Apa itu Rencana Strategi? Ini Pengertian dan Konsep yang Ada di Dalamnya!

Dalam mengembangkan bisnis, sangat diperlukan suatu rencana bisnis yang ampuh agar bisa mendatangkan penjualan untuk perusahaan. Rencana strategi bisa digunakan sebagai dasar rencana kerja dalam jangka waktu yang panjang.

Dilansir dari laman media bisnis online medcom.id, saat ini negara Indonesia sangat memerlukan kebijakan rencana strategis yang lebih detail agar bisa menghadapi persaingan dalam kondisi krisis ekonomi global.

Saat ini, krisis ekonomi yang melanda Jerman diperkirakan akan turun sebesar 6%, Amerika sebesar 5,9%, Jepang 5,2%, dan bahkan perkembangan ekonomi di Indonesia sendiri bisa menurun hingga 3,8%.

Untuk itu, dibutuhkan adanya kerjasama yang kuat antara pelaku bisnis dengan pihak pemerintah dalam melakukan rencana yang strategis dengan cara memertahankan ekspor produk utama yang banyak diperlukan oleh masyarakat dunia, seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan berbagai produk lain yang berbasis pertanian.

Lalu, apa itu rencana strategis? Bagaimana konsep dan tahapan dalam perencanaannya? Baca terus artikel di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya.

Apa itu Rencana Strategi?

Berdasarkan laman Wikipedia, perencanaan strategis adalah suatu proses yang dilakukan oleh suatu organisasi ataupun perusahaan agar bisa menentukan strategi ataupun arahan, dan juga mengambil keputusan agar bisa mengalokasikan sumber dayanya, seperti modal dan sumber daya manusia, agar bisa mencapai strategi tersebut

Sedangkan menurut Kerzner, 2001, dijelaskan bahwa strategic planning atau perencanaan strategis adalah suatu alat manajemen yang digunakan agar bisa mengelola kondisi yang terjadi saat ini guna melakukan proyeksi kondisi pada masa depan.

Sehingga rencana strategis adalah suatu petunjuk yang bisa digunakan oleh organisasi dari kondisi yang terjadi saat ini agar mereka bisa bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan.

Di sisi lain, Lorange, 1980, berpendapat bahwa perencanaan strategis sangat berkaitan dengan manajemen perubahan dengan kegiatan yang didalamnya mencakup serangkaian proses dari inovasi dan juga mengubah perusahaan, sehingga jika rencana strategis tidak mampu mendukung inovasi dan perubahan, maka yang ada hanyalah kegagalan.

Berdasarkan ketiga penjelasan di atas, bisa kita tarik kesimpulan bersama bahwa rencana strategi adalah suatu patokan dasar dalam menentukan strategi yang dilakukan oleh perusahaan agar bisa mengelola kondisi saat ini dan juga agar mampu melakukan proyeksi kondisi pada masa yang akan datang nanti.

Baca juga: Mengenal Pasar Konsumen dan Faktor yang Mempengaruhinya

3 Konsep Utama Rencana Strategis

Jika kita membicarakan tentang konsep, maka di dalamnya akan sangat melekat dengan komponen dari rencana strategis itu sendiri. Dengan memahami komponen rencana strategis, maka Anda akan bisa mengetahuinya secara mendalam. Berikut ini adalah 3 konsep utama dalam rencana strategis:

1. Misi

Pada dasarnya, misi adalah hasil ringkasan yang di dalamnya mengandung tujuan dasar dari rencana strategi dibuat. Keterkaitan misi dengan rencana strategi adalah karena misi mampu memastikan tujuan dasar perusahaan menjadi ke dalam bentuk waktu, parameter, biaya, dan performa yang mampu dievaluasi dan juga dikontrol.

Pembentukan dari misi juga adalah untuk bisa mewujudkan visi perusahaan.

2. Visi

Visi adalah suatu gambaran masa depan yang diperoleh dari hasil pengembangan misi yang telah dijalankan. Dengan begitu, maka visi akan membangun komitmen yang kuat di antara setiap karyawan agar bisa bergerak maju menuju masa depan yang lebih baik.

Keterkaitan visi dengan rencana strategi adalah karena visi akan mampu menunjukan arah strategi dan cara dalam mencapainya.

3. Sasaran

Terakhir, sasaran adalah pengembangan tujuan dari visi dan juga misi tersebut. Konsep dan informasi yang terdapat di dalam pernyataan misi, visi dan juga sasaran strategi kemungkinan tidak bisa diidentifikasi secara sederhana, namun harus bisa disampaikan secara menyeluruh pada semua karyawan perusahaan.

Baca juga: Apa itu Barang Homogen? Ini Pengertian dan Karakteristiknya!

Tujuan Rencana Strategi

Perlu Anda ketahui bahwa rencana strategi memiliki tujuan yang sangat penting. Berikut ini adalah tujuannya:

  1. Mampu mengalokasikan perusahaan agar nantinya bisa menggunakan konsep pemasaran yang efektif.
  2. Bisa Meningkatkan performa perusahaan dengan cara meningkatkan kualitas kerja karyawan secara lebih terarah.
  3. Membuat etika bisnis yang lebih kondusif dan aman.
  4. Menekan terjadi risiko karena adanya perubahan dan juga pergeseran kondisi.
  5. Kesenjangan dalam berbagai tugas anggota bisa dikurangi. Strategi peursahaan juga nantinya akan mengatur pangalokasian sumber daya perusahaan agar bisa lebih optimal dalam hal melakukan tugasnya.

Baca juga: Tertarik Memulai Bisnis Baru di Tahun Baru ini? Coba Perhatikan Hal ini Lebih Dulu!

Tahapan Rencana Strategi

1. Analisis

  • Menjelaskan Fungsi Utama Perusahaan

Melakukan analisis terkait fungsi utama perusahaan mampu menghubungkan misi perusahaan melalui cara identifikasi kebutuhan dan juga harapan konsumen, sehingga akan mampu memperjelas tanggung jawab perusahaan agar bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

  • Melakukan Analisis Lingkungan

Anda bisa melakukan analisis dengan cara melakukan pertimbangan dengan beragam aspek sosial, teknologi dan juga aspek ekonomi, lalu analisis tersebut nantinya dikembangkan atau diidentifikasikan dengan kelemahan, kekuatan, ancaman dan peluang.

Lingkungan internal perusahaan nantinya bisa ditunjukkan dengan kelemahan dan kekuatan internal perusahaan, sedangkan untuk peluang dan ancaman akan mampu mencerminkan eksternal perusahaan.

  • Tentukan Visi Perusahaan

Dalam membuat visi perusahaan, Anda harus menentukannya secara realistis dengan kondisi sebenarnya perusahaan, karena di dalamnya akan mampu mendorong efektivitas dan efisiensi misi perusahaan. Penentuan visi ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan jangkauan potensi performa perusahaan agar bisa berkembang secara lebih baik.

2. Perencanaan

  • Menentukan Tujuan Jangka Panjang

Dalam menentukan tujuan jangka panjang, Anda bisa bisa menguji apakah visi yang sudah dianalisis sebelumnya telah sesuai dengan realitas perusahaan dan telah sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.

  • Penentuan Sasaran

Sasaran adalah bagian yang lebih spesifik dari tujuan jangka panjang yang telah dibuat oleh perusahaan.

  • Mengidentifikasi Ukuran Kinerja dan Target

Penilaian performa dan target adalah alat yang penting agar bisa menentukan acuan tingkat pencapaian tujuan dan juga menilai efektivitas performa perusahaan.

3. Implementasi

  • Mengembangkan Rencana Operasional

Rencana operasional adalah kegiatan operasional perusahaan dalam jangka waktu yang pendek. Contohnya seperti perencanaan strategis dan operasional yang mencakup kegiatan rutinitas sehari-hari dalam menciptakan produk atau jasa secara berulang-ulang. Contohnya seperti produk makanan yang terus diproduksi setiap hari.

  • Membuat Kinerja Rencana Aksi

Untuk bisa menghubungkan tujuan rencana strategi, maka tolak ukur kinerja perusahaan adalah fungsi dari performa rencana aksi.

Rumusan performa dari rencana aksi ini adalah seperti pelaksanaan operasi yang tengah berlangsung, tugas dan juga tanggung jawab yang sesuai dengan perencanaan strategi yang sebelumnya telah ditentukan.

  • Penilaian

Untuk melakukan penilaian rencana strategi, Anda bisa menentukan aspek apa yang lebih berguna. Penilaian didalamnya mencakup beberapa aspek, seperti proses yang berkaitan dengan performa perusahaan, rasa kepuasan pelanggan, performa karyawan, dan juga rasa kepuasan karyawan.

Baca juga: Studi Kelayakan Bisnis: Pengertian, Aspek, Tujuan, dan Manfaatnya

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang rencana strategi, mulai dari pengertian, konsep, tujuan, dan tahap penerapannya. Dengan memahaminya secara baik, maka Anda bisa meningkatkan terjadinya konversi penjualan yang akan berdampak pada keuntungan dan juga profit perusahaan.

Namun, jangan lupa untuk selalu menghitung setiap transaksi yang terjadi pada bisnis Anda agar Anda bisa mengetahui keuntungan yang telah Anda peroleh. Tapi sayangnya, melakukan perhitungan dan mencatat transaksi secara manual akan sangat memakan waktu. Belum lagi risiko terjadinya salah input dan juga resiko kecurangan.

Nah, solusinya adalah dengan menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. Kenapa? Karena Accurate Online mampu membantu berbagai kebutuhan keuangan bisnis Anda hanya dengan satu sistem aplikasi saja.

Aplikasi ini mampu mencatat seluruh transaksi dan mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara real time yang akan membantu Anda dalam menganalisa, memeriksa, serta mengembangkan bisnis.

Fitur tersebut juga telah terintegrasi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa lainnya, sehingga akan sangat memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan urusan perpajakan, dan masih banyak lagi.

Lebih menariknya lagi, seluruh kelebihan dan fitur luar biasa tersebut bisa Anda nikmati dengan mengeluarkan biaya investasi yang sangat terjangkau, yaitu sebesar 200 ribuan saja perbulannya. Bahkan, Anda bisa mencobanya lebih dulu dengan mendaftarkan bisnis Anda melalui tautan gambar di bawah ini.

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.