Dana Pensiun Lembaga Keuangan Adalah: Ini Pengertian dan Manfaatnya Bagi Karyawan dan Perusahaan

Dana pensiun merupakan dana yang sebaiknya disiapkan oleh setiap orang dengan berbagai profesi. Dana pensiun lembaga keuangan adalah suatu program dana pensiun yang dibuat oleh pihak perusahaan asuransi jiwa atau pihak bank.

Tujuan dari dibentuknya dana pensiun lembaga keuangan adalah untuk menjalankan program pensiun iuran pasti bagi setiap individu atau perusahaan. Sesuai dengan UU No. 11 tahun 1992 mengenai dana pensiun, Maka setiap perusahaan dapat mengikutsertakan para karyawannya dalam program DPLK ini.

Para karyawan atau perusahaan yang sudah mengikuti program DPLK, harus memiliki kesadaran khusus agar membayar iuran sebelum jatuh tempo.

Umumnya, Setiap perusahaan yang menyelenggarakan program investasi hari tua ini, akan membagi setorannya sebesar 50% kepada karyawannya dan 50% lagi untuk perusahaan.

Dana Pensiun Lembaga Keuangan Adalah

Dana pensiun lembaga keuangan adalah program pengelolaan dana pensiun agar nilainya berkembang. Uang yang telah diinvestasikan ke DPLK akan ditempatkan ke dalam beberapa instrumen investasi, agar nilainya naik dan mengikuti inflasi.

Jika Anda memulai program DPLK ini sejak dini, maka dana pensiun lembaga keuangan ini bisa diambil saat usia pensiun nanti atau saat berusia 55 tahun. Jika status Anda adalah karyawan kemudian meninggal dunia sebelum pensiun, maka dana ini bisa diambil oleh ahli waris yang dipercaya.

Dana pensiun lembaga keuangan adalah pengumpulan dana pensiun yang sistemnya berbeda dengan JHT (Jaminan hari tua) dan DP (dana pensiun). DPLK ini dikumpulkan secara sukarela oleh karyawan di suatu perusahaan. Sementara DP dan JHT bersifat wajib dan harus dibayarkan setiap bulannya.

Program Dana pensiun lembaga keuangan adalah program investasi yang biasanya akan ditawarkan oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Anda tinggal mendaftarkan diri secara perorangan. Anda yang berprofesi sebagai wiraswasta juga bisa mengikuti program ini.

Baca juga : Mengetahui Lebih Jauh Dana Pensiun dan Tips untuk Mengelolanya

Manfaat Dana Pensiun Lembaga Keuangan Adalah

Pengadaan program DPLK ini tentunya memiliki manfaat bagi karyawan juga perusahaan. Nah, manfaat dari mengukuti dana pensiun lembaga kuangan adalah sebagai berikut:

1. Manfaat Bagi Perusahaan

Untuk perusahaan, keikutsertaan menjadi peserta dana pensiun lembaga kuangan adalah sebagai berikut:

  • Bisa mengurangi pajak penghasilan badan (PPh 25)
  • Perusahaan tidak lagi direpotkan dengan pengelolaan investasi, khususnya untuk dana pensiun bagi para karyawannya
  • Sebagai bentuk penghargaan kepada para karyawannya atas kinerja mereka selama ini
  • Jumlah iurannya fleksibel sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi perusahaan

2. Manfaat DPLK Bagi Karyawan

Selain perusahaan, Dana Pensiun Lembaga Keuangan adalah program yang juga bermanfaat bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan. Adapun manfaat yang diperoleh sebagai berikut:

  • Menjadi instrumen investasi bagi karyawan yang hasil investasinya bebas dari pajak
  • Kesempatan mendapatkan pendapatan tetap di hari tua
  • Bisa mengurangi pajak penghasilan
  • Bisa saling berbagi iuran dengan pemberi kerja
  • Manfaat program yang dibayarkan oleh pihak penyelenggara DPLK dari perusahaannya

Cara Menjadi Peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan

Cara menjadi peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan adalah sebagai berikut ini:

1. Karyawan, Swasta, Perusahaan Bisa Jadi Peserta

Semua orang bisa menjadi peserta DPLK. Profesi pekerja lepas, professional, wiraswasta juga bisa mendaftar menjadi peserta DPLK.

Syarat yang mutlak adalah memiliki uang yang mencukupi di tabungannya, atau memiliki penghasilan untuk melunasi iuran DPLK setiap bulannya.

Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan yang resmi, bisa menjadi peserta DPLK. Misalnya saja perusahaan tempat Anda bekerja tidak ingin repot mengatur dana pensiun karyawannya, maka Perusahaan tersebut bisa mendaftarkan perusahaanya ke Dana pensiun lembaga keuangan.

2. Mengunjungi Perusahaan Penyelenggara Dana Pensiun Lembaga Keuangan

Cara kedua untuk menjadi peserta dana pensiun lembaga keuangan adalah mendatangi langsung pihak penyelenggaranya. Di sana, Anda atau perusahaan akan diminta mengisi formulir pendaftaran, serta melengkapi dokumen yang diminta pihak penyelenggara. Berkas-berkas tersebut juga harus ditanda-tangani.

