Pengertian Identifikasi, Bentuk, dan Prosesnya dalam Bisnis

Identifikasi merupakan kata yang mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Kata ini banyak digunakan di berbagai media dan kehidupan sehari-hari. Tapi, sebagian orang masih ada yang belum memahami pengertian identifikasi, termasuk berbagai bentuk dan prosesnya di dalam bisnis.

Pengertian identifikasi secara umum adalah suatu tindakan ataupun proses meneliti, menemukan, mencari, mencatat data terkait sesuatu, fakta atau tentang seseorang.

Nah pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan secara singkat tentang identifikasi khusus pada Anda.

Pengertian Identifikasi

Jadi, pengertian identifikasi adalah suatu tindakan meneliti, mencari, mencatat, menemukan informasi dan data yang berkaitan dengan fakta, sesuatu, ataupun seseorang.

Beberapa ahli ada yang menjelaskan bahwa identifikasi adalah suatu bentuk interaksi sosial di dalam masyarakat, dimana seseorang mempunyai kecenderungan ataupun keinginan untuk menjadi seperti orang lain yang diidolakan ataupun dikagumi.

Berdasarkan KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian identifikasi bisa dijelaskan dalam tiga pengertian, yakni:

  • Tanda pengenal berbentuk bukti diri
  • Penetapan ataupun penentuan identitas dari benda, seseorang, dan lain sebagainya
  • Proses psikologi yang terjadi dari dalam diri seseorang dimana orang tersebut secara tidak sadar mampu membayangkan dirinya seperti orang lain yang dikagumi olehnya, dan meniru tingkah laku orang yang memang sudah dikaguminya tersebut.

Berdasarkan pengertian identifikasi di atas, bisa kita simpulkan bahwa pengertian identifikasi adalah proses dalam menetapkan atau menentukan identitas, baik itu pada benda, individu, fakta, dan lain sebagainya.

Baca juga: Mall Tutup, Ternyata Ini Alasannya

Bentuk-Bentuk Identifikasi

Dalam ilmu sosial dan juga budaya, identifikasi adalah suatu proses dalam diri seseorang dengan cara meniru perilaku dari orang lain yang dikagumi, sehingga orang tersebut bisa menjiwai, dan juga mempunyai kepribadian dan karakter yang mirip dengan orang yang sedang dikagumi.

Nah, beberapa bentuk identifikasi adalah sebagai berikut:

1. Class Identification

Class identification atau identifikasi kelas adalah bentuk identifikasi yang terjadi di dalam kelas sosial tertentu. Contohnya, seorang murid ataupun mahasiswa yang meniru gerak gerik dan tingkah laku dosen atau guru yang dikagumi olehnya.

2. Defensive Identification

Defensive identification atau identifikasi defensif adalah suatu bentuk identifikasi yang terjadi karena adanya rasa takut dari dalam diri seseorang terkait suatu hal. Contohnya seperti anak penakut yang mengidentifikasi dirinya untuk menjadi seorang petarung demi bisa menghadapi rasa takut pada orang lain.

3. Development Identification

Development identification atau identifikasi perkembangan adalah suatu bentuk identifikasi positif, yang mana seseorang yang dulunya tergantung dengan pihak lain bisa menjadi lebih mandiri. Contohnya seperti seorang anak yang mulanya tergantung pada orang tua sudah mulai mengalami perkembangan diri untuk bisa hidup lebih mandiri.

4. Ethnic Identification

Ethnic Identification atau identifikasi etnik adalah suatu bentuk identifikasi yang terjadi di dalam kelompok etnis tertentu. Contohnya, masyarakat keturunan asli Tionghoa dari Surabaya yang saling melakukan komunikasi dengan bahasa jawa, sehingga mampu berbaur dengan etnis Jawa asli.

Baca juga: Sistem Informasi Bisnis dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Proses Identifikasi

Di dalam ilmu sosial, proses identifikasi bisa dimaknai dengan proses meniru seseorang yang dikaguminya. Identifikasi bisa terjadi karena adanya motivasi dan sugesti dari dalam diri seseorang.

Proses identifikasi bisa digali dari adanya imitasi dan lanjut pada proses identifikasi, yang mana seseorang akan menempatkan dirinya pada posisi yang sama dengan orang lain yang dikaguminya.

Proses identifikasi dan imitasi ini sekilas terlihat mirip, tapi sebenarnya kedua hal tersebut berbeda. Proses imitasi adalah proses meniru fisik dan tindakan, namun tidak menempatkan posisinya seperti individu yang sedang dikaguminya.

Selain itu, proses imitasi juga lebih bersifat sementara atau berada dalam kurun waktu tertentu saja. Sedangkan proses identifikasi terjadi dalam kurun waktu yang lama dan bahkan bisa bersifat permanen.

Baca juga: Intuisi Adalah: Ini Dampaknya dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Contoh Identifikasi

Proses identifikasi mampu memberikan dampak positif ataupun negatif pada diri seseorang, tergantung dari orang yang sedang diidolakannya. Nah, beberapa contoh identifikasi yang bisa terjadi pada diri seseorang adalah sebagai berikut ini.

  • Seorang anak yang mengidolakan Hotman Paris, sehingga memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pengacara terkenal saat sudah dewasa nanti.
  • Masyarakat Indonesia lebih menyukai gaya blusukan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Hal tersebut membuat banyak tokoh politik asal Indonesia menirukan gaya blusukan yang dilakukan oleh presiden.
  • Rata-rata masyarakat etnis asal Tionghoa di Surabaya menggunakan bahasa Jawa di dalam kehidupannya sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu contoh proses identifikasi teknik agar mampu melakukan interaksi secara baik.
  • Seorang anak cenderung akan meniru tingkah laku yang dilakukan orang tuanya. Selain karena adanya proses belajar, anak-anak pun lebih mengagumi orang tuanya dan berusaha keras untuk meniru mereka.
  • Seorang pria melakukan serangkaian prosedur operasi plastik agar bisa terlihat lebih mirip dengan John Lennon. Selain itu, pria tersebut juga melatih vokalnya dan berkelakuan sama seperti artis yang sedang diidolakannya tersebut.

Baca juga: Consumer Goods: Ini Pengertian dan Daftarnya

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang pengertian identifikasi. Jadi, pengertian identifikasi adalah suatu tindakan meneliti, mencari, mencatat, menemukan informasi dan data yang berkaitan dengan fakta, sesuatu, ataupun seseorang.

Dalam dunia bisnis, identifikasi diperlukan untuk melakukan identifikasi produk, mengidentifikasi peluang bisnis, mengidentifikasi kompetitor, mengidentifikasi pelanggan, dan lain sebagainya. Hal tersebut harus dilakukan demi bisa mendapatkan keuntungan yang berasal dari kegiatan transaksi bisnis.

Setiap kegiatan transaksi tersebut juga harus dicatat secara rapi agar bisa menghasilkan laporan keuangan yang tepat. Nah, bila Anda kesulitan atau tidak memiliki waktu yang cukup mencatat setiap transaksi dalam bisnis Anda, coba gunakanlah software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Software akuntansi berbasis cloud ini akan mencatat setiap kegiatan transaksi Anda secara otomatis, dan akan menyajikan pada Anda lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara instan.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul yang siap membuat bisnis Anda bergerak lebih efektif dan efisien.

Tunggu apa lagi? Ayo coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.