Peran Penting Inovasi dan Kreativitas Dalam Menjalankan Bisnis

Dalam menjalankan suatu bisnis, inovasi dan kreativitas memiliki peran yang sangat penting. Banyak pebisnis yang mendapatkan kesuksesannya dari menerapkan kreativitas dan menemukan inovasi dalam mengembangkan produk.

Daya kreativitas ini harus didasari dengan cara berpikir yang lebih maju, ide baru yang segar, dan juga berbeda dari produk yang sudah ada di pasar. Bila para pebisnis mampu memaksimalkan daya kreativitasnya tersebut untuk menciptakan suatu inovasi, maka bisnis yang dikelola akan bisa tampil lebih beda daripada kompetitor lainnya.

Lantas, bagaimana cara mengasah kreativitas untuk menghasilkan inovasi produk yang baik? Tenang, karena pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskannya secara lengkap, khusus untuk Anda.

Inovasi dan Kreativitas Dalam Dunia Bisnis

Kebanyakan orang seringkali salah dalam memahami pengertian kreatif dan inovatif. Padahal, keduanya memiliki arti yang berbeda walaupun memang saling berhubungan.

Kreativitas adalah suatu kemampuan dalam mengembangkan ide baru dan untuk menemukan cara baru dalam menyelesaikan masalah serta memaksimalkan peluang.

Sedangkan inovasi adalah suatu kemampuan dalam mengaplikasikan solusi yang kreatif atas berbagai peluang dan masalah untuk tujuan meningkatkan atau memperkaya kehidupan.

Jadi, kreatif adalah sesuatu yang dilakukan untuk mencari berbagai cara baru, dan inovatif adalah suatu sifat dalam mengaplikasikan solusi yang kreatif.

Kreativitas tanpa adanya inovasi hanyalah sia-sia belaka, karena idenya hanya berhenti di pikiran tanpa ada aksi yang nyata.

Baca juga: Service Excellent Adalah: Pengertian, Aspek, dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Tahap Menjalankan Inovasi dan Kreativitas dalam Bisnis

Dalam buku yang berjudul “The Art of Thoughts“, Graham Wallas menjelaskan bahwa sebelum melahirkan suatu inovasi, terdapat proses kreatif yang wajib untuk dilakukan, yakni:

1. Tahap Persiapan

Tahap ini dilakukan untuk mempersiapkan diri dalam menyelesaikan masalah dengan menghimpun berbagai informasi dan data, mempelajari cara pikir orang lain, dan banyak bertanya dengan mereka.

2. Tahap Inkubasi

Dalam tahap ini, proses penghimpunan informasi akan dihentikan, pebisnis diharuskan untuk melepas diri untuk sementara waktu dari masalah tersebut. Jadi, masalah yang ada harus diendapkan terlebih dahulu.

3. Tahap Iluminasi

Di dalam tahap ini akan muncul gagasan atau inspirasi yang lebih segar.

4. Tahap Verifikasi

Tahap verifikasi adalah tahap pengujian kreasi atau ide baru terhadap realitas yang ada. Dalam tahap ini dibutuhkan pemikiran yang mencakup proses divergensi atau pemikiran yang kreatif dan proses konvergensi atau pemikiran yang lebih kritis.

Tujuan Mengembangkan Inovasi dan Kreativitas Dalam Bisnis

Tujuan para pebisnis dalam mengembangkan inovasi dan kreativitas adalah untuk:

1. Meningkatkan Efisiensi Produk

Inovasi dalam suatu produk dilakukan agar bisa meningkatkan efisiensi dari produk. Suatu barang yang mengalami inovasi akan bisa melakukan tugasnya secara tepat sasaran tanpa harus membuang lebih banyak waktu.

Misalnya seperti jasa layanan pengiriman makanan di dalam suatu rumah makan. Jika dulunya hanya mampu melayani makan di tempat, maka inovasi barunya adalah dengan memberikan layanan jasa antar ataupun delivery.

Contoh lainnya adalah bila sebelumnya hanya mencatat setiap transaksi secara manual, maka bisa beralih dengan menggunakan aplikasi kasir online agar bisa meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

2. Sebagai Pembeda atau Ciri Khas Bisnis

Salah satu tujuan dari menerapkan inovasi adalah agar bisa melakukan ataupun melahirkan suatu hal yang berbeda dengan para pesaing lainnya. Bila ingin melakukan inovasi pada produk, maka kembangkanlah produk tersebut sampai mempunyai keunggulan ataupun spesifikasi tertentu yang belum ada di pasar.

Sehingga, suatu bisnis akan mempunyai ciri khas ataupun pembeda, baik itu dalam hal produk ataupun identitas brand bisnis itu sendiri.

Contoh sederhananya adalah pada produk kue brownies. Jika umumnya kue brownies hanya menggunakan bahan baku standar, yakni tepung terigu saja, maka inovasi yang bisa diterapkan adalah dengan mencampurkan tepung terigu dengan wortel atau ubi.

3. Menarik Lebih Banyak Konsumen

Setelah menerapkan inovasi di dalam bisnis, nantinya Anda akan memiliki peluang yang lebih besar untuk menarik konsumen yang lebih banyak daripada sebelumnya. Setiap konsumen akan sangat menyukai terobosan baru yang cenderung lebih unik.

Contohnya di dalam bisnis alat tulis. Pulpen dengan warna yang lebih banyak akan mampu menarik perhatian konsumen daripada pulpen yang memiliki warna hitam, biru, atau merah saja.

4. Menciptakan Pasar Baru di Tengah Masyarakat

Tujuan lain dari menerapkan inovasi di dalam bisnis adalah agar bisa menciptakan pasar yang baru di tengah-tengah masyarakat.

Produk yang diberi sentuhan inovasi akan menghasilkan fitur serta perkembangan baru yang mampu menarik perhatian masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan mau membeli produk tersebut.

Namun, inovasi tidak melulu harus memberikan perkembangan fitur, beberapa inovasi juga bisa diterapkan dengan membuang fitur lain yang tidak penting.

Contohnya adalah pada produk smartphone. Beberapa fitur seperti kapasitas memori atau kualitas kamera harus dikurangi untuk melahirkan produk baru yang lebih murah. Nantinya, produk tersebut akan melahirkan pasar baru yang lebih memilih harga murah dengan produk yang tidak memiliki perbedaan jauh dalam hal kualitas.

Baca juga: 15 Tips Pengembangan Bisnis yang Berdampak Pada Suksesnya Usaha

Penutup

Jadi sebagai pebisnis, Anda harus selalu mengetahui dan memahami apa saja yang saat ini terjadi di pasar agar Anda bisa menentukan inovasi dan kreativitas yang tepat untuk bisnis agar mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Terlebih lagi di zaman yang sudah serba digital seperti saat ini. Tentunya pasar sangat mengimpikan kehadiran pelayanan yang cepat dan menghemat waktunya. Untuk itu, Anda bisa menggunakan aplikasi kasir dari Accurate POS agar bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Dengan Accurate POS, maka setiap kegiatan transaksi yang terjadi di konter kasir bisa dilakukan dengan cepat dan para konsumen atau pelanggan bisa memilih berbagai jenis metode pembayaran, baik itu tunai maupun nontunai.

Selain itu, karena sudah terintegrasi dengan ekosistem Accurate Online, Anda bisa mengelola pelanggan dan karyawan, melakukan penjualan, dan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat.

Bahkan, Anda bisa lebih dulu mencoba semua fitur dan keunggulan dari Accurate POS selama 30 hari gratis hanya dengan klik banner di bawah ini.accuratepos

ayunda tania

Seorang yang memiliki hobi penulisan dan jurnalistik dan sedang mendalami ilmu akuntansi dan bisnis agar bisa memberikan manfaat bagi para pebisnis di Indonesia.