Apa Itu CVV dalam Kartu Kredit? Dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Apa itu CVV, bukannya itu yang ada di kartu kredit ya? Jawabannya adalah benar. Bagi kamu pengguna kartu kredit, pasti sudah tahu apa itu CVV atau CVC dan apa kegunaanya.

Kartu kredit merupakan produk perbankan yang dapat digunakan oleh para nasabahnya untuk melakukan berbagai transaksi online maupun belanja di merchant-merchant yang sesuai dengan logo kartu kreditnya.

Umumnya, kartu kredit tidak hanya dapat digunakan untuk bertransaksi di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Hal tersebut tergantung dengan logo transfer dana elektronik yang tertera pada kartu kredit. Biasanya logo Visa dan Mastercard paling banyak digunakan di Indonesia.

Lalu apa itu CVV?bagaimana cara menggunakannya? Berikut ulasan selengkapnya!

Bagian-Bagian Kartu Kredit

Untuk mengetahui dengan detail apa itu CVV, mari kita ketahui dulu mengenai bagian-bagian kartu kredit. Kartu kredit memiliki bagian depan dan bagian belakang.

1. Bagian Depan Kartu Kredit

Bagian depan kartu kredit umumnya menuliskan beberapa informasi seperti:

  • Logo Bank penerbit
  • Terdiri dari 16 digit nomor kartu kredit
  • Nama pemegang kartu kredit
  • Keterangan jenis kartu kredit (Visa atau Mastercard)

2. Bagian Belakang Kartu Kredit

Sementara itu, Jika Anda balik posisi kartu kreditnya, maka akan tertera beberapa informasi seperti:

  • Nomor kartu (Printed)
  • Tanda tangan pemegang
  • 3 angka khusus serta informasi bank penerbit

Nah, jika Anda perhatikan bagian belakang kartu kredit, maka Anda akan menemukan 3 angka khusus di bagian atas kartu. Angka tersebut merupakan CVV yang menjadi kunci Anda dalam melakukan berbagai transaksi dengan kartu kredit.

Baca juga: Autodebet Adalah: Ini Pengertian dan Berbagai Kelebihan Serta Kekurangannya

Lalu, Apa itu CVV?

Apa itu CVV? CVV atau singkatan dari (Card Verification Value) merupakan suatu fitur kartu kredit untuk keamanan pembayaran online, yang diterapkan oleh Visa dan Mastercard. Khusus Mastercard, mereka sudah menggunakan fitur ini sejak 1 Januari 1997. Sedangkan Visa baru menggunakannya di tahun 2001.

Ketika melakukan transaksi online, jangan sampai Anda membatalkannya hanya karena belum tahu dimana letak CVV dari kartu kredit kamu. CVV atau CVC sebenarnya sama saja. Bedanya, hanya terletak pada jenis kartu kreditnya saja. Pengguna Mastercard akan menggunakan istilah CVC.

Dengan mencantumkan CVV, maka pihak Bank penyedia kartu kredit akan mempercayai transaksi online yang dilakukan oleh Anda, meskipun dalam nominal yang cukup besar. Sebaliknya, Jika tidak menyertakan CVV maka transaksi Anda otomatis akan ditolak dan kartu kredit bisa diblokir.

CVV diterapkan sebagai tindakan pencegahan oleh bank penjamin jika sewaktu-waktu terjadi tindakan kriminal dalam hal pemakaian kartu kredit.

Fungsi CVV pada Kartu Kredit

CVV atau Card Verification Value adalah suatu kode keamanan dalam transaksi, dimana kode ini terdiri dari 3 digit angka pada bagian belakang kartu kredit. CVV dibuat untuk fitur keamanan yang digunakan saat melakukan transaksi elektronik di internet.

Bisa dibilang, Fungsi dari CVV atau CVC pada kartu kredit adalah melindungi setiap transaksi online Anda. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda tidak memberitahukan kode keamanan CVV kartu kredit kepada orang lain. Jagalah kerahasiaan kartu kredit milik Anda, agar tidak disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab.

Cara Menggunakan CVV pada Kartu Kredit

Setelah kita mengetahui bersama tentang apa itu CVV, maka kita harus mengetahui cara menggunakannya. Ketika hendak melakukan transaksi online, baik itu berbelanja, membayar platform bioskop online, hingga pembayaran tagihan bulanan, Anda akan diwajibkan untuk mengisi kolom atau formulir dengan berisi beberapa istilah dari kartu kredit itu sendiri.

Anda harus mengisi formulir tersebut agar transaksi online bisa segera dijalankan. Berikut ini beberapa keterangan yang biasanya harus Anda isi dalam formulir tersebut:

  • Card Type, Isilah dengan jenis kartu kredit yang tertera di kartu kredit kamu, apakah Visa atau Mastercard
  • Card Number, Isi dengan memasukan nomor kartu kredit (16 Digit nomor)
  • Card Holder Name, Masukan nama lengkap pemilik kartu kredit
  • Expiration Date, Isi dengan tanggal kadaluarsa kartu, biasanya terdapat di bagian depan kartu kredit
  • CVV atau CID, Isi dengan 3 angka atau angka yang terdapat pada bagian belakang kartu kredit kamu

Tips Aman Menggunakan CVV Kartu Kredit

Setelah mengetahui apa itu CVV, fungsinya, dan cara menggunakannya, ini beberapa tips bagi Anda para pengguna kartu kredit agar bisa memanfaatkan CVV dengan benar. Berikut ulasannya:

  1. Sebaiknya tidak menyimpan data-data kartu kredit dan kode CVV di dalam ponsel atau aplikasi belanja, serta website yang pernah digunakan untuk melakukan transaksi online.
  2. Terapkan sistem keamanan ganda saat menggunakan kartu kredit yaitu dengan PIN setiap kali melakukan transaksi
  3. Jangan sembarangan untuk mengisi formulir online, yang meminta data kartu kredit Anda, dengan mengatasnamakan bank penerbit kartu kredit.
  4. Hindari memposting tentang diri dan kartu kredit di social media, karena hacker akan membobol informasi kartu kredit Anda
  5. Lakukan pemblokiran pada kartu kredit jika Anda menemukan transaksi yang mencurigakan, seperti menerima notifikasi konfirmasi transaksi kartu kredit yang tidak Anda lakukan.

Hal Penting Lainnya Terkait Kartu Kredit

Selain harus memahami pengertian apa itu CVV, hal yang tidak kalah penting lainnya adalah mengetahui  PIN kartu kredit. PIN tersebut hanya digunakan ketika secara darurat Anda melakukan penarikan tunai di ATM.

Hampir semua Bank penerbit kartu kredit akan memberikan masa pembayaran kartu kredit selama 45 hari dengan masa tenggang. Jika dalam waktu 45 hari tersebut, Anda melakukan pembayaran, maka akan terhindari dari biaya bunga kartu kredit.

Sama halnya seperti CVV, Sebaiknya jaga kerahasiaan PIN kartu kredit, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan Anda.

Baca juga: Sistem Pembayaran: Pengertian, Komponen, Dan Jenis-Jenisnya

Kesimpulan

Memiliki kartu kredit memang dapat memudahkan kita dalam melakukan transaksi online. Mengingat saat ini belanja online sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Agar aman dari tindakan kriminal saat menggunakan kartu kredit, sebaiknya selalu jaga kerahasiaan CVV dan PIN kartu kredit Anda. Bayarlah tagihan kartu kredit sebelum jatuh tempo agar tidak terkena bunga dan denda yang besar.

Memilih kartu kredit juga memaksa Anda untuk lebih pintar dalam mengatur keuangan. Pengeluaran untuk kartu kredit juga harus masuk dalam laporan keuangan, agar pengeluaran dan pemasukan dapat diperhitungkan.

Jika malas membuat laporan keuangan sendiri, Jangan Khawatir, karena ada software Accurate Online yang akan membantu masalah Anda.

Accurate Online merupakan software akuntansi dan bisnis yang terintegrasi dengan berbagai fitur yang memudahkan kita dalam membuat laporan keuangan dengan cepat, tepat dan akurat.

Terbukti telah membantu ratusan bisnis di Indonesia, dalam membuat laporan keuangan, membuat neraca laba rugi dan lain sebagainya.

Sekarang ini, Kamu bisa mencoba software Accurate online secara gratis selama 30 hari, sebelum berbayar. Segera di coba softwarenya, Tunggu apa lagi!!accurate 3 banner bawah