Bisnis Laundry Kiloan: Tips dan Target Pasarnya

Bisnis laundry kiloan adalah salah satu bisnis yang tidak menuntut banyak keahlian dan juga sangat ramah untuk pemula. Bisnis ini bisa dijalankan dalam dalam skala bisnis rumahan, sehingga akan lebih mudah untuk dijalankan. Walaupun kelihatannya sederhana, tapi bisnis ini juga tetap memiliki risiko yang besar jika Anda memulainya dengan perencanaan yang salah.

Alasan Menjalankan Bisnis Laundry Kiloan dan Target Pasarnya

Sebelum masuk dalam pembahasan tips menjalankan bisnis laundry, maka Anda harus tahu dulu kenapa Anda harus menjalankan bisnis ini. Bisnis laundry mungkin akan terlihat sepele karena Anda hanya bertugas untuk mencuci pakaian kotor dari mereka yang tidak Anda kenal.

Perlu Anda garis bawahi bahwa bisnis laundry kiloan adalah bisnis laundry yang cukup besar dengan target pasar yang juga cukup luas.

Walaupun Anda memang tidak bisa merangkul semuanya, namun tiap target pasar akan sangat potensial untuk digali karena mereka membutuhkan laundry. Berikut ini adalah target pasar laundry yang bisa Anda tentukan.

  • Mahasiswa

Saat ini, banyak mahasiswa yang berasal dari luar daerah dan tinggal di kota-kota besar. Dari mereka juga banyak yang berasal dari kalangan kelas menengah ke atas yang sebelumnya tidak pernah mencuci pakaian. Selain itu, sebagian besar dari mahasiswa tersebut juga lebih memilih untuk menyewa kosan atau kontrakan selama menempuh pendidikannya.

Kesibukan mereka dalam menjalankan perannya sebagai mahasiswa membuat mereka tidak mempunyai waktu yang banyak untuk mencuci pakaiannya. Selain karena sibuk, keterbatasan peralatan mencuci di kosan masing-masing juga menjadi kendala, belum lagi rasa malas yang menggunung karena harus mencuci tumpukan pakaian kotor.

Untuk itu, tidak sedikit dari mereka yang lebih memilih menggunakan jasa laundry kiloan.

  • Para Pekerja Kantoran

Saat ini, banyak para pekerja kantoran juga yang lebih mencoba untuk hidup mandiri. Mereka pun sadar bahwa waktu yang mereka miliki tidak sama dengan ketika waktu kulian dahulu. Mereka harus berangkat pagi dan pulang malam setiap hari, sehingga tidak mempunyai banyak waktu untuk mengurus pakaian kotornya.

Selain itu, padatnya kegiatan harian para pekerja kantor juga membuat mereka menjadi terlalu lelah untuk mengurus pakaian kotor. Untuk itulah mereka membutuhkan jasa laundry untuk mengurus pakaian kotor mereka.

  • Pasangan Suami Istri

Setiap pasangan suami istri tentunya mempunyai kesibukan dan tanggung jawab yang jelas berbeda dengan pekerja kantoran ataupun mahasiswa. Pasangan suami istri ini biasanya mempunyai jadwal yang sama sibuknya, khususnya bagi pasangan mudah yang dua-duanya bekerja.

Tentunya mereka memiliki kesibukan masing-masing, dan hal itu belum termasuk masak, membersihkan rumah, sampai mengurus anak. Jika akhir pekan tiba, mereka akan lebih memilih untuk bersantai dengan keluarganya. Pada akhirnya, mereka akan cenderung lebih memilih untuk menggunakan jasa laundry untuk mengurus cucian mereka.

Dari tiga poin ini, kita bisa simpulkan bahwa bisnis laundry kiloan akan selalu mempunyai tempat pasarnya sendiri. Akan selalu ada mahasiswa, pekerja kantoran, dan pasangan suami istri baru di setiap tahunnya. Hal inilah yang membuat bisnis laundry bisa bertahan cukup lama.

Selain itu, modal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis ini juga tidak terlalu besar karena Anda bisa menjalankannya dalam skala kecil terlebih dahulu. Sebagai permulaan, Anda harus menyiapkan beberapa perlengkapan dan peralatan laundry seperti mesin cuci, setrika, dan timbangan.

Selain itu, Anda pun tidak membutuhkan modal yang besar untuk merintis bisnis laundry dalam skala kecil. Sebagai permulaan untuk bisnis laundry kiloan, Anda harus menyiapkan beberapa peralatan seperti mesin cuci, setrika, serta timbangan. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan deterjen, pelicin pakaian, pewangi, ember, gantungan baju, dll.

Keuntungan yang bisa Anda dapat dalam sehari pun cukup banyak. Contohnya, perkirakan saja Anda memerlukan modal sebanyak Rp 10 juta untuk membeli peralatan tersebut, lengkap dengan seluruh biaya operasionalnya.

Lalu, Anda bisa memasang tarif sebanyak Rp 6 ribu per kg. asumsikanlah dalam sehari Anda bisa mendapatkan 50 kg pakaian. Maka omset bulanan Anda adalah sekitar Rp 9 juta rupiah, itu jika Anda membuka jasa laundry setiap hari.

Baca juga: Cara dan Strategi untuk Berbisnis Online yang Sukses

Cara Memulai Bisnis Laundry Kiloan

Setelah mengetahui target pasar yang sudah Anda terapkan, maka Anda memerlukan riset dan penentuan strategi untuk bisnis laundry Anda. berikut ini adalah tips dalam memulai bisnis laundry:

1. Pahami Seluk Beluk Bisnis Laundry Kiloan

Dalam membuka usaha laundry, Anda bisa saja langsung memulainya tanpa pikir panjang dan perencanaan matang. Namun, hal ini akan meningkatkan kegagalan yang lebih cepat karena kurangnya persiapan atau kesalahan dalam melakukan manajemen bisnisnya.

Untuk itu, cara terbaik untuk memulainya adalah melakukan riset terkait seluk beluk kegiatan laundry terlebih dahulu. Anda bisa tanya pada orang yang lebih paham tentang bisnis laundry. Dengan begitu, Anda akan paham tentang banyak hal, seperti peluan usaha dalam menjalankan bisnis laundry, persiapan alat, jenis pelayanan, biaya operasional, sampai bentuk promosinya.

2. Menghitung Kebutuhan Modal

Dengan melakukan riset pasar terlebih dahulu, maka akan membantu Anda dalam menghitung modal yang Anda butuhkan. Modal usaha yang Anda butuhkan tidak sebatas hanya mesin cuci, setrika, deterjen, dll. saja. Masih ada banyak faktor lain yang sulit terlihat jika Anda tidak memperhatikannya secara detail.

Beberapa faktor lain yang menentukan banyaknya modal dalam menjalankan bisnis ini adalah sewa tempat, gaji karywan, dll. Setelah Anda sudah bisa mendapatkan informasi terkait modal tersebut, maka akan lebih memudahkan Anda dalam melakukan pembiayaan bisnis. Jika budget Anda tidak cukup, maka Anda bisa melakukan kerjasama dengan pihak lain yang dinilai memiliki visi dan misi yang sama.

3. Menentukan Lokasi

Strategi menentukan lokasi adalah faktor lain yang sangat menentukan sukses atau tidaknya bisnis laundry Anda. Jika Anda salah menentukan lokasi, maka tentunya akan membuat bisnis Anda menjadi sepi pelanggan, dan akhirnya akan lebih cepat bangkrut.

Untuk itu, sebelum Anda menentukan lokasi bisnis, Anda bisa memilih target pasar Anda terlebih dahulu melalui penjelasan sebelumnya. Setelah itu, Anda mungkin bisa membuka jasa laundry yang dekat dengan tempat tinggal target pasar Anda agar lebih mudah untuk dijangkau dan ditemukan oleh mereka.

Baca juga: Ide Pemasaran Terbaik dan Efektif Untuk Bisnis Laundry Anda

4. Mengamati Kompetitor

Sebenarnya, bisnis laundry bukanlah suatu bisnis yang baru. Saat ini, bisnis laundry sudah banyak tersebar dan mungkin ada disekitar rumah Anda. untuk itu, ketika Anda memiliki lokasi, maka Anda harus memperhatikan apakah ada kompetitor di sekitar Anda atau tidak.

Tidak adanya kompetitor di lokasi Anda tentu akan berdampak positif untuk bisnis Anda. Tapi jika sudah ada kompetitor pada wilayah tersebut, maka Anda harus menentukan strategi marketing yang tepat agar bisa tetap bersaing dengan mereka. Amati bagaimana mereka melayani pelanggannya, mulai dari harga, serta strategi marketingnya.

5. Penentuan Harga

Dengan kehadiran kompetitor di sekitar Anda, maka Anda akan mengetahui harga pasaran untuk suatu laundry kiloan. Harga pasar ini akan membantu Anda dalam menentukan strategi harga pada bisnis Anda. beberapa faktor lain yang menentukan harga adalah modal awal, seperti alat, biaya sewa, beban listrik, perawatan alat, dll.

Setelah Anda berhasil menghitung seluruh faktor harga tersebut, maka selanjutnya Anda bisa bandingkan dengan harga pasar. Jika harga tersebut mampu memberikan profit untuk bisnis Anda, maka Anda bisa bersaing dengan harga tersebut. Atau Anda bisa juga mematok harga yang lebih mahal dengan tambahan pelayanan yang baik.

6. Buatlah Standar Pelayanan yang Memuaskan

Dalam memenangkan persaingan bisnis laundry, memasang harga murah bukanlah satu-satunya cara yang efektif. Cara lain yang bisa dicoba adalah dengan meningkatkan pelayanan yang memuaskan pada pelanggan walaupun harganya lebih mahal.

Agar pelanggan lebih puas, cobalah Anda edukasi karyawan Anda tentang bagaimana cara mencuci kain yang benar. Seorang pegawai customer service juga harus belajar tentang bagaimana cara melayani komplain dan mengatasi masalahnya dengan benar. Anda juga memerlukan prosedur untuk mencegah adanya masalah, seperti pakaian tertukar, baju rusak, dan hilang.

Agar pelanggan lebih percaya, berikanlah jaminan atas kesalahan yang mungkin ada pada bisnis Anda, seperti memberi ganti kerugian dengan kompensasi uang atau gratis laundry.

8. Tentukan Strategi Marketing untuk Bisnis Laundry

Menentukan strategi marketing sangat penting agar bisnis Anda bisa dikenal oleh pelanggan. Strategi marketing awal yang bisa Anda coba lakukan adalah dengan menyebarkan brosur.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan strategi online marketing yang menargetkan orang-orang di sekitar wilayah Anda. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan layanan dari Google My Business yang mampu menampilkan bisnis Anda di Google Map.

Baca juga: Solusi Pembukuan Usaha Laundry Dengan Accurate Online

9. Mengelola Keuangan

Saat bisnis Anda sudah berhasil dijalankan, maka keuangan adalah hal penting untuk setiap kegiatan operasional bisnis Anda. Untuk itu, Anda perlu mengelola keuangan bisnis Anda untuk bisa memantau kemana saja aliran dana pada bisnis Anda mengalir.

Melakukan pengelolaan uang yang tepat akan menghasilkan keuntungan yang lebih terarah, sehingga Anda bisa lebih mengembangkan perusahaan Anda, seperti membuka cabang baru atau mengganti peralatan mesin cuci yang lebih besar.

Namun jika Anda kesulitan dalam mengelola keuangan Anda sendiri, maka Anda bisa memanfaatkan software akuntansi dari Accurate Online. Dengan Accurate Online, Anda bisa mengatur biaya produk, mengontrol stok barang, dan memantau laporan keuangan bisnis Anda secara mudah dan real time.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate1