Accurate Writer

rahmat
Daftar Artikel
Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Improvement
Karyawan kini bisa impor data dengan informasi rekening gaji. Pada data cabang ditambahkan pengisian nomor telepon. Integrasi Moka POS mendukung pembayaran QRIS yang otomatis membentuk penerimaan penjualan. Database bisa dibuat dengan default mata uang asing. Syarat pembayaran kini bisa diisi lebih dari 20 karakter. Tampilan list persetujuan diperbarui dan stempel approval kini ditampilkan di bagian header. Pembayaran pembelian bisa impor data dari Excel serta hapus data secara massal. Penangguhan akun dipisahkan antara jurnal transaksi dan jurnal penangguhan. Barang & jasa menampilkan informasi harga satuan pada mutasi stok dan nomor penyesuaian di popup saldo awal. Faktur penjualan bisa impor data dari Excel dengan menarik nomor pesanan penjualan. Pembayaran ditambahkan pilihan untuk semua atau akun tertentu saat ubah departemen/proyek. Pada pelanggan & pemasok kini tersedia tombol buka invoice di popup saldo awal. Pengiriman ditambahkan kolom alamat. Pesanan penjualan dapat dihapus secara massal. Smartlink e-Banking kini menambahkan Bank BCA Syariah. e-Faktur Pajak IO bisa registrasi dari AOL. Penerimaan & pembayaran mendukung hapus data massal. Desain cetakan menampilkan barcode QRLink di uang muka penjualan. Penyesuaian persediaan pada template impor ditambahkan kolom departemen dan proyek. e-Faktur mengambil nama pajak dari inputan jika data pelanggan kosong. e-Commerce mendukung impor penjualan Tokopedia Shop Seller by Tiktok.
Bug
Nilai komisi penjual di laporan rincian tidak sesuai per faktur. Nama currency Thailand tidak tepat. Perintah stok opname menampilkan selisih kuantitas tidak sesuai antara sistem dan hasil hitung. Pada penerimaan penjualan muncul error saat pembayaran melebihi nilai piutang. Permintaan barang masih bisa ditutup meskipun sudah selesai. e-Faktur tidak bisa mengubah nilai PPN, pembulatan PPN keluaran tidak sesuai dengan coretax, dan error code 0 muncul saat approval faktur pembelian. Pada laporan ringkasan mutasi gudang, filter dua gudang membuat kts faktur pembelian masuk dianggap saldo awal. Transaksi berulang tidak menampilkan nama tenaga penjual. Smartlink e-Banking mengalami beberapa error saat impor rekening koran BRI (QLOLA, Cash Management, IBBIZ) serta BRIMO, dengan format data atau nomor rekening tidak sesuai. Xendit link payment pada penerimaan penjualan tidak terbentuk, dan Paper.id link pembayaran error tidak bisa diakses. Login verifikasi nomor handphone tidak tepat. Impor Shopee tidak menampilkan departemen di akun diskon tambahan penjual. Laporan laba rugi multi periode menampilkan angka positif berwarna merah. Default syarat pembayaran tetap memilih COD meski sudah nonaktif. Ubah tanggal penerimaan barang membuat tanggal faktur mendahului penerimaan. Pada manufaktur, muncul error saat simpan alokasi biaya produksi. Laporan barang paling laku tidak menampilkan variable harga beli. Pemindahan barang tidak memunculkan error padahal ada transaksi draft atau pengajuan. Settlement Tiktok gagal diproses karena total penghasilan tidak sesuai dengan nilai pembayaran. Log aktivitas tidak ada pilihan filter tipe transaksi perintah pembayaran. Laporan saldo akhir persediaan di ringkasan mutasi per gudang tidak sesuai. Perintah pembayaran menampilkan perbedaan tanggal batas pembayaran dengan transfer pemasok. Faktur penjualan tidak bisa unceklist PPh 22, stok bisa dijual muncul untuk semua gudang, dan error kurs tidak valid saat buat transaksi penangguhan pembayaran. Transfer bank juga menampilkan error akses data.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#4392 (14 Juni 2026)

Improvement
Karyawan kini bisa impor data dengan informasi rekening gaji. Pada data cabang ditambahkan pengisian nomor telepon. Integrasi Moka POS mendukung pembayaran QRIS yang otomatis membentuk penerimaan penjualan. Database bisa dibuat dengan default mata uang asing. Syarat pembayaran kini bisa diisi lebih dari 20 karakter. Tampilan list persetujuan diperbarui dan stempel approval kini ditampilkan di bagian header. Pembayaran pembelian bisa impor data dari Excel serta hapus data secara massal. Penangguhan akun dipisahkan antara jurnal transaksi dan jurnal penangguhan. Barang & jasa menampilkan informasi harga satuan pada mutasi stok dan nomor penyesuaian di popup saldo awal. Faktur penjualan bisa impor data dari Excel dengan menarik nomor pesanan penjualan. Pembayaran ditambahkan pilihan untuk semua atau akun tertentu saat ubah departemen/proyek. Pada pelanggan & pemasok kini tersedia tombol buka invoice di popup saldo awal. Pengiriman ditambahkan kolom alamat. Pesanan penjualan dapat dihapus secara massal. Smartlink e-Banking kini menambahkan Bank BCA Syariah. e-Faktur Pajak IO bisa registrasi dari AOL. Penerimaan & pembayaran mendukung hapus data massal. Desain cetakan menampilkan barcode QRLink di uang muka penjualan. Penyesuaian persediaan pada template impor ditambahkan kolom departemen dan proyek. e-Faktur mengambil nama pajak dari inputan jika data pelanggan kosong. e-Commerce mendukung impor penjualan Tokopedia Shop Seller by Tiktok.
Bug
Nilai komisi penjual di laporan rincian tidak sesuai per faktur. Nama currency Thailand tidak tepat. Perintah stok opname menampilkan selisih kuantitas tidak sesuai antara sistem dan hasil hitung. Pada penerimaan penjualan muncul error saat pembayaran melebihi nilai piutang. Permintaan barang masih bisa ditutup meskipun sudah selesai. e-Faktur tidak bisa mengubah nilai PPN, pembulatan PPN keluaran tidak sesuai dengan coretax, dan error code 0 muncul saat approval faktur pembelian. Pada laporan ringkasan mutasi gudang, filter dua gudang membuat kts faktur pembelian masuk dianggap saldo awal. Transaksi berulang tidak menampilkan nama tenaga penjual. Smartlink e-Banking mengalami beberapa error saat impor rekening koran BRI (QLOLA, Cash Management, IBBIZ) serta BRIMO, dengan format data atau nomor rekening tidak sesuai. Xendit link payment pada penerimaan penjualan tidak terbentuk, dan Paper.id link pembayaran error tidak bisa diakses. Login verifikasi nomor handphone tidak tepat. Impor Shopee tidak menampilkan departemen di akun diskon tambahan penjual. Laporan laba rugi multi periode menampilkan angka positif berwarna merah. Default syarat pembayaran tetap memilih COD meski sudah nonaktif. Ubah tanggal penerimaan barang membuat tanggal faktur mendahului penerimaan. Pada manufaktur, muncul error saat simpan alokasi biaya produksi. Laporan barang paling laku tidak menampilkan variable harga beli. Pemindahan barang tidak memunculkan error padahal ada transaksi draft atau pengajuan. Settlement Tiktok gagal diproses karena total penghasilan tidak sesuai dengan nilai pembayaran. Log aktivitas tidak ada pilihan filter tipe transaksi perintah pembayaran. Laporan saldo akhir persediaan di ringkasan mutasi per gudang tidak sesuai. Perintah pembayaran menampilkan perbedaan tanggal batas pembayaran dengan transfer pemasok. Faktur penjualan tidak bisa unceklist PPh 22, stok bisa dijual muncul untuk semua gudang, dan error kurs tidak valid saat buat transaksi penangguhan pembayaran. Transfer bank juga menampilkan error akses data.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#4184 (18 Mei 2026)

Improvement
Karyawan kini bisa impor data dengan informasi rekening gaji. Pada data cabang ditambahkan pengisian nomor telepon. Integrasi Moka POS mendukung pembayaran QRIS yang otomatis membentuk penerimaan penjualan. Database bisa dibuat dengan default mata uang asing. Syarat pembayaran kini bisa diisi lebih dari 20 karakter. Tampilan list persetujuan diperbarui dan stempel approval kini ditampilkan di bagian header. Pembayaran pembelian bisa impor data dari Excel serta hapus data secara massal. Penangguhan akun dipisahkan antara jurnal transaksi dan jurnal penangguhan. Barang & jasa menampilkan informasi harga satuan pada mutasi stok dan nomor penyesuaian di popup saldo awal. Faktur penjualan bisa impor data dari Excel dengan menarik nomor pesanan penjualan. Pembayaran ditambahkan pilihan untuk semua atau akun tertentu saat ubah departemen/proyek. Pada pelanggan & pemasok kini tersedia tombol buka invoice di popup saldo awal. Pengiriman ditambahkan kolom alamat. Pesanan penjualan dapat dihapus secara massal. Smartlink e-Banking kini menambahkan Bank BCA Syariah. e-Faktur Pajak IO bisa registrasi dari AOL. Penerimaan & pembayaran mendukung hapus data massal. Desain cetakan menampilkan barcode QRLink di uang muka penjualan. Penyesuaian persediaan pada template impor ditambahkan kolom departemen dan proyek. e-Faktur mengambil nama pajak dari inputan jika data pelanggan kosong. e-Commerce mendukung impor penjualan Tokopedia Shop Seller by Tiktok.
