Rekening Sekuritas: Pengertian dan 4 Tahap Dalam Membuka Rekeningnya

Rekening sekuritas mungkin suatu istilah yang sudah tidak asing lagi di kalangan para investor. Namun untuk Anda yang baru tertarik di dalam dunia investasi, mungkin Anda masih bingung tentang bagaimana cara membuka rekening sekuritas.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara lengkap tentang cara membuka rekening sekuritas untuk berinvestasi saham di bursa efek.

Pengertian Sekuritas

Sebelum kita membahas lebih dalam tentang cara membuka rekening sekuritas, kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian sekuritas.

Berdasarkan laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekuritas adalah suatu bukti kepemilikan modal yang tertera dalam bentuk surat berharga dan bisa diperdagangkan. Beberapa contohnya adalah obligasi, saham, sertifikat, deposito, jaminan, kupon, opsi, dan masih banyak lagi.

Sekuritas yang merupakan surat utang dan bersifat likuid ini nantinya bisa dicairkan secara cepat menjadi uang ataupun kas.

Selain itu, sekuritas juga adalah bentuk kepemilikan atas aset ataupun kekayaan dari suatu perusahaan yang mengeluarkan efek atau surat berharga. Setiap saham yang diperdagangkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) mempunyai harganya masing-masing. Hal tersebut dikarenakan nilai ataupun value pada setiap perusahaan berbeda-beda.

Saat Anda mempunyai saham, maka sebagai pemilik saham Anda akan menjadi bagian dari prospek perusahaan tersebut.

Saat menjalankan investasi, kita juga harus mengenal tentang perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas adalah mereka yang akan menjembatani investor untuk melakukan kegiatan transaksi perdagangan di pasar modal. Namun, perusahaan sekuritas tidak memiliki wewenang untuk menerbitkan efek saham.

Nilai sekuritas atau valuasi adalah suatu proses penentuan dari suatu harga sekuritas ataupun capital asset (modal aset). Konsep yang nantinya digunakan agar bisa menghitung nilai sekuritas adalah hubungan antara risiko dengan nilai keuntungan yang diharapkan oleh para investor.

Jika memang investor menginginkan nilai keuntungan yang banyak, maka umumnya risiko yang nantinya akan ditemui juga lebih besar.

Baca Juga: Trading Crypto: Pengertian, Cara Kerja, dan Tips Melakukannya

Jenis Sekuritas

Terdapat dua jenis sekuritas yang umumnya terdapat di dalam pasar modal, yakni utang dan juga ekuitas. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Utang

Jenis sekuritas pertama yang harus Anda ketahui adalah utang. Sekuritas utang adalah bukti kepemilikan utang yang diterbitkan dalam bentuk surat berharga dan mempunyai waktu jatuh tempo untuk melakukan pembayaran.

Beberapa contoh dari sekuritas utang adalah obligasi yang diterbitkan pemerintah, sertifikat deposito, dan juga sekuritas lain yang dijaminkan. Sekuritas utang sifat kepemilikannya hanya pada jangka waktu tertentu saja, setelahnya bisa ditebus kembali secara cash atau tunai.

2. Ekuitas

Jenis selanjutnya dari sekuritas adalah ekuitas yang berbentuk obligasi dan saham. Sekuritas ekuitas adalah suatu bukti kepemilikan pemilik saham dari suatu entitas atau perusahaan. Pihak investor mendapatkanya dalam bentuk saham atau saham preferen. Pemilik saham juga nantinya mempunyai hak untuk menyampaikan suaranya dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Tahapan Membuka Rekening Sekuritas

Setiap investor tidak bisa bertransaksi di pasar modal secara asal. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti harus mempunyai Rekening Dana Nasabah (RDN), dan juga sudah tercatat di KSEI. Nah, berikut ini kami jelaskan tahap dalam membuka rekening sekuritas.

1. Siapkan Dokumen Pribadi

Tahap pertama pertama yang harus Anda lakukan saat ingin membuka rekening sekuritas adalah menyiapkan berbagai dokumen pribadi. Beberapa dokumen yang harus Anda persiapkan adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk Warga Negara Indonesia (WNI), Paspor atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk Warga Negara Asing (WNA), serta Nomor Pengguna Wajib Pajak (NPWP).

Jika memang calon investor tersebut belum mempunyai NPWP, maka bisa terlebih dahulu menggunakan NPWP orang tuanya. Jika melakukan pendaftaran secara offline, umumnya juga diperlukan buku tabungan serta materai.

Tapi untuk saat ini, sudah banyak perusahaan sekuritas yang menggunakan cara online. Sehingga, setiap calon investor hanya tinggal melakukan swafoto atau selfie dengan disertai berbagai dokumen tersebut lalu dilanjutkan dengan mengisi formulir online yang disediakan oleh pihak perusahaan sekuritas.

2. Pilih Sekuritas yang Terbaik

Perlu Anda ingat dengan baik bahwa membuka rekening untuk investasi saham dilakukan di perusahaan sekuritas, bukan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk itu, pastikanlah agar Anda mereset terlebih dahulu berbagai perusahaan sekuritas yang baik.

Perusahaan sekuritas yang baik adalah perusahaan yang sudah mengantongi izin untuk melakukan transaksi yang ada di pasar modal dan tentunya harus sudah diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat memilih perusahaan sekuritas, yaitu sudah mempunyai pengalaman atau track record yang baik dan tidak mempunyai kasus tertentu, serta nominal setoran awal dan fee dalam melakukan jual beli saham yang cenderung kecil.

Selain itu, perusahaan sekuritas yang baik juga mempunyai analisis yang kompeten, bisa melakukan transaksi dengan mudah, banyak fitur yang ditawarkan dalam website atau aplikasinya, memberikan data secara real time, serta mempunyai customer service yang mampu membantu Anda dengan cepat dan tanggap.

3. Isi Formulir Perusahaan Sekuritas

Bila Anda sudah memilih perusahaan sekuritas yang sesuai, maka cara membuka rekening sekuritas yang selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen diri seperti pada poin pertama dan mengisi formulir pembukaan rekening sekuritas.

Terdapat setidaknya dua jenis formulir rekening sekuritas, yakni:

  • Rekening Efek: bertujuan untuk melakukan kegiatan jual beli efek yang nantinya akan dibayar dan diterima secara tunai ketika sudah jatuh waktu temponya.
  • Rekening Dana Investor (RDI): Rekening bank yang dibuat atas nama investor sifatnya lebih terpisah dari rekening sekuritas. RDI digunakan oleh para investor untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli di pasar modal, selain itu juga digunakan agar bisa memisahkan dana yang dimiliki oleh nasabah dan dana perusahaan efek tersebut.

Saat ini, sudah banyak perusahaan yang menawarkan kemudahan dalam melakukan pembukaan rekening sekuritas untuk para calon investor melalui aplikasi mobile. Sehingga, calon investor sudah tidak perlu lagi repot-repot mengirim dokumen ke perusahaan sekuritas.

4. Lakukan Setoran Awal

Setiap perusahaan sekuritas mempunyai minimal setoran awal yang berbeda-beda, ada yang mulai dari 100 ribu rupiah bisa langsung melakukan investasi, ada juga yang harus menyetorkan dana awal sebanyak 3 juta rupiah.

Jika Anda sudah menyetor saldo awal, maka Anda bisa lanjut melakukan transaksi efek, seperti saham ataupun reksa dana yang nilainya harus disesuaikan dengan saldo yang Anda miliki di dalam Rekening Dana Nasabah (RDN)

Setelah itu, perusahaan sekuritas nantinya akan memproses transaksi pembelian efek Anda. Diperlukan waktu sehari atau lebih hingga efek yang Anda beli bisa dicatat di dalam portofolio investasi Anda.

Baca juga: Lot Adalah Satuan Investasi Saham, Ini Penjelasan dan Manfaatnya!

Kesimpulan

Jadi, sekuritas adalah bukti kepemilikan modal yang dibuat dalam bentuk surat berharga dan bisa diperjual-belikan di dalam pasar modal. Terdapat setidaknya dua jenis sekuritas, yakni utang dan ekuitas.

Untuk membuka rekening sekuritas, terdapat beberapa tahapan yang harus Anda penuhi, yakni menyiapkan dokumen pribadi berbentuk KTP, NPWP, dan Paspor atau KITAS untuk WNA, memilih perusahaan sekuritas yang tepat, mengisi formulir yang disediakan oleh perusahaan sekuritas secara offline atau online, dan melakukan penyetoran modal awal untuk bisa berinvestasi saham.

Dalam melakukan investasi ataupun menjalankan bisnis, Anda memerlukan manajemen keuangan yang tepat dan baik. Saat perusahaan sekuritas yang Anda pilih sudah mempunyai fitur teknologi yang canggih dalam melayani Anda, maka ada baiknya bisnis Anda juga melakukan hal yang sama.

Nah, software akuntansi dan bisnis Accurate Online bisa Anda jadikan pilihan yang terbaik untuk memenuhi berbagai keperluan akuntansi bisnis Anda.

Accurate Online adalah software akuntansi yang sudah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu lebih pebisnis di Indonesia dan sudah mengantongi penghargaan TOP Brand Award enam kali berturut-turut dari tahun 2016 hingga 2021.

Accurate Online adalah software akuntansi yang sudah terintegrasi dengan berbagai fungsi bisnis lainnya, seperti pembelian, keuangan, penjualan, persediaan, manufaktur dan berbagai hal lainnya. Dengan Accurate Online, Anda juga bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keungan secara otomatis, cepat dan akurat, sehingga Anda bisa lebih fokus dalam menjalankan bisnis.

Tertarik? Anda bisa menggunakan Accurate Online terlebih dahulu selama 30 hari gratis dengan klik banner di bawah ini.accurate-200 ribu per bulan