Buzz marketing Adalah Salah Satu Strategi Pemasaran yang Ampuh Untuk Tingkatkan Penjualan

Dalam meningkatkan aktivitas marketing, maka setiap marketer tentunya harus memiliki seribu satu strategi pemasaran yang jitu. Buzz marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang sudah tidak asing lagi untuk meningkatkan kegiatan marketing tersebut.

Sampai saat ini, online marketing masih menjadi senjata utama bagi para marketer dalam menjalankan tugasnya. Selain karena jangkauannya yang sangat luas, kegiatan online marketing memerlukan anggaran dana yang relatif lebih rendah.

Buzz marketing adalah salah satu pilihan yang tepat untuk Anda yang ingin meningkatkan strategi pemasaran di zaman yang serba canggih seperti saat ini.

Lalu, apa itu buzz marketing? Apa saja kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan strategi ini? Berikut ini kami berikan penjelasan lengkap buzz marketing khusus untuk Anda.

Pengertian Buzz Marketing

Bersumber dari laman Hubspot, buzz marketing adalah salah satu strategi pemasaran guna meningkatkan engagement atau penjualan bisnis melalui mulut ke mulut atau word of mouth.

Mulut ke mulut dalam hal ini adalah dari mulut buzzer itu sendiri. Tapi secara umum, buzz marketing adalah salah satu bagian dari strategi viral marketing.

Sederhananya, buzz marketing adalah kegiatan pemasaran yang memanfaatkan para buzzer untuk terus membicarakan suatu produk agar bisa menjadi viral atau trending di media sosial.

Secara tidak langsung, perlahan-lahan akan ada banyak orang yang tertarik untuk membicarakan produk tersebut dan kemudian membicarakannya pada orang atau kerabatnya masing-masing.

Sehingga, engagement dari bisnis yang Anda jalankan akan meningkat karena ada banyak orang yang mengetahui produk atau layanan jasa yang Anda tawarkan.

 Neil Patel, mengatakan bahwa salah satu tujuan dari buzz marketing adalah agar setiap orang tertarik untuk membicarakan brand Anda, bukan hanya memperkenalkannya pada orang lain atau kerabat dekatnya saja.

Cara ini diklaim sangat efektif untuk dilakukan ketika Anda ingin merilis suatu produk ataupun jasa layanan yang baru pada publik.

Baca juga: Corporate Branding: Pengertian dan Cara Ampuh dalam Membangunnya

Bagaimana Buzz Marketing Bisa Terjadi?

Awal mula proses terjadinya buzz marketing adalah dengan cara menarik perhatian audiens dan media yang mampu menciptakan produk, jasa atau layanan bisnis Anda menjadi layak untuk dijadikan sebagai bahan perbincangan secara online ataupun offline.

Hal ini bisa saja terjadi dikarenakan produk Anda sendiri. Artinya, memang produk atau jasa yang Anda tawarkan memang berbeda dari yang lainnya, bagus dan tidak ada yang bisa menandinginya.

Atau bisa juga karena cara Anda dalam memasarkan atau menawarkan produk Anda ke publik. Seperti contohnya yang sudah dilakukan oleh Tung Desem Waringin ketika ingin mempromosikan bukunya dengan cara membagikan uang ke publik dari pesawat.

Berdasarkan kehebohan yang sudah dilakukan tersebut, maka akan menimbulkan terjadinya berita dan akan menyebar secara otomatis.

Akan ada banyak orang yang memperbincangkan kejadian tersebut dan dengan senang hati konsumen pun akan mengabarkan berita ini pada orang lain yang berada disekitarnya atau yang ada di sekeliling kehidupan mereka, seperti kerabat, teman, keluarga, dll.

Saking semangatnya, mungkin saja pesan yang mereka perbincangkan akan dilebih-lebihkan kebenarannya.

Tapi yang pasti, jika kegiatan buzz marketing yang Anda lakukan berhasil, maka akan mampu memberikan dampak yang signifikan pada bisnis Anda. Sehingga, perkembangan penjualan produk atau jasa dari usaha yang Anda geluti akan terjadi dengan sangat cepat.

Selama Anda bisa menjaga perkembangan buzz marketing tersebut sesuai dengan yang Anda inginkan, maka ledakan yang bisa ditimbulkan akan semakin besar.

Kelebihan dan Kekurangan Buzz Marketing

1. Kelebihan

Tentunya terdapat beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh saat menerapkan strategi buzz marketing. Beberapa kelebihan dalam menerapkan buzz marketing adalah sebagai berikut:

  • Akan ada banyak orang yang membicarakan brand Anda
  • Anda akan memperoleh jangkauan pelanggan yang sangat luas
  • Harga yang relatif lebih terjangkau
  • Meningkatkan penjualan produk
  • Dan memperoleh timbal balik yang baik dari pelanggan

Jika kita bandingkan dengan memasang iklan secara offline di billboard ataupun media offline lainnya, menggunakan buzzer untuk menerapkan strategi pemasaran ini bisa dibilang lebih terjangkau. Selain itu, jangkauan pelanggan yang akan Anda peroleh pun bisa hingga ke seluruh penjuru dunia.

2. Kekurangan

Walaupun memang memiliki banyak sekali keuntungan yang sangat menggiurkan, namun buzz marketing pun tetap memiliki kekurangannya tersendiri. Bersumber dari laman Marketing 91, salah satu kekurangan dari buzz marketing adalah prosesnya yang terbilang sangat kompleks dan juga sulit.

Karena, bukanlah hal yang mudah untuk membuat suatu produk menjadi viral dan bisa diperbincangkan oleh banyak orang walaupun sudah menggunakan buzzer sekalipun.

Sehingga, ketika menerapkan strategi ini, Anda harus mau melakukannya secara maksimal dan dengan tingkat konsistensi yang lebih tinggi daripada melakukan strategi yang lainnya.

Tips Melakukan Buzz Marketing

Untuk bisa memperoleh hasil yang maksimal, terdapat beberapa tips yang bisa Anda jadikan referensi saat melakukan buzz marketing. Beberapa tips jitu dalam melakukan buzz marketing adalah sebagai berikut:

1. Buatlah Kampanye Iklan yang Menarik

Jika isi kampanye iklan yang Anda tampilkan sangat monoton dan tidak menarik, maka uang yang Anda keluarkan untuk menyewa buzzer atau influencer akan sangat sia-sia. Hal tersebut justru akan membuat pelanggan tidak akan memberikan perhatiannya pada produk Anda.

Neil Patel menjelaskan, salah satu cara ampuh dalam memaksimalkan strategi buzz marketing adalah dengan membuat konsep yang matang dalam membuat kampanye dan konten iklan.

Untuk itu, berusahalah untuk membuat kampanye iklan yang lebih menarik dari kompetitor bisnis Anda. Pastikanlah isi kampanye iklan tersebut memiliki pesan yang lebih emosional dan mampu menyentuh hati setiap audiens yang melihatnya.

2. Maksimalkan Media Sosial

Agar produk yang Anda tawarkan bisa viral, pastikanlah Anda sudah memaksimalkan seluruh konten media sosial dan seluruh yang ada di dalamnya sebaik mungkin. Bagikanlah kampanye iklan Anda ke berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dll.

Selain itu, usahakanlah untuk menggunakan email marketing dalam menyampaikan isi pesan kampanye iklan Anda pada setiap pelanggan.

Dengan memaksimalkan setiap platform online yang sudah ada, maka bukan tidak mungkin produk yang Anda tawarkan menjadi bahan perbincangan untuk banyak orang.

3. Meningkatkan Kualitas Produk

Perlu selalu Anda ingat bahwa kampanye iklan yang viral harus bisa diimbangi dengan kualitas produk yang luar biasa. Akan sangat disayangkan bila produk yang Anda tawarkan pada konsumen tidak mampu memenuhi ekspektasi mereka. Padahal Anda sudah membuat kampanye iklan semaksimal mungkin.

Untuk itu, cobalah imbangi kampanye iklan yang viral dengan kualitas produk atau layanan jasa Anda agar mampu memenuhi ekspektasi pelanggan Anda.

4. Analisis Kampanye

Jangan lupa juga untuk melakukan analisis kampanye iklan yang sudah Anda jalankan. Hal ini dilakukan agar bisa mengetahui seberapa tinggi animo audiens pada produk Anda.

Selain itu, Anda juga harus mengetahui hal apa saja yang harus dikurangi atau diperbaiki pada kampanye iklan selanjutnya.

5. Gandeng Influencer

Figur yang memiliki pengaruh atau mempunyai banyak pengikut di media sosial adalah salah satu magnet dalam dunia pemasaran. Buzz marketing sering sekali menggunakan cara ini agar bisa sukses dan membuahkan hasil yang menguntungkan.

Untuk itu, cobalah untuk menggandeng mereka dengan melakukan endorsement agar mereka mau memposting produk yang Anda tawarkan di dalam media sosialnya.

Dengan menggunakan cara ini, maka influencer tersebut nantinya akan memicu setiap pengikutnya untuk mengenal lebih jauh tentang produk atau brand yang ditawarkannya. Konversi dalam bentuk penjualan setelahnya pun akan terjadi dengan mudah.

6. Buatlah Konsep Usaha yang Unik

Seperti yang sudah kita singgung secara singkat sebelumnya, usaha yang unik dan berbeda daripada yang lain akan laku di mata audiens. Untuk itu, lakukanlah buzz marketing dengan cara menciptakan suatu konsep bisnis yang berbeda dengan yang lainnya.

Hal ini dilakukan agar mampu meningkatkan daya tarik konsumen pada produk atau jasa layanan yang Anda tawarkan daripada milik kompetitor bisnis Anda.

Baca juga: Co-Branding, Strategi Baru Untuk Menghasilkan Produk Spesial

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang buzz marketing. Jadi, bisa kita tarik kesimpulan bahwa buzz marketing adalah adalah salah satu strategi pemasaran yang dilakukan untuk meningkatkan engagement atau penjualan bisnis melalui mulut ke mulut atau word of mouth.

Sebelum Anda memutuskan untuk menerapkan strategi ini, Anda harus memahami kelebihan dan kekurangan dari buzz marketing seperti yang sudah kami jelaskan. Lalu, Anda bisa mengikuti beberapa tips di atas agar strategi buzz marketing bisa berjalan secara maksimal dan mendatangkan keuntungan yang berlimpah.

Namun, Anda harus mencatat keuntungan tersebut secara rapi dan akurat pada laporan laba rugi. Selain itu, Anda juga harus mengelola anggaran pemasaran yang baik untuk menerapkan strategi buzz marketing dan mencatatnya pada laporan arus kas. Nantinya, laporan keuangan tersebut akan membantu Anda dalam menentukan kebijakan bisnis di masa depan.

Tapi, jika Anda kesulitan untuk mencatat laporan keuangan tersebut, Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Dengan menggunakan aplikasi akuntansi ini, maka Anda akan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang bisa Anda akses dimana saja secara cepat, mudah, dan akurat. Selain itu, Anda juga bisa menikmati berbagai fitur Accurate Online yang mampu memudahkan kegiatan bisnis Anda.

Tertarik? Anda bisa mencoba kelebihan dan berbagai fitur menarik dari Accurate Online terlebih dahulu secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.

accurate1