Pengertian Merger Perusahaan dan Alasan Kenapa Perusahaan Melakukan Merger

oleh | Nov 3, 2020

source envato.

Pengertian Merger Perusahaan dan Alasan Kenapa Perusahaan Melakukan Merger

Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat seperti saat ini, merger perusahaan telah menjadi salah satu strategi utama yang diambil oleh perusahaan-perusahaan besar untuk mencapai pertumbuhan, efisiensi, dan daya saing yang lebih baik.

Nah, dalam kesempatan kali ini, kami akan membahas konsep merger perusahaan, dampaknya dalam dunia bisnis, serta faktor-faktor yang mendorong perusahaan untuk melakukan penggabungan.

Merger perusahaan merupakan fenomena yang relevan dan penting dalam konteks ekonomi global, yang mengubah lanskap bisnis secara signifikan. Dengan fokus pada kata kunci “merger perusahaan,” mari kita memahami peran dan implikasi dari tindakan strategis ini dalam dunia bisnis yang terus berkembang.

Pengertian Merger Perusahaan

Pengertian Merger Perusahaan

ilustrasi merger perusahaan. source envato

Dirangkum dari laman Investopedia, merger perusahaan adalah suatu proses di mana dua atau lebih perusahaan yang berbeda bergabung untuk membentuk satu entitas perusahaan baru. Dalam merger, perusahaan-perusahaan yang bergabung secara umum setuju untuk meleburkan aset, operasi, dan kepemilikan mereka untuk menciptakan entitas baru yang lebih besar.

Tujuan utama dari merger adalah untuk mencapai berbagai manfaat, seperti pertumbuhan lebih cepat, efisiensi operasional, peningkatan pangsa pasar, diversifikasi portofolio bisnis, dan peningkatan daya saing.

Merger dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti merger horizontal, di mana perusahaan dari industri yang sama atau sejenis bergabung; merger vertikal, di mana perusahaan dari berbagai tahap dalam rantai pasokan bergabung; dan merger konglomerasi, di mana perusahaan dengan bisnis yang berbeda bergabung.

Merger dapat memberikan dampak ekonomi dan strategis yang signifikan, dan mereka sering melibatkan negosiasi yang kompleks serta analisis yang cermat sebelum pelaksanaan merger.

Merger sering kali melibatkan perubahan struktur kepemilikan dan manajemen perusahaan, serta dapat memiliki dampak besar pada karyawan, pemegang saham, dan pelanggan. Dalam beberapa kasus, merger dapat menciptakan entitas yang lebih kuat dan efisien, sementara dalam kasus lain, mereka mungkin menghadapi tantangan integrasi dan adaptasi yang kompleks.

Merger adalah proses penyatuan dua perusahaan. Salah satu perusahaan tetap berdiri dengan nama yang dimilikinya. Perusahaan yang satu lagi kehilangan nama beserta kekayaannya. Semua digabungkan dengan perusahaan yang lain. Sesuai dengan makna dari kata merger, ada dua perusahaan atau lebih yang menjadi satu.

Baca juga: PT (Perseroan Terbatas): Pengertian PT, Jenis, Ciri-ciri, dan Unsurnya

Dampak Merger Perusahaan pada Bisnis

Dampak Merger Perusahaan pada Bisnis

ilustrasi merger perusahaan. source envato

Merger perusahaan dapat memiliki beragam dampak pada bisnis, tergantung pada berbagai faktor seperti tujuan merger, industri, dan strategi yang diadopsi. Beberapa dampak umum dari merger perusahaan pada bisnis meliputi:

1. Pertumbuhan dan Peningkatan Pangsa Pasar

Melalui merger, perusahaan dapat mencapai pertumbuhan yang signifikan dengan memperluas operasinya atau memperoleh pangsa pasar yang lebih besar. Sehingga, hal ini dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar.

2. Efisiensi Operasional

Dalam beberapa kasus, merger dapat menghasilkan efisiensi operasional dengan menghilangkan tumpang tindih dalam aktivitas bisnis, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan produktivitas.

3. Diversifikasi Portofolio

Merger dapat membantu perusahaan mendiversifikasi portofolio bisnisnya. Sehingga, hal ini dapat membantu perusahaan mengurangi risiko yang terkait dengan ketergantungan pada satu jenis produk atau pasar tertentu.

4. Akses ke Sumber Daya dan Teknologi Baru

Melalui merger, perusahaan dapat mendapatkan akses ke sumber daya, teknologi, atau pengetahuan yang mereka sebelumnya tidak miliki. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk lebih inovatif dan lebih kompetitif.

5. Meningkatkan Keuntungan

Dengan menggabungkan operasi, perusahaan seringkali memiliki potensi untuk meningkatkan keuntungan, terutama jika mereka dapat mengidentifikasi dan menghilangkan redundansi dan biaya berlebihan.

6. Dampak pada Karyawan

Merger seringkali memengaruhi karyawan dengan perubahan dalam struktur organisasi, perubahan manajemen, dan perubahan budaya perusahaan. Hal ini akan berdampak positif jika dilakukan dengan baik atau dapat menimbulkan kekhawatiran jika tidak dikelola dengan baik.

7. Dampak pada Pemegang Saham

Pemegang saham perusahaan yang mengalami merger dapat mengalami perubahan dalam nilai saham mereka. Sehingga, hal ini dapat berdampak positif atau negatif, tergantung pada bagaimana merger memengaruhi kinerja perusahaan dan ekspektasi pasar.

8. Regulasi dan Persetujuan

Merger perusahaan seringkali memerlukan persetujuan regulator dan otoritas pengawasan. Proses persetujuan ini dapat mempengaruhi jadwal merger dan menyebabkan keterlambatan atau bahkan penolakan merger.

9. Integrasi yang Kompleks

Integrasi dua perusahaan yang berbeda dapat menjadi tugas yang kompleks dan menantang. Proses ini memerlukan manajemen yang baik dan perencanaan yang teliti untuk menghindari gangguan operasional dan kehilangan bisnis.

10. Perubahan Strategi Bisnis

Merger dapat mengubah arah strategi bisnis perusahaan, termasuk pasar target, produk, dan model bisnis. Hal ini dapat menghasilkan dampak dalam jangka panjang pada visi dan tujuan perusahaan.

Dalam banyak kasus, dampak merger akan berbeda-beda, tergantung pada bagaimana proses tersebut dikelola dan diimplementasikan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan yang terlibat dalam merger untuk melakukan perencanaan yang matang, komunikasi yang efektif, dan manajemen yang cermat untuk memaksimalkan potensi dampak positif dan meminimalkan dampak negatif.

Baca juga: 4 Langkah Melakukan Analisa Pasar yang Efektif untuk Pengembangan Bisnis

Alasan Melakukan Merger Perusahaan

Alasan Melakukan Merger Perusahaan

ilustrasi merger perusahaan. source envato

Perusahaan melakukan merger dengan berbagai alasan penting, seperti:

1. Pertumbuhan dan Ekspansi

Merger dapat menjadi sarana untuk mencapai pertumbuhan yang lebih cepat daripada yang dapat dicapai melalui pertumbuhan organik. Dengan menggabungkan dengan perusahaan lain, perusahaan dapat memperluas operasi, pangsa pasar, dan sumber daya.

2. Efisiensi Operasional

Melalui merger, perusahaan dapat mencapai efisiensi operasional dengan menghilangkan tumpang tindih dalam aktivitas bisnis, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan produktivitas.

3. Diversifikasi Portofolio

Merger dapat membantu perusahaan mengurangi risiko dengan diversifikasi portofolio bisnisnya. Dengan memiliki beragam bisnis atau produk, perusahaan tidak terlalu tergantung pada satu jenis pasar atau produk tertentu.

4. Akses ke Sumber Daya dan Teknologi Baru

Merger dapat memberikan perusahaan akses ke sumber daya, teknologi, atau pengetahuan yang mereka sebelumnya tidak miliki. Ini dapat membantu mereka meningkatkan inovasi dan daya saing.

5. Konsolidasi Industri

Dalam beberapa industri, merger dapat menjadi cara untuk mengkonsolidasikan pesaing dan menciptakan entitas yang lebih kuat. Hal ini dapat mengurangi persaingan yang sengit dan menciptakan entitas yang lebih stabil di pasar.

6. Meningkatkan Profit

Dengan menggabungkan operasi, perusahaan sering memiliki potensi untuk meningkatkan keuntungan. Hal ini dapat terjadi melalui efisiensi yang lebih baik, mengurangi biaya, atau meningkatkan harga jual.

7. Memperluas Geografi

Merger dapat membantu perusahaan memperluas keberadaan geografis mereka. Cara ini dapat menjadi strategi penting untuk mencapai pasar baru atau mengamankan pasokan di wilayah tertentu.

8. Akses Modal dan Sumber Daya Keuangan

Merger dapat memberikan perusahaan akses ke modal dan sumber daya keuangan yang lebih besar, termasuk kemampuan untuk mengumpulkan dana melalui penawaran saham atau obligasi.

9. Meningkatkan Pangsa Pasar

Merger dapat membantu perusahaan memperoleh pangsa pasar yang lebih besar atau posisi dominan di pasar tertentu. Hal ini dapat memberikan keuntungan dalam negosiasi dengan pemasok, pelanggan, atau pesaing.

10. Manajemen Risiko

Dengan menggabungkan dengan perusahaan lain, perusahaan dapat mengelola risiko lebih baik dan menciptakan bisnis yang lebih tahan terhadap fluktuasi ekonomi atau perubahan dalam industri.

11. Keuntungan Pajak

Merger dapat memiliki manfaat pajak tertentu, seperti memanfaatkan kerugian fiskal yang belum direalisasi atau mengoptimalkan struktur pajak yang lebih menguntungkan.

Perlu digaris bawahi bahwa setiap merger harus didasarkan pada analisis yang cermat dan perencanaan yang teliti. Keberhasilan merger sangat tergantung pada pemahaman yang mendalam tentang tujuan, strategi, serta dampak positif dan negatif yang mungkin timbul.

Selain itu, perusahaan harus memastikan komunikasi yang baik dengan semua pemangku kepentingan, termasuk karyawan, pelanggan, dan pemegang saham.

Baca juga: 10 Tips Mendapatkan Modal Usaha untuk Pengembangan Bisnis

Kesimpulan

Jadi, merger perusahaan adalah strategi yang diambil oleh perusahaan dengan berbagai alasan strategis. Merger dapat mencakup pertumbuhan, efisiensi operasional, diversifikasi, akses ke sumber daya dan teknologi baru, dan banyak alasan lainnya.

Dampak dari merger berbeda-beda, tergantung pada bagaimana merger tersebut dijalankan, dan perusahaan harus melakukan analisis yang cermat serta perencanaan yang matang untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko.

Perlu digaris bawahi juga bahwa proses merger dapat memiliki dampak signifikan pada karyawan, pemegang saham, dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga manajemen dan komunikasi yang efektif sangat penting dalam kesuksesan merger perusahaan.

Nah, hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda melakukan marger adalah tentang kesehatan keuangan bisnis Anda atau bisnis yang Anda rencanakan untuk merger. Untuk mengetahui kesehatan keunagn bisnis Anda bisa memantau semua itu melalui laporan keuangan pada bisnis terkait.

Untuk meminimalisir kesalahan dalam pencatatan pembukuan dan berimbas pada laporan keuangan, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online untuk memudahkan proses pencatatan transaksi dan pembuatan laporan keuangan yang lebih mudah, cepat, dan praktis.

Tidak percaya? Anda bisa menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

1487 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Natalia

Artikel Terkait