Pengertian Negosiasi Bisnis dan Cara Melakukannya

oleh | Des 7, 2023

source envato.

Pengertian Negosiasi Bisnis dan Cara Melakukannya

Pada dasarnya, negosiasi bisnis memiliki peran yang penting dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan, mitra bisnis, dan pelanggan. Ketika berada di meja negosiasi, kemampuan untuk mengartikulasikan visi, misi, dan kebutuhan perusahaan dengan jelas adalah kunci.

Seorang negosiator bisnis yang ulung mampu merancang kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, menciptakan win-win solution yang tidak hanya meningkatkan profitabilitas, tetapi juga memperkokoh hubungan jangka panjang.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang strategi negosiasi bisnis yang dapat membantu perusahaan mencapai tujuan bisnisnya. Dari pendekatan kolaboratif hingga teknik membangun kepercayaan, pembaca akan diajak memahami betapa esensialnya keterampilan negosiasi dalam membentuk fondasi bisnis yang kokoh.

Pengertian Negosiasi Bisnis

Pengertian Negosiasi Bisnis

ilustrasi negosiasi bisnis. source envato

Laman resmi Indeed menjelaskan bahwa negosiasi bisnis adalah suatu proses interaktif yang melibatkan dua pihak atau lebih dengan tujuan mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Proses ini terjadi ketika pihak-pihak yang terlibat memiliki kepentingan yang berbeda dan berusaha untuk mencapai kesepakatan yang memenuhi kebutuhan masing-masing.

Negosiasi bisnis dapat mencakup berbagai aspek, termasuk harga, persyaratan kontrak, volume pembelian, waktu pengiriman, dan sejumlah faktor lain yang berkaitan dengan transaksi bisnis.

Secara umum, tujuan dari negosiasi bisnis adalah menciptakan win-win solution, di mana setiap pihak merasa bahwa kesepakatan yang dicapai memberikan nilai tambah bagi mereka.

Keterampilan dalam negosiasi bisnis melibatkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan efektif, membaca situasi, memahami kebutuhan dan kepentingan pihak lain, serta mencari solusi yang dapat memenuhi harapan kedua belah pihak.

Negosiasi bisnis tidak hanya terbatas pada transaksi pembelian dan penjualan, tetapi juga dapat mencakup perundingan dalam konteks kerjasama jangka panjang, kemitraan strategis, atau pengaturan kontrak yang kompleks.

Proses ini melibatkan tawar-menawar, kompromi, dan kesediaan untuk bekerja sama guna mencapai hasil yang saling menguntungkan.

Keberhasilan dalam negosiasi bisnis tidak hanya diukur dari segi materi, seperti harga yang disepakati, tetapi juga dari aspek hubungan dan keberlanjutan kerjasama.

Negosiator yang mahir mampu menciptakan lingkungan yang saling menghormati dan membangun kepercayaan, sehingga hubungan bisnis dapat berkembang secara positif dalam jangka panjang.

Baca juga: Negosiasi: Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Jenis-jenisnya

Tujuan Negosiasi Bisnis

Tujuan Negosiasi Bisnis

ilustrasi negosiasi bisnis. source envato

Negosiasi bisnis memiliki sejumlah tujuan yang dapat bervariasi tergantung pada konteks dan situasi bisnis tertentu. Beberapa tujuan dari negosiasi bisnis adalah sebagai berikut:

1. Mencapai Kesepakatan Menguntungkan

Tujuan utama dari negosiasi bisnis adalah mencapai kesepakatan yang memberikan keuntungan maksimal bagi kedua belah pihak. Kesepakatan ini idealnya bersifat “win-win,” di mana setiap pihak merasa bahwa mereka telah mendapatkan nilai yang adil dari transaksi tersebut.

2. Optimalisasi Harga dan Kondisi Kontrak

Menetapkan harga yang adil dan mengatur kondisi kontrak yang menguntungkan adalah aspek penting dalam negosiasi bisnis. Hal ini mencakup berbagai hal, seperti pembayaran, volume pembelian, waktu pengiriman, dan persyaratan lainnya.

3. Membentuk dan Memelihara Hubungan Bisnis

Negosiasi bisnis bukan hanya tentang satu transaksi, melainkan juga tentang pembentukan dan pemeliharaan hubungan bisnis jangka panjang. Menciptakan lingkungan yang saling menghormati dan membangun kepercayaan merupakan tujuan penting untuk mendukung kerjasama yang berkelanjutan.

4. Menyelesaikan Konflik

Negosiasi seringkali melibatkan penyelesaian konflik atau perbedaan pendapat antara pihak-pihak yang terlibat. Tujuan adalah mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak dan menghindari eskalasi konflik yang dapat merugikan kedua belah pihak.

5. Mengembangkan Kemitraan

Dalam beberapa negosiasi bisnis, tujuannya mungkin melampaui kesepakatan transaksional dan lebih kepada pengembangan kemitraan strategis. Ini melibatkan kesepakatan jangka panjang yang menciptakan nilai tambah bagi kedua belah pihak, seperti kolaborasi dalam inovasi, pemasaran bersama, atau pengembangan produk bersama.

6. Meningkatkan Keunggulan Bersaing

Melalui negosiasi, perusahaan dapat mencapai persyaratan yang memberikan keunggulan bersaing, seperti harga yang lebih baik atau kondisi kontrak yang lebih menguntungkan dibandingkan pesaing.

7. Pemahaman Mendalam tentang Kebutuhan Pihak Lain

Selain mencapai kesepakatan tertentu, tujuan negosiasi juga melibatkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan, keinginan, dan kepentingan pihak lain. Hal ini dapat membantu dalam menciptakan solusi yang memenuhi harapan dan menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang terlibat.

Memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan-tujuan ini membantu negosiator dalam merancang strategi yang efektif dan memastikan bahwa hasil dari negosiasi tersebut sesuai dengan kepentingan perusahaan.

Baca juga: Memahami Proses Negosiasi Untuk Kesepakatan yang Lebih Baik

Cara Melakukan Negosiasi Bisnis yang Baik

Cara Melakukan Negosiasi Bisnis yang Baik

ilustrasi negosiasi bisnis. source envato

Negosiasi bisnis yang baik melibatkan kombinasi keterampilan interpersonal, strategi, dan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan keinginan kedua belah pihak.

Berikut adalah beberapa langkah dan tips untuk melakukan negosiasi bisnis yang efektif:

1. Persiapkan Diri dengan Baik

Pelajari sebanyak mungkin tentang pihak lawan, tujuan, dan kondisi pasar. Persiapkan argumen yang kuat dan pertanyaan yang relevan. Mengetahui batasan dan prioritas akan memberi Anda keunggulan.

2. Tetapkan Tujuan yang Jelas

Tentukan tujuan Anda sebelum negosiasi dimulai. Apa yang ingin Anda capai? Tetapkan batas-batas dan alternatif jika perlu. Hal ini akan memberikan pedoman selama proses negosiasi.

3. Buka Komunikasi dengan Baik

Mulailah dengan membuka komunikasi yang ramah dan profesional. Penciptaan atmosfer yang positif dapat membantu dalam mencapai kesepakatan yang lebih baik.

4. Dengarkan dengan Aktif

Pahami kebutuhan dan keinginan pihak lain dengan mendengarkan secara aktif. Berikan perhatian penuh, tunjukkan bahwa Anda memahami, dan berikan umpan balik untuk memastikan bahwa Anda memahami dengan benar.

5. Jangan Menyerah Terlalu Cepat

Hindari memberikan konsesi terlalu cepat. Biarkan proses negosiasi berkembang, dan jangan terburu-buru untuk membuat keputusan. Ini memberi Anda lebih banyak ruang untuk bernegosiasi.

6. Fokus pada Nilai, Bukan Hanya Harga

Alihkan perhatian dari harga murni ke nilai tambah yang dapat Anda tawarkan. Diskusikan manfaat tambahan, pelayanan, atau kondisi kontrak yang dapat menciptakan keunggulan bersaing.

7. Gunakan Bahasa Tubuh yang Positif

Ekspresikan diri dengan bahasa tubuh yang positif. Mata kontak, senyuman, dan sikap tubuh yang terbuka dapat menciptakan hubungan yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan.

8. Berikan dan Terima

Bersikaplah terbuka terhadap memberikan dan menerima. Kesepakatan yang baik melibatkan saling memberi dan menerima konsesi. Jangan terlalu kaku atau terlalu meminta.

9. Cari Solusi Bersama (Win-Win Solution)

Fokuslah pada pencarian solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Negosiasi yang berorientasi pada solusi bersama menciptakan hubungan bisnis yang lebih kuat.

10. Kelola Emosi dengan Baik:

Jaga kontrol emosi Anda dan hindari terlibat dalam konflik yang tidak perlu. Emosi yang terkelola dengan baik dapat membantu Anda tetap fokus pada tujuan.

11. Beri Waktu untuk Pemikiran

Jangan ragu untuk meminta waktu untuk memikirkan tawaran atau kesepakatan tertentu. Hal ini memberi pihak-pihak yang terlibat kesempatan untuk merenung dan membuat keputusan yang lebih baik.

12. Buat Catatan dan Konfirmasi Kesepakatan

Setelah mencapai kesepakatan, buat catatan yang merinci kondisi-kondisi yang disepakati. Hal ini membantu mencegah kesalahpahaman di kemudian hari.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan membangun hubungan bisnis yang kokoh.

Baca juga: Apa itu Konsep Bisnis? Ini Pengertian dan Fungsinya!

Kesimpulan

Dalam melakukan negosiasi bisnis, keterampilan interpersonal, persiapan, dan fleksibilitas memainkan peran kunci. Kesuksesan negosiasi tidak hanya diukur dari kesepakatan harga, tetapi juga dari kualitas hubungan bisnis yang dibangun dan kemampuan untuk menciptakan nilai tambah bagi semua pihak terlibat.

Dengan mendengarkan dengan aktif, fokus pada nilai, dan mencari solusi bersama, negosiator dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tercapainya kesepakatan yang saling menguntungkan. Pentingnya manajemen emosi, kontrol diri, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan menjadikan negosiasi bukan hanya sebagai proses tawar-menawar, tetapi sebagai seni yang membutuhkan kebijaksanaan dan keahlian yang mendalam.

Dengan menggabungkan elemen-elemen ini, negosiasi bisnis dapat menjadi alat yang efektif untuk mencapai tujuan perusahaan, membangun kemitraan strategis, dan membuka peluang untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Namun untuk urusan pengelolaan bisnis yang efektif dan efisien, Anda bisa memercayakannya pada Accurate Online. Software akuntansi dan bisnis ini akan menyelesaikan berbagai pekerjaan administratif perusahaan Anda yang memakan banyak waktu, seperti mencatat transaksi, membuat laporan keuangan, mengelola arus kas, persediaan, aset, hingga mengurus laporan perpajakan Anda.

Dengan begitu, operasional bisnis Anda akan berjalan lebih efektif dan efisien. Bahkan, Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Jadi tunggu apa lagi? Coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga dengan klik tautan gambar di bawah ini, Gratis 30 hari!

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

11 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Natalia

Artikel Terkait