Mengenal Persamaan Akuntansi dalam Bisnis Lebih Jauh

Akuntansi merupakan sebuah bidang keahlian yang diminati dan dibutuhkan oleh banyak orang dan setiap bisnis tentunya membutuhkan fungsi akuntansi. Setiap orang yang mengambil jurusan akuntansi atau peminatan akuntansi di kejuruan tentu harus mengetahui dasar persamaan akuntansi.

Akuntansi sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu satuan ekonomi.

Baca juga : Pengertian Akuntabilitas dalam Akuntansi, Tingkatan dan Dimensinya

Komponen dalam Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan akuntansi pada dasarnya merupakan sebuah hal yang sederhana. Namun, persamaan sederhana ini menjadi pondasi bagi rumus-rumus dan aktivitas lain terkait akuntansi.

Persamaan itu adalah:

Aset = Kewajiban + Ekuitas

Apa yang dimaksud dengan aset? Aset merupakan semua hal yang dimiliki oleh seorang atau sekelompok usahawan saat mendirikan sebuah bisnis. Dilihat dari bentuknya, aset dibedakan menjadi dua:

  • Aset Tangible: Aset tangible merupakan aset yang wujudnya terlihat jelas. Contohnya seperti kas atau kantor milik perusahaan yang bersangkutan. Aset tangible ada yang bersifat lancar (kas), atau tetap (mobil, bangunan)
  • Aset Intangible: Aset ini tidak memiliki bentuk fisik. Contohnya seperti hak cipta suatu produk.

Kewajiban atau biasa dikenal sebagai liabilitas adalah utang yang harus dibayar oleh para pebisnis tersebut. Kebanyakan pebisnis memiliki utang untuk membangun sebuah perusahaan, misalnya dari bank atau dari investor yang memberikan pendanaan.

Ditinjau dari waktunya, ada dua jenis kewajiban/utang:

  • Utang jangka pendek: utang dagang, utang bank, dan sebagainya
  • Utang jangka panjang: obligasi

Sementara itu, ekuitas adalah bagian dari perusahaan yang dimiliki oleh para pemegang saham. Perusahaan yang sudah mencapai IPO dapat membuat saham bisnis mereka go public alias dijual untuk umum.

Dalam konteks ini, maka setiap orang bisa membeli saham perusahaan dan mereka juga bisa menambah lot saham atau menjualnya kembali kapan pun mereka mau.

Baca juga : Sedang Bingung Memilih Bisnis? Coba Affiliate Marketing

Contoh Kasus Penerapan Persamaan Akuntansi di Dalam Bisnis

Untuk memahami persamaan akuntansi, maka akan lebih baik apabila melihat sebuah contoh yang berhubungan dengan bisnis sebagai berikut:

Anisa membuka sebuah toko cake ‘Eatmore’ yang mengusung konsep rendah kalori. Dalam bisnis tersebut, Anisa menginvestasikan uang sebesar Rp20.000.000 Dua puluh juta rupiah itu menjadi ekuitas dan kas dari perusahaan Eatmore.

Anisa memutuskan untuk membeli oven, mixer, dan alat lain untuk menunjang bisnis dengan mengeluarkan uang Rp5.000.000. Uang tersebut menurunkan kas dan aset Eatmore tetapi menambah jumlah persediaan.

Anisa kemudian menjual kue-kue dengan bahan dan piranti yang dibelinya. Ketika Anisa mampu mengembalikan modal dari keuntungan bersih penjualan kue, itu akan menambah kas perusahaan.

Kemudian, Anisa memutuskan untuk membuka toko kue. Karena tidak punya cukup uang, maka Anisa meminjam dari bank. Pinjaman uang itu meningkatkan kewajiban, tetapi juga meningkatkan aset Anisa. Meski aset meningkat, tetapi tentu kewajiban harus tetap dibayar di masa mendatang.

Seorang teman, Clara, tertarik untuk bergabung dalam bisnis Eatmore. Ia kemudian menginvestasikan uang sebesar Rp10.000.000. Nah, uang dari Clara meningkatkan aset dalam bentuk ekuitas alias ‘saham’.

Baca juga : Anda Pebisnis? Pelajari Cara Menghitung HPP dengan Benar

Kesimpulan

Apakah Anda sudah paham mengenai persamaan akuntansi? Akuntansi memang ranah yang cukup rumit, tetapi apabila para pebisnis memahami dasar-dasar akuntansi, maka bisnis mereka pun bisa lebih kuat dan tidak akan bocor di sisi finansial.

Untuk korporasi yang lebih besar bahkan menggurita, komponen aset dalam persamaan akuntansi tentu lebih rumit dan membutuhkan perhitungan ahli yang jeli, atau bisa juga menggunakan alat bantu seperti software akuntansi seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah digunakan oleh 300 ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis, mulai dari UKM sampai perusahaan manufaktur. Accurate online adalah software akuntansi buatan Indonesia dengan fitur terlengkap, harga paling terjangkau dan sangat mudah digunakan.

Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui link ini.