3. Membayar Iuran Pertama

Jika sudah resmi terdaftar sebagai peserta dana pensiun lembaga keuangan, Maka Anda harus membayar iuran pertama. Setelah itu, peserta DPLK akan menerima kartu peserta, juga laporan saldo dana pensiun mereka.

Sebagai catatan, Beberapa perusahaan DPLK di Indonesia telah menetapkan bahwa perorangan atau perusahaan akan dianggap sebagai peserta, jika kartu pesertanya telah diterbitkan. Sistem kepesertaannya juga bisa berakhir, Jika manfaat pensiun sudah jatuh tempo atau seorang karyawan sudah pindah ke perusahaan lain.

Jenis-Jenis Dana Pensiun Lembaga Keuangan

Setelah mengetahui pengertian dan manfaat dari dana pensiun lembaga keuangan, Saatnya kita mengetahui jenis-jenis dari DPLK itu sendiri. Berbicara mengenai jenis DPLK, maka cukup banyak sekali.

Pihak penyelenggara dana pensiun lembaga keuangan ini bisa datang dari pihak bank maupun asuransi jiwa. Beberapa lembaga bank yang menyediakan dana pensiun lembaga keuangan adalah sebagai berikut:

  • Bank BPD Jawa Tengah
  • Bank Maspion
  • Bank Syariah Muamalat
  • Bank Mandiri
  • Bank BJB
  • Bank BNI
  • Bank BRI

Sedangkan lembaga perusahaan asuransi yang menyediakan dana pensiun lembaga keuangan adalah sebagai berikut:

  • Astra Life
  • Asuransi Jiwa Tugu Mandiri
  • Manulife Indonesia
  • Allianz Indonesia
  • Equity Life Indonesia
  • AIA Indonesia
  • CAR (Central Asia Raya)
  • Bumiputera
  • Bringin Life (BRI Life)
  • Askrida Jiwa
  • AXA Mandiri
  • Miralife
  • Indolife

Tips Memanfaatkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Secara Maksimal

Sebelum memutuskan untuk bergabung menjadi peserta dari dana pensiun lembaga keuangan di salah satu perusahaan penyelenggara tadi terdapat beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

Tips memaksimalkan dana pensiun lembaga keuangan adalah sebagai berikut:

1. Sudah Punya NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) biasanya sudah dimiliki oleh para karyawan yang bekerja di suatu perusahaan. Program DPLK ini juga termasuk kepada lembaga pengelola investasi yang wajib pajak.

Jika memiliki NPWP, Pajak bruto dari hasil investasi dana pensiun Anda tidak akan kena pajak dua kali lipat ketika nanti dicairkan. Pencairan bruto DPLK biasanya berada di kurang dari Rp. 50 Juta.

Misalnya, Dana pensiun lembaga keuangan Anda nanti adalah Rp. 80 juta, Jika punya NPWP, maka pajak yang harus dibayar hanya Rp. 4 Juta. Tanpa NPWP, Pajak yang harus dibayar sebesar Rp. 8 Juta atau dua kali lipat dari pajak pertama.

2. Mengikuti Program Secara Mandiri

Program Dana pensiun lembaga keuangan ini bisa diikuti secara mandiri. Anda yang berprofesi sebagai pekerja lepas (freelancer) juga bisa mengikuti program ini, selama Anda bisa membayar iuran setiap bulannya.

Bukan modal besar yang dibutuhkan untuk Investasi dana pensiun ini, namun konsistensi dalam menyetorkan iuran sangat diperlukan.

3. Bergabung Sejak Dini

Jika saat ini usia Anda masih 20-an, tapi Anda sudah bekerja di suatu perusahaan atau sudah memiliki usaha dan bekerja lepas, sebaiknya Anda mulai mengikuti program dana pensiun lembaga keuangan. Hal ini dilakukan agar saat pencairan nanti, dana pensiun Anda akan lebih besar.

Baca juga: Jaminan Pensiun: Jumlah dan Cara Memperolehnya

Kesimpulan

Menyiapkan dana pensiun sejak dini merupakan persiapan setiap orang untuk menikmati hari tuanya. Termasuk bagi Anda, yang mungkin bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan.

Pastikan bahwa perusahaan Anda benar-benar menjamin tentang kesejahteraan hari tua para karyawannya melalui program seperti DPLK ini.

Perusahaan yang mengikuti program dana pensiun lembaga keuangan ini, umumnya merupakan perusahaan yang memiliki kinerja baik dan melaporkan setiap transaksi keuangan perusahaannya dengan teratur.

Perusahaan seperti ini biasanya menyarankan para karyawannya untuk menggunakan software akuntansi dan bisnis yang terpercaya. Seperti Accurate online yang merupakan sebuah software akuntansi dan bisnis online dengan berbagai fitur lengkap yang mendukung kinerja perusahaan.

Jika perusahaan tempat Anda bekerja belum menggunakan software akuntansi online, Anda bisa merekomendasikan Accurate Online sekarang juga!

Perusahaan Anda bisa mencoba software akuntansi online terbaik ini secara gratis selama 30 hari dengan hanya klik banner di bawah ini.accurate 3 banner bawah

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia