Mengetahui Lebih Jauh Tentang Wholesale dan Keuntungannya

Di dalam dunia usaha ada yang dikenal dengan istilah Wholesale. Jenis bisnis ini merupakan bagian dari bisnis pendistribusian barang atau produk perusahaan. Oleh sebab itu, untuk kelancaran suplai barang kebutuhan masyarakat, istilah ini perlu juga untuk diketahui pengertian dan jenis-jenisnya.

Pengertian Wholesale

Wholesaler adalah bisnis distribusi barang dengan cara membeli produk dalam jumlah besar kepada perusahaan penyedia. Selanjutnya, barang tersebut disortir menjadi unit-unit kecil lalu didistribusikan kembali kepada pebisnis, industri, kantor dan semacamnya.

Yang membedakan wholesale dengan distributor adalah adanya kesepakatan kerja yang resmi antara pihak penyalur dengan perusahaan terkait. Maka dari itu, biasanya setiap perusahaan memiliki distributor resmi di berbagai daerah tetapi tidak memiliki wholesaler.

Karena wholesaler membeli produk atas modal sendiri dan memasarkan kembali sesuai inisiatif sendiri. Artinya tidak terikat kesepakatan dengan pihak manapun.

Baca juga : Mengenal Target Pasar, Faktor Penentu, dan Tips Untuk Menentukannya

Jenis-Jenis Wholesale

Wholesaler dibagi menjadi beberapa jenis model bisnis. Yaitu merchant wholesaler, agen/broker dan divisi distribusi manufaktur. Berikut penjelasan tentang ketiganya:

1. Merchant Wholesaler

Merchant Wholesale adalah orang yang membeli produk dengan jumlah besar kepada perusahaan manufaktur, distributor resmi atau kepada wholesale yang lain. Biasanya para usahawan di bidang ini mendapatkan harga produk yang lebih murah.

Selanjutnya produk yang sudah didapatkan akan dikemas menjadi unit kecil lalu dijual dengan harga yang lebih mahal. Selisih nilai beli dengan nilai jual itulah yang menjadi keuntungan wholesaler.

2. Agen/Broker

Agen/Broker adalah orang yang membantu wholesaler untuk mencari distributor resmi maupun perusahaan manufaktur yang menyediakan harga produk rendah tetapi bermutu tinggi. Nantinya, hasil survei tersebut akan dijadikan pertimbangan pembelian produk.

Bisa dikatakan agen/broker adalah orang yang bekerja pada wholesaler lainnya. Sekilas memang mirip dropship, tetapi agen/broker masih memiliki akses untuk mengontrol produk yang sudah dipersiapkan oleh perusahaan.

3. Divisi Distribusi Manufaktur

Divisi distribusi manufaktur adalah orang yang bertugas untuk mendistribusikan produk dari perusahan manufaktur. Jika orang ini memiliki keterkaitan erat dengan regulasi perusahaan maka disebut distributor, tetapi jika tidak maka disebut wholesaler.

Biasanya divisi distribusi manufaktur akan mensuplai produk kepada wholesaler lainnya yang sudah melakukan pembelian. Sedangkan keuntungan disesuaikan dengan kesepakatan.

Cara Mendapatkan Keuntungan Bagi Wholesaler

Keuntungan untuk pebisnis wholesale biasanya didapatkan dari melakukan mark up pembelian. Untuk hal ini, profit yang didapatkan tidak jauh berbeda dengan distributor dan pedagang retail.

Terkait kalkulasi keuntungan wholesaler sangat beragam. Ini disesuaikan dengan jumlah produk dan jenis produk yang dibeli. Selain itu, mark up penjualan ikut menentukan jumlah keuntungan yang didapatkan oleh para pemilik wholesale.

Proses distribusi produk dari wholesaler ke pihak selanjutnya juga menentukan keuntungan. Karena jika jaraknya terlalu jauh, mark up harga jual tentu lebih tinggi, profit juga berlipat ganda.

Baca juga : Definisi Pasar Persaingan Sempurna, Ciri, Kelebihan, Dan Kekurangannya

Manfaat Menjadi Wholesaler

Menjadi seorang wholesaler tidak hanya mendapatkan keuntungan dari profit penjualan, tetapi juga banyak manfaat yang lainnya. ini dia list manfaat yang dimaksud:

  1. Bisa menentukan variasi produk
  2. Bisa menyalurkan barang dengan lebih cepat
  3. Bisa membeli partai dengan harga murah lalu dijual kembali dengan harga mahal
  4. Memiliki informasi terkait produk yang bisa dijadikan dasar promosi kepada konsumen

Kesimpulan

Jika dilihat dari pengertian di atas jelas wholesaler atau pedagang grosir adalah bisnis yang sangat bagus untuk dilakukan. Maka dari itu, persiapkan modal dan rencana bisnisnya secara terperinci.

Lakukan pembukuan untuk pencatatan pengeluaran dan pemasukan pada wholesale milik Anda. Jika kesulitan, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang memiliki fitur terlengkap dan harga yang terjangkau. Hanya 200 ribu perbulan, Anda sudah bisa merasakan fitur penjualan, pembelian, penghitungan pajak otomatis, penghitungan aset, dan otomatisasi lebih dari 50 jenis laporan keuangan.

Baca juga : Accurate Online Memudahkan Pembukuan Usaha Penjualan Pulsa Anda

Accurate Online juga sudah meraih Top Brand Award sejak tahun 2016 sampai sekarang sebagai software akuntansi terbaik pilihan Indonesia. Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui link ini.