CFA Adalah Gelar yang Paling Dihormati Dalam Bidang Finansial, ini Penjelasannya!

Chartered Financial analyst atau CFA adalah suatu sertifikasi yang harus dimiliki oleh orang yang ingin menjadi seorang analisis finansial. Modal yang penting untuk mendapatkan sertifikasi penting ini adalah latar belakang pendidikan serta jam terbang yang tinggi.

Harus Anda ketahui dengan cermat bahwa CFA adalah sertifikasi penting untuk seorang financial analyst agar dirinya bisa diakui secara global.

Lalu, sepertia apa sertifikasi ini dilakukan? Hal apa saja yang memang harus dipersiapkan agar bisa mendapatkan jenis sertifikasi ini? Tenang, pada kesempatan kali ini kami sudah merangkumnya secara singkat, padat dan jelas khusus untuk Anda. Untuk itu, baca artikel tentang CFA ini hingga selesai.

Mengenal Gelar Profesi Chartered Financial analyst (CFA)

Chartered Financial analyst atau CFA adalah gelar profesional yang diberikan oleh perusahaan CFA Institute pada seorang financial analyst. Gelar profesi yang satu ini diakui secara global di seluruh negara, termasuk di Indonesia.

Sertifikasi CFA akan menilai dan mengesahkan kompetensi serta integritas para analis keuangan. Setiap kandidatpun harus bisa lulus tiga tingkatan ujian yang di dalamnya mencakup ekonomi, akuntansi, manajemen keuangan, etika, serta analisis keamanan.

Berdasarkan laman Investopedia, CFA adalah salah satu gelar yang paling dihormati dalam dunia keuangan. Saat ini, di 164 negara hanya ada sekitar 167 ribu pemilik gelar CFA.

Untuk di Indonesia sendiri, proses pelaksanaan sertifikasi CFA ini dikelola oleh perusahaan CFA Society Indonesia yang merupakan salah satu bagian dari CFA Institute. Umumnya, ujian sertifikasi pun diselenggarakan selama dua kali selama setahun, yaitu pada bulan Juni dan bulan Desember.

Baca juga: 

Level dalam Sertifikasi CFA

Berdasarkan laman resmi CFA Institute sendiri, dijelaskan bahwa ada tiga level yang saat ini ada di dalam sertifikasi CFA, yaitu level I CFA, level II CFA, dan level III CFA, berikut ini adalah ulasannya.

1. Level I CFA

Ujian level I CFA ini diselenggarakan sebanyak dua kali dalam satu tahun, yakni di bulan Juni dan bulan Desember. Ujian ini lebih menekankan pada 10 topik persyaratan.

Nah, kesepuluh topik yang akan diujikan dalam level I CFA adalah standar etika dan profesional, ekonomi, metode kuantitatif, keungan perusahaan, laporan dan analisis keuangan, pendapatan tetap, investasi ekuitas, investasi alternatif, derivatif, perencanaan kekayaan, dan manajemen portofolio.

Ujian ini juga diselenggarakan dalam dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang, yang mana di setiap sesinya akan berlangsung selama 3 jam. Di setiap sesi tersebut terdapat 120 soal yang harus diselesaikan oleh para peserta ujian.

2. Level II CFA

Khusus untuk ujian level II CFA ini hanya diselenggarakan satu tahun sekali saja, yakni pada bulan Juni. Ujian ini lebih fokus pada peniliaian yang menekankan pada penerapan alat serta konsep investasi dalam kondisi dan situasi kontekstual.

Format ujian ini adalah 21 set item studi tertentu mini dengan enam soal pilihan ganda pada setiap setnya, jadi total ada 120 soal. Sama seperti level 1 CFA, ujian ini pun diselenggarakan selama 6 jam lamanya.

Panjang kasusnya sangat bervariasi. Kasus yang lebih panjang akan mencakup beberapa tabel informasi, seperti untuk kebutuhan analisis laporan keuangan, hingga item pendepatan tetap atau stastik.