Bug
Nilai komisi penjual di laporan rincian tidak sesuai per faktur. Nama currency Thailand tidak tepat. Perintah stok opname menampilkan selisih kuantitas tidak sesuai antara sistem dan hasil hitung. Pada penerimaan penjualan muncul error saat pembayaran melebihi nilai piutang. Permintaan barang masih bisa ditutup meskipun sudah selesai. e-Faktur tidak bisa mengubah nilai PPN, pembulatan PPN keluaran tidak sesuai dengan coretax, dan error code 0 muncul saat approval faktur pembelian. Pada laporan ringkasan mutasi gudang, filter dua gudang membuat kts faktur pembelian masuk dianggap saldo awal. Transaksi berulang tidak menampilkan nama tenaga penjual. Smartlink e-Banking mengalami beberapa error saat impor rekening koran BRI (QLOLA, Cash Management, IBBIZ) serta BRIMO, dengan format data atau nomor rekening tidak sesuai. Xendit link payment pada penerimaan penjualan tidak terbentuk, dan Paper.id link pembayaran error tidak bisa diakses. Login verifikasi nomor handphone tidak tepat. Impor Shopee tidak menampilkan departemen di akun diskon tambahan penjual. Laporan laba rugi multi periode menampilkan angka positif berwarna merah. Default syarat pembayaran tetap memilih COD meski sudah nonaktif. Ubah tanggal penerimaan barang membuat tanggal faktur mendahului penerimaan. Pada manufaktur, muncul error saat simpan alokasi biaya produksi. Laporan barang paling laku tidak menampilkan variable harga beli. Pemindahan barang tidak memunculkan error padahal ada transaksi draft atau pengajuan. Settlement Tiktok gagal diproses karena total penghasilan tidak sesuai dengan nilai pembayaran. Log aktivitas tidak ada pilihan filter tipe transaksi perintah pembayaran. Laporan saldo akhir persediaan di ringkasan mutasi per gudang tidak sesuai. Perintah pembayaran menampilkan perbedaan tanggal batas pembayaran dengan transfer pemasok. Faktur penjualan tidak bisa unceklist PPh 22, stok bisa dijual muncul untuk semua gudang, dan error kurs tidak valid saat buat transaksi penangguhan pembayaran. Transfer bank juga menampilkan error akses data.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#3774 (26 Februari 2026)

Improvement
Karyawan kini bisa impor data dengan informasi rekening gaji. Pada data cabang ditambahkan pengisian nomor telepon. Integrasi Moka POS mendukung pembayaran QRIS yang otomatis membentuk penerimaan penjualan. Database bisa dibuat dengan default mata uang asing. Syarat pembayaran kini bisa diisi lebih dari 20 karakter. Tampilan list persetujuan diperbarui dan stempel approval kini ditampilkan di bagian header. Pembayaran pembelian bisa impor data dari Excel serta hapus data secara massal. Penangguhan akun dipisahkan antara jurnal transaksi dan jurnal penangguhan. Barang & jasa menampilkan informasi harga satuan pada mutasi stok dan nomor penyesuaian di popup saldo awal. Faktur penjualan bisa impor data dari Excel dengan menarik nomor pesanan penjualan. Pembayaran ditambahkan pilihan untuk semua atau akun tertentu saat ubah departemen/proyek. Pada pelanggan & pemasok kini tersedia tombol buka invoice di popup saldo awal. Pengiriman ditambahkan kolom alamat. Pesanan penjualan dapat dihapus secara massal. Smartlink e-Banking kini menambahkan Bank BCA Syariah. e-Faktur Pajak IO bisa registrasi dari AOL. Penerimaan & pembayaran mendukung hapus data massal. Desain cetakan menampilkan barcode QRLink di uang muka penjualan. Penyesuaian persediaan pada template impor ditambahkan kolom departemen dan proyek. e-Faktur mengambil nama pajak dari inputan jika data pelanggan kosong. e-Commerce mendukung impor penjualan Tokopedia Shop Seller by Tiktok.
Bug
Nilai komisi penjual di laporan rincian tidak sesuai per faktur. Nama currency Thailand tidak tepat. Perintah stok opname menampilkan selisih kuantitas tidak sesuai antara sistem dan hasil hitung. Pada penerimaan penjualan muncul error saat pembayaran melebihi nilai piutang. Permintaan barang masih bisa ditutup meskipun sudah selesai. e-Faktur tidak bisa mengubah nilai PPN, pembulatan PPN keluaran tidak sesuai dengan coretax, dan error code 0 muncul saat approval faktur pembelian. Pada laporan ringkasan mutasi gudang, filter dua gudang membuat kts faktur pembelian masuk dianggap saldo awal. Transaksi berulang tidak menampilkan nama tenaga penjual. Smartlink e-Banking mengalami beberapa error saat impor rekening koran BRI (QLOLA, Cash Management, IBBIZ) serta BRIMO, dengan format data atau nomor rekening tidak sesuai. Xendit link payment pada penerimaan penjualan tidak terbentuk, dan Paper.id link pembayaran error tidak bisa diakses. Login verifikasi nomor handphone tidak tepat. Impor Shopee tidak menampilkan departemen di akun diskon tambahan penjual. Laporan laba rugi multi periode menampilkan angka positif berwarna merah. Default syarat pembayaran tetap memilih COD meski sudah nonaktif. Ubah tanggal penerimaan barang membuat tanggal faktur mendahului penerimaan. Pada manufaktur, muncul error saat simpan alokasi biaya produksi. Laporan barang paling laku tidak menampilkan variable harga beli. Pemindahan barang tidak memunculkan error padahal ada transaksi draft atau pengajuan. Settlement Tiktok gagal diproses karena total penghasilan tidak sesuai dengan nilai pembayaran. Log aktivitas tidak ada pilihan filter tipe transaksi perintah pembayaran. Laporan saldo akhir persediaan di ringkasan mutasi per gudang tidak sesuai. Perintah pembayaran menampilkan perbedaan tanggal batas pembayaran dengan transfer pemasok. Faktur penjualan tidak bisa unceklist PPh 22, stok bisa dijual muncul untuk semua gudang, dan error kurs tidak valid saat buat transaksi penangguhan pembayaran. Transfer bank juga menampilkan error akses data.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#3570 (07 Januari 2026)

Improvement
Karyawan kini bisa impor data dengan informasi rekening gaji. Pada data cabang ditambahkan pengisian nomor telepon. Integrasi Moka POS mendukung pembayaran QRIS yang otomatis membentuk penerimaan penjualan. Database bisa dibuat dengan default mata uang asing. Syarat pembayaran kini bisa diisi lebih dari 20 karakter. Tampilan list persetujuan diperbarui dan stempel approval kini ditampilkan di bagian header. Pembayaran pembelian bisa impor data dari Excel serta hapus data secara massal. Penangguhan akun dipisahkan antara jurnal transaksi dan jurnal penangguhan. Barang & jasa menampilkan informasi harga satuan pada mutasi stok dan nomor penyesuaian di popup saldo awal. Faktur penjualan bisa impor data dari Excel dengan menarik nomor pesanan penjualan. Pembayaran ditambahkan pilihan untuk semua atau akun tertentu saat ubah departemen/proyek. Pada pelanggan & pemasok kini tersedia tombol buka invoice di popup saldo awal. Pengiriman ditambahkan kolom alamat. Pesanan penjualan dapat dihapus secara massal. Smartlink e-Banking kini menambahkan Bank BCA Syariah. e-Faktur Pajak IO bisa registrasi dari AOL. Penerimaan & pembayaran mendukung hapus data massal. Desain cetakan menampilkan barcode QRLink di uang muka penjualan. Penyesuaian persediaan pada template impor ditambahkan kolom departemen dan proyek. e-Faktur mengambil nama pajak dari inputan jika data pelanggan kosong. e-Commerce mendukung impor penjualan Tokopedia Shop Seller by Tiktok.
Bug
Nilai komisi penjual di laporan rincian tidak sesuai per faktur. Nama currency Thailand tidak tepat. Perintah stok opname menampilkan selisih kuantitas tidak sesuai antara sistem dan hasil hitung. Pada penerimaan penjualan muncul error saat pembayaran melebihi nilai piutang. Permintaan barang masih bisa ditutup meskipun sudah selesai. e-Faktur tidak bisa mengubah nilai PPN, pembulatan PPN keluaran tidak sesuai dengan coretax, dan error code 0 muncul saat approval faktur pembelian. Pada laporan ringkasan mutasi gudang, filter dua gudang membuat kts faktur pembelian masuk dianggap saldo awal. Transaksi berulang tidak menampilkan nama tenaga penjual. Smartlink e-Banking mengalami beberapa error saat impor rekening koran BRI (QLOLA, Cash Management, IBBIZ) serta BRIMO, dengan format data atau nomor rekening tidak sesuai. Xendit link payment pada penerimaan penjualan tidak terbentuk, dan Paper.id link pembayaran error tidak bisa diakses. Login verifikasi nomor handphone tidak tepat. Impor Shopee tidak menampilkan departemen di akun diskon tambahan penjual. Laporan laba rugi multi periode menampilkan angka positif berwarna merah. Default syarat pembayaran tetap memilih COD meski sudah nonaktif. Ubah tanggal penerimaan barang membuat tanggal faktur mendahului penerimaan. Pada manufaktur, muncul error saat simpan alokasi biaya produksi. Laporan barang paling laku tidak menampilkan variable harga beli. Pemindahan barang tidak memunculkan error padahal ada transaksi draft atau pengajuan. Settlement Tiktok gagal diproses karena total penghasilan tidak sesuai dengan nilai pembayaran. Log aktivitas tidak ada pilihan filter tipe transaksi perintah pembayaran. Laporan saldo akhir persediaan di ringkasan mutasi per gudang tidak sesuai. Perintah pembayaran menampilkan perbedaan tanggal batas pembayaran dengan transfer pemasok. Faktur penjualan tidak bisa unceklist PPh 22, stok bisa dijual muncul untuk semua gudang, dan error kurs tidak valid saat buat transaksi penangguhan pembayaran. Transfer bank juga menampilkan error akses data.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#3352 (05 November 2025)

Release Notes mencakup Improvement dan Bug. Pada Improvement terdapat pembaruan sebagai berikut: [ACC-22142] Rekonsiliasi Bank menambahkan kolom departemen saat membuat transaksi baru, [ACC-22383] Pengaturan APOS menampilkan informasi centang table management pada outlet, [ACC-23458] Preferensi menambahkan pembatasan wajib upload dokumen saat buat transaksi, [ACC-23725] Daftar Laporan menampilkan kategori keuangan dari transaksi penerimaan pada laporan rincian buku besar, [ACC-23779] Pelanggan menambahkan pengaturan akun penjualan per pelanggan, [ACC-23791] Daftar Laporan menambahkan laporan perintah pembayaran, [ACC-23805] Desain Cetakan menampilkan rincian uang muka pada desain cetakan faktur penjualan, [ACC-23364] Penangguhan Akun memisahkan jurnal transaksi dan jurnal penangguhan, [ACC-23848] Preferensi menambahkan opsi untuk menutup otomatis pesanan pembelian, [ACC-23852] Barang & Jasa validasi unit di form item harus memiliki satuan jika di database ada lebih dari 1 satuan unit, [ACC-23853] Barang & Jasa validasi kategori barang harus diisi jika database memiliki lebih dari 1 kategori, [ACC-23883] Daftar Laporan menampilkan nama produk utama pada laporan tahapan per perintah kerja, [ACC-23893] Penangguhan Pendapatan jika pilih belum ditentukan/jurnal manual nilainya sudah masuk ke akun penangguhan, [ACC-23898] Barang & Jasa menambahkan kuantitas jual minimum, [ACC-23909] Daftar Laporan menambahkan laporan check in salesman, [ACC-23926] Faktur Pajak menyesuaikan tampilan dengan format terbaru, [ACC-23929] Login mengubah maksimal karakter password dari 20 menjadi 100, [ACC-23935] Pemindahan Barang menambahkan kolom kategori barang pada tabel rincian barang, [ACC-23964] Barang & Jasa input angka dibuka sampai 99T untuk kuantitas di semua form transaksi, [ACC-23980] Penjualan menambahkan kolom ID pelanggan di list data modul penjualan, [ACC-23981] Barang & Jasa item tipe non persediaan bisa di-set akun bebannya ke tipe akun persediaan, dan [ACC-24088] e-Faktur legacy tidak ditampilkan lagi di pajak express. Sedangkan pada Bug terdapat perbaikan sebagai berikut: [ACC-20797] Persetujuan untuk transaksi tipe perintah pembayaran tidak bisa diklik di list persetujuan, [ACC-21360] Pemenuhan Pesanan stok dapat dikirim tidak sesuai stok gudang, [ACC-23529] Laporan Ringkasan Mutasi Gudang nilai awal tidak sama dengan nilai akhir, [ACC-23657] Daftar Laporan pada faktur belum lunas nilai piutang pajak tidak tampil jika sudah ada pembayaran, [ACC-23660] Daftar Laporan pada daftar PPN/PPnBM masukan tidak tampil nama pemasok retur pembelian, [ACC-23711] Manufaktur impor BOM excel error, [ACC-23835] Daftar Laporan pada rincian buku besar status nama cabang tidak berubah setelah rekonsiliasi, [ACC-23837] e-Commerce impor settlement Tokopedia tidak tampil notifikasi berhasil atau gagal, [ACC-23872] e-Faktur unggah faktur pajak error, [ACC-23888] Desain Cetakan terbilang mata uang asing ada nilai desimal, [ACC-23902] Penawaran Penjualan impor excel penawaran non pajak tetap kena pajak, [ACC-23906] Smartlink e-Banking impor mutasi BRIMO error format data, [ACC-23921] Widget penjualan nilai belum lunas tidak sesuai, [ACC-23971] Faktur Pembelian error kurs tidak valid saat simpan dengan penangguhan, [ACC-24003] Smartlink e-Payment error saat buat Xendit upstream error (127), [ACC-24006] Atribut Tambahan pesanan pembelian ambil dari pesanan penjualan atribut tidak terbawa, [ACC-24012] e-Commerce error impor Shopee settlement total penghasilan tidak sama dengan pembayaran, [ACC-24013] Histori Bank tidak dapat menyesuaikan lebar kolom pada list data, [ACC-24017] e-Commerce impor settlement Blibli error total penghasilan tidak sama dengan pembayaran, [ACC-24019] e-Commerce settlement Tokopedia error tidak memproses pembayaran karena total penghasilan tidak sama, [ACC-24020] Proses Akhir Bulan error upsss saat membuat proses, [ACC-24026] Pembayaran Pembelian gagal impor file jika ada diskon minus, [ACC-24031] Daftar Laporan buka aset tetap dan aset tetap per kategori error ups, [ACC-24038] e-Commerce error impor Shopee settlement format file tidak sesuai, [ACC-24040] Daftar Laporan transaksi penerimaan tidak tampil pada laporan laba rugi kategori keuangan, [ACC-24046] SPT PPN/PPN BM file xml membaca NIK pelanggan lain, dan [ACC-24101] Transfer Pemasok kode swift berbeda.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#3207 (24 September 2025)

Release Notes mencakup Improvement dan Bug. Pada Improvement terdapat pembaruan sebagai berikut: [ACC-22142] Rekonsiliasi Bank menambahkan kolom departemen saat membuat transaksi baru, [ACC-22383] Pengaturan APOS menampilkan informasi centang table management pada outlet, [ACC-23458] Preferensi menambahkan pembatasan wajib upload dokumen saat buat transaksi, [ACC-23725] Daftar Laporan menampilkan kategori keuangan dari transaksi penerimaan pada laporan rincian buku besar, [ACC-23779] Pelanggan menambahkan pengaturan akun penjualan per pelanggan, [ACC-23791] Daftar Laporan menambahkan laporan perintah pembayaran, [ACC-23805] Desain Cetakan menampilkan rincian uang muka pada desain cetakan faktur penjualan, [ACC-23364] Penangguhan Akun memisahkan jurnal transaksi dan jurnal penangguhan, [ACC-23848] Preferensi menambahkan opsi untuk menutup otomatis pesanan pembelian, [ACC-23852] Barang & Jasa validasi unit di form item harus memiliki satuan jika di database ada lebih dari 1 satuan unit, [ACC-23853] Barang & Jasa validasi kategori barang harus diisi jika database memiliki lebih dari 1 kategori, [ACC-23883] Daftar Laporan menampilkan nama produk utama pada laporan tahapan per perintah kerja, [ACC-23893] Penangguhan Pendapatan jika pilih belum ditentukan/jurnal manual nilainya sudah masuk ke akun penangguhan, [ACC-23898] Barang & Jasa menambahkan kuantitas jual minimum, [ACC-23909] Daftar Laporan menambahkan laporan check in salesman, [ACC-23926] Faktur Pajak menyesuaikan tampilan dengan format terbaru, [ACC-23929] Login mengubah maksimal karakter password dari 20 menjadi 100, [ACC-23935] Pemindahan Barang menambahkan kolom kategori barang pada tabel rincian barang, [ACC-23964] Barang & Jasa input angka dibuka sampai 99T untuk kuantitas di semua form transaksi, [ACC-23980] Penjualan menambahkan kolom ID pelanggan di list data modul penjualan, [ACC-23981] Barang & Jasa item tipe non persediaan bisa di-set akun bebannya ke tipe akun persediaan, dan [ACC-24088] e-Faktur legacy tidak ditampilkan lagi di pajak express. Sedangkan pada Bug terdapat perbaikan sebagai berikut: [ACC-20797] Persetujuan untuk transaksi tipe perintah pembayaran tidak bisa diklik di list persetujuan, [ACC-21360] Pemenuhan Pesanan stok dapat dikirim tidak sesuai stok gudang, [ACC-23529] Laporan Ringkasan Mutasi Gudang nilai awal tidak sama dengan nilai akhir, [ACC-23657] Daftar Laporan pada faktur belum lunas nilai piutang pajak tidak tampil jika sudah ada pembayaran, [ACC-23660] Daftar Laporan pada daftar PPN/PPnBM masukan tidak tampil nama pemasok retur pembelian, [ACC-23711] Manufaktur impor BOM excel error, [ACC-23835] Daftar Laporan pada rincian buku besar status nama cabang tidak berubah setelah rekonsiliasi, [ACC-23837] e-Commerce impor settlement Tokopedia tidak tampil notifikasi berhasil atau gagal, [ACC-23872] e-Faktur unggah faktur pajak error, [ACC-23888] Desain Cetakan terbilang mata uang asing ada nilai desimal, [ACC-23902] Penawaran Penjualan impor excel penawaran non pajak tetap kena pajak, [ACC-23906] Smartlink e-Banking impor mutasi BRIMO error format data, [ACC-23921] Widget penjualan nilai belum lunas tidak sesuai, [ACC-23971] Faktur Pembelian error kurs tidak valid saat simpan dengan penangguhan, [ACC-24003] Smartlink e-Payment error saat buat Xendit upstream error (127), [ACC-24006] Atribut Tambahan pesanan pembelian ambil dari pesanan penjualan atribut tidak terbawa, [ACC-24012] e-Commerce error impor Shopee settlement total penghasilan tidak sama dengan pembayaran, [ACC-24013] Histori Bank tidak dapat menyesuaikan lebar kolom pada list data, [ACC-24017] e-Commerce impor settlement Blibli error total penghasilan tidak sama dengan pembayaran, [ACC-24019] e-Commerce settlement Tokopedia error tidak memproses pembayaran karena total penghasilan tidak sama, [ACC-24020] Proses Akhir Bulan error upsss saat membuat proses, [ACC-24026] Pembayaran Pembelian gagal impor file jika ada diskon minus, [ACC-24031] Daftar Laporan buka aset tetap dan aset tetap per kategori error ups, [ACC-24038] e-Commerce error impor Shopee settlement format file tidak sesuai, [ACC-24040] Daftar Laporan transaksi penerimaan tidak tampil pada laporan laba rugi kategori keuangan, [ACC-24046] SPT PPN/PPN BM file xml membaca NIK pelanggan lain, dan [ACC-24101] Transfer Pemasok kode swift berbeda.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#3078 (18 Agustus 2025)

Release Notes mencakup Improvement dan Bug. Pada Improvement terdapat pembaruan sebagai berikut: [ACC-22142] Rekonsiliasi Bank menambahkan kolom departemen saat membuat transaksi baru, [ACC-22383] Pengaturan APOS menampilkan informasi centang table management pada outlet, [ACC-23458] Preferensi menambahkan pembatasan wajib upload dokumen saat buat transaksi, [ACC-23725] Daftar Laporan menampilkan kategori keuangan dari transaksi penerimaan pada laporan rincian buku besar, [ACC-23779] Pelanggan menambahkan pengaturan akun penjualan per pelanggan, [ACC-23791] Daftar Laporan menambahkan laporan perintah pembayaran, [ACC-23805] Desain Cetakan menampilkan rincian uang muka pada desain cetakan faktur penjualan, [ACC-23364] Penangguhan Akun memisahkan jurnal transaksi dan jurnal penangguhan, [ACC-23848] Preferensi menambahkan opsi untuk menutup otomatis pesanan pembelian, [ACC-23852] Barang & Jasa validasi unit di form item harus memiliki satuan jika di database ada lebih dari 1 satuan unit, [ACC-23853] Barang & Jasa validasi kategori barang harus diisi jika database memiliki lebih dari 1 kategori, [ACC-23883] Daftar Laporan menampilkan nama produk utama pada laporan tahapan per perintah kerja, [ACC-23893] Penangguhan Pendapatan jika pilih belum ditentukan/jurnal manual nilainya sudah masuk ke akun penangguhan, [ACC-23898] Barang & Jasa menambahkan kuantitas jual minimum, [ACC-23909] Daftar Laporan menambahkan laporan check in salesman, [ACC-23926] Faktur Pajak menyesuaikan tampilan dengan format terbaru, [ACC-23929] Login mengubah maksimal karakter password dari 20 menjadi 100, [ACC-23935] Pemindahan Barang menambahkan kolom kategori barang pada tabel rincian barang, [ACC-23964] Barang & Jasa input angka dibuka sampai 99T untuk kuantitas di semua form transaksi, [ACC-23980] Penjualan menambahkan kolom ID pelanggan di list data modul penjualan, [ACC-23981] Barang & Jasa item tipe non persediaan bisa di-set akun bebannya ke tipe akun persediaan, dan [ACC-24088] e-Faktur legacy tidak ditampilkan lagi di pajak express. Sedangkan pada Bug terdapat perbaikan sebagai berikut: [ACC-20797] Persetujuan untuk transaksi tipe perintah pembayaran tidak bisa diklik di list persetujuan, [ACC-21360] Pemenuhan Pesanan stok dapat dikirim tidak sesuai stok gudang, [ACC-23529] Laporan Ringkasan Mutasi Gudang nilai awal tidak sama dengan nilai akhir, [ACC-23657] Daftar Laporan pada faktur belum lunas nilai piutang pajak tidak tampil jika sudah ada pembayaran, [ACC-23660] Daftar Laporan pada daftar PPN/PPnBM masukan tidak tampil nama pemasok retur pembelian, [ACC-23711] Manufaktur impor BOM excel error, [ACC-23835] Daftar Laporan pada rincian buku besar status nama cabang tidak berubah setelah rekonsiliasi, [ACC-23837] e-Commerce impor settlement Tokopedia tidak tampil notifikasi berhasil atau gagal, [ACC-23872] e-Faktur unggah faktur pajak error, [ACC-23888] Desain Cetakan terbilang mata uang asing ada nilai desimal, [ACC-23902] Penawaran Penjualan impor excel penawaran non pajak tetap kena pajak, [ACC-23906] Smartlink e-Banking impor mutasi BRIMO error format data, [ACC-23921] Widget penjualan nilai belum lunas tidak sesuai, [ACC-23971] Faktur Pembelian error kurs tidak valid saat simpan dengan penangguhan, [ACC-24003] Smartlink e-Payment error saat buat Xendit upstream error (127), [ACC-24006] Atribut Tambahan pesanan pembelian ambil dari pesanan penjualan atribut tidak terbawa, [ACC-24012] e-Commerce error impor Shopee settlement total penghasilan tidak sama dengan pembayaran, [ACC-24013] Histori Bank tidak dapat menyesuaikan lebar kolom pada list data, [ACC-24017] e-Commerce impor settlement Blibli error total penghasilan tidak sama dengan pembayaran, [ACC-24019] e-Commerce settlement Tokopedia error tidak memproses pembayaran karena total penghasilan tidak sama, [ACC-24020] Proses Akhir Bulan error upsss saat membuat proses, [ACC-24026] Pembayaran Pembelian gagal impor file jika ada diskon minus, [ACC-24031] Daftar Laporan buka aset tetap dan aset tetap per kategori error ups, [ACC-24038] e-Commerce error impor Shopee settlement format file tidak sesuai, [ACC-24040] Daftar Laporan transaksi penerimaan tidak tampil pada laporan laba rugi kategori keuangan, [ACC-24046] SPT PPN/PPN BM file xml membaca NIK pelanggan lain, dan [ACC-24101] Transfer Pemasok kode swift berbeda.

Accurate Online Release v1.0.1#4611 (26 Juli 2026)

Accurate Online Release v1.0.1#2937 (03 Juli 2025)

Improvement
Karyawan kini bisa impor data dengan informasi rekening gaji. Pada data cabang ditambahkan pengisian nomor telepon. Integrasi Moka POS mendukung pembayaran QRIS yang otomatis membentuk penerimaan penjualan. Database bisa dibuat dengan default mata uang asing. Syarat pembayaran kini bisa diisi lebih dari 20 karakter. Tampilan list persetujuan diperbarui dan stempel approval kini ditampilkan di bagian header. Pembayaran pembelian bisa impor data dari Excel serta hapus data secara massal. Penangguhan akun dipisahkan antara jurnal transaksi dan jurnal penangguhan. Barang & jasa menampilkan informasi harga satuan pada mutasi stok dan nomor penyesuaian di popup saldo awal. Faktur penjualan bisa impor data dari Excel dengan menarik nomor pesanan penjualan. Pembayaran ditambahkan pilihan untuk semua atau akun tertentu saat ubah departemen/proyek. Pada pelanggan & pemasok kini tersedia tombol buka invoice di popup saldo awal. Pengiriman ditambahkan kolom alamat. Pesanan penjualan dapat dihapus secara massal. Smartlink e-Banking kini menambahkan Bank BCA Syariah. e-Faktur Pajak IO bisa registrasi dari AOL. Penerimaan & pembayaran mendukung hapus data massal. Desain cetakan menampilkan barcode QRLink di uang muka penjualan. Penyesuaian persediaan pada template impor ditambahkan kolom departemen dan proyek. e-Faktur mengambil nama pajak dari inputan jika data pelanggan kosong. e-Commerce mendukung impor penjualan Tokopedia Shop Seller by Tiktok.
Bug
Nilai komisi penjual di laporan rincian tidak sesuai per faktur. Nama currency Thailand tidak tepat. Perintah stok opname menampilkan selisih kuantitas tidak sesuai antara sistem dan hasil hitung. Pada penerimaan penjualan muncul error saat pembayaran melebihi nilai piutang. Permintaan barang masih bisa ditutup meskipun sudah selesai. e-Faktur tidak bisa mengubah nilai PPN, pembulatan PPN keluaran tidak sesuai dengan coretax, dan error code 0 muncul saat approval faktur pembelian. Pada laporan ringkasan mutasi gudang, filter dua gudang membuat kts faktur pembelian masuk dianggap saldo awal. Transaksi berulang tidak menampilkan nama tenaga penjual. Smartlink e-Banking mengalami beberapa error saat impor rekening koran BRI (QLOLA, Cash Management, IBBIZ) serta BRIMO, dengan format data atau nomor rekening tidak sesuai. Xendit link payment pada penerimaan penjualan tidak terbentuk, dan Paper.id link pembayaran error tidak bisa diakses. Login verifikasi nomor handphone tidak tepat. Impor Shopee tidak menampilkan departemen di akun diskon tambahan penjual. Laporan laba rugi multi periode menampilkan angka positif berwarna merah. Default syarat pembayaran tetap memilih COD meski sudah nonaktif. Ubah tanggal penerimaan barang membuat tanggal faktur mendahului penerimaan. Pada manufaktur, muncul error saat simpan alokasi biaya produksi. Laporan barang paling laku tidak menampilkan variable harga beli. Pemindahan barang tidak memunculkan error padahal ada transaksi draft atau pengajuan. Settlement Tiktok gagal diproses karena total penghasilan tidak sesuai dengan nilai pembayaran. Log aktivitas tidak ada pilihan filter tipe transaksi perintah pembayaran. Laporan saldo akhir persediaan di ringkasan mutasi per gudang tidak sesuai. Perintah pembayaran menampilkan perbedaan tanggal batas pembayaran dengan transfer pemasok. Faktur penjualan tidak bisa unceklist PPh 22, stok bisa dijual muncul untuk semua gudang, dan error kurs tidak valid saat buat transaksi penangguhan pembayaran. Transfer bank juga menampilkan error akses data.