Apa itu Investasi? Kenapa Penting untuk Pengembangan Bisnis?

Investasi adalah tindakan mengalokasikan dana untuk aset atau memberikan modal untuk usaha (bisnis, proyek, real estat, dll.). Dengan harapan menghasilkan pendapatan atau laba. Dalam istilah sehari-hari, investasi juga dapat berarti meluangkan waktu atau usaha bukan hanya uang ke dalam sesuatu dengan manfaat jangka panjang, seperti pendidikan.

Investasi dalam bisnis juga merupakan hal yang sangat penting. Berbeda dengan investasi untuk individu, investasi pada bisnis adalah dengan cara untuk mengembangkan bisnis secara berkelajutan.

Investasi dalam bisnis yaitu bagaimana memanfaatkan dana saat ini untuk mendapatkan keuntungan atau menghasilkan barang yang lebih besar di masa yang mendatang.  Melalui investasi perusahaan dan bisnis Anda akan mendapat keuntungan dan juga dapat menaikkan value perusahaan.

Investasi bisnis perlu dilakukan untuk bisnis jangka panjang dan keberlangsungan usaha Anda. Tujuan dari melakukan investasi pada bisnis adalah agar bisnis Anda dapat bertahan lama dan juga menjadi besar. Nah berikut adalah beberapa jenis investasi yang dapat di coba untuk pengembangan bisnis berkelanjutan.

Baca juga : Pengertian Bilyet Giro, Sifat, Bentuk, Syarat, dan Proses Rekonsiliasinya

1. Modal

Investasi modal atau uang adalah hal yang utama ketika Anda ingin mengembangkan bisnis yang lebih besar lagi. Dalam pengembangan bisnis banyak atau sedikit modal pasti akan keluar. Jadi sisihkan sebagian keuntungan dari bisnis Anda untuk modal pengembangan bisnis. Modal dapat digunakan untuk membuka cabang baru atau membeli aset yang penting yang digunakan dalam bisnis.

2. Aset

Investasi dibidang aset adalah salah satu hal penting dalam bisnis. Semakin banyak aset yang kita miliki maka bisnis kita akan semakin lancar dan juga menjadi besar. Contohnya dalam usaha konveksi, yang awalnya hanya memiliki 100 mesin jahit jika kita investasikan aset mesin jahit sebanyak 100 lagi maka kita bisa memproduksi pakaian lebih banyak. Sehingga skala bisnis kita menjadi lebih besar.

Baca juga : Tips Mengajukan Pinjaman Dana ke Bank untuk Kembangkan Bisnis

3. Sumber daya manusia atau karyawan

Karyawan yang bekerja pada usaha atau perusahaan kita adalah suatu aset dari binis kita. Karyawan yang berkualitas dan kerjasama tim yang baik adalah suatu hal yang kita inginkan. Jadi carilah orang yang tidak hanya bekerja profesional tapi juga berdedikasi serta memiliki visi dan misi yang sama dengan Anda.

Mempunyai karyawan yang seperti ini adalah suatu investasi untuk mengembangkan bisnis Anda. Jadi ketika sudah menemukan karyawan yang sesuai harapan perlakukan mereka dengan baik. Adanya bantuan dari karyawan tersebut akan memajukan perusahaan Anda.

4. Marketing yang baik

Setelah memiliki produk tertentu, hal yang Anda perlukan adalah penjualan produk dan tentunya untuk memasarkan produk Anda butuh pemasaran yang baik. Pemasaran bisa dilakukan menggunkan sosial media atau juga dengan cara iklan. Tetapi pemasaran lewat sosial media kita bisa melakukan investasi disana. Misalnya kita melakukan iklan melalu facebook atau intagram.

Ketika kita iklan di media sosial tersebut kita bisa mendapatkan data audiens yang telah mengkilk iklan kita. Nah ketika kita sudah mendapatkan data audiens diawal sebagai perkenalan produk kita bisa gunakan lagi data tersebut.

Kita bisa gunakan data audiens iklan kita diawal untuk penjualan produk yang sama atau produk yang baru. Kalau pun diawal sudah membeli produk kita, lakukan iklan untuk branding usaha kita agar usaha kita dapat dikenal orang banyak. Tidakk masalah mengeluarkan uang untuk iklan di sosial media diawal karena itu bisa menjamin peningkatan brand produk Anda di kalangan konsumen.

Baca juga : Anda Pebisnis? Pelajari Cara Menghitung HPP dengan Benar

5. Jaringan

Jaringan atau relasi dalam bisnis sangat penting untuk keberlangsungan bisnis. Kita bisa meminta bantuan orang lain ketika kita mengalami kendala dalam bisnis. Kemudian bisa juga untuk memperkenalkan bisnis kita membutuhkan bantuan teman dan orang lain. Kita juga dapat bekerja sama dengan perusahaan lain untuk mengambil sebuah proyek besar. Oleh karena itu perbanyak kenalan dan jaringan agar memudahkan perusahaan bergerak dan maju.

6. Teknologi

Selain aset yang utama, teknologi juga diperlukan dalam bisnis. Investasi teknologi terbaru itu akan menujang keberlangsungan usaha kita. Teknologi disini bisa teknologi untuk pemasaran atau teknologi terbarukan untuk membuat produksi lebih cepat. Produksi yang cepat akan membuat produksi produk menjadi banyak. Sehingga pengahasilan perusahan menjadi lebih besar.

Contohnya adalah pada proses pembukuan. Untuk memudahkan proses pembukuan yang lebih cepat dan praktis dari pembukuan manual, Anda bisa menggunakan software akuntansi berbasis cloud sebagai investasi pada proses pembukuan bisnis Anda.

Dengan menggunakan software akuntansi, ini akan membuat proses pencatatan seluruh transaksi menjadi lebih cepat dan lebih baik. Hal ini secara otomatis akan meminimalisir kesalahan pencatatan akibat pembukuan manual dan menghemat waktu sehingga Anda bisa melakukan perkerjaan lain secara lebih optimal.

Baca juga : Pengertian Mendalam Ekonomi Makro di Indonesia

Kesimpulan

Itulah beberapa investasi yang dapat dilakukan untuk pengembangan bisnis Anda. Anda bisa lakukan semua investasi tersebut secara bertahap agar usaha tetap lancar dan investasi tetap berjalan.

Untuk kemudahan dalam pengelolaan aset, modal, dan transaksi pada bisnis, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang memiliki semua fitur tersebut. Contohnya adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang bisa Anda gunakan kapan saja dan di mana saja. Dengan fitur terbaik seperti penghtungan gaji karyawan, perpajakan, multi gudang, multi cabang, otomatisasi lebih dari 100 jenis laporan keuangan, dan masih banyak lagi.

Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan di bawah ini :

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia