Kecerdasan Emosional: Ini Pengertian, Karakteristik dan Cara Meningkatkannya

Sebagai seorang pihak pencari kerja, harus selalu Anda ketahui bahwa kecerdasan emosional adalah salah satu soft skill yang harus dikembangkan dan dimiliki seseorang.

Nah, pada kesempatan kali ini kami sudah menyiapkan penjelasan lengkap terkait kecerdasan emosional dan cara dalam meningkatkan. Penasaran? Untuk itu, baca artikel tentang kecerdasan emosional di bawah ini hingga selesai.

Apa Itu Kecerdasan Emosional?

Sebagian besar dari kita mungkin sudah sangat akrab dengan IQ (intelligence quotient) atau yang banyak dikenal dengan kecerdasan intelektual. Namun, EQ (emotional quotient) atau kecerdasan emosional juga sangat penting dalam dunia kerja.

Berdasarkan laman Psychology Today, kecerdasan emosional adalah suatu keterampilan dalam mengatur dan memahami emosi diri sendiri serta orang lain disekitarnya.

Kecerdasan emosional ini sangat diperlukan, khususnya oleh pemimpin atau atasan di dalam suatu organisasi ataupun perusahaan. Kenapa? karena hal tersebut dikarenakan bila Anda bisa memahami apa yang tengah dirasakan dan cara yang baik dalam mengaturnya, maka Anda bisa lebih fokus dan tidak menggabungkan masalah pribadi secara lebih profesional.

Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi mampu memahami perasaan orang lain dengan baik. Untuk itu, akan lebih mudah lagi untuk mereka dalam memberikan respon yang tepat untuk beragam jenis kondisi dan situasi.

Baca juga: MBTI Adalah Salah Satu Tes Kepribadian, ini Cara Penerapannya!

Karakteristik Kecerdasan Emosional

Berdasarkan laman Mind Tools, karakteristik individu yang memiliki kecerdasan emosional adalah sebagai berikut.

1. Mampu Mengenali Perasaan Sendiri

Mereka yang mempunyai kecerdasan emosional mengetahui apa yang sedang mereka rasakan. Bahkan, mereka hampir selalu mengetahui apa yang mengganggu pikirannya, jadi tidak hanya merasa bete tanpa alasan yang jelas.

Baik itu merasa gugup, cemas, kecewa, sedih, kelelahan, marah, atau jenuh, perasaan yang akan selalu jadi lebih dalam dari hanya sebatas tidak mood atau bete.

2. Bisa ‘Membaca’ Orang Lain

Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi juga akan lebih peka terhadap emosi yang sedang dirasakan oleh orang lain, sehingga mereka bisa membaca orang lain dengan baik.

Contohnya, ada rekan kerja yang pada akhir-akhir ini mudah tersulut emosi, mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi akan tahu bahwa ada masalah yang sedang mengganggu pikirannya.

Dirinya tahu bahwa orang tersebut merasa kesal bukan karena diri Anda atau orang lain di kantor, tapi karena sedang menyimpan suatu beban tertentu.

3. Mengetahui Kekuatan dan Kelemahan Diri

Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi juga mampu mengenali secara penuh siapa dirinya. Mereka mengetahui berbagai hal yang menjadi keahliannya, namun juga aspek mana saja di dalam kehidupan yang memang masih harus diperbaiki.

Contohnya, mereka sangat mudah untuk bersosialisasi. Mereka tahu bagaimana cara yang tepat untuk menggunakan kemampuan ini dalam kehidupannya. Tapi, mereka tahu bahwa mereka adalah orang yang pelupa, sehingga mereka memerlukan reminder berupa catatan atau tools tertentu.

4. Tidak Mudah Tersinggung

Karena mereka memahami dirinya sendiri, maka setiap perkataan orang lain tidak akan membuat mereka lebih mudah tersinggung. Walaupun ada orang yang mencoba menyakiti perasaan mereka, mereka akan mau berjuang untuk memaafkan orang tersebut.

Hal ini dikarenakan mereka tahu apa yang orang lain lakukan pada mereka hanya bisa menggambarkan kepribadian dari orang tersebut, bukan diri mereka sendiri.

5. Bersyukur

Mereka yang memiliki kecerdasan emosional juga mampu menyadari akan pentingnya rasa bersyukur dan mampu berpikir positif setiap hari. Suatu penelitian yang dilakukan di University of California, Davis (UC Davis) melaporkan bahwa orang yang terbiasa bersyukur mempunyai hormon stress yang lebih rendah.

Karena mereka memiliki hormon stress atau hormon kortisol yang rendah, maka suasana hati dan juga kondisi kesehatannya pun menjadi lebih baik secara umum.

6. Peduli Terhadap Kesehatan

Salah satu ciri mereka yang mempunyai kecerdasan emosional adalah lebih sadar dalam menjaga kesehatan. Mereka mengerti bahwa menjaga gaya hidup sehat adalah salah satu cara yang baik dalam meningkatkan kualitas hidup dan mendapatkan kebahagiaan.

Untuk itu, mereka yang kecerdasan emosionalnya tinggi selalu makan dengan asupan gizi seimbang, rutin berolahraga dan selalu berusaha untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

7. Pendengar yang Baik

Para pendengar yang baik mempunyai kemampuan untuk merasa empati pada lawan bicaranya. Mereka mau mendengarkan tanpa ada maksud untuk menyalahkan, menghakimi ataupun menguntungkan dirinya sendiri.

Mereka hanya ingin memahami lawan bicara secara baik. mereka juga berusaha untuk tidak memotong pembicaraan lawan bicara dan berusaha keras untuk mendengarkan dan berpikir sebelum mereka berbicara.

8. Berpikiran Terbuka

Kemampuan dalam memahami kondisi dan situasi serta membaca orang lain membuat mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi lebih berpikiran terbuka.

Mereka bersedia menerima berbagai ide yang berbeda, kritikan atau saran dari pihak lain, dan mampu melakukan kerja sama dengan banyak orang. Mereka juga berusaha keras untuk tidak berpikiran negatif tentang orang lain sebelum memahami permasalahannya.

9. Tidak Takut Minta Maaf

Ciri lain dari kecerdasan emosional adalah berani mengakui kesalahan dan meminta maaf. Mereka tahu bahwa setiap manusia pasti akan melakukan kesalahan, namun hal yang paling penting adalah belajar dari kesalahan tersebut.

Untuk itu, meminta maaf bukanlah tanda mereka mengalami kekalahan. Justru hal tersebut menjadi tanda bahwa mereka kuat dan bisa bangkit dari kesalahan.

Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional

Setelah kita sudah mengetahui bersama tentang pengertian kecerdasan emosional dan karakteristik orang yang memilikinya, maka saat ini kita akan mempelajari cara meningkatkan kecerdasan emosional.

1. Belajar Mendengarkan Secara Aktif

Cara paling mudah dalam meningkatkan kecerdasan emosional adalah belajar secara aktif mendengarkan orang lain. Ketika ada orang lain yang sedang bicara, berusahalah untuk benar-benar mendengarkan apa yang sedang mereka bicarakan.

Usahakanlah untuk tetap memerhatikan apa yang sedang disampaikan oleh orang tersebut, dan berikan respon yang pantas pada mereka.

Selain itu, kecerdasan emosional juga bisa ditampilkan dengan respon non-verbal, seperti dengan mencatat berbagai poin penting, mengangguk, dan respon lainnya.

2. Journaling 

Bersumber langsung dari laman Harvard Business School, journaling adalah suatu aktivitas yang mampu membantu Anda dalam meningkatkan kecerdasan emosional.

Sebelum Anda tidur, berusahalah untuk melakukan review hal apa saja yang sudah Anda lakukan di hari tersebut. Dimulai dari kegiatan yang dilakukan hingga apa saja yang Anda rasakan selama satu hari penuh.

