SMO adalah Hal Penting untuk Konten Anda, Ini Penjelasannya!

Social media optimization atau SMO adalah salah satu strategi social media marketing yang bisa Anda gunakan agar berbagai konten media sosial Anda mampu menjangkau audiens secara lebih efektif.

Berdasarkan sebuah laporan yang sudah dirangkum oleh Hootsuite dan We Are Social, terdapat setidaknya 3,499 miliar pengguna aktif sosial media yang ada di seluruh negara.

Oleh karena itu, Anda mempunyai kesempatan untuk mengakui mereka. Namun, Anda harus mengoptimalkan media sosial terlebih dahulu untuk melakukannya.

Lantas, bagaimana caranya? Cari tahu jawabannya dengan membaca artikel tentang SMO di bawah ini.

Pengerian SMO Adalah

Social media optimization atau SMO adalah suatu cara penggunaan media sosial yang dilakukan dengan tujuan mengelola dan meningkatkan brand exposure serta engagement.

Berdasarkan laman Investopedia, cara melakukan SMO adalah suatu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kesadaran produk dan juga layanan baru, berhubungan dengan para konsumen, dan meminimalisir potensi berita yang merusak.

Konsep optimasi ini hampir sama sebenarnya dengan SEO. Anda harus mencari tahu konten apa yang dicari oleh para audience, melihat platform media sosial, mana yang memang sesuai untuk brand Anda, serta menjalankan strategi pemasaran yang lebih sesuai.

Tujuan utama dari dilakukannya SMO adalah agar konten Anda berapa pada tampilan utama dan bisa dilihat oleh para audiens. Selain itu, optimasi ini juga mampu memberikan keuntungan yang banyak pada brand Anda. Keuntungan dilakukan SMO adalah sebagai berikut:

  • Mampu meningkatkan visibilitas dan juga reach konten, sehingga mampu menghasilkan engagement yang lebih besar.
  • Mampu menilai ROI secara menyeluruh dan hasil social media marketing Anda seperti brand awareness atau penjualan.
  • Mengembangkan proses yang konsisten agar bisa membuat konten yang sudah siap berforma dengan baik pada brand Anda.

Baca juga: Carousel Adalah Point Penting untuk Tingkatkan Media Sosial Anda, Ini Tips nya!

Tips Melakukan SMO Adalah

1. Analisis Audience-mu

Bersumber dari laman Alexa, langkah pertama dalam melakukan SMO adalah dengan lebih dulu menganalisis audiens Anda. Seperti yang sudah sempat kami singgung sebelumnya, Anda harus bisa memilih platform media sosial yang baik. Itu artinya, Anda harus memilih platform media sosial yang banyak digunakan oleh audiens Anda.

Pada tahap pertama ini, tujuan dilakukannya SMO adalah untuk menemukan platform media sosial yang banyak digunakan audiens dan dimana mereka ingin brand Anda berada.

Hal ini juga menjadi langkah yang baik untuk bisa mencari tahu engagement media sosial yang sudah Anda gunakan saat ini. beberapa akun media Anda saat ini mungkin bisa memberikan engagement yang cukup banyak, namun beberapa yang lainnya pasti ada yang menghasilkan traffic yang banyak pada website Anda.

Untuk menganalisa data tersebut, maka Anda bisa menggunakan beberapa tools, seperti tools Alexa.

2. Lakukan Analisis Kompetitor

Tahap kedua dalam melakukan SMO adalah dengan menganalisis kompetitor atau saingan bisnis Anda. berapa banyakkah engagement media sosial yang Anda peroleh saat ini bila dibandingkan dengan kompetitor? Jenis konten apa saja yang efektif untuk kompetitor atau brand lain di dalam industri bisnis Anda?

Anda harus bisa mencari tahu jawaban tersebut agar mampu memenangkan persaingan. Hal tersebut akan mempermudah Anda dalam membuat strategi optimasi SMO yang jauh lebih efektif.

3. Bangun strategi berdasarkan hasil analisis

Bila Anda sudah paham akan karakteristik audiens dan sudah memperoleh gambaran tentang kompetitor Anda, maka cara selanjutnya dalam melakukan SMO adalah dengan mendesain strategi ampuh untuk bisa digunakan.

Strategi adalah kunci penting dari dilakukannya SMO. Buatlah strategi yang lebih jelas agar Anda bisa mencapai tujuan yang sebelumnya sudah Anda tetapkan.

4. Eksekusi Strategi

Bila Anda sudah membuat strategi dengan matang, maka selanjutnya Anda harus bisa menjalankan strategi tersebut dengan baik.

Suatu strategi SMO harus dijalankan oleh tim, termasuk mereka yang berada di balik SEO marketing serta content marketing. Mereka harus melakukan kerja sama dengan social media manager serta community manager agar bisa menjalankan strategi yang sudah dibuat tersebut.

Optimasi media sosial sebenarnya sama saja dengan optimasi search engine. Untuk itu, tim tersebut harus bisa bekerjasama dengan baik agar pesan yang ingin disampaikan bisa diterima oleh audiens.

Saat Anda memposting suatu konten di Instagram, maka Anda bisa mengarahkan para audiens untuk menuju artikel blog ataupun landing page website Anda untuk memperoleh informasi yang lebih jelas.

5. Analisis hasil dan lakukan penyesuaian jika diperlukan

Bila Anda sudah menjalankan strategi SMO, maka seharusnya Anda harus melakukan analisa dan melakukan penyesuaian bila memang dibutuhkan.

Dalam tahap awal menjalankan strategi, Anda harus menjelaskan seberapa sering Anda dalam memeriksa hasilnya. Sehingga, Anda tidak akan menebak-nebak kapan waktu yang paling tepat dalam melakukan penyesuaian.

6. Optimalkan Strategi Media Sosial

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa strategi adalah suatu hal penting dalam meningkatkan performa akun media sosial. Untuk itu, Anda harus bisa menuangkan ide, gagasan, konten, caption dan juga tujuan strategi Anda dalam suatu media tertulis sebelum Anda mengelola akun media sosial. Media ini biasa disebut dengan media plan.

Strategi SMO harus bisa fokus pada perkembangan eksposure brand dan meraih tujuan yang bisa diukur dengan jelas. Contohnya, untuk bisa meningkatkan brand awareness dan brand exposure, maka Anda harus fokus dalam meningkatkan jumlah follower, subscriber, ataupun koneksi akun media sosial Anda.

7. Fokus Pada Visual

Media sosial adalah platform media yang fokus pada visual. Untuk itu, Anda harus bisa memastikan bahwa tampilan serta konten yang Anda sajikan adalah konten yang memiliki visual menarik dan mampu menghipnotis setiap audiens.

Untuk saat ini, beberapa media sosial sudah menawarkan berbagai jenis konten agar bisa Anda maksimalkan. Contohnya seperti Instagram dan Facebook yang memberikan pilihan pada Anda untuk membuat konten digambar dan juga video. Sedangkan media sosial TikTok dan Youtube lebih fokus dalam menyajikan konten video saja.

Untuk itu, fokus pada desain visual adalah salah satu upaya yang baik dalam meningkatkan engagement ataupun interaksi antar para pebisnis dan calon konsumennya.

8. Optimasi Profil

Jika Anda sudah mengoptimalkan konten visual, maka selanjutnya Anda harus mengoptimasi profil media sosial Anda. Terdapat tiga tahapan optimasi yang harus Anda lakukan, yakni:

  • Optimasi Profil: Anda harus bisa memaksimalkan foto profil dengan penggunaan foto yang lebih sederhana namun mengesankan secara virtual. Untuk itu, pastikanlah untuk menggunakan logo brand sebagai foto profil Anda agar bisa membangun brand recognition secara cepat.
  • Username: Anda harus konsisten dalam dalam menggunakan username di berbagai platform media sosial. Kenapa? karena konsumen akan lebih mudah dalam menemukan bisnis Anda bila Anda menggunakan username yang konsisten.
  • Bio: Bio adalah bagian yang paling penting, karena didalamnya Anda harus memperkenalkan brand dan bisnis pada para pengguna. Untuk itu, pastikanlah Anda bisa memuat berbagai informasi yang lengkap terkait brand dan juga bisnis Anda.

9. Optimasi Konten

Hal terakhir dalam melakukan SMO adalah dengan mengoptimasi konten. Ini merupakan kunci sukses Anda dalam menjalankan SMO. Terdapat dua jenis konten yang bisa Anda gunakan untuk media sosial Anda saat ini, yaitu:

  • Original Content: Original konten adalah suatu konten yang dibuat untuk diposting di media sosial bisnis Anda sendiri.
  • Curated Content: Curated konten adalah konten yang dibagikan di dalam media sosial dari berbagai sumber yang ada di Internet.

Anda bisa membuat keduanya untuk postingan media sosial yang saat ini sedang Anda kelola. Untuk mengoptimasinya, Anda bisa membuat headline atau judul yang sesuai dengan segmentasi audiens Anda. Lalu, desainlah konten tersebut menjadi beberapa bagian dan posting dalam waktu yang berbeda-beda.

Baca juga: Infografis adalah Suatu Hal yang Dibutuhkan di Dalam Digital Marketing, Ini Penjelasannya!

Penutup

Jadi, Social media optimization atau SMO adalah suatu cara penggunaan media sosial yang dilakukan dengan tujuan mengelola dan meningkatkan brand exposure serta engagement.

Tips untuk melakukan SMO adalah dengan menganalisis audience, melakukan analisis kompetitor, membangun strategi berdasarkan hasil analisis, eksekusi strategi, analisis hasil dan lakukan penyesuaian jika diperlukan, optimalkan strategi media sosial, fokus pada visual, optimasi profil dan optimasi konten Anda.

Namun, tips atau strategi di atas tidak mutlak, Anda bisa memodifikasi ataupun menambahkannya lagi bila Anda rasa tepat dan memberikan dampak yang baik.

Bila Anda mampu melakukan SMO dengan maksimal, tentunya brand Anda akan semakin terkenal dan akan memberikan keuntungan yang besar pada bisnis Anda. Namun, Anda harus terus mencatat keuntungan tersebut pada laporan keuangan.

Dengan begitu, Anda bisa mengetahui kondisi keuangan Anda saat ini dan Anda akan terbantu dalam membuat keputusan bisnis.

Namun, membuat laporan keuangan secara manual tentu akan sangat memakan waktu dan rentan terjadi banyak kesalahan. Untuk itu, cobalah untuk menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? karena Accurate Online sudah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu pebisnis di Indonesia dan meraih TOP Brand Award 6 kali berturut-turut.

Accurate Online mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara akurat, otomatis, cepat, mudah, dan bisa Anda akses di mana saja dan kapan saja sesuai kebutuhan.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi berbagai fitur yang mampu mempermudah Anda dalam menjalankan bisnis, seperti fitur persediaan, penjualan, perpajakkan, manufaktur, dan masih banyak lagi.

Klik tautan gambar di bawah ini untuk mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

cinthya

Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.