan?

Saat ini, incoterms yang berlaku adalah incoterms 2010, yang merupakan pembaharuan dari incoterms 2000. Meskipun begitu, incoterms 2000 juga masih berlaku dengan catatan harus bisa ditulis secara jelas di dalam perjanjian kontrak.

Bentuk validitas incoterms hanya akan berlaku apabila disebutkan dalam kontrak penjualan ataupun perjanjian tertulis yang sebelumnya memang sudah disepakati. Jadi, setidaknya ada tiga poin penting yang bisa diatur dalam incoterms 2010, yakni:

  • Risk : adalah bentuk pembagian ataupun pengalihan risiko antara pihak penjual dan pembeli.
  • Cost : adalah bentuk pembagian atau pengalihan biaya pengiriman barang
  • Responsibilities : adalah bentuk pengaturan tanggung jawab terhadap barang ketika dikirimkan.

Selain itu, pada incoterms 2010 juga terdapat dua kategori utama, yaitu transportasi umum dan transportasi laut, dimana masing-masing diantaranya terdiri dari 11 istilah. Tujuh istilah untuk transportasi umum, dan 4 istilah untuk transportasi laut

Terdapat 2 kategori umum pada Incoterms 2010, yaitu transportasi umum (darat, laut, udara, rel) dan transportasi laut (khusus laut saja), yang terdiri dari 11 istilah, dimana 7 istilah berlaku secara umum, dan 4 istilah yang berlaku khusus untuk pengiriman melalui transportasi air.

Istilah-Istilah dalam Incoterms

1. Ex Works (EXW) Incoterms Adalah

Jika di dalam dokumen perdagangan internasional anda terdapat istilah EXW atau ex works, maka itu artinya pihak penjual yang akan menentukan lokasi ataupun tempat pengambilan barang yang akan anda beli. Sebagai pembeli, anda juga memiliki tanggung jawab pada biaya pengangkutan dan juga biaya bongkar muat serta biaya lainnya yang berpotensi ada ketika dilakukan pengiriman barang.

2. Carriage Paid To (CPT) Incoterms Adalah

CPT atau carriage paid to dalam incoterms adalah pihak penjual lah yang akan menanggung seluruh biaya, dari mulai barang dikirim, hingga sampai di tujuan pembelinya. Dalam hal ini, pihak penjual hanya memiliki tanggung jawab ketika barang sudah diserahkan kepada pihak ekspedisi atau karir.

3. Delivered Duty Paid (DDP)

Arti dari delivered duty paid adalah pihak penjual lah yang akan mengirim barang hingga tujuan dan penjual lah yang akan menanggung seluruh biaya tersebut, termasuk biaya asuransi dan juga seluruh biaya lain yang harus dibayar, seperti biaya pajak, cukai, impor, dll. Dalam hal ini, pihak penjual juga nantinya akan mengurus surat izin guna mendatangkan barang yang berasal dari pihak pembeli.

4. Free Carrier (FCA)

FCA atau free carrier artinya pihak penjual akan bertanggung jawab terhadap perizinan ekspor sampai menyerahkannya pada pihak kurir atau ekspedisi di tempat pelabuhan yang sebelumnya sudah disepakati  bersama.

Dalam hal ini, pihak pembeli hanya perlu membayar biaya pengiriman dan tugas serta tanggung jawab penjual akan selesai ketika pihak pembeli sudah menerima barang di pelabuhan.

5. Delivered at Terminal (DAT) Incoterms Adalah

Istilah delivered at terminal (DAT) mengacu pada pihak penjual lah yang akan melakukan seluruh pembayaran yang erat kaitannya dengan biaya pengiriman pada suatu produk sehingga dilakukannya pembongkaran di pelabuhan tujuan. Setelah barang-barang tersebut dibongkar di pelabuhan, maka pihak penjual sudah tidak lagi memiliki tanggung jawab pada barang tersebut.

6. Carriage and Insurance Paid To (CIP)

Carriage and insurance paid to atau CIP adalah pihak penjual wajib membayar asuransi kargo dan juga risiko kerusakan serta kehilangan barang ketika diantar. CIP juga mengharuskan pihak pembeli untuk mampu melakukan export clearance, yaitu serangkaian proses dokumen administratif dan pajak untuk diselesaikan untuk melakukan ekspor dan impor barang.

7. Delivered at Place (DAP)

Delivered at Place atau DAP incoterms adalah suatu istilah yang lebih berfokus pada tanggung jawab penjual untuk mampu mengatur dan juga memproses pengantaran barang sampai pada tempat yang sebelumnya sudah bersama disepakati.

8. Free on Board (FOB) Incoterms Adalah

Istilah berikutnya adalah free on board atau FOB. FOB artinya pihak penjual lah yang akan melakukan seluruh surat perizinan ekspor sampai barang yang sudah dipesan dimuat pada kapal pengirim. Biaya yang ada setelahnya akan ditanggung oleh pihak pembeli.

9. Free Alongside Ship (FAS)

Free Alongside Ship atau ship adalah pihak penjual mempunyai tanggung jawab hingga produk yang dipesan oleh pihak pembeli tiba di pelabuhan keberangkatan dan sudah siap untuk didekati kapal pengeruk untuk proses pemuatan. Biaya lain yang akan muncul setelah kegiatan tersebut harus dibayar oleh pihak pembeli. Istilah ini juga hanya akan digunakan pada transportasi air.

10. Cost and Freight (CFR)

CFR merujuk pada pihak penjual yang akan membayar seluruh biaya yang bisa muncul dari mulai barang dikirim hingga tiba di pelabuhan. Setelahnya, biaya yang akan muncul akan ditanggung oleh pihak pembeli.

11. Cost, Insurance and Freight (CID)

Pada dasarnya, istilah CIF ini hampir sama dengan CFR. CIF ini akan memungkinkan pihak penjual untuk mampu melakukan seluruh tanggung jawab sampai barang tiba di pelabuhan dan sudah siap untuk dimuat. Selain itu, pihak penjual juga wajib membayar asuransi terhadap barang yang dipesan.

Baca juga: Kode OTP Adalah Kode Penting untuk Bisnis Anda, Ini Cara Melindunginya!

Kesimpulan

Itulah penjelasan lengkap tentang incoterms yang sangat berguna untuk kegiatan bisnis ekspor dan impor anda. Selain memahami istilah incoterms, anda juga bisa lebih sukses lagi dalam melakukan bisnis impor dan ekspor dengan menggunakan software akuntansi khusus dari Accurate Online agar anda bisa mengelola seluruh keuangan bisnis anda secara lebih cepat dan praktis.

Dengan Accurate Online, anda juga bisa terbantu dalam hal memantau kondisi keuangan bisnis anda secara real time. Selain itu, anda juga bisa membuat banyak laporan keuangan yang anda butuhkan.

Accurate online juga akan memudahkan anda dalam melakukan berbagai proses akuntansi yang rumit. Jadi, anda bisa mencatat seluruh transaksi laporan keuangan anda dengan cepat. Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan accurate online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate 3