Berbagai pertanyaan yang bisa Anda catat jawabannya di dalam jurnal adalah sebagai berikut:

  • Berbagai hal apa saja yang sudah Anda lakukan hari ini? apa yang Anda rasakan saat…?
  • Apakah ada salah satu perbuatan Anda yang berdampak pada orang lain? bila memang Ada, apa respon yang Anda berikan dari kejadian tersebut.

Jika Anda sudah mulai membiasakan diri untuk melakukan kegiatan journaling, maka Anda akan lebih mudah dalam memahami berbagai reaksi dan perasaan yang tepat untuk berbagai kondisi dan situasi.

3. Minta Pendapat dari Orang Lain

Agar bisa meningkatkan kecerdasan emosional, Anda bisa meminta pendapat dari orang lain, seperti dari rekan kerja, pasangan, teman dekat, atau atasan Anda di tempat kerja.

Cobalah untuk meminta mereka menilai diri Anda, seperti kelemahan, apa yang mereka suka dari Anda, kekuatan Anda, dan berbagai hal lainnya. Kemungkinan terdapat beberapa kekurangan ataupun kelebihan yang selama ini memang tidak Anda sadari.

Dengan meminta pendapat dari orang lain terkait diri Anda dan melakukan evaluasi diri, maka nantinya Anda bisa memperbaiki kekurangan dan mengembangkan kelebihan yang sudah Anda miliki.

Hal tersebut akan meningkatkan self-awareness yang sudah diketahui secara tidak langsung, dan ini menjadi salah satu ciri mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi.

4. Berlatih Menerima Kritik

Mulai sekarang, cobalah untuk mulai belajar menerima berbagai kritik dari orang lain. Berdasarkan laman

Inc., salah satu ciri mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi adalah mampu menerima kritik dengan baik. Kenapa? Karena mereka selalu berusaha dalam memahami alasan kritik tersebut dan mencari cara untuk bisa mengatasi masalah dengan tepat.

Baca juga: Tips Wawancara Kerja Terampuh dan Trik Lulus Psikologinya dengan Mudah

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang kecerdasan emosional. Jadi, kecerdasan emosional adalah suatu keterampilan dalam mengatur dan memahami emosi diri sendiri serta orang lain disekitarnya.

Jadi, apakah saat ini Anda memiliki kecerdasan emosional yang cukup atau bahkan kurang? Anda bisa coba meningkatkannya melalui cara yang sudah kami bagikan di atas.

Dengan memiliki kecerdasan emosional yang baik, dunia pertemanan dan bisnis Anda akan berjalan lebih sukses. sehingga, Anda bisa mendapatkan masa depan yang cemerlang.

Namun, bisnis yang sukses juga memerlukan manajemen keuangan yang baik dengan bantuan laporan keuangan yang dibuat secara akurat. Tapi, membuat laporan keuangan secara manual tentu memerlukan waktu yang lama dan sangat rentan terjadi kesalahan.

Untuk itu, saat ini beralihlah dari cara manual dan mulailah menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena Accurate Online akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan Anda secara otomatis, cepat, dan akurat. Sehingga, pekerjaan akuntansi Anda akan lebih cepat selesai dan Andapun akan bisa lebih fokus dalam menjalankan bisnis.

Selain itu, berbagai fitur dan modul yang disediakan di dalamnya juga akan membuat bisnis Anda bergerak lebih cepat, efektif dan efisien.

Anda bisa mencoba seluruh keunggulan dan fitur menarik dari Accurate Online selama 30 hari gratis dengan hanya klik banner di bawah ini.

elvina

Penulis yang berasal dari lulusan jurnalistik yang tertarik dengan gaya hidup perkantoran dan dunia kerja. Di blog Accurate Online, Vina juga sering membuat berbagai konten artikel yang bermanfaat untuk pebisnis dan karyawan di Indonesia.