Apa itu MEA? Ini Pengertian dan Manfaatnya untuk Perekonomian!

Era globalisasi yang terjadi dari tahun ke tahun membuat berbagai negara di kawasan Asia tenggara membuat MEA. MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi Asia, yang memberikan dampak pada perkembangan dan pertumbuhan di setiap negara di ASEAN.

Lalu apa pengertian dan tujuan dari MEA? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang MEA di bawah ini hingga selesai.

Apa Itu MEA?

Berdasarkan laman Kompas, Masyarakat Ekonomi Asean atau MEA adalah suatu usaha dari seluruh negara di kawasan Asia Tenggara agar bisa menghadapi perdagangan bebas, terutama di antara negara Asia Tenggara. Berbagai Negara yang tergabung di dalam Masyarakat Ekonomi Asean adalah Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, Kamboja, Thailand, Laos, Brunei Darussalam, dan Myanmar.

MEA didirikan sebagai bentuk implementasi dari salah satu tujuan ASEAN, yaitu mempererat kerjasama ekonomi diantara para anggotanya.

Konsep Masyarakat Ekonomi Asean ini awalnya dicetuskan pada tahun 2004 ketika diselenggarakan KTT Asean di Bali. Para pemimpin ASEAN kala itu berusaha untuk mengintegrasikan kegiatan ekonomi dari setiap negara agar bisa menghasilkan stabilitas ekonomi di Asia Tenggara.

Konsep awal inilah yang kemudian diresmikan di dalam cetak biru MEA 2015, yang ditandatangani oleh setiap menteri ekonomi ASEAN dalam Pertemuan Menteri Ekonomi se-Asia Tenggara di Kuala Lumpur pada bulan Agustus 2006.

Cetak biru atau blue print tersebut berisi kesepakatan tahap awal integrasi ekonomi ASEAN yang dimulai dari tahun 2008 sampai tahun 2015.

Baca juga: Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya

Tujuan MEA 

Tujuan utama Masyarakat Ekonomi Asean adalah agar bisa menjadikan wilayah Asia Tenggara sebagai pasar tunggal yang bisa membebaskan arus barang, investasi, jasa, dan juga tenaga kerja terampil.

Beberapa hal yang peredarannya tidak dibatasi di antara berbagai negara di ASIA tenggara adalah arus jasa, arus barang, arus modal, arus investasi, dan arus tenaga kerja yang terampil.

Tujuan MEA disimpulkan menjadi empat pilar utama yang terdapat di dalam cetak biru MEA 2015. Itu artinya, empat pilar ini menjadi tujuan atau target yang harus dicapai pada tahun 2014.

Nah, keempat pilar tersebut adalah sebagai berikut.

  • Pasar dan Basis Produksi Tunggal

MEA mewujudkan berbagai impian di berbagai negara ASEAN agar bisa menjadi suatu pasar tunggal dengan basis produksi internasional, mengembangkan aliran dana investasi dan modal yang lebih bebas, barang bebas dan jasa, dan juga mengembangkan tenaga kerja yang lebih terdidik.

  • Kawasan Ekonomi yang Berdaya Saing Tinggi

MEA menjadikan kawasan ASEAN menjadi kawasan yang mempunyai daya saing ekonomi yang sangat tinggi, dengan adanya peningkatan infrastruktur dan perlindungan konsumen, memiliki kebijakan kompetisi dan perpajakan, serta hak atas kekayaan intelektual untuk setiap negara anggota ASEAN.

  • Kawasan dengan Pembangunan Ekonomi yang Merata dan Berkeadilan

MEA harus memberdayakan ekonomi pada negara anggotanya, terutama UMKM. ASEAN harus menjadi kawasan yang tingkat perkembangan ekonominya merata disetiap negara anggota.

  • Kawasan yang Terintegrasi dengan Ekonomi Global

MEA harus mengintegrasikan ekonomi kawasan dengan ekonomi yang terjadi secara global. ASEAN secara penuh menjadi suatu kawasan yang terintegrasi dengan perekonomian global.

