Apa itu Investasi Properti? Ini Tips Menjalankannya!

Banyak generasi muda saat ini yang berlomba lomba dalam melakukan investasi sebagai bekal hari tua mereka. Salah satu investasi yang paling banyak digemari akhir-akhir ini adalah investasi properti. Terdapat banyak sekali jenis investasi properti, seperti rumah atau apartemen.

Kedua jenis investasi tersebut paling banyak digemari, pasalnya investasi rumah atau apartemen lebih menguntungkan dalam jangka waktu yang panjang. Keberhasilan dalam mempunyai properti yang pertama adalah hal yang sangat membanggakan untuk para investor pemula. Namun dalam mencapai keberhasilan tersebut, Anda harus bisa mengatur strategi yang tepat agar bisa mencapai tujuan.

Sebagai seorang pemula, ada baiknya untuk tidak gegabah dalam mengambil langkah, karena akan ada banyak sekali hal yang harus Anda pelajari sebelum memulai investasi properti. Salah satu hal yang wajib Anda perhatikan sebelum membeli properti adalah proses pembeliannya yang tidak mudah. Tidak jarang ada banyak sekali tahapan yang harus Anda lewati.

Perhatikan juga sistem pembayaran yang ingin Anda pilih, bila Anda memilih untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan metode KPR, pastikanlah semua persyaratannya sudah lengkap sebelum melakukan pengajuan KPR.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan tips untuk Anda yang ingin memulai investasi properti.

Tips Menjalankan Investasi Properti

1. Memilih Lokasi yang Tepat

Lokasi merupakan salah satu hal yang wajib terlebih dahulu Anda tentukan sebelum memulai investasi properti. Bisanya, sebagian besar investor akan memutuskan untuk membangun rumah karena lokasinya yang strategis.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, lokasi menjadi faktor utama yang harus Anda perhatikan untuk memulai investasi properti.

Lokasi pun akan sangat mempengaruhi harga jual. Lokasi yang strategis, mudah dijangkau, dan dekat dengan pusat keramaian menjadikan properti memiliki harga jual yang tinggi.

2. Mempersiapkan Dana

Selain harus menentukan lokasi, biaya pun menjadi salah satu faktor yang bisa menentukan investor dalam melakukan investasi properti. Anda harus menyiapkan dana untuk menanggung berbagai biaya pokok dan biaya lainnya yang telah menjadi kewajiban. Terkadang, jumlah yang harus Anda keluarkan pun sangat banyak dan bisa membuat Anda terkejut.

Baca juga: Apa Itu ETF Bedanya dengan Reksa Dana Biasa

3. Pilihlah Pengembang yang Terpercaya

Sebelum mulai menjalankan investasi properti, sangat penting sekali untuk mengetahui latar belakang pengembang properti yang ingin Anda ajak kerjasama. Jangan terlalu mudah dengan pengembang yang telah terkenal. Pastikanlah performanya baik dan bisa dipercaya.

Selain itu, pilihlah pengembang yang sudah mempunyai pengalaman dalam bidang properti minimal selama 5 tahun. Semua informasi terkait pengembang bisa Anda peroleh melalui halaman resmi website pengembang tersebut.

4. Cek Harga Pasar

Jangan gegabah dalam membeli properti. Terdapat banyak sekali hal yang harus Anda periksa ulang sebelum membelinya. Salah satu hal yang wajib Anda perhatikan adalah harga pasar yang kala itu tengah berlaku.

Anda wajib mengetahui harga pasaran dari suatu properti yang ingin Anda beli. Melakukan pemeriksaan harga pasar bisa Anda lakukan secara online atau melakukan riset secara langsung. Sehingga, Anda bisa memperoleh harga terbaik untuk menjalankan investasi properti.

5. Fasilitas yang Memadai

Jika Anda sudah memeriksa harga pasar, maka Anda juga harus mengetahui fasilitas apa saja yang mampu ditawarkan oleh pengembang. Berbagai fasilitas yang memadai pun akan mampu mempengaruhi harga jual.

Perhatikanlah ketersediaan berbagai fasilitas eksternal dan internal. Fasilitas internal ini mencakup tempat ibadah, arena olahraga, arena bermain, dan standar infrastruktur, seperti gerbang dari perumahan.

Sedangkan fasilitas eksternal dalam hal ini mencakup fasilitas yang terdapat di sekeliling area properti, sepert sekolah, perkantoran, rumah sakit, serta pusat perbelanjaan. Kedua fasilitas tersebut harus Anda perhatikan dengan baik.

Baca juga: HMETD: Pengertian, Tujuan Pemberlakuan, dan Dampaknya Bagi Investor

6. Persetujuan KPR

Umumnya, sebagian besar orang akan berusaha keras untuk memperoleh persetujuan KPR agar bisa meringankan pembayaran rumah. KPR pun menjadi suatu hal yang akan mempermudah investor pemula dalam menjalankan investasi properti.

Mempunyai persetujuan KPR akan membuat agen perumahan ataupun vendor merasa yakin tentang minat Anda dalam membeli rumah dengan melakukan investasi properti. Selain itu, KPR pun mampu mencegah terjadinya kegagalan dalam menjalankan transaksi jual beli rumah, antara Anda dengan agen perumahan.

7. Pilih Tenor yang Sesuai Dengan Kemampuan Anda

Ketika Anda ingin mengajukan KPR dengan pihak bank, nantinya Anda akan ditawarkan berbagai jenis tenor. Tenor yang ditawarkan oleh pihak bank antara 5 sampai 10 tahun. Ketersediaan tenor ini akan dihitung oleh pihak bank dengan berdasarkan kemampuan Anda.

Hindari memaksakan diri untuk memilih tenor jangka pendek bila Anda belum siap dalam hal finansial. Harus Anda garis bawahi bahwa investasi properti adalah investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan.

8. Surat Pembelian Tanah

Hal lainnya yang wajib Anda perhatikan ketika melakukan investasi properti adalah memastikan sertifikat tanah yang diterbitkan oleh pengembang telah sah secara hukum.

Sebagai seorang investor pemula, Anda harus lebih teliti dalam memilih unit properti. Anda bisa menanyakan berbagai hal tersebut melalui notaris yang mengurus akta tanah. Berbagai surat tersebut nantinya akan menentukan status tanah kavling yang Anda miliki serta semua kavling perumahan.

9. Mempersiapkan Dana Tambahan

Ketika akan melakukan transaksi, Anda juga harus menyiapkan dana lebih, karena bisa saja Anda nantinya diminta dana tambahan yang harus Anda tanggung sendiri dalam proses tersebut.

10. Waktu Serah Terima Unit

Bila semua tips di atas sudah Anda siapkan, maka hal selanjutnya adalah memastikan waktu serah terima unit properti yang akan Anda beli. Jangan sampai ada keterlambatan apapun yang bisa merugikan Anda di masa depan.

Baca juga: 5 Alasan Investor Asing Berinvestasi di Indonesia

Penutup

Demikianlah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat ingin memulai investasi properti.

Namun, bila Anda lebih tertarik untuk menginvestasikan dana Anda untuk mengembangkan bisnis, maka pastikanlah seluruh operasional bisnis Anda sudah terdigitalisasi secara penuh. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi kasir digital atau sistem POS dari Accurate POS.

Aplikasi ini tidak hanya akan mempercepat proses transaksi di konter kasir saja, tapi juga akan membantu Anda dalam mengembangkan bisnis. Pasalnya, Accurate POS sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang akan memudahkan Anda dalam mengelola karyawan dan pelanggan, mengelola persediaan barang di gudang, bahkan Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara instan.

Penasaran dengan Accurate POS? Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis melalui banner di bawah ini.

footer image blog Accurate POS

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

ayunda tania

Seorang yang memiliki hobi penulisan dan jurnalistik dan sedang mendalami ilmu akuntansi dan bisnis agar bisa memberikan manfaat bagi para pebisnis di Indonesia.