Pengertian Wirausaha dan 11 Tips Sebelum Anda Menjadi Wirausaha

Sebelum membahas mengenai pengertian wirausaha, ada salah satu pekerjaan yang tidak memiliki keterikatan adalah dengan menjadi wirausaha.

Dalam artian memiliki keterampilan dalam membuat suatu produk yang tidak sama dengan usaha orang lain. Di mana produk yang dibuat tersebut memiliki perbedaan dari produk lainnya meskipun memiliki bahan utama yang sama.

Pengertian Wirausaha

Pengertian wirausaha adalah orang yang telah menjadi pengelola dalam suatu usaha tertentu yang telah dibuat. Di mana seorang wirausaha ini memiliki banyak tugas seperti menentukan cara dalam pembuatan produk yang ditawarkan.

Selanjutnya adalah membuat strategi untuk memasarkan produk dan mempertimbangkan modal yang akan digunakan untuk usaha tersebut.

Tips Sebelum Menjadi Wirausaha

Melihat dari pengertian wirausaha, maka dari itu sebelum menjadi seorang wirausaha sukses sebaiknya mengetahui beberapa tips. Karena melalui tips tersebut bisa membantu seorang wirausaha pemula dalam menjalankan usahanya. Perlu diketahui bahwa seorang wirausaha bukanlah seorang penjual melainkan seorang yang menciptakan produk.

1. Mencari Mitra Bisnis

Tips pertama adalah mencari mitra bisnis. Dalam artian sebelum membuka usaha sebaiknya mencari mitra bisnis terlebih dahulu. Di mana mencari mitra bisnis ini karena berencana akan membuka usaha dengan membentuk beberapa tim. 

Hal itu karena memang merasa tidak sanggup menjalankan bisnis tersebut tanpa adanya seorang mitra. Mitra bisnis ini memiliki fungsi dalam membantu wirausaha dalam menjalankan usaha tersebut. 

Bukan hanya itu, fungsi dari mitra bisnis ini pula dapat dijadikan sebagai penanam modal dalam menjalankan bisnis tersebut. Adapun orang-orang yang tepat untuk dijadikan mitra bisnis adalah orang-orang yang co-founder dari bisnis yang dijalani.

2. Memilih Jenis Usaha

Selanjutnya adalah menentukan jenis usaha yang ingin dijalankan. Dalam pemilihan jenis usaha ini sebaiknya memilih jenis usaha yang tidak dilandaskan karena ikutan dengan orang lain. 

Sehingga sebelum menentukan usaha tersebut sebaiknya dipikirkan secara baik-baik pula. Dengan tujuan agar bisa menghindari hal yang tidak diinginkan. Selain itu, pemilihan jenis usaha ini bisa berbasis online maupun offline berdasarkan dari keadaan zaman sekarang ini. 

Sebaiknya melihat peluang bisnis terlebih dahulu sebelum menentukan usaha apa yang ingin dilakukan. Penentuan peluang ini bertujuan agar memiliki banyak langganan dan bisa mendapatkan banyak keuntungan.

3. Menentukan Produk

Berdasarkan pengertian wirausaha adalah seseorang yang menciptakan produk. Maka dari itu setelah memikirkan produk apa yang ingin dijalankan maka langkah selanjutnya adalah menentukan produk.Di mana produk ini sebaiknya produk yang dibuat sendiri oleh perusahaan tertentu. 

Memang hasil produksi sendiri itu menjadi salah satu keunggulan yang menonjol dari usaha yang dibuat. Karena produk tersebut tidak dimiliki oleh perusahaan lainnya. Di mana produk tersebut dibuat atas dasar dari kreativitas sendiri. 

Siapa menyangka bahwa banyak perusahaan yang membuat produk sendiri dan sukses disukai oleh banyak masyarakat. Selain itu, tentukan pula bagaimana cara pemasaran produk nantinya.

4. Mengenali Pasar

Selanjutnya adalah menganalisa atau melakukan tinjauan di pasar. Dengan tujuan untuk mengetahui mengenai produk yang diinginkan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Karena masyarakat juga akan mencari produk yang dibutuhkan sehingga tidak boros. 

Di mana setelah mengetahui hal tersebut diharapkan bisa mendapatkan banyak keuntungan. Selain itu, masyarakat ini juga memiliki peran penting dalam pemasaran produk yang nantinya akan dijadikan target untuk market bisnis. 

Perlu juga mencari tahu mengenai pendapat masyarakat mengenai produk yang ingin dipasarkan. Sehingga jika mendapat komentar positif maka produk tersebut benar-benar diminati oleh masyarakat.

5. Menentukan Nama Usaha

Tahap selanjutnya adalah menentukan nama dari usaha yang ingin dijalankan. Di mana nama tersebut dapat diambil dari nama produk yang diciptakan maupun lainnya. Selain itu, jangan membuat nama usaha yang panjang akan tetapi maksimal 2-3 kata saja. 

Dengan tujuan agar nama usaha tersebut bisa mudah diingat oleh publik. Bukan hanya itu, tidak melupakan membuat nama usaha yang sangat menarik. 

Sehingga jika usaha ini launching maka masyarakat merasa penasaran hanya melihat dari nama usaha tersebut. Oleh karena itu, masyarakat akan berdatangan ke lokasi usaha tersebut. Selain itu, lakukan terlebih dahulu mengenai usaha yang ingin dijalankan.

6. Sumber Pendanaan

Selanjutnya adalah mencari sumber pendanaan atau penanam modal. Sumber pendanaan lebih mudah di dapatkan saat mencari mitra usaha. Karena mitra usaha tersebut bisa dijadikan sebagai sumber pendanaan untuk usaha yang akan dijalankan. 

Selain menjadi sumber pendanaan, mitra ini juga dapat memberikan ide untuk usaha tersebut. Akan tetapi jika memiliki banyak dana, mencari sumber pendanaan tidak akan sulit. 

Karena modal dari usaha tersebut hanya membutuhkan tambahan dari sumber pendanaan. Sehingga sebelum mantap membuka usaha tersebut sudah bisa memastikan bahwa dana atau modal yang ada sudah cukup untuk menjalankan usaha.

7. Rencana Bisnis Yang Matang

Jika sudah mendapatkan mitra bisnis sekaligus sebagai investor dan sudah menentukan nama produk. Maka selanjutnya adalah merencanakan bisnis tersebut secara matang atau serius. 

Hal ini karena suatu bisnis yang sukses di dapatkan dari perencanaan wirausaha yang matang. Bukan dengan perencanaan wirausaha yang setengah-setengah.  Selain itu, tentukan pula visi misi dari tersebut dan tentukan pula siapa target yang akan menggunakan produk. 

Perlu juga dipikirkan dengan baik bagaimana cara atau strategi promosi yang baik sehingga banyak masyarakat yang berminat. Karena memang pada tahap promosi, wirausaha harus mampu merebut hati dari konsumen dan tertarik terhadap produk tersebut.

8. Menentukan Lokasi Bisnis

Dalam penentuan lokasi sebaiknya melihat terlebih dahulu dari keadaan sekitar. Karena lokasi tersebut nantinya akan dijadikan sebagai pusat untuk kegiatan dari usaha yang akan dijalankan. 

Sebaiknya memilih tempat yang sesuai dan mudah dijangkau oleh konsumen. Di mana tempat tersebut tidak sulit di cari. Di mana lokasi ini juga bisa berguna jika nantinya mengadakan pengangkutan barang ke perusahaan tersebut bisa lebih mudah. 

Salah satunya adalah jika usaha tersebut membutuhkan gedung perkantoran. Sebaiknya menyewa gedung dengan tempat yang nyaman sehingga dapat memudahkan proses kegiatan bisnis tersebut.

9. Merekrut Pekerja

Jika usaha tersebut sudah mantap maka langkah selanjutnya ada membuka lowongan pekerjaan. Dengan tujuan untuk merekrut para pekerja yang akan membantu dalam menjalankan bisnis tersebut. Karena tanpa adanya karyawan tersebut maka usaha yang dijalankan juga tidak dapat berjalan dengan baik.

Namun sebelumnya tentukan terlebih dahulu mengenai kriteria pekerja yang dibutuhkan untuk usaha yang akan dijalankan ini. Adapun proses penyebaran surat lowongan pekerjaan dari perusahaan tersebut adalah menyebarkan di internet. Selanjutnya adakan juga tahap wawancara untuk para pekerja tersebut.

10. Mengurus Izin Usaha

Selanjutnya mengurus surat izin untuk usaha yang akan dijalani sehingga usaha tersebut tidak dianggap ilegal. Karena tanpa adanya surat izin tersebut para konsumen juga tidak akan percaya mengenai usaha yang akan dijalankan. Selain itu, usaha tersebut juga akan diketahui oleh pihak hukum sehingga tidak dianggap ilegal.

Dengan adanya surat izin tersebut, para wirausaha juga akan merasa tenang dan aman. Sehingga tidak merasa khawatir jika suatu saat akan diadakan pemeriksaan legal dan ilegal perusahaan oleh pihak tertentu. Selain itu, pengurusan surat izin ini juga cukup mudah dilakukan dengan mendatangi kantor tertentu.

Berbagai paparan mengenai pengertian wirausaha dan tips sebelum menjadi seorang wirausaha. Di mana tips tersebut sebaiknya diperhatikan terlebih dahulu sebelum membuka usaha. Dan yang sangat penting adalah dengan mengurus surat izin untuk berusaha. Karena surat izin tersebut sebagai bukti sah tidaknya usaha yang sedang dijalankan.

Baca juga : 5 Mitos dalam Pengembangan Bisnis yang Harus Anda Ketahui

11. Lakukan Pembukuan

Lakukanlah pembukuan agar bisa bisnis Anda bisa terkontrol masalah pengeluaran, pencatatan keuangan dan stok barangnya. Untuk mengetahui kemajuan bisnis Anda, Anda perlu tahu bahwa pembukuan merupakan nomor urut pertama yang sangat penting untuk memisahkan uang bisnis dan uang pribadi.

Salah satu yang memudahkan Anda  dalam menghitung stok dan keuangan yaitu software akuntansi. Karena dengan adanya software akuntansi dapat membantu Anda dalam laporan keuangan dan pembukuan perusahaan.

Accurate Online Salah satu software akuntansi yang dapat membantu Anda dalam masalah pembukua perusahaan dan accurate online sudah digunakan lebih dari 300 ribu pengguna serta sudah memenangkan Top Brand Award sejak tahun 2016 sampai saat ini.

Sudah penasaran? Anda bisa mencoba trial selama 30 hari secara gratis

accurate 200 ribu perbulan