Pengertian Good Governance dan Cara Menerapkannya ke Dalam Bisnis

oleh | Nov 9, 2023

source envato.

Pengertian Good Governance dan Cara Menerapkannya ke Dalam Bisnis

Pilar utama dalam menjalankan suatu entitas bisnis yang berkelanjutan dan berhasil adalah menerapkan prinsip-prinsip good governance.

Konsep ini, yang menjadi landasan penting dalam pengelolaan bisnis di era modern, membawa perubahan mendasar dalam cara perusahaan beroperasi, berinteraksi dengan pemangku kepentingan, dan menjalankan tanggung jawab sosialnya.

Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang arti dan dampak pentingnya good governance dalam dunia bisnis, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat mengoptimalkan performa dan reputasi perusahaan.

Dengan demikian, kita akan meneliti peran penting good governance dalam membangun bisnis yang berintegritas, transparan, dan mampu beradaptasi di tengah dinamika ekonomi global.

Pengertian Good Governance

Pengertian Good Governance

ilustrasi good governance. source envato

Dilansir dari Wikipedia, good governance, yang dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai “tata kelola yang baik,” merujuk pada sejumlah prinsip dan praktik yang digunakan dalam pengelolaan entitas, seperti pemerintah, organisasi nirlaba, dan perusahaan, dengan tujuan untuk mencapai hasil yang transparan, etis, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders).

Prinsip-prinsip di dalamnya mencakup beberapa elemen penting, yaitu:

1. Transparansi

Good governance mengharuskan entitas tersebut untuk menjalankan operasinya secara terbuka dan memungkinkan akses informasi yang cukup bagi pemangku kepentingan. Transparansi ini mencakup laporan keuangan, kebijakan, dan keputusan yang dibuat oleh entitas tersebut.

2. Akuntabilitas

Akuntabilitas berarti bahwa entitas tersebut bertanggung jawab atas tindakan dan keputusannya. Hal ini mencakup mengidentifikasi, memahami, dan menerima konsekuensi dari keputusan-keputusan yang diambil.

3. Partisipasi

Partisipasi memungkinkan pemangku kepentingan, seperti masyarakat umum atau anggota organisasi, untuk berperan dalam proses pengambilan keputusan, sehingga hal ini akan meningkatkan keadilan dan responsivitas.

4 .Responsivitas

Good governance menekankan akan perlunya entitas untuk merespons kebutuhan dan aspirasi pemangku kepentingan. Di dalamnya mencakup mengambil tindakan yang sesuai dan efektif dalam menangani masalah-masalah yang muncul.

5. Keadilan dan Kesetaraan

Prinsip-prinsip ini memastikan bahwa tata kelola yang baik harus adil dan memperlakukan semua pemangku kepentingan dengan kesetaraan, tanpa diskriminasi.

6. Efisiensi dan Efektivitas

Good governance menekankan pentingnya penggunaan sumber daya secara efisien dan mencapai hasil yang diinginkan. Ini berarti menghindari pemborosan dan mencapai tujuan dengan cara yang efektif.

Prinsip-prinsip ini sering diterapkan dalam berbagai konteks, termasuk dalam pemerintahan, bisnis, organisasi nirlaba, dan sektor finansial.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa entitas tersebut beroperasi dengan integritas, menghormati hak-hak individu, dan berkontribusi pada kepentingan yang lebih luas dalam masyarakat.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, maka setiap entitas dapat meningkatkan kepercayaan dan dukungan dari pemangku kepentingan, serta mencapai keberlanjutan jangka panjang.

Baca juga: Service Quality: Pengertian dan 12 Cara Efektif Meningkatkannya

Manfaat Good Governance Bagi Bisnis

Manfaat Good Governance Bagi Bisnis

ilustrasi good governance. source envato

Penerapan prinsip-prinsip Good governance dalam bisnis memiliki sejumlah manfaat yang signifikan. Beberapa manfaat utamanya adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kepercayaan Pemangku Kepentingan

Good governance mampu menciptakan transparansi dalam pengelolaan bisnis, termasuk laporan keuangan dan proses pengambilan keputusan. Hal ini nantinya akan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan seperti pemegang saham, pelanggan, dan mitra bisnis.

2. Pengurangan Risiko Hukum dan Reputasi

Dengan mematuhi prinsip-prinsip good governance, bisnis dapat menghindari pelanggaran hukum dan praktek yang merugikan. Hal ini akan membantu dalam melindungi reputasi perusahaan dan mencegah kerugian finansial yang mungkin timbul dari tindakan hukum.

3. Peningkatan Efisiensi Operasional

Good governance mempromosikan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan bisnis. Dengan proses yang lebih efisien, perusahaan dapat mengurangi pemborosan sumber daya dan meningkatkan produktivitas.

4. Akses Modal yang Lebih Mudah

Investor dan kreditor sering mencari perusahaan yang menerapkan Good governance karena mereka cenderung lebih aman dalam hal pengembalian investasi mereka. Sehingga hal ini akan membuat perusahaan lebih menarik bagi investor dan memudahkan akses modal.

5. Kemampuan untuk Menarik dan Mempertahankan Bakat

Bisnis yang dikelola dengan baik memiliki reputasi yang baik dan menjadi tempat kerja yang menarik bagi bakat-bakat terbaik. Sehingga akan membantu perusahaan dalam merekrut dan mempertahankan karyawan berpotensi tinggi.

6. Inovasi dan Keberlanjutan

Good governance mendorong perusahaan untuk mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial dari operasinya. Hal ini dapat mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya, teknologi, dan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

7. Respons Terhadap Perubahan Lingkungan Bisnis

Bisnis yang menerapkan Good governance lebih mampu beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan bisnis yang cepat. Bisnis tersebut akan dapat merespons dengan lebih fleksibel dan responsif terhadap peluang dan ancaman yang muncul.

8, Pemenuhan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Good governance membantu bisnis mematuhi standar etika dan sosial yang tinggi, termasuk tanggung jawab sosial perusahaan. Sehingga akan mampu menciptakan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan.

9. Peningkatan Daya Saing

Bisnis yang menerapkan good governance memiliki keunggulan daya saing yang lebih besar karena mereka cenderung lebih efisien, inovatif, dan dapat diandalkan dalam hubungan bisnis.

Jadi, good governance bukan hanya menjadi tanggung jawab etika dalam bisnis, tetapi juga merupakan investasi yang cerdas yang dapat membantu mencapai kesuksesan jangka panjang dan keberlanjutan bisnis.

Dengan memprioritaskan Good governance, perusahaan dapat mencapai manfaat ini sambil memenuhi tanggung jawab mereka terhadap pemangku kepentingan dan masyarakat secara keseluruhan.

Baca juga: Pengertian Defisiensi dan Cara Mengatasinya Dalam Bisnis

Cara Menerapkan Good Governance Dalam Bisnis

Cara Menerapkan Good Governance Dalam Bisnis

ilustrasi good governance. source envato

Menerapkan Good governance dalam bisnis merupakan langkah yang penting untuk memastikan pengelolaan yang transparan, etis, dan efisien. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk menerapkan Good governance dalam bisnis Anda:

1. Buat Kode Etik dan Kebijakan

Tulislah kode etik atau kebijakan perusahaan yang jelas dan komprehensif. Kode etik ini harus mencakup prinsip-prinsip Good governance, termasuk transparansi, akuntabilitas, dan etika bisnis. Pastikan juga bahwa semua karyawan dan pemimpin perusahaan memahami dan menandatangani kode etik ini.

2. Transparansi dan Keterbukaan

Publikasikan laporan keuangan secara teratur dan dalam bentuk yang mudah diakses oleh pemangku kepentingan. Bagikanlah informasi yang relevan tentang kinerja bisnis, risiko, dan kebijakan perusahaan secara terbuka dengan semua pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham dan pelanggan.

3. Struktur Tata Kelola yang Baik

Bentuk dewan direksi yang kuat dan independen yang dapat mengawasi dan memberikan arahan strategis kepada perusahaan.

Pastikan juga untuk menghadirkan komite independen di dalam dewan direksi, seperti komite audit, yang dapat memantau keuangan dan pengungkapan perusahaan.