3. Level III CFA

Sama halnya seperti level II CFA, pada ujian level III pun hanya akan diselenggarakan sebanyak satu kali dalam setahun, yakni di bulan Juni saja. Ujian ini lebih menekankan pada perencanaan kekayaan serta manajemen portofolio secara efektif.

Ujian ini juga akan mewajibkan setiap peserta ujian untuk melakukan sintesis pada seluruh konsep dan metode analitis di semua kurikulum.

Format dari ujian ini adalah berbentuk pertanyaan esai yang terstruktiur dan multi bagian sebanyak 8 sampai 12 soal dan 10 pertanyaan pilihan ganda. Seluruh pertanyaan ini harus bisa diselesaikan oleh peserta selama enam jam.

Syarat Mengukuti Sertifikasi CFA dan Biayanya

Agar bisa mengikuti proses sertifikasi ujian CFA, maka setiap kandidat wajib memenuhi beberapa syarat di bawah ini.

  • Memiliki gelar sarjana atau gelar lain yang setara dengan sarjana.
  • Memiliki pengalaman kerja profesional setidaknya selama 4 tahun, atau kombinasi pengalaman kerja dan juga pendidikan selama minimal 4 tahun.
  • Mempunyai paspor
  • Sudah lolos ujian sertifikasi bahasa Inggris, seperti TOEFL.
  • Bertempat di negara bagian dari The Office of Foreign Asset Control (OFAC) atau Kantor perusahahaan Pengawasan Aset Asing.

Bila Anda memang tertarik untuk ikut ujian sertifikasi Level II CFA, maka Anda sudah harus menyelesaikan program sarjana sebelum melakukan pendaftaran. Selain itu, Anda juga harus sudah dinyatakan lolos level I CFA agar bisa ikut serta ujian sertifikasi level II CFA.

Pun sama halnya dengan mengikuti ujian sertifikasi level III CFA, Anda harus terlebih dulu lolos ujian level II CFA.

Sedangkan untuk biaya mengikuti ujian sertifikasi ini adalah $ 1.000.

Hasil dari ujian level I dan level II CFA akan diumumkan setidaknya 60 hari pasca ujian diselenggarakan. Sementara itu, untuk ujian level III CFA biasanya akan diumumkan paling lama 90 hari pasca ujian diselenggarakan.

Baca juga

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang CFA. Jadi, CFA adalah suatu gelar profesional yang diberikan oleh perusahaan CFA Institute pada seorang financial analyst.

Sama seperti namanya, gelar ini mengharuskan seseorang untuk ahli dalam bidang ekonomi dan juga keuangan agar bisa memberikan pelayanan terbaik pada kliennya.

Nah, merekapun harus mampu menjaga dan membuat laporan keuangan secara tepat dan akurat. Namun di jaman yang sudah serba teknologi seperti saat ini, laporan keuangan yang tepat dan akurat hanya bisa diperoleh dengan menggunakan software akuntansi. Nah, salah satu software akuntansi yang harus dipertimbangkan adalah Accurate Online.

Sudah dipercaya oleh lebih dari 370 ribu pebisnis di Indonesia, Accurate Online konsisten dalam membantu mereka dalam mengelola bisnis dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, dan akurat.

Selain itu, Accurate Online pun sudah dilengkapi dengan fitur dan modul yang mampu membantu para pebisnis dalam mengelola usahanya secara lebih efektif dan efisien. Sehingga, para pebisnis saat ini hanya perlu fokus dalam mengembangkan bisnisnya saja.

Jadi, apa Anda tertarik menggunakan Accurate Online?

Tenang, karena Anda memiliki kesempatan emas untuk mencobanya terlebih dahulu selama 30 hari hanya dengan klik tautan gambar di bawah ini.accurate-200 ribu per bulan

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia