Fungsi LKBB (Lembaga Keuangan Bukan Bank) dan Contohnya di Indonesia

Fungsi LKBB atau Lembaga Keuangan Bukan Bank untuk perekonomian di Indonesia sangatlah banyak dan vital sekali.

LKBB dan semua karakteristik yang melekat di dalamnya, mampu mendorong pergerakan ekonomi dengan memaksimalkan pola konsumsi. Sehingga, nantinya tidak akan ada masalah stagnasi karena pola konsumsi yang rendah.

Nah dalam kesempatan kali ini, mari kita mengenal lebih dalam tentang LKBB, fungsi LKBB, dan beberapa contoh LKBB yang ada di Indonesia.

Pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank

Sebenarnya, LKBB adalah suatu lembaga atau badan usaha yang mempunyai kegiatan yang berkaitan dengan finansial, yang secara langsung ataupun tidak langsung akan mengumpulkan dana masyarakat.

Sesuai dengan SK menteri Keuangan RI, LKBB mempunyai hak untuk menerbitkan surat berharga dan juga menyalurkan dana yang sudah dikumpulkan untuk kegiatan investasi di berbagai bisnis ataupun perusahaan.

Baca juga: Cash Value Adalah istilah Penting dalam Asuransi, Ini Pengertiannya!

Fungsi LKBB di Indonesia

Berdasarkan penjelasan diatas, maka bisa kita tarik kesimpulan bahwa LKBB mempunyai berbagai kegiatan finansial. Berbagai kegiatan tersebut, bila mampu dikembangkan dengan baik, maka akan memberikan banyak manfaat di beragam sektor.

Nah, berikut ini adalah fungsi LKBB atau Lembaga keuangan bukan bank di Indonesia.

  • Tempat Menyimpan Uang

Fungsi LKBB yang pertama di Indonesia adalah menyimpan uang. Beberapa jenis LKBB diketahui menjadi pilihan dalam menyimpan uang untuk mereka yang enggan untuk membuka rekening di bank, atau ingin sekedar memisahkan yang untuk beragam keperluan penting lainnya.

Dengan adanya pilihan tersebut, maka masyarakat akan memiliki cara lain agar bisa menabung dan juga mengatur keuangan mereka.

  • Menyediakan Modal

Fungsi LKBB selanjutnya adalah menyediakan modal, sama halnya dengan bank yang menyediakan dana pinjaman sebagai modal, LKBB pun mempunyai fasilitas penyediaan modal. Modal tersebut bisa individu untuk UMKM, atau perusahaan swasta lainnya.

Setiap lembaga keuangan bukan bank mempunyai kebijakannya masing-masing tentang ketentuan dan syarat penyediaan modal.

  • Pengadaan Kredit

Beberapa LKBB ada yang menyediakan jasa untuk membeli barang-barang tertentu, misalnya handphone, laptop, motor, mobil, dan lain sebagainya.

Dengan adanya kontrak kredit yang jelas saat pengajuan, Anda akan mengetahui nominal uang yang harus Anda bayar setiap bulan terhadap barang yang Anda beli. Pengadaan secara kredit ini bisa Anda manfaat sesuai kemampuan Anda.

Dalam mengajukan kredit, para petugas LKBB umumnya akan melakukan tindakan survey terlebih dahulu. Keputusan terkait disetujui atau tidaknya pengajuan Anda akan sangat tergantung dari jumlah tanggungan, nominal kemampuan bayar, dan juga reputasi Anda dalam mencicil kredit sebelumnya.

  • Pengajuan Pinjaman

LKBB ada juga yang memberikan manfaat pinjaman dengan disertai jaminan. Sehingga, Anda bisa menjaminkan harta berharga Anda untuk dinilai dan mendapatkan pinjaman.

Namun, hal yang harus Anda perhatikan adalah besaran bunga yang nantinya akan dikenakan, serta denda jika Anda telat dalam membayar cicilan pinjaman. Untuk itu, bacalah secara seksama terkait ketentuan pinjamannya sebelum Anda mengajukan pinjaman.

  • Pelaksana Kegiatan Keuangan

fungsi LKBB yang terakhir adalah sebagai pelaksana kegiatan keuangan. Walaupun begitu, jenis kegiatan tersebut harus sudah mendapatkan persetujuan dari menteri keuangan Indonesia. kegiatan keuangan tersebut nantinya diharap mampu mendorong pembangunan industri dan juga perkembangan perekonomian di Indonesia.

Baca juga: Future Value: Pengertian dan Cara Mudah Cara Menghitungnya

Contoh LKBB di Indonesia

Terdapat banyak sekali contoh Lembaga Keuangan Bukan Bank yang beroperasi di Indonesia. Tapi terdapat 7 contoh LKBB yang bisa kita temui dengan mudah dan sudah sangat terkenal, yaitu:

  • Leasing

Perusahaan pembiayaan keuangan (multifinance) atau leasing adalah jenis LKBB yang mampu menawarkan pembayaran secara cash atau kredit untuk beberapa barang tertentu. Sistem yang digunakan di dalamnya adalah pembelian secara cicilan yang dikombinasikan dengan kontrak sewa. Leasing mampu menyediakan layanan untuk perorangan dan perusahaan.

Beberapa contoh perusahaan leasing terkenal di Indonesia adalah PT. BFI Finance, PT. Summit Oto Finance, PT. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk, PT. Indomobil Finance Indonesia, PT. Astra Credit Companies (ACC), dan PT. Federal International Finance (FIF). Dalam hal ini, Anda bisa mengajukan kredit untuk beberapa keperluan, seperti kendaraan bermotor.