Sejalan dengan beberapa upaya pendekatan hubungan ekonomi dengan berbagai negara yang berada di luar kawasan Asia tenggara, serta peningkatan peran dalam hal jaringan produksi ekonomi secara global.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Mengukurnya

Manfaat MEA Bagi Indonesia

1. Meningkatnya Laba atau Keuntungan Negara

Bagi Indonesia, Manfaat MEA adalah meningkatkan keuntungan atau laba negara. Hal tersebut karena kegiatan ekspor tidak lagi terkena biaya yang membuat margin pendapatan Indonesia menjadi lebih besar, sehingga keuntungan yang diperoleh negara pun menjadi lebih banyak.

2. Kegiatan Ekspor Lebih Lancar

Manfaat lain dari MEA adalah menjadikan kegiatan ekspor dari Negara Indonesia lebih mudah. Pasalnya, tidak ada bea cukai pada proses pengiriman barang yang tertunda seperti sebelumnya.

Barang yang berasal dari negara Indonesia akan datang lebih cepat dan kualitas barang pun nantinya bisa lebih terjamin. Hal tersebut sangat menguntungkan karena sektor unggulan ekspor di Indonesia sendiri adalah sektor perikanan dan perkebunan yang memerlukan kelancaran dalam hal ekspor.

3. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

MEA akan selalu mendukung penuh pertukaran tenaga ahli dari berbagai negara. Hal tersebut dinilai sangat menguntungkan Indonesia, karena mampu membuka peluang kerja yang lebih luas dan lebih beragam untuk semua masyarakat Indonesia.

Untuk itu, tidak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan dalam mencari kerja, karena MEA akan memudahkan masyarakat Indonesia. Lapangan kerja yang memadai akan mendorong adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

4. Meningkatnya Investasi Dari Luar Negeri

Manfaat lainnya yang tidak bisa dipungkiri dari MEA adalah adanya peningkatan investasi yang berasal dari berbagai negara. Hal tersebut akan menguntungkan Indonesia, karena ada banyak sekali bisnis atau perusahaan kecil serta industri kreatif yang sangat memerlukan tambahan modal.

5. Semakin Berkembangnya Industri Kreatif

Manfaat lain dari MEA adalah akan membuat persaingan industri kreatif semakin ketat. Manfaat ini akan dirasakan oleh semua anggotanya, termasuk Indonesia.

Karena, perdagangan internasional biasanya akan selalu menuntut produk yang inovatif dan tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan bidangnya. Hal inilah yang kemudian akan membuat SDM perusahaan berusaha untuk semakin meningkatkan kualitas dirinya agar bisa terus bersaing di pasar internasional.

6. Stabilitas Perekonomian Negara

Manfaat terakhir dari MEA adalah mampu memperkecil kesenjangan sosial para penduduk negaranya. MEA akan semakin memudahkan alur perdagangan internasional. Indonesia sangat merasakan manfaat tersebut dengan semakin stabilnya perekonomian negara.

Baca juga: Ekonomi Digital: Pengertian, dan Cara Memanfaatkan Peluang Di Baliknya

Penutup

Terjalinnya kerjasama antar negara di dalam Masyarakat Ekonomi Asean akan menjadikan pengelolaan tenaga kerja semakin berkembang secara tidak langsung.

Bila Anda sudah mengetahui pengertian MEA dan manfaatnya untuk Indonesia, maka sebagai pebisnis Anda harus sudah mulai memikirkan cara dan strategi yang tepat agar bisnis Anda bisa beroperasi secara lancar dengan memanfaatkan SDM yang unggul dan bisa beradaptasi dengan teknologi, ide dan strategi usaha yang inovatif, serta menjaga arus keuangan agar tetap lancar.

Untungnya, saat ini Anda sudah tidak perlu repot lagi memikirkan cara mengelola dan mengatur bisnis, karena saat ini sudah ada aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Dengan Accurate Online, semua kegiatan finansial dan bisnis Anda akan diselesaikan secara otomatis, cepat dan akurat. Bahkan, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja Anda perlukan.

Dengan terkendalinya aktivitas finansial, maka sebagai pebisnis Anda bisa lebih mudah dalam menyusun strategi dalam menghadapi persaingan global dan bisa terus bertahan dalam kondisi apapun.

Ayo, coba gratis Accurate Online sekarang juga selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia