Mengenal Letter of Intent dan Manfaatnya Untuk Bisnis

Bila saat ini Anda merasa kesulitan untuk menegosiasikan kesepakatan bisnis, maka Anda bisa membuat draft letter of intent atau LOI bila kesepakatan tersebut kemungkinan besar bisa terwujud.

Dengan membuat letter of intent, maka Anda bisa menetapkan kesepakatan mendasar antar setiap pihak sebelum melakukan lebih banyak upaya dan waktu untuk negosiasi lebih lanjut.

Ingin mengetahui lebih dalam tentang letter of intent? Tenang, kami sudah merangkumnya pada artikel tentang letter of intent di bawah ini.

Apa itu Letter of Intent untuk Bisnis?

Berdasdarkan laman Wikipedia, letter of intent atau LOI adalah suatu dokumen yang tidak mengikat secara hukum antara kedua belah pihak atau lebih yang ingin melakukan transaksi bisnis satu sama lain.

Dengan adanya surat ini, setiap pihak telah sepakat bahwa mereka ingin meresmikan kegiatan transaksi dengan perjanjian yang mengikat secara hukum.

Anda bisa menggunakan LOI dalam beragam perjanjian yang melibatkan transaksi material, termasuk di dalamnya perjanjian usaha bersama, perjanjian transaksi merger dan juga akuisisi, serta perjanjian sewa properti.

Dalam LOI, setiap pihak akan menjabarkan syarat dan ketentuan material dari perjanjian bisnis yang ada didalamnya, lalu menjelaskan tanggung jawab masing-masing.

Walaupun LOI ini tidak mengikat dalam sisi hukum, tapi tetap saja akan meningkatkan kemungkinan terjadinya perjanjian bisnis, walaupun dengan beberapa perubahan yang mungkin berlaku setelah diselesaikan uji tuntas dan juga negosiasi akhir.

Baca juga: Apa itu Analisis Industri? InI Pengertian dan Cara Melakukan Analisisnya!

Tujuan dan Manfaat Letter of Intent

Tujuan dari dibuatnya LOI berbeda-beda, tergantung kondisinya. Salah satu alasan paling penting untuk menyiapkan LOI adalah karena mampu memberikan perlindungan pada kedua belah pihak walaupun kenyataanya dokumen tersebut tidak mengikat dalam sisi hukum.

Misalnya seperti LOI yang mampu melindungi pembeli melalui klausul yang menyatakan bahwa kegiatan transaksi akan bergantung pada kemampuan pembeli dalam mengamankan keuangannya.

Alasan lain dalam memilih letter of intent adalah menguraikan persyaratan yang sifatnya fundamental dan menyetujuinya sebelum akhirnya memberikan sumber daya untuk bernegosiasi dan membuat perencanaan yang mendalam.

Suatu LOI juga mampu memberikan perlindungan pada setiap pihak bila kesepakatan bisnis tidak terwujud.

Pada beberapa kasus, kemungkinan Anda juga akan membutuhkan LOI sebelum bisa menjalankan proses lain. Contohnya, Anda hanya bisa mendapatkan pinjaman dari bank bila Anda mempunyai LOI.

Baca juga: Apa itu Rencana Strategi? Ini Pengertian dan Konsep yang Ada di Dalamnya!

Cara Menulis Letter of Intent untuk Bisnis

1. Tulis Pendahuluan

Pada pendahuluan, Anda wajib mencantumkan tujuan dibuatnya dokumen tersebut dan Anda harus mencatat nama dari kedua belah pihak serta perannya.

Selain itu, Anda juga harus mencantumkan deskripsi transaksi.

2. Jelaskan Transaksi Dan Jangka Waktunya

Bagian ini akan menjelaskan hal tentang transaksi secara lebih jelas, termasuk di dalamnya kesepakatan bisnis yang akan dimasuki dan kemungkinan terjadinya harga pembelian, walaupun memang hal tersebut bisa berubah-ubah.

Anda pun bisa memasukkan kerangka waktu di awal proses negosiasi pada masa depan, namun hal tersebut hanya berfungsi sebagai pedoman dan bisa berubah-ubah.

3. Buat Daftar Kontinjensi

Pada bagian ini, setiap pihak harus membuat daftar kemungkinan agar proses negosiasi bisa terus dilanjutkan.

Baca juga: Mengenal Pasar Konsumen dan Faktor yang Mempengaruhinya

4. Lakukan Due Diligence

Due diligence adalah suatu kondisi di mana setiap pihak harus mengungkapkan informasi yang dibutuhkan terkait proses di masa depan, sehingga tidak akan ada kejutan selama proses negosiasi berlangsung.

Di dalamnya kemungkinan besar akan melibatkan pemeriksaan catatan, memberikan pemberitahuan bahwa suatu pihak harus meminta dokumen tertentu dan juga melakukan verifikasi pajak serta dokumen hukum tertentu.

5. Sertakan Perjanjian dan Ketentuan Lainnya

Walaupun letter of intent tidak mengikat secara hukum, tapi setiap pihak bisa memasukkan sub perjanjian. Contohnya seperti perjanjian kerahasiaan untuk melindungi kedua belah pihak dengan cara melarang mereka dalam menggunakan informasi yang dibagikan selama proses negosiasi untuk tujuan lain.

6. Nyatakan bahwa perjanjian itu tidak mengikat

Menyisipkan bagian yang didalamnya menyatakan dengan jelas bahwa setiap pihak tidak terikat sangat penting sekali untuk dilakukan, kecuali memang untuk sub bagian yang sudah disertakan.

7. Sertakan Tanggal Penutupan

Anda juga bisa memasukkan tanggal di mana setiap pihak harus bisa menyelesaikan kesepakatan. Bila setiap pihak belum bisa menyelesaikan kegiatan transaksi pada tanggal penutupan transaksi, maka letter of intent akan berakhir.

Baca juga: Studi Kelayakan Bisnis: Pengertian, Aspek, Tujuan, dan Manfaatnya

Penutup

Demikianlah pembahasan dari kami tentang letter of intent atau LOI dalam proses kerjasama bisnis. Dengan memahami hal ini, maka Anda akan bisa membuat kerjasama yang sukses dan tanpa kendala.

Selain letter of intent, Anda juga harus memastikan bahwa bisnis Anda sudah mempunyai sistem akuntansi terkini guna memudahkan Anda dalam memperoleh data laporan keuangan dan mempermudah proses pengambilan keputusan.

Dalam hal ini, akan #lebihbaik jika Anda menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena dengan menggunakan Accurate Online, seluruh kegiatan pencatatan transaksi Anda akan tercatat secara otomatis dan Anda bisa memperoleh lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan juga akurat.

Accurate Online pun sudah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa lainnya yang akan memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, menyelesaikan urusan perpajakan, mengelola persediaan barang, dan masih banyak lagi.

Lebih menariknya lagi, dengan hanya mengeluarkan biaya investasi sebesar 200 ribuan rupiah saja perbulan Anda bisa menikmati semua keunggulan dan fitur bisnis luar biasa dari Accurate Online.

Bagaimana, tertarik menggunakan Accurate Online? Tenang, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis melalui tautan gambar di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.