Pengertian Net Domestic Product dan Rumus Menghitungnya

oleh | Nov 23, 2023

source envato.

Pengertian Net Domestic Product dan Rumus Menghitungnya

Net Domestic Product (NDP) merupakan salah satu indikator ekonomi yang penting dalam mengukur kesejahteraan suatu negara. NDP merujuk pada nilai total dari semua barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama periode waktu tertentu, dikurangi dengan depresiasi atau penurunan nilai aset fisik yang digunakan dalam proses produksi.

Konsep ini memiliki peran sentral dalam analisis ekonomi makro, karena memberikan gambaran yang lebih akurat tentang hasil bersih produksi ekonomi suatu negara.

NDP adalah salah satu parameter kunci dalam perhitungan pertumbuhan ekonomi suatu negara, dan pemahaman yang mendalam mengenai konsep ini sangat penting dalam merancang kebijakan ekonomi yang efektif.

Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari lebih dalam tentang konsep NDP, cara menghitungnya, serta implikasinya dalam konteks ekonomi Indonesia.

Dengan pemahaman yang kuat mengenai NDP, kita dapat lebih baik mengukur perkembangan ekonomi negara kita dan mengambil keputusan yang lebih bijak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk itu, baca terus artikel tentang Net Domestic Product di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Net Domestic Product

Pengertian Net Domestic Product

ilustrasi net domestic product. source envato

Dilansir dari laman Investopedia, Net Domestic Product (NDP) adalah salah satu ukuran yang digunakan dalam ilmu ekonomi untuk menilai nilai agregat dari semua barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara selama suatu periode waktu tertentu, biasanya dalam setahun.

NDP mengukur kontribusi sektor ekonomi dalam menciptakan nilai tambah, tetapi berbeda dengan Gross Domestic Product (GDP) karena NDP memperhitungkan depresiasi atau penurunan nilai aset fisik yang digunakan dalam proses produksi.

Lebih khusus, perbedaan antara NDP dan GDP adalah bahwa NDP mengurangi nilai depresiasi (penurunan nilai) aset fisik seperti mesin, bangunan, dan infrastruktur yang digunakan dalam produksi barang dan jasa.

Hal ini bertujuan untuk mencerminkan nilai bersih yang dihasilkan oleh proses produksi setelah mempertimbangkan penggantian dan peremajaan aset-aset tersebut.

NDP sangat penting dalam analisis ekonomi karena memberikan gambaran yang lebih akurat tentang nilai ekonomi yang tersisa setelah mempertimbangkan penurunan nilai aset yang digunakan dalam produksi.

Hal ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kesejahteraan suatu negara dan tingkat pembaharuan modal yang diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. NDP juga digunakan untuk membandingkan tingkat kesejahteraan antara negara-negara dan untuk mengukur perkembangan ekonomi dari tahun ke tahun.

Baca juga: Melakukan Penghitungan Pendapatan Nasional dengan Rumus yang Tepat

Cara Menghitung Net Domestic Product

Cara Menghitung Net Domestic Product

ilustrasi net domestic product. source envato

Net Domestic Product (NDP) dapat dihitung dengan menggunakan salah satu dari dua pendekatan, yaitu:

1. Metode Pengeluaran (Expenditure Approach)

Net Domestic Product dapat dihitung dengan menjumlahkan komponen-komponen pengeluaran berikut:

NDP = Konsumsi Rumah Tangga (C) + Investasi (I) + Belanja Pemerintah (G) + (Ekspor – Impor) atau (X – M)

  • Konsumsi Rumah Tangga (C) adalah total pengeluaran oleh rumah tangga dalam suatu negara pada barang dan jasa.
  • Investasi (I) mencakup belanja perusahaan untuk peralatan, mesin, bangunan, dan investasi lainnya dalam ekonomi.
  • Belanja Pemerintah (G) adalah total pengeluaran pemerintah dalam suatu periode.
  • Ekspor (X) adalah total nilai barang dan jasa yang diekspor ke luar negeri.
  • Impor (M) adalah total nilai barang dan jasa yang diimpor dari luar negeri.

Dalam pendekatan ini, perlu diperhatikan bahwa ekspor dikurangi dengan impor, karena impor merupakan barang dan jasa yang tidak diproduksi dalam negeri, sehingga tidak dapat dianggap sebagai bagian dari NDP.

2. Metode Pendapatan (Income Approach)

Net Domestic Product juga dapat dihitung dengan menjumlahkan semua pendapatan yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi dalam suatu negara. Rumusnya adalah sebagai berikut:

NDP = Upah + Pendapatan sewa + Pendapatan bunga + Keuntungan (laba) perusahaan + Pendapatan tanah + Pendapatan pajak tidak langsung – Subsidi

  • Upah adalah total pendapatan yang diterima oleh pekerja dalam bentuk gaji dan upah.
  • Pendapatan sewa mencakup pendapatan yang diterima dari penyewaan properti.
  • Pendapatan bunga adalah pendapatan yang diterima dari investasi dalam bentuk bunga.
  • Keuntungan (laba) perusahaan adalah pendapatan yang diterima oleh pemilik perusahaan.
  • Pendapatan tanah adalah pendapatan yang diterima dari sewa tanah.
  • Pendapatan pajak tidak langsung adalah pajak yang dibebankan pada barang dan jasa.
  • Subsidi adalah bantuan pemerintah kepada sektor-sektor ekonomi tertentu.

Dalam kedua metode di atas, perlu diingat bahwa penurunan nilai aset fisik yang digunakan dalam produksi (depresiasi) harus dikurangi untuk mendapatkan nilai bersih atau net dari Net Domestic Product.

Oleh karena itu, Net Domestic Product adalah nilai bersih dari produksi barang dan jasa suatu negara dalam periode waktu tertentu setelah mempertimbangkan penggantian aset-aset yang telah menurun nilainya dalam proses produksi.

Baca juga: Net National Product (NNP): Pengertian dan Cara Mudah Mengukurnya

Perbedaan Net Domestic Product dan Net National Income

Perbedaan Net Domestic Product dan Net National Income

ilustrasi net domestic product. source envato

Net Domestic Product (NDP) dan Net National Income (NNI) adalah dua konsep penting dalam ilmu ekonomi yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan ekonomi suatu negara, tetapi mereka mengukurnya dari perspektif yang berbeda. Berikut adalah perbedaan antara kedua konsep tersebut:

1. Ruang Lingkup

  • NDP mengukur nilai bersih dari produksi barang dan jasa dalam suatu negara selama periode waktu tertentu. Ini termasuk produksi yang dilakukan di dalam negeri, tanpa mempertimbangkan pendapatan yang diterima oleh warga negara suatu negara yang bekerja di luar negeri.
  • NNI, sebaliknya, mengukur pendapatan bersih yang diterima oleh warga negara suatu negara, baik yang diperoleh di dalam negeri maupun di luar negeri. Ini mencakup pendapatan yang diterima oleh warga negara yang bekerja di luar negeri (penghasilan dari pekerjaan di luar negeri) dan mengurangkan pendapatan yang diterima oleh warga negara asing yang bekerja di dalam negeri.

2. Pengukuran

  • NDP dihitung dengan mengurangkan depresiasi atau penurunan nilai aset fisik yang digunakan dalam produksi dari GDP (Gross Domestic Product).
  • NNI dihitung dengan mengurangkan depresiasi, mengurangkan pajak tidak langsung, dan menambahkan subsidi dari GDP.

3. Keterkaitan

  • NDP dan NNI saling terkait dalam perhitungan karena perbedaan utama antara keduanya adalah dalam perhitungan pendapatan neto dari luar negeri.
  • NNI merupakan indikator yang lebih inklusif karena mencakup semua pendapatan yang diterima oleh warga negara, termasuk pendapatan dari luar negeri, sehingga NNI biasanya lebih rendah daripada NDP.

4. Makna Ekonomi

  • NDP memberikan gambaran tentang hasil bersih produksi ekonomi dalam negeri, tanpa memperhatikan asal-usul pendapatan.
  • NNI memberikan gambaran tentang pendapatan bersih yang diterima oleh warga negara suatu negara, dengan memperhitungkan pendapatan yang diperoleh di luar negeri.

Perbedaan utama antara NDP dan NNI adalah dalam cakupan dan perspektif pengukurannya. NNI lebih menekankan pada pendapatan yang diterima oleh warga negara suatu negara, sementara NDP lebih berfokus pada produksi barang dan jasa di dalam negeri.

Baca juga: Tindakan Ekonomi: Pengertian, Jenis, Tujuan Dan Contohnya

Kesimpulan

Net Domestic Product (NDP) dan Net National Income (NNI) adalah dua konsep penting dalam ilmu ekonomi yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan ekonomi suatu negara. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada perspektif pengukuran:

  • NDP mengukur nilai bersih dari produksi barang dan jasa dalam suatu negara selama periode waktu tertentu, tanpa memperhatikan asal-usul pendapatan.
  • NNI mengukur pendapatan bersih yang diterima oleh warga negara suatu negara, termasuk pendapatan dari luar negeri, sehingga mencakup pendapatan yang diperoleh di dalam negeri dan di luar negeri.

NNI lebih inklusif daripada NDP karena mencerminkan pendapatan warga negara dari seluruh dunia, dan NNI biasanya lebih rendah daripada NDP. Kedua konsep ini penting untuk memahami kondisi ekonomi suatu negara dan pengaruh pendapatan terhadap kesejahteraan warga negara.

Namun, untuk bisa menjaga kondisi kesehatan keuangan perusahaan, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi ini akan membantu Anda dalam mengelola bisnis secara menyeluruh dan menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan yang bersifat administratif.

Aplikasi ini akan membantu Anda dalam mencatat transaksi bisnis, membuat laporan keuangan, menyelesaikan urusan perpajakan, mengelola persediaan, dan masih banyak lagi.

Dengan begitu, Anda hanya cukup fokus pada pengembangan bisnis dan mencapai kesuksesan bisnis.

Klik tautan gambar di bawah ini untuk langsung mencoba Accurate Online selama 30 hari, Gratis!

ekonomikeuanganbanner
sidebarPromo
Ibnu
Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia

Artikel Terkait