Mengenal Metode Penyusutan Aktiva Tetap dalam Akuntansi

oleh | Okt 9, 2023

source envato.

Mengenal Metode Penyusutan Aktiva Tetap dalam Akuntansi

Depresiasi atau metode penyusutan aktiva tidak bisa terlepas dari keberadaan aset tetap.

Aset tetap adalah kekayaan perusahaan dengan usia pemakaian lebih dari satu tahun yang digunakan untuk operasional perusahaan dan bukan untuk dijual.

Seiring waktu, nilai aset tetap akan mengalami penyusutan, seperti bangunan dan mesin.

Pasalnya, semakin lama digunakan, bangunan dan mesin akan semakin rusak sehingga nilainya berkurang. Namun, hal ini tidak berpengaruh pada tanah karena nilainya akan terus naik.

Menurut Kementrian Keuangan, penyusutan aktiva terjadi sebagai proses yang sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat mengalami penyusutan selama masa manfaat aset yang bersangkutan.

Secara singkat, metode penyusutan aktiva adalah penghitungan biaya aset selama masa penggunaannya. Penyusutan aktiva dapat diartikan sebagai nilai aset bisnis selama masa manfaatnya yang biasa dikenal dengan “depresiasi”.

Faktor yang Mempengaruhi Penyusutan Aktiva

Faktor yang Mempengaruhi Penyusutan Aktiva

ilustrasi metode penyusutan aktiva. source envato

Dalam dunia akuntansi dan manajemen aset, konsep penyustan aktiva adalah elemen kunci yang mempengaruhi bagaimana nilai harta tetap berkurang seiring berjalannya waktu.

Faktor-faktor yang memengaruhi penyusutan aktiva adalah pertimbangan penting dalam menghitung penurunan nilai aset perusahaan.

Kita akan membahas dengan rinci berbagai faktor yang memainkan peran penting dalam proses depresiasi, dan bagaimana pemahaman mendalam tentang faktor-faktor ini dalam pengelolaan aset dan laporan keuangan yang lebih akurat.

1. Harga Perolehan (Acquisition Cost)

Harga Perolehan adalah harga barang ditambah dengan semua biaya yang menyertainya.

Harga Perolehan menjadi dasar penghitungan besarnya penyusutan aktiva yang harus dikeluarkan dalam satu periode akuntansi (satu tahun.) Oleh karena itu, harga ini menjadi faktor yang paling pengaruh dalam biaya depresiasi.

Baca juga : Pengertian Aset: Jenis, Klasifikasi, dan Berbagai Sifatnya yang Harus Anda Ketahui

2. Harga Buku Aset Tetap

Dalam metode penyusutan aktiva, harga buku aset tetap adalah hasil yang diperoleh dari harga Perolehan dikurangi jumlah penyusutan aset tetap.

3. Nilai Residu atau Nilai Sisa (Salvage Value)

Nilai residu adalah perkiraan nilai aset tetap yang akan masuk ke dalam kas jika aset tersebut dijual pada saat penarikan atau penghentian aset.

Nilai ini bergantung pada usia ekonomis aset tetap setelah dimanfaatkan. Namun, tidak semua aset tetap memiliki nilai residu.

4. Usia Ekonomis Aset (Economical Life Time)

Usia ekonomis aset terbagi menjadi dua, yaitu usia fisik dan usia fungsional. Usia fisik berhubungan dengan kondisi fisik aset itu.

Sedangkan usia fungsional berhubungan dengan manfaat yang dimiliki aset ketika digunakan.

Baca juga : Mengenal Laporan Arus Kas Lebih Jauh Beserta Contohnya

Metode-Metode Penyusutan dan Cara Menghitungnya

 Metode-Metode Penyusutan dan Cara Menghitungnya

ilustrasi metode penyusutan aktiva. source envato

Akuntansi mengenal 5 metode penyusutan, yaitu metode garis lurus, metode saldo menurun ganda, metode jumlah angka tahun, metode satuan jam kerja, dan metode satuan hasil produksi.

1. Metode Garis Lurus (Straight Line Method)

Metode ini adalah metode penyusutan aktiva tetap yang biaya penyusutannya tetap sama setiap tahunnya hingga akhir usia ekonomis aset tetap tersebut.

Metode ini digunakan jika nilai ekonomis aset tetap terus sama setiap tahun. Fungsinya adalah untuk menyusutkan aset-aset yang manfaatnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya volume jasa atau produk yang diproduksi seperti peralatan kantor dan bangunan.

Ada dua cara menghitungnya, yaitu:

Menggunakan nilai sisa:

Depresiasi = (Harga Perolehan – Nilai Sisa) : Usia Ekonomis

Tanpa nilai sisa:

Depresiasi = Harga Perolehan : Umur Ekonomis

2. Metode Saldo Menurun Ganda

Metode Saldo Menurun Ganda adalah metode penyusutan aktiva yang ditentukan berdasarkan persentase dari suatu harga buku pada tahun tertentu. Rumusnya adalah:

Depresiasi = { 2 x (100% : Usia Ekonomis) } x Harga Beli atau Nilai Buku

3. Jumlah Angka Tahun (Sum of the Year Digit Method)

Metode penyusutan aktiva ini berdasar pada jumlah angka tahun. Rumusnya adalah:

Depresiasi = Sisa Usia Penggunaan : Jumlah Angka Tahun x (Harga Perolehan Nilai Sisa)

4. Metode Satuan Jam Kerja (Service Hours Method)

Metode Satuan Jam Kerja

ilustrasi metode penyusutan aktiva. source envato

Dengan metode ini, beban penyusutan aktiva tetap didasarkan pada jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode tertentu. Rumusnya adalah:

Beban Depresiasi per Tahun = Jam Kerja yang Dapat Dicapai x Tarif Depresiasi Tiap Jam

Tarif Depresiasi Tiap Jam = Harga Perolehan Nilai Sisa : Jumlah Total Jam Kerja Penggunaan Aset Tetap

5. Metode Satuan Hasil Produksi (Productive Output Method)

Metode ini didasarkan pada jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode tertentu. Rumusnya adalah:

Beban Depresiasi per Tahun = Jam Satuan Produk yang Dihasilkan x Tarif Depresiasi per Produk

Tarif Depresiasi per Satuan Produk = Harga Perolehan Nilai Sisa : Jumlah Total Produk yang Dihasilkan

Sampai di sini ini, kita telah menggali lebih dalam ke dalam metode penyusutan aktiva tetap, sebuah konsep penting dalam akuntansi yang mempengaruhi cara aset tetap direkam, dievaluasi, dan dinyatakan dalam laporan keuangan perusahaan.

Melalui pemahaman yang mendalam tentang berbagai metode penyusutan aktiva, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam manajemen aset perusahaan dan menyajikan laporan keuangan yang lebih akurat.

Baca juga : Pengertian Aset: Jenis, Klasifikasi, dan Berbagai Sifatnya yang Harus Anda Ketahui

Kesimpulan

Dengan mengeksplorasi metode penyusutan aktiva, Anda telah melangkah lebih dekat menuju pemahaman yang lebih luas tentang aspek-aspek kunci dalam  manajemen aset.

Pemahaman yang kuat tentang metode ini akan membantu perusahaan Anda dalam mengoptimalkan penggunaan aset, menjaga konsistensi laporan keuangan, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan akuntansi.

Metode Penyusutan aktiva adalah metode yang digunakan untuk mengurangi nilai aset tetap karena beberapa faktor, seperti usia, penggunaan, dan sejenisnya.

Metode ini memiliki beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Jika Anda merasa kesulitan dalam menghitung depresiasi aset dan penghitungan lainnya yang berhubungan dengan aset, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur penghitungan aset seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi buatan anak bangsa yang sangat cocok digunakan untuk semua jenis bisnis di Indonesia.

Hal ini dikarenakan Software Akuntansi dan Bisnis Accurate Online memiliki fitur-fitur terbaik yang sesuai dengan kebutuhan usaha di Indonesia, seperti penghitungan aset secara otomatis, penghitungan pajak, laporan keuangan terlengkap, penghitungan gaji karyawan, dan masih banyak lagi.

Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online selama 30 hari melalui klik tautan pada gambar di bawah ini:

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

382 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Khaula Senastri

Artikel Terkait