Prospek Pekerjaan yang Anda Dapatkan saat Kuliah Jurusan Akuntansi

Tertarik kuliah jurusan akuntansi? Menurut hasil survei yang rilis di Desember 2017, program studi Akuntansi dan Keuangan berada di urutan ke-3 dari 5 program studi teratas yang banyak direkrut di dunia kerja.

Mungkin karena itulah jurusan Akuntansi menjadi salah satu jurusan yang tidak pernah sepi peminat. Agar merasa lebih yakin mengambil kuliah akuntansi simak ulasan berikut mengenai prospek pekerjaan yang menanti Anda ketika lulus nanti.

Akuntan Publik

Di urutan pertama, ada profesi akuntan publik. Bekerja untuk perusahaan akuntan publik, umumnya secara paruh waktu atau dengan kontrak jangka pendek. Upah yang diterima di tahun-tahun pertama berkisar antara 5-10 juta rupiah per bulan.

Tugas seorang akuntan publik di antaranya adalah melakukan audit umum pada laporan keuangan, melaporkan konsekuensi pajak, memeriksa kelayakan sebuah perusahaan, atau memberikan konsultasi mengenai keuangan.

Akuntan publik yang telah bersertifikat memiliki posisi tawar yang lebih tinggi untuk masalah upah. Kuliah akuntansi untuk program pendalaman profesi akuntan sekaligus ujian sertifikasinya bisa diambil sambil bekerja.

Baca juga : Jenis Pelaku Ekonomi dalam Suatu Sistem Perekonomian Negara

Internal Auditor

Tidak seperti akuntan publik yang lebih fleksibel, internal auditor terikat pada satu perusahaan. Tugasnya melakukan audit pada kinerja manajemen dan memastikan pada laporan keuangan perusahaan tidak ada penyimpangan-penyimpangan.

Kisaran gaji seorang fresh graduate untuk posisi internal auditor di kota-kota besar sekitar 7-10 juta rupiah per bulan. Jika bekerja di perusahaan asing biasanya gaji yang diterima di atas 10 juta rupiah.

Perencana Keuangan

Setelah menyelesaikan kuliah akuntansi, untuk peningkatan karier, baiknya segera mengambil sertifikasi perencanaan keuangan. Prospek berkarier sebagai seorang perencana keuangan sangat cerah, mengingat kian tingginya kebutuhan masyarakat kelas menengah akan saran-saran seputar pengelolaan keuangan.

Besar upah seorang perencana keuangan bergantung pada jasa konsultasi yang telah diberikan. Tarif konsultasinya antara 250 ribu rupiah hingga 3 juta rupiah per jam.

Credit Analyst

Biasanya bekerja di industri perbankan. Penghasilan seorang credit analyst atau kebanyakan masyarakat mengenalnya dengan sebutan pegawai bagian kredit, bisa mencapai 15 juta rupiah per bulan.

Tugas dari credit analyst ialah memastikan bahwa mereka yang mengajukan kredit memiliki kemampuan untuk membayar cicilan dan bunga per bulan. Besar nominal yang akan diberikan pada calon debitur pun berasal dari usulan seorang credit analyst.

Jenjang karier tertinggi yang dapat diraih di level manajemen dari posisi credit analyst adalah menjadi Risk Manager. Posisi credit analyst di Indonesia memang masih kalah populer dibandingkan tiga posisi yang telah diuraikan sebelumnya.

Baca juga : Tips Mengajukan Pinjaman Dana ke Bank untuk Kembangkan Bisnis

Account Payable

Jika posisi-posisi sebelumnya diisi oleh mereka yang telah menyelesaikan kuliah akuntasi, pada penutup bahasan sengaja ditujukan bagi para lulusan SMK jurusan akuntansi. Hanya lulusan SMK dan belum berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bukan berarti tidak punya peluang untuk memiliki karir  bagus di bidang akuntansi.

Posisi Account payable/ Receivable Clerk bisa menjadi batu loncatan untuk lulusan SMK jurusan akuntansi. Pekerjaan utamanya adalah menangani mengenai proses akuntansi terkait utang/piutang.

Kisaran penghasilannya memang tidak sebesar empat posisi di atas, sekitar 3 sampai 5 juta per bulan di tahun-tahun awal bekerja. Idealnya untuk peningkatan karier dan tentunya kenaikan penghasilan, sisihkan waktu untuk mengambil kuliah akuntansi khusus kelas karyawan yang memang jadwalnya pada sore atau malam hari.

Kesimpulan

Prospek pekerjaan di bidang akuntansi bisa dikatakan selalu sangat menjanjikan, tidak terkecuali bagi mereka yang hanya mengantongi ijasah SMK jurusan akuntansi. Besar penghasilan seorang akuntan berbanding lurus dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki. Jadi kesimpulannya, bagi Anda yang tertarik kuliah akuntansi, tidak ada lagi yang perlu diragukan.

Selain itu, seiring kemajuan zaman, Anda harus peka terhadap kemajuan teknologi dan tools yang terus berubah, seperti penggunaan software akuntansi pada banyak perusahaan.

Baca juga : Audit keuangan: Pengertian, Tujuan, dan Tahapan Audit Keuangan

Anda memang harus menguasai akuntansi jika Anda memilih profesi akuntan, namun menguasai hal baru bisa menjadi nilai tambah bagi diri Anda. Pelajarilah pengoperasian software akuntansi yang telah banyak digunakan oleh berbagai jenis entitas dan skala bisnis seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah digunakan oleh lebih dari 300 ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis yang ada di Indonesia. Accurate Online juga telah meraih Top Brand Award sejak tahun 2016 sampai sekarang sebagai software akuntansi terbaik di Indonesia.

Cobalah Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui link ini untuk menambah pengetahuan Ana lebih dalam.