4. Akuntabilitas dan Tanggung Jawab

Tetapkanlah tanggung jawab yang jelas dan akuntabilitas bagi setiap tingkatan dalam organisasi. Tinjaulah selalu kinerja individu dan organisasi secara teratur dan berikan umpan balik yang jujur.

5. Partisipasi Pemangku Kepentingan

Libatkanlah para pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan yang relevan, terutama dalam kebijakan yang dapat memengaruhi mereka. Hadirkanlah dialog terbuka dengan karyawan, pelanggan, mitra, dan komunitas tempat bisnis Anda beroperasi.

6. Pelatihan dan Pendidikan

Selenggarakan pelatihan dan program pendidikan untuk karyawan dan pemimpin perusahaan mengenai prinsip-prinsip good governance dan etika bisnis. Pastikan juga bahwa semua orang dalam organisasi memahami pentingnya good governance.

7. Manajemen Risiko

Identifikasi dan evaluasi risiko yang mungkin memengaruhi bisnis Anda. Buatlah rencana mitigasi risiko dan lakukan audit risiko secara berkala. Pastikan bahwa kebijakan risiko dan kebijakan darurat telah ditetapkan dan dapat dijalankan.

8. Pelaporan Keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Buat dan publikasikanlah laporan keberlanjutan yang mencantumkan upaya perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya, termasuk dampak sosial dan lingkungan.

Pertimbangkanlah untuk menjalin kerja sama dengan organisasi independen yang dapat mengaudit dan memverifikasi laporan tersebut.

9. Audit Independen

Gunakanlah jasa pihak ketiga independen untuk mengaudit laporan keuangan dan proses bisnis. Hal ini akan membantu memastikan integritas informasi yang dipublikasikan.

10. Pemantauan dan Evaluasi yang Berkelanjutan

Tinjau dan evaluasi secara berkala praktik good governance dalam bisnis Anda. Perbarui kebijakan dan prosedur sesuai dengan perubahan kondisi bisnis dan regulasi.

Menerapkan good governance adalah suatu upaya berkelanjutan yang memerlukan komitmen dari seluruh organisasi. Selain itu, mencari bimbingan dari sumber daya yang kompeten seperti konsultan atau pakar hukum bisnis dapat membantu dalam menerapkan praktik-praktik Good governance yang efektif.

Baca juga: Apa itu Konsep Bisnis? Ini Pengertian dan Fungsinya!

Penutup

Penerapan Good governance dalam bisnis adalah langkah penting yang membawa manfaat jangka panjang yang tak ternilai. Hal ini tidak hanya memperkuat reputasi perusahaan Anda, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasi Anda dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat.

Dengan menjalankan praktik-praktik Good governance, Anda menciptakan dasar yang kuat untuk membangun hubungan yang kuat dengan pemangku kepentingan, mengelola risiko dengan lebih baik, dan berkontribusi pada masyarakat dengan cara yang juga baik.

Ingatlah selalu bahwa Good governance bukanlah tujuan yang sekali jalan, tetapi merupakan perjalanan berkelanjutan. Selalu terbuka terhadap perbaikan, evaluasi, dan pengembangan berkelanjutan.

Dengan melakukan ini, Anda tidak hanya menjaga bisnis Anda tetap kompetitif, tetapi juga memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan.

Namun, untuk bisa lebih kompetitif, menjalankan praktik good governance saja belum cukup, Anda juga harus beradaptasi dengan kondisi terkini, salah satunya adalah menerapkan penggunaan digitalisasi dalam sektor bisnis dan software akuntansi Accurate Online akan membantu Anda menerapkannya.

Aplikasi yang sudah dipercaya oleh ratusan pengguna ini akan membantu Anda dalam mengelola bisnis secara menyeluruh. Accurate Online mampu menyelesaikan pekerjaan administratif yang memakan banyak waktu, seperti mencatat transaksi, membuat laporan keuangan dan laporan bisnis, mengelola aset dan persediaan, menjalankan proses produksi, dan masih banyak lagi.

Dengan begitu, bisnis Anda bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Bahkan, Anda akan memiliki waktu yang cukup untuk bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Klik tautan gambar di bawah ini sekarang juga untuk langsung mencoba dan menggunakan Accurate Online selama 30 hari, Gratis!

bisnisukmbanner
sidebarPromo
Natalia
Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait