COD adalah salah satu tipe pembayaran yang dalam beberapa tahun belakangan ini sangat populer untuk penjualan online.
Lewat COD, pembeli dapat membayar langsung barang saat tiba di tujuan sehingga dianggap lebih aman karena dapat mencegah penipuan dari toko online yang fiktif.
Meskipun COD umumnya dilakukan via marketplace, tahukah Anda bahwa COD dapat dilakukan di luar marketplace?
Bagi Anda para pebisnis dan penjual yang ingin tahu cara kirim paket COD tanpa marketplace, yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!
Apa itu COD?
COD atau Cash on Delivery adalah metode pembayaran di mana pembeli baru akan membayar barang pesanannya secara tunai kepada kurir saat paket tiba di alamat tujuan.
Sistem ini mulai populer di Indonesia sejak pandemi karena meningkatnya jual beli secara online.
Alur kerja COD biasanya dimulai ketika pembeli memilih opsi COD untuk pembayaran, kemudian penjual mengirimkan paket melalui ekspedisi, dan kurir akan menagih sejumlah biaya kepada pembeli sebelum menyerahkan paket.
COD seringkali dianggap sebagai solusi sekaligus pencegahan dari penipuan toko online fiktif yang tidak mengirimkan barang setelah dibayar pembeli.
COD umumnya dibagi menjadi 2 prosedur, yaitu COD ongkir dan COD barang dan Ongkir. Hal ini memberikan opsi kepada pembeli untuk membayar ongkir saja atau membayar ongkir sekaligus harga jual barang ke kurir.
Kelebihan dan Kekurangan COD
Meskipun dianggap sangat menguntungkan pelanggan, COD tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Berikut ini detail lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan COD, yaitu:
Kelebihan COD
- Meningkatkan kepercayaan calon pembeli karena tidak perlu membayar di awal.
- Memperluas pasar kepada pembeli yang tidak memiliki akses ke pembayaran digital.
- Meningkatkan penjualan karena proses checkout yang lebih mudah.
- Menjadi nilai tambah dari kompetitor yang tidak memiliki layanan COD.
- Membangun reputasi bahwa toko lebih transparan dan fleksibel dalam pengiriman/pembayaran.
Kekurangan COD
- Risiko pengembalian yang tinggi karena pembeli bisa menolak atau tidak berada di tempat.
- Tingginya risiko menanggung ongkos kirim pengembalian barang.
- Adanya jeda waktu pencarian dana dari ekspedisi.
- Adanya COD Fee dari pihak ekspedisi.
- Tingginya risiko pembelian fiktif sehingga menyebabkan kerugian materi dan waktu.
- Paket rentan rusak dan tidak bisa dijual kembali jika terlalu sering bolak-balik.
Apakah Bisa COD tanpa Marketplace?
Tentu saja bisa. COD tidak harus selalu via marketplace, penjual bisa secara mandiri menawarkan layanan COD selama bekerjasama dengan pihak ekspedisi yang menyediakan layanan COD.
COD tanpa marketplace ini juga lebih menguntungkan penjual karena penjual tidak perlu lagi memikirkan biaya admin marketplace yang semakin tinggi.
Cara Kirim Paket COD Tanpa Marketplace
Lalu bagaimana cara kirim paket COD tanpa marketplace? Caranya gampang sekali, berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk kirim paket COD tanpa marketplace, yaitu:
1. Cari Ekspedisi yang Menyediakan COD
Langkah pertama untuk mengirimkan paket COD tanpa marketplace adalah dengan mencari jasa pengiriman yang memiliki layanan COD.
Tidak semua ekspedisi menyediakan layanan COD di luar ekosistem marketplace. Anda bisa mencari ekspedisi yang menyediakan COD secara langsung via website maupun media sosial.
2. Pelajari Ketentuan Pembayaran COD
Setiap ekspedisi memiliki aturan dan ketentuan layanan COD yang berbeda-beda.
Layanan COD membuat ekspedisi memegang uang penjualan lebih dulu sehingga terdapat biaya penanganan yang dikenakan per transaksi.
Pastikan untuk cek hal ini lebih dulu agar Anda bisa mengatur arus kas bisnis dengan lebih rapi dan tidak kaget dengan potongan biaya saat pencairan dana.
3. Sesuaikan Harga Jual dengan Admin COD
Karena layanan COD biasanya dikenakan biaya tambahan atau admin fee dari pihak ekspedisi, pastikan Anda sudah memperhitungkan biaya ini ke dalam harga jual produk.
Anda bisa memilih untuk menanggung sebagian atau keseluruhan biaya tersebut sebagai bentuk promosi atau membebankannya langsung ke pembeli.
4. Tetapkan Ketentuan Pengembalian (Retur)
Risiko terbesar COD adalah pembeli menolak paket saat kurir tiba. Untuk mengantisipasi hal ini, buatlah aturan retur yang jelas sejak awal.
Tentukan apakah pembeli yang akan menanggung biaya ongkir balik, atau apakah Anda tidak menerima retur dengan alasan apapun.
Pastikan untuk menginfokan aturan ini sejak awal ke pembeli agar tidak ada kesalahpahaman ke depannya.
5. Tentukan Batas Wilayah COD
Untuk meminimalkan risiko gagal kirim atau retur yang tinggi, sangat disarankan untuk membatasi wilayah layanan COD di awal. Anda bisa memulainya dengan melayani area kota dekat daerah bisnis terlebih dahulu.
Setelah sistem berjalan lancar dan bisnis sudah mengenali pola pesanan yang aman, Anda bisa lanjut memperluas jangkauan pengiriman ke wilayah lain secara bertahap.
6. Packing Barang dengan Aman dan Rapi
Sebelum menyerahkan paket pesanan ke kurir, pastikan untuk mengemas barang pesanan dengan aman dan rapi.
Jika perlu kemas barang menggunakan bubble wrap dan kardus agar barang tidak mudah rusak selama perjalanan.
7. Atur Pengiriman Paket dan Serahkan ke Kurir
Setelah paket siap, Anda bisa lanjut memesan pengiriman lewat ekspedisi yang dipilih.
Pada beberapa ekspedisi, Anda bisa memilih opsi pengantaran paket sendiri ke agen terdekat (drop off) atau menjadwalkan penjemputan (pick up) di lokasi Anda.
8. Pantau Paket dan Cairkan Dana dari Ekspedisi
Terakhir, jangan lupa untuk pantau terus perjalanan paket melalui fitur pelacakan (tracking) hingga statusnya berubah menjadi berhasil.
Setelah itu, cek saldo akun dan jika dana sudah masuk, segera ajukan pencairan ke ekspedisi.
Rekomendasi Ekspedisi yang Bisa COD tanpa Marketplace
Cari ekspedisi yang bisa COD? Gak usah khawatir, kini, ada banyak ekspedisi di Indonesia yang menyediakan layanan COD.
Berikut ini beberapa rekomendasi ekspedisi yang bisa COD tanpa marketplace:
1. Lion Parcel
Rekomendasi ekspedisi yang bisa COD pertama adalah Lion Parcel. Sebagai jasa pengiriman dan ekspedisi ternama di Indonesia, Lion Parcel menghadirkan layanan pengiriman yang lengkap dengan jangkauan pengiriman yang luas baik ke dalam maupun luar negeri. Salah satu layanan pengiriman yang tersedia di Lion Parcel adalah layanan COD.
Layanan COD Lion Parcel sangat membantu dan memudahkan penjual dan pembeli dalam bertransaksi online. Lion Parcel bahkan menghadirkan 2 layanan COD yang mencakup layanan COD ongkir maupun COD barang + ongkir. COD di Lion Parcel memiliki beberapa keunggulan dibandingkan ekspedisi lain, seperti:
- Gratis biaya pick up atau penjemputan paket.
- Bisa dipesan via website dan aplikasi Lion Parcel.
- Pembayaran COD bisa menggunakan QRIS.
- Gratis asuransi pengiriman untuk layanan COD Ongkir & Barang.
- Biaya layanan terjangkau (3% untuk COD Ongkir dan 4% untuk COD Ongkir & Barang).
- Garansi On-Time SLA (bebas biaya ongkir jika paket terlambat sampai).
- Diskon 50% ongkir untuk biaya retur paket.
2. SAPX Express
Kedua, ada SAPX Express. SAPX Express merupakan salah satu ekspedisi yang bisa COD dengan jangkauan pengiriman yang luas di Indonesia.
Layanan COD ini sudah terintegrasi langsung dengan sistem CRM dengan ongkir flat untuk wilayah pulau Jawa.
3. Sicepat Ekspres
Selain via marketplace, SiCepat Ekspres juga menyediakan akses COD non-marketplace yang mudah dan tersedia untuk wilayah Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, & Surabaya.
Sayangnya, layanan ini hanya bisa dilakukan di marketplace dan platform non-marketplace lewat platform aggregator logistik yang melayani pengiriman barang via COD SiCepat.
4. Ninjaxpress
Selanjutnya, ada ekspedisi Ninja Xpress. Ninja Xpress yang merupakan ekspedisi asal Singapura juga menyediakan layanan COD di Indonesia.
Ninja Xpress menerima pengiriman dengan sistem pembayaran COD di alamat tujuan lewat aplikasi Ninja Biz maupun Dashboard Shipper. Layanan ini juga menerima pembayaran transfer dengan minimal nominal sebesar Rp10.000.
5. Pos Indonesia
Logistik milik Indonesia atau Pos Indonesia juga menyediakan layanan COD atau bayar di tempat untuk pembayaran ongkir maupun barang.
Sayangnya, tidak semua jasa pengiriman Pos Indonesia menyediakan opsi COD. Layanan COD ini bisa diakses secara langsung via aplikasi Pos Aja! Yang sudah memiliki akses jaringan nasional yang luas dan lengkap dengan fitur pelacakan real-time.
Kesimpulan
Cash on Delivery (COD) adalah salah satu opsi pembayaran yang jadi pilihan favorit banyak masyarakat Indonesia.
Sebagai pebisnis, Anda perlu mempertimbangkan untuk mulai menyediakan opsi pengiriman dan pembayaran COD untuk toko online agar dapat meningkatkan penjualan.
Sebelum menjalankan COD, pastikan untuk memilih ekspedisi yang bisa COD terbaik agar setiap pesanan pelanggan bisa dikirimkan dengan aman.
Jangan lupa untuk kelola seluruh pencatatan pembukuan dan arus kas bisnis lewat Accurate Online sekarang!
Artikel ini hasil kerjasama antara LionParcel dan Accurate.







