Pengertian Personalia Beserta Tugas dan Fungsinya Dalam Perusahaan

Keberadaan manajemen personalia dalam sebuah perusahaan memiliki peranan yang sangat besar. Manajemen personalia memegang kendali dalam perekrutan karyawan yang nantinya akan bekerja di sebuah perusahaan. Selain itu, manajemen personalia memperhatikan kinerja dari karyawan yang direkrut. Pemahaman lebih lanjut mengenai pengertian personalia hingga tugasnya dalam sebuah perusahaan, simak ulasan berikut ini.

Sebagai salah satu unsur yang penting dalam sebuah perusahaan, manajemen personalia juga memiliki peran besar mewujudkan tujuan perusahaan. Untuk itu, mereka bekerja dengan telaten untuk merekrut dan memperhatikan orang-orang dalam organisasi untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Manajemen personalia harus memilih orang berkompeten dengan keahlian mumpuni yang bisa mendatangkan keuntungan untuk perusahaan.

Pengertian Personalia Menurut Para Ahli

Sebenarnya apa pengertian personalia secara umum maupun menurut ahli yang sering didengar selama ini?

Personalia atau yang disebut dengan manajemen personalia dalam perusahaan merupakan istilah untuk proses perekrutan dan pengembangan karyawan pada sebuah perusahaan.

Karyawan ini nantinya akan mendapat pembinaan dan pengembangan untuk menjadi orang yang berguna untuk keberlangsungan perusahaan.

1. Marihot Manullang

Pengertian personalia atau manajemen personalia dalam sebuah perusahaan menurut Marihot Manullang adalah bidang ilmu mengenai pemberian fasilitas kepada karyawan. Tidak hanya itu, bidang ilmu ini juga membahas bagaimana memberikan fasilitas yang berguna untuk perkembangan pekerja. Menurut Marihot, ada rasa partisipasi dalam suatu aktivitas atau kegiatan terkait personalia.

2. Malayu S.P. Hasibuan

Pengertian Personalia menurut Malayu merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana seni mengatur. Elemen yang diatur dalam hal ini adalah peran serta hubungan tenaga kerja perusahaan. Tenaga kerja diatur dengan berbagai cara agar bisa mewujudkan tujuan perusahaan secara efektif dan efisien. Tidak hanya perusahaan, tujuan karyawan dan seluruh elemen masyarakat diwujudkan.

Download eBook Panduan dan Template Pembukuan Sederhana dengan Excel untuk Bisnis Kecil

3. Alex S. Nitisemito

Pengertian personalia menurut Alex S. Nitisemito merupakan suatu seni dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengawasan terhadap tenaga kerja. Rangkaian proses ini membuat proses lebih terarah sehingga lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan perusahaan secara maksimal.

4. John Soeprihanto

pengertian personalia atau personnel management Menurut John Soeprihanto, merupakan rangkaian pengawasan terhadap fungsi manajemen. Selain itu, menurutnya dilakukan juga pengembangangan, penarikan, serta pemberian kompensasi kepada karyawan dalam perusahaan. Pemeliharaan serta pengintegrasian juga merupakan rangkaian proses yang dilakukan untuk membantu perusahaan mewujudkan tujuannya secara maksimal dan terarah.

5. Heidjrachman Ranupandojo dan Suad Husnan

Pengertian personalia menurut Heidjrachman dan Suad, personalia merupakan fungsi-fungsi manajemen. Selain itu, mereka juga menambahkan pengadaan karyawan, pengintegrasian, pemberian kompensasi serta pemeliharaan tenaga kerja dalam perusahaan sebagai bagian dari personalia. Semua fungsi ini menjadi dasar bagi perusahaan untuk mewujudkan tujuan jangka panjang maupun jangka pendek.

Baca juga: 3 Tips Upselling dan Cross-Selling untuk Pemilik Usaha Kecil 

6. Edward Francis Leopold Brench

Menurut Edward Francis personnel management atau manajemen personalia adalah salah satu unsur penting dalam sebuah perusahaan. manajemen personalia sangat dibutuhkan untuk membantu dalam mewujudkan tujuan organisasi atau perusahaan. Perusahaan sangat membutuhkan unsur yang bisa mengatur mengenai sumber daya manusia di dalamnya.

pengertian personalia 2

Tugas Manajemen Personalia

Setelah mengetahui pengertian personalia atau manajemen personalia dalam perusahaan maka tidak lengkap jika tidak membahas mengenai tugas dari personalia.

Tugas utama dari personalia adalah hal-hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia atau tenaga kerja dalam perusahaan. Berikut beberapa tugas penting dari manajemen personalia dalam sebuah perusahaan.

  • Menyusun atau membuat anggaran yang berhubungan dengan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam sebuah perusahaan.
  • Membuat rencana kerja bagi sumber daya manusia dalam perusahaan seperti job description, job analysis, serta job specification.
  • Melakukan tahapan seleksi terhadap calon tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan seperti spesifikasi, keahlian, dan jumlah. Manajemen personalia juga bertugas untuk memastikan tenaga kerja yang direkrut berada di posisi yang tepat sesuai bidang keahliannya masing-masing.
  • Menentukan sumber daya manusia yang dibutuhkan perusahaan dan didedikasikan untuk perusahaan.
  • Mengatur hal-hal yang berhubungan dengan pengembangan tenaga kerja meliputi pendidikan kepada tenaga kerja.
  • Mengurus proses pemberhentian tenaga kerja (pensiun, dan sebagainya).
  • Memastikan kesejahteraan bagi tenaga kerja dalam perusahaan.

Baca juga: Pengertian Organisasi Manfaat dan Fungsi Berorganisasi

Fungsi Manajemen Personalia dalam Perusahaan

Dalam manajemen personalia, ada beberapa fungsi yang dijalankan dalam mencapai tujuan perusahaan. Secara umum ada dua fungsi personalia yang dijalankan dalam perusahaan agar tujuan yang ditetapkan dapat diwujudkan secara efektif dan efisien.

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen yang dijalankan oleh manajemen personalia meliputi 4 komponen. Komponen ini merupakan tolak ukur keberhasilan perusahaan dalam mewujudkan tujuan organisasi yang ditetapkan. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai keempat komponen fungsi manajemen.

1. Planning (Perencanaan)

Planning atau perencanaan adalah fungsi dasar yang menjadi penentu bagi manajemen personalia dalam membantu perusahaan mewujudkan tujuan organisasi. Dari fungsi inti, manajemen personalia membuat perumusan atau rencana yang akan digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan.

2. Organizing (Pengorganisasian)

Fungsi organizing bagi manajemen personalia adalah sebagai cara untuk mewujudkan tujuan dari pengorganisasian tenaga kerja yang tepat. Setelah perusahaan menentukan fungsi untuk anggotanya, maka akan dibentuk organisasi sebagai hubungan vertikal-horizontal. Dimulai dari perancangan susunan dari manajemen personalia serta faktor lain yang terkait.

Baca juga: Cara Menjadi Pemimpin Yang Baik Untuk Keberhasilan Bisnis

3. Directing (Pengarahan)

Fungsi selanjutnya adalah pengarahan atau directing kepada seluruh sumber daya perusahaan untuk mencapai tujuan organisasi. Ini berfungsi agar semua orang bisa bekerja secara maksimal dan efisien dalam mencapai tujuan tersebut.

4. Controlling (Pengawasan)

Fungsi terakhir dari fungsi manajemen adalah pengawasan atau controlling terhadap kinerja karyawan. Manajemen personalia mengawasi jalannya aktivitas tenaga kerja dalam mencapai tujuan dan melihat apakah sudah sesuai rencana atau tidak. Melalui fungsi ini, manajemen personalia dapat melakukan perbaikan jika ada hal yang tidak sesuai dengan rencana awal.

Fungsi Operasional

Fungsi selanjutnya dari manajemen personalia (personnel management) adalah fungsi operasional. Terkait dengan fungsi operasional, fungsi ini lebih banyak memuat tentang berbagai hal mengenai sumber daya manusia mulai dari pengadaan hingga pemeliharaan seperti berikut.

  • Mengadakan tenaga kerja yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan perusahaan, termasuk jumlah dan keahlian.
  • Training development terhadap sumber daya manusia dalam perusahaan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Pengembangan dilakukan dengan member pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan bidangnya agar tugas tenaga kerja bisa dijalankan dengan baik.
  • Pemberian kompensasi kepada tenaga kerja sebagai bentuk penghargaan. Kompensasi yang diberikan sesuai dengan kinerja karyawan selama bekerja di perusahaan dan usahanya untuk membantu mewujudkan tujuan perusahaan.
  • Pengintegrasian yang berhubungan dengan keinginan perusahaan dengan tenaga kerja atau individu dalam perusahaan. manajemen personalia berfungsi untuk memastikan semua pihak terintegrasi untuk bekerja sama dalam mewujudkan tujuan perusahaan.
  • Pemeliharaan terhadap kondisi tenaga kerja dalam perusahaan baik secara fisik maupun psikisnya melalui pelayanan-pelayanan kesejahteraan dan sebagainya.

Baca juga: Keseimbangan Pasar: Pengertian, Proses, dan Fungsinya Bagi Bisnis

Kesimpulan

Itulah pembahasan mengenai pengertian personalia atau manajemen personalia serta tugas dan fungsinya. Secara umum, manajemen personalia adalah bidang yang berhubungan dengan sumber daya manusia dalam perusahaan mulai dari pengadaan hingga pemeliharaan. Semoga ulasan kali ini menambah  referensi dan pengetahuan pembaca.

Bagi Anda pemilik usaha yang sedang kesulitan dalam mengelola pencatatan keuangan usaha, ada baiknya Anda menggunakan software akuntansi untuk solusi pembukuan dan pencatatan keuangan yang lebih baik. Salah satu software akuntansi yang bisa memudahkan Anda dalam proses pembukuan adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi online buatan Indonesia yang memiliki fitur terbaik dan terlengkap untuk kelangsungan usaha Anda.

Tidak hanya untuk kebutuhan pembukuan, dengan menggunakan Accurate Online, Anda juga bisa merasakan fitur yang akan membantu proses personalia bisnis Anda seperti pencatatan data karyawan, penghitungan aset, payroll, multi cabang, dan masih banyak lagi.

Jadi tunggu apalagi? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.