Mengenal Metode Penyusutan Aktiva Tetap dalam Akuntansi

Depresiasi atau metode penyusutan tidak bisa terlepas dari keberadaan aset tetap. Aset tetap adalah kekayaan perusahaan dengan usia pemakaian lebih dari satu tahun yang digunakan untuk operasional perusahaan dan bukan untuk dijual.

Seiring waktu, nilai aset tetap akan mengalami penyusutan, seperti bangunan dan mesin. Pasalnya, semakin lama digunakan, bangunan dan mesin akan semakin rusak sehingga nilainya berkurang. Namun, hal ini tidak berpengaruh pada tanah karena nilainya akan terus naik.

Secara singkat, metode penyusutan adalah penghitungan biaya aset selama masa penggunaannya. Penyusutan dapat diartikan sebagai nilai aset bisnis selama masa manfaatnya yang biasa dikenal dengan “depresiasi”.

Baca juga : Pengertian Kebijakan Moneter dan Pengaruhnya Terhadap Bisnis Anda

Faktor yang Memengaruhi Depresiasi

Harga Perolehan (Acquisition Cost)

Harga Perolehan adalah harga barang ditambah dengan semua biaya yang menyertainya. Harga Perolehan menjadi dasar penghitungan besarnya penyusutan yang harus dikeluarkan dalam satu periode akuntansi (satu tahun.) Oleh karena itu, harga ini menjadi faktor yang paling pengaruh dalam biaya depresiasi.

Harga Buku Aset Tetap

Dalam metode penyusutan, harga buku aset tetap adalah hasil yang diperoleh dari harga Perolehan dikurangi jumlah penyusutan aset tetap.

Nilai Residu atau Nilai Sisa (Salvage Value)

Nilai residu adalah perkiraan nilai aset tetap yang akan masuk ke dalam kas jika aset tersebut dijual pada saat penarikan atau penghentian aset. Nilai ini bergantung pada usia ekonomis aset tetap setelah dimanfaatkan. Namun, tidak semua aset tetap memiliki nilai residu.

Usia Ekonomis Aset (Economical Life Time)

Usia ekonomis aset terbagi menjadi dua, yaitu usia fisik dan usia fungsional. Usia fisik berhubungan dengan kondisi fisik aset itu. Sedangkan usia fungsional berhubungan dengan manfaat yang dimiliki aset ketika digunakan.

Baca juga : Mengenal Laporan Arus Kas Lebih Jauh Beserta Contohnya

Metode-Metode Penyusutan dan Cara Menghitungnya

Akuntansi mengenal 5 metode penyusutan, yaitu metode garis lurus, metode saldo menurun ganda, metode jumlah angka tahun, metode satuan jam kerja, dan metode satuan hasil produksi.

Metode Garis Lurus (Straight Line Method)

Metode ini adalah metode depresiasi aset tetap yang biaya penyusutannya tetap sama setiap tahunnya hingga akhir usia ekonomis aset tetap tersebut. Metode ini digunakan jika nilai ekonomis aset tetap terus sama setiap tahun. Fungsinya adalah untuk menyusutkan aset-aset yang manfaatnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya volume jasa atau produk yang diproduksi seperti peralatan kantor dan bangunan.

Ada dua cara menghitungnya, yaitu:

Menggunakan nilai sisa:

Depresiasi = (Harga Perolehan – Nilai Sisa) : Usia Ekonomis

Tanpa nilai sisa:

Depresiasi = Harga Perolehan : Umur Ekonomis

 

Metode Saldo Menurun Ganda

Metode ini adalah metode depresiasi yang ditentukan berdasarkan persentase dari suatu harga buku pada tahun tertentu. Rumusnya adalah:

Depresiasi = { 2 x (100% : Usia Ekonomis) } x Harga Beli atau Nilai Buku

Jumlah Angka Tahun (Sum of the Year Digit Method)

Metode ini berdasar pada jumlah angka tahun. Rumusnya adalah:

Depresiasi = Sisa Usia Penggunaan : Jumlah Angka Tahun x (Harga Perolehan Nilai Sisa)

Metode Satuan Jam Kerja (Service Hours Method)

Dengan metode ini, beban penyusutan aset tetap didasarkan pada jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode tertentu. Rumusnya adalah:

Beban Depresiasi per Tahun = Jam Kerja yang Dapat Dicapai x Tarif Depresiasi Tiap Jam

Tarif Depresiasi Tiap Jam = Harga Perolehan Nilai Sisa : Jumlah Total Jam Kerja Penggunaan Aset Tetap

 

Metode Satuan Hasil Produksi (Productive Output Method)

Metode ini didasarkan pada jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode tertentu. Rumusnya adalah:

Beban Depresiasi per Tahun = Jam Satuan Produk yang Dihasilkan x Tarif Depresiasi per Produk

Tarif Depresiasi per Satuan Produk = Harga Perolehan Nilai Sisa : Jumlah Total Produk yang Dihasilkan

Kesimpulan

Metode Penyusutan adalah metode yang digunakan untuk mengurangi nilai aset tetap karena beberapa faktor, seperti usia, penggunaan, dan sejenisnya. Metode ini memiliki beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga : Ingin Membangun Bisnis? Berikut Beberapa Tips Membangun Bisnis Plan 

Jika Anda merasa kesulitan dalam menghitung depresiasi aset dan penghitungan lainnya yang berhubungan dengan aset, Anda bisa menggunakan software akuntnasi yang memiliki fitur penghitungan aset seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi buatan anak bangsa yang sangat cocok digunakan untuk semua jenis bisnis di Indonesia. Hal ini dikarenakan Accurate Online memiliki fitur-fitur terbaik yang sesuai dengan kebutuhan usaha di Indonesia, seperti penghitungan aset secara otomatis, penghitungan pajak, laporan keuangan terlengkap, penghitungan gaji karyawan, dan masih banyak lagi. (sumber)

Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online selama 30 hari melalui link ini.