  • Asuransi

Saat ini, sudah banyak sekali perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi. Asuransi akan mengumpulkan uang masyarakat dengan cara menarik premi dengan sejumlah uang yang sudah disepakati bersama di awal kontrak.

Jumlah premi dan polis asuransi berbeda-beda, tergantung dari kesepakatan yang sudah dijalin oleh pihak asuransi dan nasabah di awal.

  • Modal Ventura

Modal ventura menawarkan modal untuk perusahaan dengan potensi bisnis yang besar dengan pembiayaan bermodel obligasi. Umumnya, potensi bisnis ini akan diiringi dengan risiko yang juga sangat tinggi.

  • Koperasi Simpan Pinjam

Jenis LKBB yang satu ini tentu sudah sangat populer di masyarakat. Koperasi mempunyai daftar keanggotaan dan mengolah uang dari anggota agar bisa memenuhi kegiatan keuangan.

Tujuan dari dibentuknya koperasi simpan pinjam adalah agar bisa mensejahterakan setiap anggotanya. Beberapa contoh Sistem koperasi Pinjam di Indonesia adalah KSU, Koperasi Pasar, dan KUD.

  • Perusahaan Dana Pensiun

Beberapa perusahaan dan lembaga tertentu akan menjalin kerjasama dengan LKBB ini demi menyisihkan serta menyimpan sebagian dari gaji karyawan setiap bulannya. Di masa pensiun, nantinya uang ini akan dikembalikan setiap bulan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa perusahaan dana pensiun menyediakan layanan tabungan jangka panjang. Salah satu perusahaan dana pensiun yang paling terkenal di Indonesia adalah PT Taspen, PT Asabri, BPJS Ketenagakerjaan, DPLK, dan juga DPPK.

  • Pegadaian

Pegadaian merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang penyaluran kredit berbasis hukum gadai. Harapan dari dibentuknya LKBB ini adalah masyarakat tidak akan terjebak rentenir yang sangat menyusahkan.

Proses yang diperlukan untuk mengajukan kredit ini pun tidak lama. Tapi sesuai dengan hukum gadai, ada barang yang harus Anda jadikan sebagai jaminan.

  • Pasar Modal

Pasar modal adalah LKBB yang menjual ekuitas, saham, obligasi, surat pengakuan utang, dan juga surat berharga lainnya. Bursa efek atau pasar modal nantinya hanya akan melayani jual beli surat berharga yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah atau perusahaan secara resmi.

Dengan banyaknya layanan LKBB ini, masyarakat sudah mempunyai beragam pilihan untuk bisa terus meningkatkan perekonomian. Dengan sinergi yang baik antara masyarakat dan LKBB, maka perekonomian di Indonesia bisa terus bergerak dan juga berkembang.

  • Perusahaan Anjak Piutang

Sebagian dari Anda mungkin baru pertama kali mendengar jenis perusahaan yang satu ini.

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.013/1988, perusahaan anjak piutang adalah badan usaha yang melakukan aktivitas pembiayaan dengan bentuk pengalihan dan atau pembelian, serta pengurusan piutang ataupun tagihan jangka pendek dari suatu perusahaan dengan transaksi perdagangan di dalam ataupun luar negeri.

  • Financial Technology (Fintech)

Perusahaan Fintech atau Financial Technologi adalah salah satu LKBB yang dibentuk secara lebih modern.

Aktivitas bisnis yang dilakukan oleh perusahaan ini sangat banyak, mulai dari penggalangan dana, layanan keuangan untuk masyarakat kelas menengah kebawah guna membantu kebutuhan hidup sehari-hari, hingga peer-to-peer lending yang menyediakan layanan pinjaman uang tanpa harus melalui proses yang rumit seperti di bank pada umumnya.

Namun sebelum menggunakan layanan kredit di fintech, Anda harus berhati-hati. Pasalnya, bunga yang akan dikenakan umumnya lebih tinggi daripada bank konvensional.

Baca juga: Apa itu MasterCard dan Bedanya dengan VISA?

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang berbagai fungsi LKBB atau Lembaga Keuangan Bukan Bank. LKBB adalah suatu lembaga atau badan usaha yang mempunyai kegiatan yang berkaitan dengan finansial, yang secara langsung ataupun tidak langsung akan mengumpulkan dana masyarakat.

Fungsi LKBB adalah tempat menyimpan uang, menyediakan modal, pengadaan kredit, pengajuan pinjaman, dan pelaksana kegiatan keuangan.

Untuk Anda tertarik untuk memanfaatkan kehadiran LKBB, maka Anda harus bisa mengelola dana yang Anda peroleh dari LKBB secara tepat, baik itu untuk pribadi atau untuk kepentingan perusahaan.

Anda juga harus mencatat arus kas serta menyediakan laporan keuangan yang tepat agar nantinya bisa Anda jadikan referensi dalam membuat kebijakan bisnis yang baik.

Untungnya, saat ini sudah ada software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online yang akan membantu Anda dalam mencatat arus kas dan menyediakan laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan neraca, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangan lainnya secara instan.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan fitur persediaan, penjualan, pembelian, perpajakan, manufaktur dan fitur lainnya yang akan membuat operasional bisnis Anda bergerak lebih efisien.

Segera gunakan dan coba Accurate Online sekarang juga secara gratis selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia