Ingin Membuat Iklan Lowongan Kerja yang Tepat? Ini Caranya!

Iklan lowongan kerja yang sudah serba modern dan bisa kita nikmati hingga detik ini tentunya tidak bisa kita samakan dengan iklan lowongan kerja beberapa tahun lalu. Sebelumnya, media konvensional masih dijadikan sebagai pilihan utama dalam menyampaikan berbagai jenis informasi, termasuk lowongan kerja.

Walaupun begitu, dalam membuat iklan lowongan kerja, terdapat beberapa unsur yang harus Anda ikuti sebagai pebisnis atau pemberi kerja agar para calon kandidat karyawan bisa tersaring dengan tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Media apapun yang ingin Anda gunakan untuk mengiklankan suatu lowongan kerja, informasi yang tercantum di dalamnya harus sesuai.

Lalu, bagaimana cara membuat iklan lowongan kerja yang tepat agar bisa menyaring calon kandidat karyawan secara maksimal? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang lowongan kerja ini hingga selesai.

4 Cara Membuat Iklan Lowongan Kerja yang Tepat

1. Menentukan Tenaga Kerja yang Diperlukan

Informasi yang harus Anda cantumkan akan tergantung dari jenis kebutuhan tenaga kerja Anda. Bila Anda ingin mencari tenaga kerja yang sudah mempunyai banyak pengalaman, cobalah untuk meminta portofolio atau contoh pekerjaan di tempat sebelumnya. Hal ini dilakukan agar Anda bisa mengukur pengalaman kerja para kandidat tersebut.

Dalam beberapa bidang pekerjaan, mungkin suatu portofolio tidak bisa dibuat dengan rapi. Tapi, bila dalam iklan lowongan kerja tersebut memang sudah dicantumkan bahwa yang dicari adalah tenaga kerja dengan pengalaman yang tinggi, maka mereka yang tidak mempunyai portofolio bisa mencantumkan nomor telepon kantor tempat mereka bekerja sebelumnya.

Tujuannya adalah agar bisa melakukan pemeriksaan silang terkait pengalaman kerja yang sudah kandidat tersebut cantumkan.

Sebaliknya, bila tenaga kerja yang Anda cari tidak terlalu spesifik atau yang dicari bahkan adalah tenaga kerja magang, maka Anda tidak memerlukan portofolio. Untuk itu, cantumkan selalu tenaga kerja yang sedang Anda butuhkan.

Baca juga: Hampers Lebaran, Ini Peluang Bisnis dan Bedanya Dengan Parsel!

2. Mencantumkan Informasi Pekerjaan yang Akan dilakukan Calon Kandidat

Bila Anda ingin iklan lowongan kerja Anda maksimal dalam menjaring calon kandidat, maka Anda harus mencantumkan informasi tentang pekerjaan yang akan mereka lakukan nantinya.

Banyak sekali lowongan kerja yang hanya mencantumkan informasi posisi yang sedang dibutuhkan, tapi tidak memberikan informasi terkait tugas dan tanggung jawab untuk bisa mengisi posisi tersebut.

Padahal, posisi yang sama dalam dua perusahaan yang berbeda seringkali memerlukan keahlian yang juga berbeda-beda.

Dengan Anda mencantumkan deskripsi pekerjaan di dalam iklan loker, maka Anda bisa memastikan calon kandidat yang tertarik melamar sudah melakukan sudah melakukan penilaian tertentu pada posisi yang sedang kosong tersebut.

Sehingga, calon pelamar yang memang mempunyai latar belakang yang berbeda pun tetap bisa melamar, karena yang dibutuhkan bukanlah pendidikan terakhirnya, melainkan kemampuan calon kandidat dalam menjalankan tugas yang diberikan nantinya.

Baca juga: Bentuk Apresiasi yang Bisa Anda Berikan Pada Karyawan

3. Mencantumkan Setiap Dokumen yang Diperlukan Dengan Detail

Perlu Anda ketahui bahwa proses penerimaan kerja sangatlah berat, khususnya dalam tahapan seleksi administrasinya. Sebagian besar calon kandidat banyak yang terpaksa harus dilewati hanya karena masalah ketidaklengkapan dokumen ketika melamar.

Sebaliknya, calon pelamar yang terlalu siap, hingga menyiapkan berbagai dokumen yang sebenarnya tidak diperlukan pun akan menghambat proses perekrutan tenaga kerja. Kenapa? Karena bagian administrasi harus memeriksa dokumen yang terlalu banyak.

Untuk lowongan yang terbuka secara umum, maka hal tersebut tentu akan merepotkan. karena, jumlah surat lamaran yang masuk akan sangat banyak.

Nah agar proses administrasi bisa berjalan dengan baik, maka cantumkanlah keperluan dokumen yang diperlukan dalam iklan loker. Sehingga, para calon kandidat hanya akan membawa atau mengirim dokumen yang benar-benar diperlukan saja.

Anda juga harus mempunyai tingkat kesadaran akan keamanan data. untuk itu, hindarilah meminta dokumen yang terlalu spesifik, seperti contohnya kartu keluarga. Bila Anda memang sangat memerlukannya untuk keperluan BPJS Ketenagakerjaan, maka mintalah dokumen tersebut untuk para kandidat yang hanya lolos proses seleksi saja.

Baca juga: Rice Box, Bisnis Kuliner yang Banyak Peminatnya

4. Berikanlah Informasi Terkait Lokasi Bisnis Di Dalam Iklan

Bila sebelumnya iklan lowongan kerja hanya diterbitkan dalam surat kabar, maka saat ini iklan loker bisa juga disebarluaskan di media sosial, seperti aplikasi pesan singkat ataupun poster digital.

Kemudahan teknologi saat ini mempermudah informasi lowongan kerja bisa menyebar dengan cepat, bahkan seringkali iklan tersebut tidak bisa dilacak tentang siapa yang pertama kali menyebarkannya.

Untuk itu, Anda harus mencantumkan informasi terkait bisnis Anda di dalam iklan lowongan kerja. Sehingga, para calon kandidat akan mudah untuk bertanya atau mengirimkan surat lamarannya.

Jangan sampai Anda kehilangan calon kandidat potensial hanya karena para calon kandidat tidak bisa mendapatkan informasi yang detail terkait iklan lowongan kerja Anda.

Selain itu, Anda juga tidak disarankan untuk mencantumkan informasi yang terlalu pribadi, seperti nomor telepon pribadi. Cantumkanlah telepon kantor Anda saja bila memang tersedia, agar bisa memastikan bahwa setiap pertanyaan bisa dijawab di waktu kerja.

Baca juga: On Demand Service: Model Bisnis yang Akhir-akhir Ini Makin Populer

Penutup

Demikianlah tips singkat yang bisa kami berikan tentang cara membuat iklan lowongan kerja yang tepat. Anda bisa menggunakan tips di atas atau menambahkannya lagi sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bila Anda sudah mengiklankan lowongan kerja yang Anda butuhkan dan sudah memperoleh calon kandidat yang tepat, maka selanjutnya Anda bisa menggunakan aplikasi yang mampu mengelola karyawan dan bisnis Anda secara efisien.

Salah satu aplikasi yang bisa patut Anda pertimbangkan adalah aplikasi kasir dari Accurate POS. Selain mampu mempercepat proses transaksi di konter kasir, aplikasi ini juga mampu mengelola setiap karyawan Anda secara efektif.

Selain itu, fitur lain yang ada di dalamnya pun akan membantu bisnis Anda untuk terus maju dan berkembang dengan memaksimalkan setiap proses kerja serta proses bisnis Anda.

Tertarik? Anda bisa mencoba Accurate POS terlebih dahulu secara gratis selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.

ayunda tania

Seorang yang memiliki hobi penulisan dan jurnalistik dan sedang mendalami ilmu akuntansi dan bisnis agar bisa memberikan manfaat bagi para pebisnis di Indonesia.